DISPAR KALSEL IMBAU WARGA DISIPLIN PROKES, TERUTAMA DI PASAR WADAI RAMADHAN

BANJARMASIN – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau, kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk tetap disiplin protokol kesehatan, apalagi kembali ramai dibukanya pasar wadai ramadhan di Kabupaten dan Kota.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, kepada wartawan baru baru tadi diruang kerjanya mengatakan, selama dua tahun pasar wadai Ramadhan tidak dilaksanakan karena tingginya COVID-19, sekarang dengan mulai melandainya kasus, warga jangan sampai lengah, yaitu tidak lagi disiplin protokol kesehatan.

“Kita imbau masyarakat untuk tetap ketat prokes, terutama 3 M,” pintanya

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin

Syarifuddin menjelaskan, dibukanya pasar wadai Ramadhan tahun ini, melalui gencarnya program vaksinasi yang diselenggarakan oleh pemerintah baik di Provinsi, Kabupaten dan Kota. Ia berharap masyarakat yang sudah bervaksin pertama, lengkapi vaksin kedua, dan ketiga, sehingga aktivitas keseharian dapat berjalan lancar.

“Mari bersama-sama kita kembangkan even pariwisata kebanggan di banua,” ujar mantan Pjs Bupati Kotabaru.

Panitia Karnaval Ramadhan, BAZNAS Kalsel, Anggi Septiyorini

Sementara itu, salah satu Panitia Karnaval Ramadhan BAZNAS Kalsel Anggi Septiyorini,
mengatakan, dengan dibukanya pasar wadai Ramadhan, pihaknya juga sekalian mengisi kegiatan permainan tradisional, seperti balogo, bakiak dan enggrang. Namun tetap menerapkan protokol kesehatan, dari pintu masuk sudah tersedia tempat mencuci tangan dengan sabun, wajib memakai masker dan diatur jarak duduknya dalam bermain.

“Kami berikan edukasi meski pandemi COVID-19 mulai melandai, prokes 3 M wajib diamalkan dalam keseharian,” tutupnya.
(NHF/RDM/APR)

PERESMIAN JEMBATAN HKSN BANJARMASIN DIRENCANAKAN PADA 19 APRIL 2022

BANJARMASIN – Sempat mengalami penundaan pembangunan Jembatan HKSN Kota Banjarmasin, akhirnya jembatan tersebut, direncanakan diresmikan pada 19 April 2022.

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Doyo Pudjadi mengatakan, berdasarkan hasil rapat Pemerintah Kota Banjarmasin bersama dengan pihak terkait lainnya. Maka, untuk peresmian Jembatan HKSN akan dilaksanakan pada 19 April 2022.

“Berdasarkan hasil rapat bersama maka rencana peresmian Jembatan HKSN pada 19 April mendatang,” ungkap Doyo, di Balaikota Banjarmasin, Senin (11/4).

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Doyo Pudjadi

Mengingat, lanjutnya, keberadaan jembatan tersebut sudah ditunggu tunggu oleh masyarakat, untuk dapat digunakan secara penuh.

Doyo mengatakan, peresmian Jembatan HKSN tersebut sempat mengalami penundaan. Seharusnya, dapat dilaksanakan saat ini. Namun, untuk daya tahan jembatan yang saat ini masih dalam masa ujicoba kelayakan. Maka, peresmian Jembatan HKSN diundur hingga tanggal 19 April ini.

“Kami berharap waktu peresmian tersebut tidak mengalami perubahan kembali. Mengingat, saat ini kami telah mempersiapkan segala sesuatunya terkait peresmian Jembatan HKSN tersebut,” jelas Doyo.

Menurut Doyo, rencana waktu peresmian dilakukan sebelum berbuka puasa, sehingga sebelum waktu berbuka puasa, peresmian Jembatan HKSN tersebut telah selesai. (SRI/RDM/APR)

Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Kades di Kalsel Diharapkan Turut Sosialisasikan Wasbang

Banjarbaru – Kepala Desa (Kades) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diharapkan turut serta melakukan sosialisasi nilai-nilai Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Isra Ismail ketika melaksanakan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di hadapan puluhan Kades di Kabupaten Banjar, Sabtu (9/4).

