6 Hari Lagi, Siaran TV Analog Akan Dihentikan

BANJARMASIN – Hanya tersisa waktu enam hari lagi, siaran televisi analog untuk wilayah Kalimantan 1 akan dihentikan.

Suasana Rapat Koordinasi Teknis Digitalisasi Penyiaran Televisi

Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Muhamad Muslim, setelah Rapat Koordinasi Teknis Digitalisasi Penyiaran Televisi, pada Selasa (14/3) di salah satu Hotel Berbintang Banjarmasin.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Muhamad Muslim

Muslim menjelaskan, Rakor Teknis Digitalisasi Penyiaran Televisi Wilayah ini digelar, terkait persiapan penghentian siaran televisi analog pada pekan depan.

Penghentian siaran televisi analog bermigrasi ke digital di Kalsel 1, bersamaan dengan Bali 1 dan Sumatra Selatan 1 oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

“Penghentian siaran televisi analog Wilayah Kalimantan 1 meliputi Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala dan Tanah Laut,” ucapnya

Disampaikan Muslim, saat ini sudah dilakukan distribusi untuk warga tidak mampu Set Top Bok (STB) sekitar 78 persen. Ia optimis dapat terpenuhi, dan pihaknya terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah Pusat.

“Syarat utama menerima alat bantu siaran digital itu bagi rumah tangga miskin,” katanya

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, diwakili Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kalsel, Subhan Noor Yaumil, mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menggapresiasi digelarnya Rapat Koordinasi Teknis Digitalisasi Penyiaran Televisi Kalimantan 1. Dengan harapan kegiatan ini dapat mewujudkan transformasi digital, guna memberikan kualitas siaran yang lebih baik kepada masyarakat.

“TV ini merupakan salah satu media elektronik, sebagai sarana informasi dan hiburan bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Subhan menambahkan, peralihan televisi analog digital tentu memerlukan banyak persiapan, salah satunya sosialisasi kepada masyarakat. Ia meminta para distributor tidak menaikkan harga Set Top Bok (STB) di pasaran, sebagai alat pendukung siaran TV digital.

“Harga STB sekarang ini masih berkisar sekitar Rp170 ribu,” tutupnya.

Rapat koordinasi Teknis Digitalisasi Penyiaran Televisi Wilayah Kalimantan 1, juga diberikan Set Top Bok (STB) simbolis secara gratis bagi warga tidak mampu.

Staf Khusus Menkominfo, Rosarita Niken Widiastuti, menyerahkan STB untuk warga

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menggelar Rapat Koordinasi Teknis Digitalisasi Penyiaran Televisi, dibuka secara resmi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, diwakili Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kalsel Subhan Noor Yaumil, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel Muhamad Muslim, dihadiri Staf Khusus Menkominfo Rosarita Niken Widiastuti, Direktur Penyiaran Kominfo Geryantika Kurnia Komisioner KPI Pusat Reza, Ketua KPID Kalsel Farid Soufian, Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika, beberapa Perwakilan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten dan Kota serta Media Massa. (NHF/RDM/RH)

Sambut Ramadhan, BI Kalsel Uji Coba Layanan Tukar Uang Lantatur

BANJARMASIN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan menerapkan inovasi baru, berupa layanan penukaran uang Rupiah secara lantatur (layanan tanpa turun). Uji coba terhadap layanan itu akan dilaksanakan di kantor BI Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, pada Kamis (16/3) mendatang.

Dalam keterangan yang dirilis Humas BI Kalsel, Kepala Perwakilan BI Kalsel, Wahyu Pratomo mengatakan, inovasi yang dilakukan pihaknya ini, adalah wujud nyata upaya BI untuk memenuhi kebutuhan uang kartal bagi masyarakat dalam jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai, dan kualitas yang layak edar (clean money policy).

“Inovasi ini juga dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Karena berdasarkan data historis, kebutuhan uang kartal pada momen tersebut cenderung meningkat,” tutur Wahyu.

Jika uji coba tersebut dinilai berhasil, lanjut Wahyu, maka pada Ramadhan mendatang, BI Kalsel akan membuka layanan tukar uang Rupiah lantatur secara reguler dan terjadwal. Pengumuman jadwal penukaran uang lantatur sepanjang bulan Ramadhan akan disampaikan dalam waktu dekat ini secara terpisah.

