BANJARMASIN – Pada Tahun 2022 ini untuk jatah keberangkatan jamaah calon haji Kota Banjarmasin sebanyak 267 orang, dengan daftar tunggu sebanyak 28 orang.
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya bersyukur pada tahun ini, ada keberangkatan jamaah calon haji Kota Banjarmasin, yang berjumlah 267 orang, dengan daftar tunggu sebanyak 28 orang.
“Kita berdoa semoga warga yang masuk ke dalam daftar tunggu tersebut, dapat berangkat juga untuk melaksanakan ibadah haji di tahun 2022 ini,” ucap Ibnu, kepada sejumlah wartawan, Kamis (19/5).
Sedangkan, lanjut Ibnu, untuk pembayaran pelunasan ibadah haji ini, pada Jumat 20 Mei 2022. Setelah itu baru dapat diketahui apakah daftar tunggu tersebut, dapat diberangkatkan atau tidak.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina melaksanakan Shalat Hajat dan Pelepasan Jamaah Calon Haji Kota Banjarmasin, di Masjid Sabilal Muhtadin.
Ibnu mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini melepas secara resmi dan mendoakan agar keberangkatan jamaah calon haji Kota Banjarmasin diberikan kemudahan, dalam melaksanakan seluruh rangkain ibadah haji.
Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga bertitip doa kepada para jamaah calon haji, agar dapat mendoakan Kota Banjarmasin dalam keadaan selamat.
“Kami juga mendoakan kepada seluruh jamaah calon haji Kota Banjarmasin, dapat kembali semuanya ke tanah air dengan selamat,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kerusakan ruang kelas pada sekolah dasar di Kota Banjarmasin. Seperti yang dialami SDN Kelayan Selatan 1 Banjarmasin.
Plh Kepala SDN Kelayan Selatan 1 Asiati mengatakan, saat ini terdapat tiga ruang kelas di sekolah mereka, yang mengalami rusak berat.
“Kerusakan terparah pada atap, serta plafon, ketika pada saat hujan terjadi maka kelas tergenang air,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Kamis (19/5).
Keadaan tersebut, lanjutnya, sudah terjadi sejak 2 tahun lalu.
“Kerusakan di sekolah tersebut, akan segera dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin. Mengingat, keadaan ruang kelas mereka sudah masuk ke dalam rusak berat,” ucapnya.
Asiati berharap, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin dapat memberikan bantuan, untuk memperbaiki ruang kelas tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Nuryadi mengatakan, pihaknya telah memberikan bantuan perbaikan kepada SDN Kelayan Selatan 1. Seperti, perbaikan WC pada tahun 2018, DAK pada tahun 2019, untuk perbaikan 4 ruang kelas.
“Memang terlihat dilapangan sekolah tersebut kurang memberikan perhatian oleh warga sekolah tersebut, sehingga keadaan sekolah seperti kurang terawat,” ujarnya.
Nuryadi mengatakan, pihaknya berharap adanya perhatian kepada sekolah tersebut, seperti kebersihan dilingkungan sekolah dapat dilakukan.
“Sehingga dari skala prioritas pembangunan di sekolah tersebut, sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin. Sehingga, peran kepala sekolah dan guru dapat berperan aktif dalam pembangunan sekolah tersebut,” ucap Nuryadi.
Namun, tambahnya, pihaknya akan memikirkan anggaran pembangunan tersebut. Menggunakan anggaran pusat atau daerah. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Komisi II DPRD Kota Banjarmasin menggelar rapat dengar pendapat (RDP), dengan PDAM Bandarmasin terkait keluhan warga yang mengalami terhambatnya distribusi air bersih.
Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Awan Subarkah, kepada sejumlah wartawan pada Kamis (19/5) mengatakan, digelarnya rapat dengar pendapat karena adanya penyampaian keluhan sebagian warga baik lisan dan tertulis, terjadi hambatan distribusi air bersih, yang terdapat di beberapa Kelurahan, bahkan yang paling parah wilayah Banjarmasin Barat.
Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah
“Kita ingin mengetahui kendala selama ini dan solusi jangka pendek ke depan,” ucapnya
Disampaikan Awan, dari hasil rapat dengar pendapat ini, jangka pendek diberikan solusi untuk membangun tando, hal itu bisa saja dilakukan, agar dapat mengatasi persoalan pendistribusian air bersih, sehingga mengalir lancar terutama di wilayah pemukiman penduduk padat dan berada di pinggir kota.
“Setelah jangka pendek ini perlu dipikirkan langkah ke depan, sulaya tidak terulang permasalahan serupa, kesulitan air di kota seribu sungai,” pintanya
Sementara itu, Direktur Operasional PDAM Bandarmasih Supian mengatakan, adanya terhambat distribusi air bersih, selain pipa PDAM terlalu tua juga diameternya tidak besar, yang berdampak kesulitan menjangkau ke beberapa wilayah pinggir kota.
Direktur Operasional PDAM Bandarmasih, Supian
“Kami akan bangun beberapa tandon yang berfungsi sebagai alat penyimpanan untuk persediaan air bersih,” tutupnya
Untuk diketahui, Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan PDAM Bandarmasih diruang komisi, mengundang pimpinan Komisi I, Komisi III dan Komisi IV Dewan Banjarmasin, dihadiri Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih Supian, bersama jajarannya baik di bidang keuangan dan pemasaran. (NHF/RDM/RH)
BALANGAN – Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Rudy M Harahap mengajak semua jajaran pemerintah daerah Kabupaten Balangan untuk mendorong perkembangan ekonomi lokal, dalam rangka percepatan implementasi penggunaan produk dalam negeri sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022. Hal itu disampaikan oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, dalam sambutannya pada acara Hari Jadi Kabupaten Balangan ke-19, pada Kamis (19/5).
SPIP Terintegrasi Dalam usaha mencapai tujuan penyelenggaraan Pemerintah Kabupaten Balangan yang telah disusun dan ditetapkan, tidak lepas dari risiko yang mungkin akan mengganggu kinerja pemerintahnya. Oleh karena itu, penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah yang Terintegrasi menjadi salah satu hal dipenting untuk dilakukan penguatan.
“Di momen ini, kami BPKP siap membantu Kabupaten Balangan dalam penerapan SPIP Terintegrasi demi mewujudkan keandalan pelaporan keuangan, efektifitas dan efisiensi, pengamanan aset, serta ketaatan terhadap peraturan perundang – undangan. Apabila SPIP Terintegrasi telah diimplementasikan dengan baik, akan membawa pengaruh positif terhadap capain kinerja Pemerintah Daerah yang diukur dengan indikator penilaian yang lain,” jelasnya.
Nilai-nilai yang ada dalam SPIP Terintegrasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari beberapa framework penilaian birokrasi, yakni MCP KPK, Opini BPK, SAKIP, RB, Survei Penilaian Integritas, dan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Percepatan P3DN dan Komitmen Bersama
“Program-program dan kebijakan yang dapat menggerakkan masyarakat dan pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk dalam negeri dan berinovasi, harus segera direalisasikan,” tegas Rudy.
Pemerintah Kabupaten Balangan telah mengalokasikan 387.666.971.311 Rupiah, dari seluruh belanja daerah untuk mendukung P3DN dan mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2022.
“Bupati Balangan juga sangat menyambut positif tujuan percepatan ini dan kami siap mensupport dari berbagai lini,” tegas Rudy.
Kabupaten Balangan sendiri sudah membuat kebijakan berupa Keputusan Bupati Balangan tentang pembentukan Tim P3DN namun belum menyusun Tim Pengelola e-Katalog Lokal.
“Ini menunjukkan sudah ada komitmen dari Kepala Daerah untuk mendorong percepatan P3DN, meskipun masih perlu tambahan dan perbaikan,” tambahnya.
Titik kritis dan Rencana Tindak Lanjut yang harus dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan dalam pelaksanaan Inpres nomor 2 tahun 2022 sudah kami sampaikan pada Komitmen Bersama, yang juga merupakan wujud nyata sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah.
“Saya harapkan dengan adanya penandatanganan komitmen bersama ini, penyelenggaraan SPIP Terintegrasi dan Percepatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dapat benar-benar terealisasi dan membawa dampak perubahan ke arah yang lebih baik bagi Kabupaten Balangan,” tutup Rudy. (BPKPKALSEL-RIW/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menggelar Haul ke 216 Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari sebagai rangkaian penutup reses.
