Antisipasi Inflasi, Polda Kalsel Gelar Pasmur UMKM

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggelar Pasar Murah UMKM, guna mengantisipasi inflasi sejak dini.

Kepada sejumlah wartawan, Kapolda Kalsel Andi Rian, disela kegiatan yang dikemas dengan Bakti Sosial, pada Rabu (15/11) mengatakan, untuk menekan angka Inflasi, pihaknya menggelar Pasar Murah dan Pameran UMKM, agar semakin meningkat daya beli masyarakat, terutama memenuhi keperluan sehari-hari, khususnya bahan pokok seperti beras, gula, bawang merah dan putih, sebagai bentuk kepedulian pihaknya.

Kapolda Kalsel, Andi Rian, saat diwancara awak media

“Kita bantu masyarakat yang kurang mampu dengan mengundang dan diberi kupon untuk datang belanja,” ucapnya

Disampaikan Andi, selain Pasar Murah dan Pameran UMKM, pihaknya juga memberikan Bantuan Sosial bagi warga ada sebanyak 1000 paket, dan menggelar Bakti Kesehatan, dalam bentuk pemeriksaan gratis. Ia berharap, kegiatan Sinergitas Forkopimda dan UIN Banjarmasin, dapat memberikan manfaat yang besar.

“Kami juga beri santunan kepada 20 anak yatim piatu,” ungkapnya

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin , Muhammad Yamin mengapresiasi kegiatan rutin yang digelar oleh Polda Kalsel tersebut . Menurutnya, hal itu dapat semakin membangun kebersamaan dalam membangun harmoni keselarasan di seluruh lapisan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat memberikan komentarnya

“Kegiatan ini tentu mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat,” tutupnya

Di sela kegiatan, diberikan pula bantuan ke UIN Banjarmasin berapa satu unit Laptop, seunit Proyektor, Komputer Prosesor dan dua unit printer, dilanjutkan peninjauan pasar murah dan Pameran UMKM.

Untuk diketahui, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggelar penyaluran Bantuan Sosial, Bakti Kesehatan, Pameran UMKM dan Pasar Murah, kegiatan dibuka secara resmi Kapolda Kalsel, Andi Rian, dan dihadiri oleh gubernur Kalsel yang diwakili Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangungan Kalsel, Suparmi, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, Kapolres Banjarmasin Sabana Atmojo, dan Rektor UIN Banjarmasin, Mujiburahman, bertempat di Aula Universitas Islam Negeri Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Dispora Kalsel Gelar Pelatihan Brigade Remaja Masjid

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel laksanakan Pelatihan Brigade Remaja Masjid Tingkat Provinsi, di Halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin, dibuka oleh Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effedi mewakili Kadispora Kalsel Hermansyah, Selasa Sore (14/10).

“Pada pelatihan ini Dispora Kalsel bekerjasama dengan BKPRMI Kalsel dan Pengurus Masjid Raya Sabilal Muhtadin,” ungkap Rokhyatin.

Ini menurutnya, karena Pengurus Masjid Raya Sahbilal Muhtadin yang telah memberikan izin terlaksananya kegiatan tersebut.

“Tujuan dilaksanakan kegiatan ini, agar para remaja dapat lebih mencintai dan memelihara masjid dengan baik,” Ucapnya lagi.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan 14 – 16 November 2023.

“Peserta pelatihan perwakilan dari remaja masjid dari 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Diharapkan, tambahnya, setelah mendapatkan pelatihan ini para remaja masjid tersebut dapat menularkan ilmu yang didapat, kepada remaja masjid lainnya. Yang belum mendapatkan pelatihan.

“Pelatihan brigade remaja masjid ini dilaksanakan secara berkelanjutan,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Resmi Tutup Pelatihan Kader PKK se – Kalsel

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, atau yang disapa Paman Birin secara resmi menutup Pelatihan Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Kalsel 2023 di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Rabu (15/11) petang.

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin mengapresiasi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel Raudhatul Jannah, pengurus dan kader-kader PKK hingga pelosok pedesaan, yang telah mengikuti kegiatan pelatihan selama empat hari ini.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Bekal yang diperoleh melalui pelatihan ini, tentunya akan membuka wawasan bersama, bagaimana kader PKK dapat menyikapi berbagai tantangan zaman, khususnya berkaitan dengan kehidupan keluarga,” Ucap Paman Birin.

Sebagai gerakan perempuan terbesar di indonesia, PKK memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya memajukan pembangunan bangsa.

“Melalui berbagai kegiatannya, PKK memiliki kapabilitas dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal daerah, selain mendorong masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan, ” lanjut Paman Birin.

