DPRD Banjarmasin Apresiasi Pasmur dan Bazar Ramadhan

BANJARMASIN – Kalangan legislatif mengapresiasi pasar murah dan bazar Ramadhan, yang digelar di masing-masing Kecamatan dan Kelurahan di kota ini.

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, kepada wartawan pada Rabu (20/4), dengan adanya langkah pemerintah kota melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Banjarmasin, yang mengelar pasar murah dan bazar Ramadhan, tentu memberikan dampak positif kedepan. Karena sangat membantu warga dalam memenuhi keperluan sehari-hari.

“Kegiatan ini ditunggu warga, terutama bahan pokok,” ucapnya.

Bambang menyarankan, kegiatan ini dapat dilakukan juga setelah hari raya Idul Fitri, hingga tercipta ekonomi membaik, karena harga minyak goreng, gula pasir dan elpiji masih mengalami kenaikan di pasaran.

“Pasmur dan Bazar sangat tepat digelar, disebabkan masih dalam suasana pandemi COVID-19,” pintanya.

Politisi Demokrat DPRD Kota Banjarmasin ini menambahkan, untuk kegiatan bazar juga tentu membantu dalam mempromosikan wira usaha baru (WUB), sehingga bisa dikenal dan bersaing produknya sampai ke tingkat nasional.

“Dua tahun sempat terpuruk akibat pandemi, sekarang mulai bangkit perekonomian,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Banmus DPRD Kalsel Gelar Rapat Susun Agenda Mei 2022

BANJARMASIN – Badan Musyawarah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat dalam rangka penyusunan agenda bulan Mei 2022.

Suasana Rapat Banmus DPRD Kalsel

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin dilaksanakan di ruang Banmus Gedung A DPRD Kalsel, Rabu (20/4).

Wakil Rakyat Provinsi yang kerap disapa Bang Dhin ini mengungkapkan dalam rapat tersebut disepakati beberapa kegiatan Dewan yang dijadwalkan pada Mei 2022, diantaranya pengambilan keputusan Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemprov ke Bank Kalsel, penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kalsel Tahun 2021 serta rencana pembentukan Raperda tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Usulan Raperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah itu karena ada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Keuangan Daerah. Nanti akan dibahas terlebih dahulu ke BP Perda setelah itu baru dijadwalkan kembali di Banmus,” jelasnya.

Ditambahkan Bang Dhin, dalam rapat tersebut juga dibahas perubahan jadwal kegiatan Dewan pada April ini yang menyesuaikan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri terkait cuti bersama. (NRH/RDM/RH)

Dua Pekan Ramadan, Penumpang Bandara di Kalsel Alami Lonjakan Diatas 10 Persen

BANJARBARU – Dua pekan jelang lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah, pengguna jasa penerbangan di Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Banjarbaru, mengalami lonjakan di atas 10 persen.

Stakeholder Relation Manager Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Ahmad Zulfian Noor, mengakui, adanya kenaikan tersebut. Bahkan, mencapai di atas 3.000 penumpang.

Stakeholder Relation Manager Bandara Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor.

“Memang diakui ada kenaikan penumpang pada pekan ini. Tentu, kita berharap minggu berikutnya bisa lebih dari 3.000 orang,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (20/4) siang.

Awal Ramadan, Zulfian, menyebutkan, sempat terjadi penurunan jumlah penumpang pesawat di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Banjarbaru.

“Low season ya, sebelum berjalan dua minggu sempat seharinya hanya berada di kisaran 2.500 penumpang bahkan sempat berada di bawah jumlah itu,” ungkapnya.

Tetapi, sebelum memasuki Ramadan lonjakan penumpang diketahui melonjak drastis. Pihaknya juga yakin pada pekan ketiga hingga keempat akan ada lagi kenaikan.

“Ini saja sudah memasuki 2.500 lebih penumpang pesawat yang menggunakan jasa penerbangan di bandara,” papar Zulfian.

Terlebih pekan kedua, pengguna jasa penerbangan kembali mengalami peningkatan jumlah dibandingkan minggu pertama Ramadan.

“Kami terus memantau perkembangan jumlah penumpang. Yang mana, kenaikannya mulai bergeser 5 hingga 10 persen,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dukung Penuh Pemaksimalan Bandara Warukin Tabalong

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendukung penuh pemaksimalan Bandara Warukin di kabupaten Tabalong, untuk dapat melayani penerbangan dari dan ke daerah Tabalong.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Ariadi Noor, pemaksimalan bandara tersebut sangat baik, terlebih lokasi kabupaten Tabalong akan bersebelahan langsung dengan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Kepala Bappeda Kalsel, Ariadi Noor

“Momentum ini sangat baik sekali untuk menunjang IKN di Kaltim nanti, apalagi kabupaten Tabalong lokasinya sangat strategis untuk melayani dari dan ke IKN,” ucapnya kepada Abdi Persada FM, Rabu (20/4).

Berbagai macam upaya pun telah dilakukan untuk pemaksimalan bandara Warukin ini. Salah satunya dengan mengajak rombongan Komisi V DPR RI ke wilayah tersebut saat melakukan kunjungan ke Kalsel belum lama tadi.