Kegiatan syukuran dan Haul Datu Kelampayan di kediamannya di Tanbu.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediamannya di Batulicin, Tanah Bumbu, yang juga dihadiri sebagian jajaran pejabat Pemprov Kalsel, Rabu (18/5) malam, dengan rasa khusyuk dibalut lantunan syair serta dibacakannya manaqib (perjalanan) Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.
“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan para pejabat yang diundang yang mengikuti saya lihat sangat khusyuk sekali apalagi dibacakannya manaqib ulama besar sekaligus Wali Allah SWT Datu Kelampayan yang bermakam di Martapura,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai tanda syukuran atas berakhirnya pelaksanaan menjaring aspirasi (reses) tetapi bagaimana menjunjung tinggi sikap hormat yang mencintai wali Allah SWT.
“Beliau adalah ulama besar yang berkharismatik bahkan setelah mendengar cerita perjalanan panjangnya dalam menuntut ilmu agama membuat rasa haru dan bercampur rasa bahagia itu menjadi satu. Terlebih, iringan syair habsyi membawa hati ini terasa dekat dan nyaman meski penyelenggaraannya tidak dilaksanakan di Martapura,” tuturnya.
Dihadapan para undangan, dirinya sempat menitikkan air mata pada saat berlangsungnya pembacaan manaqib serta diselenggarakan haul Datu Kelampayan diharapkan pula tidak melunturkan rasa menjunjung tinggi kecintaan atas anugerah dan kebesaran-Nya.
“Pelaksanaannya sangat berarti sekali terutama saya pribadi yang dapat merasakan ketenangan setelah delapan hari menggelar reses di 16 titik di Tanbu dan Kotabaru,” imbuhnya.
Ia menekankan, sebagai makhluk ciptaan-Nya yang beriman tentu melalui kegiatan haul dan syukuran itu diharapkan dapat lebih menebalkan keimanan, menciptakan rasa ketenangan serta dapat menyejukkan hati yang mengikuti penyelenggaran ini.
“Semoga Allah SWT selalu memberikan jalan yang lurus dan menerangi hati kita,” harap Wakil Fraksi Golkar DPRD Kalsel itu.
Disamping itu, politisi dari Fraksi Golkar di DPRD Kalsel tersebut juga menyampaikan awal keberangkatan hingga dititik terakhir tepatnya hari ke delapan banyak kisah serta pengalaman yang unik ia temui.
“Mulai dari lokasi reses yang kami didatangi terjadi kebakaran, akses jalannya, keterbatasan fasilitas seperti jembatan hingga lokasi jarak tempuh cukup melelahkan, Alhamdulillah semuanya telah terlalui,” bebernya.
Dari hasil menjaring aspirasi rakyat, di Tanah Bumbu, ia juga sempat mendapatkan cenderamata dari perwakilan anak Sumatera berupa lawung khas dari daerah itu saat melakukan reses di Kelurahan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.
“Nah, saya juga berterima kasih atas apresiasi yang diberikan mereka. Tak sembarangan orang bisa mendapatkan ini, sekali terima kasih atas cendramatanya,” ungkap legislatif Dapil VI Kalsel yang akrab disapa paman Yani.
Rangkaian reses yang digelar dari tanggal 11 – 14 Mei 2022, Yani Helmi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel itu berhasil mengunjungi sejumlah desa dan kelurahan di dua kecamatan di Kabupaten Kotabaru diantaranya, Sebatung, Rampa, dua RT di Semanyap, Sungai Taib, Kotabaru Hulu, Baharu Utara dan Dirgahayu.
Foto bersama Yani Helmi dengan Sekeceng Kalsel saat pelaksanaan reses di Kotabaru.
Sedangkan di Kabupaten Tanah Bumbu, dari tanggal 15 – 18 Mei 2022 berada di Desa Betung, Pagaruyung, Batuah, Wirittasi, Pasar Baru, Batulicin, dan dua RT di Desa Sarigadung sebagai titik terakhir reses. (RHS/RDM/RH)