Pasalnya, menurutnya, maksud dan tujuan sosialisasi itu dalam rangka menumbuhkembangkan pemahaman kepada semua elemen masyarakat terhadap Pancasila sebagai ideologi dan falsafah bangsa Indonesia.

“Dengan tujuan agar terbentuknya kader-kader Pancasilais guna menjaga ideologi Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelasnya.

Oleh karenanya, lanjut Politisi Partai Golkar itu, perlu adanya pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan kepada masyarakat untuk menjaga agar kehidupan berbangsa berjalan dengan baik sesuai keinginan bersama.

“Karena Pancasila sebagai Filsafat Negara dan Ideologi pemersatu bangsa,” tegasnya.

Ditambahkan Isra, wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai jadi diri dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan dan keselamatan bangsa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Selain Kades di Kabupaten Banjar, soswasbang Anggota Komisi III DPRD Kalsel itu juga dihadiri pengurus kecamatan Partai Golkar serta menampilkan nara sumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banjar. (NRH/RDM/APR)

Bantu Kesejahteraan Petani, Pemprov Kalsel Berikan Alat Angkut Panen

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kalsel, memberikan bantuan alat angkut panen kepada dua kelompok tani di Kota Banjarbaru.

Bantuan berupa kendaraan roda tiga senilai Rp32 juta ini, diserahkan oleh Kepala Dinas TPH Kalsel, Syamsir Rahman, di halaman kantor Dinas TPH Kalsel, Senin (11/4) pagi.

“Karena hasil produksi mereka kemarin juga sangat bagus, jadi Pak Gubernur memberikan bantuan ini sebagai reward,” ucap Syamsir.

Selain itu, bantuan ini diharapkan dapat membantu mempermudah para petani untuk mengangkut lebih banyak hasil panen mereka.

Peruntukannya pun, lanjut Syamsir, tidak semata-mata untuk petani saja. Melainkan dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan.

“Syaratnya, pemberian dari Gubernur ini harus betul-betul dipelihara. Jangan dibiarkan enak dipakai didepan, tapi rusak dibelakang. Kemudian dicuci, dibersihkan, agar bisa bermanfaat,” pesannya.

Syamsir berharap di bulan suci Ramadhan yang masih diselimuti oleh pandemi ini, tidak menyurutkan semangat para petani untuk tetap menjaga ketahanan pangan di provinsi ini.

“Pangan untuk banua, pangan untuk negeri. Petani adalah pahlawan,” tuturnya.

Ditempat sama, petani penerima bantuan, Sagim sangat berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan Gubernur Kalsel melalui Dinas TPH ini.

“Mudah-mudahan bantuan ini akan menambahkan berkah bagi kami,” harapnya.(SYA/RDM/APR)

Tren Penerimaan BBN-KB Triwulan I di Kalsel Mulai Merangkak Naik

BANJARBARU – Pembelian terhadap kendaraan baru mulai menunjukkan ke arah yang cukup baik. Terbukti, hal ini mampu terlihat melalui tren penerimaan di triwulan I pada sektor Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).

Kabid Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah Bakeuda Kalsel, Rusma Khazairin, mengakui, kenaikan penerimaan ini memang dipicu adanya tren mobilitas masyarakat terhadap pembelian kendaraan baru mulai mengalami peningkatan.

“Kita lihat dari penerimaan hingga Maret 2022 kemarin total keseluruhan mencapai Rp153 miliar lebih atau sudah tercapai 28,32 persen,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Senin (11/4).

Meski sebelumnya cukup terpukul akibat COVID-19 selama dua tahun terakhir. Namun, dia mengungkapkan, hasil ini telah menunjukkan perkembangan ke arah positif.