Dari tema pelatihan yang menggaungkan, “Kader PKK Kreatif Dan Inovatif, Mewujudkan Keluarga Sehat, Cerdas, Dan Berdaya Menuju Indonesia Maju”, mencerminkan betapa pentingnya posisi kader PKK dalam membangun keluarga indonesia.

“Saya berharap, kader-kader PKK dapat terus mendukung program strategis pemerintah dan membangun jejaring dengan pemerintah serta mitra kerja lainnya, demi terwujudnya pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan keluarga,” tutup Paman Birin.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Raudatul Jannah, berterima kasih dan rasa bangga kepada seluruh TP PKK dan kader-kader PKK Kalsel.

“Terimakasih dan rasa bangga saya sampaikan kepada seluruh TP PKK dan kader-kader PKK Kalsel yang tidak kenal lelah, selalu bersemangat dan tetap optimis dalam melaksanakan program-program PKK Khususnya yang diwujudkan dalam bentuk pelatihan ini,” kata Raudatul Jannah.

Raudatul Jannah menambahkan, pentingnya pelatihan ini untuk peningkatan pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan keahlian bagi kader-kader PKK.

“Pelatihan ini sangat penting dan strategis untuk meningkatan pengetahuan, wawasan, keterampilan dan keahlian bagi kader-kader PKK adalah sangat kita perlukan agar bisa adaptif dalam membantu keluarga-keluarga di Kalsel untuk mencapai kehidupan keluarga yang berdaya dan sejahtera,” tutupnya.

Untuk diketahui, pelatihan selama empat hari yang diikuti ratusan kader dari Kabupaten Kota di Kalsel ini, diselenggarakan di Aula Kiram Park Kabupaten Banjar, pada 13 – 16 November 2023. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Sosialisasi Manajemen Sistem Proteksi Kebakaran

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar sosialisasi manajemen sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, bertempat di Ruang Rapat H Aberani Sulaiman, Rabu (15/11). Selain sosialisasi kebakaran, juga dibentuk tim penanganan kebakaran dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dari setiap SKPD Pemprov Kalsel, untuk penanganan cepat kebakaran disetiap kantor SKPD masing – masing.

Sosialisasi manajemen sistem proteksi kebakaran

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel Sulkan, menyampaikan bahwa sosialisasi proteksi kebakaran pada bangunan gedung dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, merupakan sebuah kegiatan yang sangat penting, sebagai upaya bersama dalam mencegah terjadinya kebakaran gedung, terlebih gedung itu adalah gedung milik Pemerintah.

“Gedung milik pemerintah provinsi kalimantan selatan merupakan sebuah aset Pemerintah Daerah yang sangat vital. karena gedung-gedung ini memiliki fungsi sebagai alat penunjang kegiatan roda Pemerintahan. Maka dari itu, keamanannya sangat penting untuk terus di jaga dan di pelihara,” ungkap Sulkan saat mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, membuka sosialisasi manajemen sistem proteksi kebakaran.

Sulkan menambahkan, kejadian kebakaran merupakan bencana yang paling sering terjadi di Kalsel, terlebih di musim kemarau. Oleh karena itu, para ASN diharapkan membekali diri, agar dapat mencegah terjadinya kebakaran pada objek vital, menyiapkan sarana prasarana pencegahan, inspeksi, penanggulangan kebakaran dan penyelematan, sesuai dengan ketentuan.

“Bencana kebakaran dapat terjadi setiap saat, seperti kebakaran hutan dan lahan, permukiman penduduk, juga tidak menutup kemungkinan terjadinya kebarakan di objek vital, seperti perkantoran lingkungan provinsi kalsel,” tutup Sulkan. (MRF/RDM/RH)

Gelar Undian Simpeda KPE Periode IX, Bank Kalsel Berikan Total Hadiah Hingga 1 Miliar

BANJARMASIN – Bank Kalsel terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan manfaat maksimal kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan salah satu nasabah utama dalam menggunakan produk dan layanan Bank Kalsel.

Terbaru yang dilakukan adalah penyelenggaraan Undian Simpeda KPE Periode IX Tahun 2023, khusus untuk kalangan ASN se-Kalimantan Selatan (Kalsel). Acara ini berlangsung pada Rabu (15/11) di Kantor Pusat Bank Kalsel. Dalam undian kali ini, Bank Kalsel menyediakan total hadiah mencapai 1 Miliar Rupiah untuk 150 pemenang yang akan diundi secara acak. Proses undian disaksikan langsung perwakilan Dinas Sosial, Kepolisian, dan Notaris.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan, bahwa Undian Simpeda KPE merupakan bentuk penghargaan khusus kepada para ASN yang telah konsisten menggunakan produk dan layanan Bank Kalsel.