“Upaya kita meyakinkan rombongan Komisi V (lima) DPR RI ini untuk mendukung pemaksimalan bandara ini melalui program di pusat. Apakah melalui dana APBN murni, bantuan luar negeri, atau sumber lainnya,” jelasnya.

Terpisah, Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani menyebut, posisi Kabupaten Tabalong yang strategis berdekatan dengan IKN baru sangat potensial bagi pembangunan, termasuk bandara internasional.

Pemkab Tabalong sendiri diakuinya, telah menyiapkan lahan seluas 200 hektare untuk pembangunan bandara Internasional di Desa Kambitin yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

“Mudah-mudahan ini bisa terwujud walaupun masih panjang perjalanannya, tetapi akan kita siapkan apa saja yang diperlukan,” ucapnya. (SYA/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Berikan Paket Ramadhan Untuk Pasien Kelas Tiga

BANJARMASIN – Jelang Perayaan Lebaran Idul Fitri dan masih dalam suasana Ramadhan, RSUD Ulin Banjarmasin membagikan paket Ramadhan, kepada pasien kelas 3, petugas keamanan, penjaga parkir, serta petugas kebersihan.

Penyerahan paket Ramadhan kepada pasien kelas 3

Paket Ramadhan ini diserahkan langsung oleh Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar, di ruang Tulip Ortopedi RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu (20/4).

“Menjelang lebaran Idul Fitri dan dalam Bulan Ramadhan ini, RSUD Ulin Banjarmasin berbagi paket Ramadhan dengan pasien kelas tiga, yang saat ini sedang menjalani perawatan,” ungkap Ibnu.

Dimana, lanjutnya, di Bulan Ramadhan ini merupakan bulan baik untuk RSUD Ulin Banjarmasin berbagi.

“Tentu diharapkan, para pasien yang sedang dirawat tersebut, mendapatkan kesembuhan. Sedangkan bagi petugas semakin bersemangat dalam bekerja,” ucapnya.

Sementara itu. Pasien kelas tiga RSUD Ulin Banjarmasin memberikan apresiasi atas pemberian paket Ramadhan tersebut.

Seperti yang disampaikan salah satu keluarga pasien kelas tiga RSUD Ulin Banjarmasin Nisa.

“Kami tentu bersyukur dengan pemberian paket Ramadhan oleh RSUD Ulin Banjarmasin tersebut,” ujarnya.

Mengingat, paket Ramadhan tersebut dapat digunakan oleh mereka.

Nisa mengatakan, pihaknya merupakan pasien rujukan dari Sampit, Kalimantan Tengah. Dan, berharap keluarga mereka mendapatkan kesembuhan sebelum lebaran Idul Fitri mendatang.

Hal senada juga disampaikan oleh Sukma. Ia mengatakan, dengan adanya pemberian paket Ramadhan tersebut, sangat bermanfaat bagi mereka. (SRI/RDM/RH)

Hasil Realisasi Pajak Triwulan 1 di UPPD Samsat Martapura Capai 40 M

BANJAR – Capaian realisasi pajak pada Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Martapura dalam Triwulan Pertama ini sudah mencapai Rp40 milyar lebih, hasil capaian ini merupakan capaian yang dinilai baik, dikarenakan masyarakat Kabupaten Banjar ikut berpartisipasi untuk membayar pajak kendaraan mereka.

Kepada Abdi Persada FM, pada Rabu (20/4) Kepala UPPD Samsat Martapura Zulkifli menyampaikan, pendapatan realisasi penerimaan pajak triwulan pertama dari bulan Januari – Maret 2022, telah terkumpul sebanyak Rp22,8 Milyar dari Pajak kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) senilai Rp19,5 Milyar, dan Pajak Air Permukaan (PAP) senilai Rp417 juta rupiah. Kalau ditotalkan, pada triwulan pertama ini UPDD Samsat Martapura telah mengantongi sebesar lebih dari Rp42,3 Milar lebih.

“Alhamdulillah pendapatan realisasi pajak triwulan pertama di UPPD Samsat Martapura cukup Signifikan, hanya saja Pendapatan PAP yang masih rendah,” ungkap Zulkifli.

Zulkifli menambahkan, capaian pendapatan pajak air permukaan wilayah Kabupaten Banjar dinilai masih rendah dibandingkan capaian pada tahun 2021 dikarenakan banyaknya perusahaan-perusahaan yang mengalami penurunan pendapatan . Namun pihaknya optimis,  dapat mencapai target Pendapatan Pajak Air Permukaan hingga akhir tahun. Ditahun 2022 ini target yang diberikan oleh Badan Keuangan daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel dalam capaian pajak jenis ini sebesar Rp6,9 Milyar.

“Harapan kita nanti terdapat perubahan penurupan target Pajak Air Permukaan yang disesuaikan dengan potensi yang ada di kabupaten Banjar ini,” tutup Zulkifli. (MRF/RH)

Exit mobile version