Pemprov Kalsel Apresiasi Penyaluran Bantuan Beras di Kabupaten Tala

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Staff Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel Sulkan, menghadiri pelepasan armada penyaluran bantuan pangan beras Tahap ke 2 se – Kabupaten Tanah Laut pada Senin (6/11). Pangan beras tersebut merupakan bantuan Perum Badan Urusan Logistik (BULOG) Kanwil Kalimantan Selatan, yang disalurkan secara merata kepada masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.

Sulkan menyampaikan terima kasih kepada perum bulog, yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam hal penyaluran bantuan beras. terima kasih atas persiapan, kerja sama, dan koordinasi yang baik dengan pemerintah kabupaten tanah laut, sehingga hari ini dapat terlaksana kegiatan penyaluran bantuan pangan beras Tahap ke 2 ini.

“Saya juga sampaikan apresiasi kepada PJ Bupati Tanah Laut dan segenap jajaran pemerintah Kabupaten Tanah Laut,yang telah mengatur pengelolaandan pendistribusian pangan beras kepada keluarga penerima manfaat, sejak masa tahap I hingga tahap II sebagaimana sekarang,” ungkap Sulkan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat mendukung program bantuan pangan beras, yang didasari oleh arahan Presiden Joko Widodo. pnyaluran bantuan beras memberikan dampak penting bagi pengendalian inflasi di sektor pangan, melengkapi upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga beras di bawah gejolak pengaruh El Nino atau kekeringan.

“Tujuan yang ingin kita capai dari program ini adalah terpenuhinya kebutuhan pangan bagi masyarakat yang berpendapatan rendah,” lanjutnya.

Penyaluran bantuan pangan beras Tahap ke 2 se – Kabupaten Tanah Laut ini diharapkannya, dapat mendorong penanganan kerawanan pangan, pencegahan stunting dan gizi buruk. (MRF/RDM/RH)

Gelar Apel Gabungan, Gubernur Kalsel Ingatkan Disiplin Kerja ASN

BANJARBARU – Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar mengimbau agar ASN lingkup Pemprov Kalsel meningkatkan disiplin kerja dan budaya inovasi di lingkungan kerjanya.

Hal ini disampaikan Roy Rizali Anwar, saat memimpin apel gabungan awal bulan November, pada Senin (6/11).

Roy menyampaikan, dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru disahkan oleh Pemerintah dan DPR RI beberapa waktu lalu, yang bertujuan untuk mempercepat transformasi ASN menjadi aparatur yang profesional, kompeten, akuntabel, dan yang terutama berorientasi penuh pada pelayanan masyarakat.

Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar

“Perubahan ini tidak hanya bersifat kelembagaan, tetapi juga menuntut perubahan perilaku dan sikap dari setiap individu di dalamnya,” ungkap Roy.

Sebagai ASN yang berkualitas, perlu memahami pentingnya disiplin kerja yang tinggi, budaya inovasi yang terus-menerus, serta kolaborasi yang sinergis antar instansi.

“Agar momentum perubahan ini dijadikan sebagai batu loncatan untuk meningkatkan kualitas birokrasi, kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kalimantan selatan,” tambahnya.

Dirinya juga mengingatkan, pentingnya satuan kerja untuk bersama-sama merapatkan barisan, meningkatkan kesiapsiagaan, dan melakukan persiapan kontijensi dalam menghadapi kemungkinan bencana alam yang dapat terjadi.

“Menurut prakiraan BMKG, provinsi kalimantan selatan memasuki musim penghujan di bulan november ini dan kemungkinan akan mencapai puncaknya pada bulan januari 2024 mendatang. kondisi ini menuntut kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi perubahan musim,” lanjut Roy.

Disampaikannya, mtigasi dan tindakan pencegahan yang tepat perlu menjadi fokus utama Provinsi Kalimantan Selatan, agar dampak dari bencana alam dapat diminimalisir sebisa mungkin. (MRF/RDM/RH)

600 Lebih Siswa dan Guru Pendamping SMPN 10 Banjarmasin Kunjungi Perpus Pierre Tendean

BANJARMASIN – Sebanyak 609 orang siswa dan guru pendamping Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10 mengunjungi Perpustakaan Pierre Tendean yang berlokasi di seberang Siring Menara Pandang Jalan Pierre Tendean.