“Ini sudah tahun ke-9 Undian Simpeda KPE kita selenggarakan secara rutin. Tahun depan, sesuai arahan pemegang saham, acara ini akan dihelat dengan lebih meriah di perkantoran Pemprov Kalsel, disertai berbagai kegiatan seperti expo dan hiburan,” ujarnya.

Bank Kalsel tidak hanya fokus pada undian semata, tetapi juga berkomitmen untuk terus meningkatkan produk dan layanan perbankannya, terutama dalam sektor digital.

Upaya tersebut mencakup pembenahan layanan Mobile Banking Akselby Bank Kalsel serta menghadirkan Kantor Smart Hybrid Branch di Kantor Cabang Utama Banjarmasin.

“Berbagai upaya ini kami lakukan agar para ASN memilih Bank Kalsel bukan hanya karena kepemilikan Pemerintah Daerah, tetapi juga karena inovasi layanan yang memberikan kemudahan serta keuntungan lainnya yang dapat mereka nikmati,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, mengapresiasi upaya Bank Kalsel memberikan berbagai kemudahan dan manfaat kepada nasabahnya dan melakukan transformasi layanan secara konsisten.

“Undian Simpeda KPE Periode IX Tahun 2023 sangat kita apresiasi karena memberikan keuntungan lebih bagi para ASN yang menjadi nasabah Bank Kalsel,” bebernya.

Roy Rizali Anwar juga memberikan pujian terhadap Konsep Kantor SmartHybrid Branch yang baru diluncurkan di Kantor Cabang Utama Banjarmasin. Menurutnya ini merupakan langkah luar biasa yang sesuai dengan perkembangan zaman.

“Kami berharap Bank Kalsel terus memberikan pelayanan terbaik dan menjadibank unggulan di daerah,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, Darmansyah l, yang mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian Bank Kalsel.

Darmansyah menyoroti tidak hanya aspek layanan digital, namun juga perkembangan dalam hal kredit, dana pihak ketiga dan aset bank.

“Kami optimis bahwa jika tren positif ini terus berlanjut, Modal Inti Minimum (MIM) Bank Kalsel yang ditargetkan mencapai minimal 3 Triliun Rupiah pada tahun 2024 dapat tercapai sebelum akhir tahun,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Kejurnas Gantole dan Paralayang Resmi Ditutup

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel, Sulkan resmi menutup Kejuaraan Nasional Gantole Ketepatan Mendarat (KTM) Seri 2 dan Paralayang Open Gubernur Kalsel Cup, di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin Kabupaten Banjar, Selasa (14/11) petang.

Pemberikan penghargaan pemenang oleh gubernur kalsel yang diwakili staff ahli bidang pemerintahan hukum dan politik

Sulkan menyampaikan, melalui Kejurnas Gantole dan Paralayang ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dalam meraih prestasi yang lebih baik lagi kedepannya.

“Terlepas dari kalah maupun menang tetap mempererat silaturahmi dan menjadi momentum agar lebih bersemangat lagi dalam memajukan olahraga gantole dan paralayang di Banua,” ucap Sulkan.

Sulkan menambahkan, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menginginkan di tahun 2024 mendatang, Kejuaraan Gantole dan Paralayang bisa bertaraf internasional sehingga keindahan Tahura Sultan Adam tidak hanya terkenal di kalangan masyarakat Indonesia tetapi juga sampai mancanegara.

“Semoga Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kalsel di bawah komando Vincentius Endy dapat terus bersinergi dan berkoordinasi dengan PB FASI Pusat agar di tahun depan Tahura Sultan Adam dapat melaksanakan event internasional,” lanjut Sulkan.

Pemerintah Provinsi Kalsel terus mendukung pengembangan olahraga di daerah, dengan melakukan kerjasama bersama pihak – pihak terkait, untuk meningkatkan fasilitas olahraga dengan memberikan dukungan kepada para pelatih dan merancang program-program pembinaan atlet muda.

“Sehingga dapat memastikan masa depan olahraga di Kalsel bisa semakin maju dan semakin baik kedepannya,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya merasa bangga melihat semangat para atlet gantole dan paralayang yang telah menunjukkan kekuatan tekad dan semangat pantang menyerah dalam mengatasi segala rintangan yang ada.

“Keberanian dan semangat mereka menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berusaha dan berkembang, tidak peduli seberapa besar kendala yang mungkin akan dihadapi,” tutup Sulkan. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version