“Berharap semoga penerimaan ke bulan berikutnya terus meningkat seiring perekonomian masyarakat berangsur-angsur mulai tumbuh,” ungkapnya.

Disamping itu, dirinya mengungkapkan, Pendapatan BBN-KB pada Januari 2022 mengalami kenaikan sebesar Rp55,2 miliar lebih.

“Berbeda dengan Februari 2022 dengan realisasi sekitar Rp43 miliar lebih, hal ini karena rentang waktu bulannya cukup singkat,” bebernya.

Sedangkan, Rusma menyebutkan, penerimaan pada Maret 2022 kemarin kembali melonjak seiring digencarkannya program vaksinasi dan menurunnya angka kasus COVID-19 di Kalsel.

“Yakni sekitar Rp55 miliar lebih yang tentu menutup penerimaan di triwulan I tahun 2022,” pungkasnya. (RHS/RDM/APR)

Membanggakan, Batola Raih Penghargaan Penyaluran Tercepat DAK Fisik Tahun 2021 Tingkat Nasional

Barito Kuala – Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan bersama KPPN Banjarmasin, melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Barito Kuala pada Senin (11/4). Kunjungan ini, dalam rangka penyerahan Penghargaaan Penyaluran Tercepat DAK Fisik tahun 2021 tingkat nasional. Penghargaan diberikan Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan Sulaimansyah, yang mewakili Direktur Jenderal Perbendaharaan kepada Bupati Barito Kuala, Noormiliyani AS. Acara tersebut dihadiri para kepala SKPD di Kabupaten Barito Kuala, bertempat di Aula Bupati Barito Kuala.

Melalui Kep.Dirjen.Perbendaharaan Nomor: KEP-63/PB/2022, Kabupaten Barito Kuala meraih peringkat pertama dalam Penyaluran DAK Fisik Tahun 2021 Kabupaten/Kota tercepat tingkat nasional. Hal ini merupakan apresiasi atas wujud komitmen pimpinan dan jajaran kabupaten Barito Kuala dalam percepatan pembangunan yang dibuktikan dengan percepatan realisasi penyaluran DAK Fisik.

Hal ini tak luput dari koordinasi dan komunikasi yang baik yang telah dilakukan secara internal yaitu dengan SKPD, APIP dan BPKAD. Kemudian secara eksternal, yaitu dengan KPPN dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan. Komitmen yang tinggi dari para pejabat/pegawai pemda dalam merealisasikan penyaluran DAK Fisik yang berdampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi sebagai respon atas dampak COVID-19, dan sebagai upaya untuk meningkatkan layanan dan infrastruktur di daerah.

Kinerja penyaluran DAK Fisik Pemda Kabupaten Barito Kuala pada TA 2021 per 31 Desember 2021 sebesar Rp100,26 miliar atau sebesar 95 persen dari pagu sebesar Rp105,95 miliar. Persentase kinerja penyaluran ini lebih besar dari persentasi penyaluran agregat di Kalimantan Selatan sebesar 92 persen. Hal ini terjadi antara lain karena Pemda telah melakukan optimalisasi DAK Fisik dengan melakukan adendum penambahan nilai kontrak, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penghargaan ini tidak lepas dari sinergi dan kerjasama yang sangat baik antara Pemda Barito Kuala dengan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalsel dan KPPN Banjarmasin dalam mengawal penyaluran DAK Fisik”, ujar Sulaimansyah.

Diharapkan hal ini menjadi pemicu bagi Pemerintah Kabupaten/Kota lainnya di Kalimantan Selatan untuk bisa melakukan percepatan Penyaluran DAK Fisik tahun 2022, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dana tersebut lebih cepat dan pada tahun anggaran berkenaan.

“Semoga sinergi antara Pemda dan Ditjen Perbendaharaan dapat terus terjalin dengan baik, sehingga Pemerintah Kabupaten Batola bisa terus mempertahankan prestasinya,” tutup Sulaimansyah. (HumasDJPbKalsel-RIW/RDM/APR)

Exit mobile version