Kunjungan ratusan siswa tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari Oktober hingga November ini, dengan 24 kali kunjungan. Untuk memudahkan petugas perpustakaan, rombongan siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dimana satu kelompok terdiri dari 18-30 orang siswa.

Salah satu guru pendamping SMPN 10 Banjarmasin, Norliana mengatakan para siswa sangat senang berkunjung ke perpustakaan Pierre Tendean ini karena selain tempatnya nyaman dan sejuk, juga koleksi buku-bukunya sangat lengkap.

“Karena jaraknya dekat jadi kami berjalan kaki dari sekolah menuju perpustakaan. Semoga kegiatan ini dapat memotivasi anak-anak untuk belajar dan membaca buku lebih giat lagi,” harapnya, melalui siaran pers, Senin (6/11).

Sementara itu, guru pendamping lainnya, Masnurida sangat terkesan dengan para petugas yang ramah saat melayani pengunjung perpustakaan.

“Kami mengucapkan terimakasih atas pelayanan yang sangat bagus, tempat yang nyaman, para petugas yang ramah dan menyenangkan,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie menyatakan, pihaknya selalu terbuka bagi lembaga pendidikan atau pihak lain yang ingin berwisata literasi ke perpustakaan milik Pemprov Kalsel ini

Sehingga ia mengajak semua pihak, baik komunitas, para anak muda, lembaga pendidikan, dan sebagainya, untuk meramaikan kunjungan ke Perpustakaan Pierre Tendean ataupun Perpustakaan Palnam di Kilometer 6 Jalan Jenderal Ahmad Yani Banjarmasin.

“Semoga minat baca dan budaya literasi di Kalsel akan terus meningkat,” pungkasnya. (DispersipKalsel-NRH/RDM/RH)

Saluran Air Pertanian dan Normalisasi Sungai, Masih Jadi Persoalan Warga Amuntai Selatan

AMUNTAI – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahrujani menggelar Serap Aspirasi (Reses) Masa Persidangan III Tahun 2023, di Desa Teluk Paring dan Desa Rukam Hulu, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (6/11).

Pada reses tersebut, menurut Sahrujani, fokus keluhan masyarakat di dua desa ini tertuju pada permasalahan di bidang pertanian dan dangkalnya Sungai Hintalu.

“Di Desa Teluk Paring tadi yang di minta itu perbaikan disektor pertanian, khususnya perbaikan saluran air pertanian dan normalisasi sungai,” katanya.

Suasana Reses Anggota DPRD Kalsel, Sahrujani di Kecamatan Amuntai Selatan

Diketahui bahwa, ada tiga kecamatan yang terdampak akibat dangkalnya air di sungai ini. Tiga Kecamatan ini ialah Sungai Tabukan, Amuntai Selatan dan Sungai Pandan. Dampak yang dirasakan oleh warga sekitar yakni saat musim hujan.

“Sungai ini menyebabkan banjir dan gagal panen disektor pertanian. Saya selaku Ketua Komisi III yang membidangi pertanian, akan menyampaikan hasil reses ini pada rapat gabungan bersama dinas terkait,” pungkasnya. (DPRD.KALSEL-NRH/RDM/RH)

Ruang Komisi di Gedung Lama DPRD Banjarmasin Direhab

BANJARMASIN – Sebanyak 4 buah Ruang Komisi, di Gedung lama DPRD Banjarmasin, dilakukan rehab.

Salah satu tukang melakukan rehab Komisi di Gedung lama DPRD Banjarmasin

Kepada wartawan, Sekretaris DPRD Banjarmasin, Iwan Ristianto, pada Senin (6/11) mengatakan, saat ini telah resmi ditempati gedung dewan baru untuk empat ruang Komisi DPRD Banjarmasin. Otomatis ruangan Komisi di gedung lama tidak berfungsi, maka pihaknya melakukan rehab, untuk dimanfaatkan menjadi ruang-ruang delapan Fraksi.