Di samping penukaran uang Rupiah secara lantatur, selama bulan Ramadhan, BI Kalsel juga menggelar layanan kas keliling susur sungai. Layanan ini terbuka bagi masyarakat umum, khususnya yang bermukim di sekitar sungai.

Berbeda dari kas keliling biasa yang menggunakan mobil khusus, kas layanan keliling susur sungai akan menggunakan kelotok (perahu bermotor) sebagai moda transportasinya.

“Kas keliling susur sungai sengaja kami sediakan untuk melayani kebutuhan penukaran uang Rupiah bagi masyarakat di pinggiran sungai, yang aksesnya sulit dijangkau oleh moda transportasi darat,” kata Wahyu.

Masyarakat yang ingin menukarkan uangnya dapat terlebih dahulu mempelajari syarat penukaran uang Rupiah melalui kas keliling yang dapat diakses pada tautan https://pintar.bi.go.id/Order/SyaratPenukaranKasKeliling maupun syarat penukaran uang rusak/uang cacat pada tautan https://pintar.bi.go.id/Order/SyaratPenukaran.

“Ke depan, BI Kalsel akan terus berkomitmen memberikan layanan kas yang prima agar masyarakat semakin mudah untuk memperoleh uang Rupiah layak edar, dalam jumlah yang cukup, dan pecahan yang sesuai”, tutup Wahyu. (BIKalsel-RIW/RDM/RH)

Sebarkan Kebahagiaan, UPZ Bank Kalsel Berbagi Paket Sembako Ramadhan

BANJARMASIN – Menyambut Ramadhan 1444 Hijriyah yang tinggal 9 hari lagi, UPZ Bank Kalsel menebarkan kebahagiaan kepada warga pra sejahtera yang bermukim di sekitar kantor pusatnya di kelurahan Kertak Baru Ilir Banjarmasin Tengah. Yakni dengan membagikan 182 paket sembako, kepada warga Belasung, dan Gang Kembang serta Gang Paripurna, pada Selasa (14/3). Penyerahan bantuan dilakukan langsung Direktur UPZ Bank Kalsel, Muhammad Fajri Muhtadi.

Senyum bahagia warga penerima bantuan paket sembako

Ditemui Abdi Persada FM usai menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga Gang Kembang dan Gang Paripurna, Direktur UPZ Bank Kalsel, Muhammad Fajri Muhtadi menjelaskan, pembagian paket sembako ini bertujuan untuk membantu warga pra sejahtera, memenuhi kebutuhan jelang Ramadhan. Selain itu, juga untuk berbagi kebahagiaan, memasuki usia Bank Kalsel yang ke-59 tahun ini.

“Pembagian paket ini juga kita laksanakan diseluruh Kalimantan Selatan, terutama bagi warga yang bermukim disekitar kantor cabang Bank Kalsel,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RT 4 Gang Kembang Kertak Baru Ilir, Wahdah Hana Sari mengatakan, ada 106 warga dari RT 4 dan RT 6 yang mendapatkan paket sembako UPZ Bank Kalsel ini.

“Ini pertama kalinya kami dapat paket sembako dari Bank Kalsel. Sebelumnya hanya dapat kupon daging kurban setiap Hari Raya Idul Adha. Kami berharap Bank Kalsel selalu sukses, dan mendapatkan berkah. Kami sangat berterima kasih dengan bantuan ini,” tutupnya.

Paket sembako yang dibagikan UPZ Bank Kalsel ini, terdiri dari sejumlah bahan kebutuhan pokok, yang diperlukan masyarakat mempersiapkan Ramadhan. Diantaranya beras, gula pasir, minyak goreng, ikan kaleng, serta mie instan. Para penerima paket sembako yang kebanyakan ibu – ibu ini, rela mengantre selama kurang lebih satu jam, untuk mendapatkan paket dari UPZ Bank Kalsel tersebut. (RIW/RDM/RH)

Waspada Bencana, BPBD Kalsel Gelar Rakernis

BANJARMASIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel menggelar Rapat Kerja Teknis Perencanaan Program Sub Urusan Bencana Tahun 2024.

Rapat Kerja ini dilaksanakan, di Kota Banjarmasin, Selasa (14/3). Dibuka Plt Asisten Perekonomian Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira mewakili Gubernur Sahbirin Noor.