Sekretaris DPRD Banjarmasin, Iwan Ristianto, saat memberikan komentarnya

“Saat ini masih proses rehab, renovasi dan pembenahan dengan proses disekat, dianggarkan sekitar Rp200 juta rupiah,” ucapnya

Disampaikan Iwan, untuk ruang fraksi yang sudah ada, nantinya akan ditempati jajaran Sekretariat DPRD Banjarmasin, karena selama ini ruangan baik Kabag dan Kasubag, masih belum refresentatif. Ia mengupayakan akhir November 2023 mendatang akan selesai.

“Proses renovasi dan penataan ruang ini, bisa segera agar dapat ditempati dan melaksanakan tugas lebih nyaman,” tutupnya

Untuk diketahui, Gedung Baru DPRD Banjarmasin, yang sudah diresmikan sejak 21 September 2023 lalu telah difungsikan, seperti untuk kegiatan Rapat Dengar Pendapat, Rapat Panitia Khusus, dan menerima tamu luar daerah. Kesemuanya dilaksanakan di masing-masing empat Komisi. (NHF/RDM/RH)

Kondisi Kurang Fit, Paman Yani Tetap Laksanakan Reses

TANAH BUMBU – Reses dalam menjaring aspirasi masyarakat yang dilakukan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, memasuki hari keempat, Minggu (5/11).

Suasana reses Muhammad Yani Helmi di Desa Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu

Kali ini lokasi yang menjadi sasaran reses yakni RT 006 dan RT 014 Desa Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

Kedatangan wakil rakyat akrab disapa Paman Yani disambut hangat oleh Ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh agama serta warga setempat.

“Alhamdulillah hari ini kita kembali menjaring aspirasi masyarakat. Saya senang melihat antusias masyarakat disini,” ujar Paman Yani.

Paman Yani sendiri dinilai merupakan sosok yang bersahaja dan tidak pernah lelah untuk menyambangi setiap warga di daerah konstituennya.

Terbukti, meski masih dalam kondisi kurang sehat, Paman Yani tetap menjalankan tugasnya sebagai anggota dewan, untuk mendengarkan setiap aspirasi warga.

“Saya menjadi anggota dewan karena dipilih rakyat. Makanya saya harus bertanggung jawab atas amanah yang dipercayakan. Apalagi ini juga sudah menjadi tugas setiap anggota dewan untuk mengunjungi daerah pemilihannya,” jelas Paman Yani.

Salah seorang warga Desa Bersujud (mic) menyampaikan tentang kurangnya air bersih di wilayah mereka akibat kemarau panjang

Sama seperti di lokasi-lokasi reses sebelumnya, warga Desa Bersujud juga mengeluhkan tentang minimnya air bersih di wilayah mereka.

“Memang tidak bisa dipungkiri kalau hampir setiap wilayah di Kalsel sedang mengalami kesulitan air bersih. Karena kita tahu banua kita sedang dilanda kemarau ekstrem yang bahkan menyebabkan karhutla,” beber Paman Yani.

Seperti diketahui, Paman Yani sendiri telah berupaya agar pemerintah segera membangun embung di daerah rawan kekeringan di Tanah Bumbu.

Sebab menurut dewan dari fraksi Golkar itu, adanya embung akan memberi manfaat sangat luas bagi masyarakat.

“Embung juga bisa jadi solusi untuk mencegah banjir ketika musim penghujan nanti. Bahkan embung juga bisa dimanfaatkan oleh petani untuk mengairi lahan mereka,” imbuh Paman Yani.

Tidak lupa Paman Yani kembali mengingatkan kepada individu maupun perusahaan yang memiliki air bersih serta armadanya untuk membantu suplai kepada warga.

Hal ini juga sesuai dengan imbauan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang meminta setiap SKPD Pemprov Kalsel, agar tidak menutup mata dengan turut membantu kebutuhan air bersih ke seluruh masyarakat.

“Saya sendiri memiliki satu buah pick up dan dua tandon air yang setiap hari keliling membagikan air bersih. Mudah-mudahan apa yang saya lakukan bisa menggerakan yang lain khususnya Pemkab Tanah Bumbu untuk turut membantu masyarakat,” tutup Paman Yani. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version