Plt Asisten Perekonomian Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira didampingi Sekretaris BPBD Kalsel Iswantoro

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Fajar mengatakan, raker ini penting dilaksanakan, untuk melakukan evaluasi apa yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.

“Rakernis ini sangat penting, untuk diikuti,” ungkapnya.

Serta, lanjut Gubernur, hasil evaluasi ini, akan dimasukan ke dalam perencanaan, penanggulangan bencana pada tahun berikutnya.

“Oleh karena itu, para peserta diharapkan, dapat mengikuti Raker ini dengan sebaik baiknya,” ucap Gubernur.

Mengingat pentingnya perencanaan tersebut. Untuk penyusunan anggaran kedepannya.

“Saat ini Provinsi Kalimantan Selatan menghadapi bencana banjir, serta air tergenang akibat hujan terus menerus mengguyur Provinsi Kalsel,” jelasnya.

Sedangkan, untuk musibah kebakaran hutan pada tahun 2022 hingga saat ini mengalami penurunan. Karena, hujan terus terjadi disepanjang tahun lalu.

Hadir pada Raker tersebut Sekretaris BPBD Kalsel Iswantoro serta diikuti BPBD se Kalsel. (SRI/RDM/RH)

Gelar Event Trofeo 2023, Bank Kalsel Dapuk Paman Birin Sebagai Bintang Lapangan

BANJARBARU – Menyambut HUT nya yang ke-59 tahun ini, Bank Kalsel menggelar turnamen sepakbola, bertajuk Trofeo Bank Kalsel pada Senin (13/3). Event tahun kedua ini, menarik banyak penonton karena diikuti Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang bertindak sebagai kapten dari Tim Pemerintah Provinsi. Dua tim lainnya yang turut pada event ini, adalah Bank Kalsel dan Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalsel.

Seluruh tim berfoto bersama usai Even Trofeo Bank Kalsel

Meski hanya diikuti tiga tim, namun event ini berhasil menyedot perhatian penonton, dan sukses menghadirkan pertandingan seru yang dipenuhi dengan semangat silaturahmi.

Pada event yang berlangsung di lapangan Murjani Banjarbaru tersebut, Tim Pemerintah Provinsi Kalsel meraih juara pertama, setelah berhasil mengalahkan Tim FWD dan Tim Bank Kalsel. Sementara runner up diraih Bank Kalsel, yang memenangkan satu lagi melawan Tim FWD Kalsel. Sedangkan Tim FWD harus puas di posisi ketiga, karena gagal mencuri point di 2 laga melawan Tim Bank Kalsel dan Tim Pemprov Kalsel.

Tidak hanya berhasil menjuarai even ini, pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak, juga berasal dari Tim Pemerintah Provinsi, yakni sang kapten, Paman Birin (panggilan khas Gubernur Kalsel). Tropi sepatu emas layak diberikan kepada orang nomor satu di Kalsel tersebut, karena mampu melesakkan 8 gol ke gawang lawan – lawannya.

Disela kegiatan, Kapten Tim FWE Kalsel Rudi Setiawan, mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih timnya. Walau mengalami kekalahan beruntun, baginya Tim FWE Kalsel sudah cukup baik dalam merepotkan permainan, sehingga tim lawan tidak menang dengan mudah.

“Kita juga beberapa kali mampu membuat lawan kesulitan di lini belakangnya melalui pemain depan Faisal, Yayan dan Ikhsan. Jadi walau kalah, kami tetap puas dengan segala upaya yang sudah dilakukan tim kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Direktur Utama (Dirut) Bank Kalsel Fachruddin bersyukur, kegiatan Trofeo Bank Kalsel 2023 kali ini sukses digelar bersama Pemprov Kalsel dan FWE Kalsel.

Menurut dia kegiatan ini merupakan Trofeo ke 2 yang digelar, sebelumnya pihaknya juga menggelar kegiatan serupa bersama Pemkab Banjar dan Pemkab Tala. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT ke-59 tahun ini.

“Selain untuk olahraga dan menjadi sehat, kegiatan ini juga sebagai upaya kami untuk menjalin silaturahmi yang lebih baik antara Pemprov Kalsel dan teman-teman media. Jadi kami mohon doanya agar Bank Kalsel diusianya yang ke-59 tahun ini menjadi terdepan dan berkelas,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Exit mobile version