Yani Helmi Minta Pemda di Kalsel Tingkatkan Sinergitas Tanggulangi Wabah Omicron

KOTABARU – Anggota legislatif di DPRD Kalimantan Selatan Muhammad Yani Helmi, meminta agar pemerintah daerah bisa lebih meningkatkan sinerginya dalam menanggulangi penyebaran varian baru COVID-19, Omicron.

“Selain menjaring aspirasi dari warga setempat, saya harapkan masyarakat disini bisa menjaga kesehatannya baik secara pribadi maupun keluarga. Perlu diketahui wabah COVID-19 di Kalsel luar biasa merebaknya,” ujarnya usai melaksanakan kegiatan reses, di RT 01 Desa Gunung Ulin, Pulau Laut Utara, Kotabaru, Jumat (18/2).

Terlebih lagi, adanya mutasi varian baru Omicron menjadi bukti bahwa pelaksanaan tracing, tracking dan treatment (3T) harus digencar. Tentu, langkah itu dimaksudkan agar angka penyebaran serta penularan tidak terus mengalami penambahan.

“Saya berharap kepada pemerintah, baik Pemprov Kalsel terutama Pemkab Kotabaru terus meningkatkan 3T ini sehingga apa yang diperintahkan oleh Presiden kita pak Jokowi pada Vidcon kemarin dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Yani Helmi, anggota Komisi II yang juga membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalsel tersebut.

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Kalsel juga, menyebutkan, selama satu pekan sedikitnya tercatat sudah ada 4.410 orang di provinsi ini yang terinfeksi COVID-19.

“Kalau ini dianggap biasa saja dikarenakan COVID-19 kemarin sempat mulai menurun secara siginifikan tetapi kalau kita hari ini kembali mengalami kenaikan bahkan varian baru Omicron juga menjadi perhatian. Tentu, kami menginginkan pemerintah setempat bersama jajaran bisa bersinergi kembali dalam menanggulangi wabah pandemi ini,” paparnya.

Selain meminta sinergitas antara Pemprov Kalsel dan Pemkab Kotabaru diperkuat, anggota legislatif yang merupakan Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru juga menginginkan agar keberadaan Kampung Tangguh Banua (KTB) kembali dihidupkan.

“Ini himbauan saya kepada Pemprov Kalsel dan kabupaten/kota di provinsi ini terutama di Dapil VI Tanbu dan Kotabaru. Tentu, ini bagus dilaksanakan segera mungkin karena kita harus bersiap,” ucapnya.

Sebagai antisipasi lain, Paman Yani (sapaan akrab) sebelumnya juga telah melakukan rapat khusus bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel beserta RSUD Ulin dan Ansari Saleh Banjarmasin dalam mengantisipasi lonjakan kasus penyebaran COVID-19.

“Pihaknya juga sudah mempersiapkan tempat tidur yang jumlahnya cukup banyak kemarin, kami sudah mendapatkan laporan langsung dari Direktur RSUD Ulin Banjarmasin beserta dengan pendukung lainnya seperti ketersediaan oksigen dan kesiapannya cukup besar. Berdasarkan hasil informasi ada dua vendor yang akan melayani Kalsel khususnya untuk rumah sakit itu sendiri terlebih ini menjadi rujukan utama bagi kabupaten/kota,” paparnya.

Bahkan, adik kandung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor itu, juga meminta seluruh elemen TNI/Polri, pemerintah desa dan masyarakat di Kalsel khususnya di Kabupaten Kotabaru agar bersama-sama ikut memerangi penyebaran dari wabah ini.

“Jadi, saya berharap kepada rekan-rekan keamanan bisa kembali ikut bekerja keras terutama kehadiran para pejabat Pemprov Kalsel yang hadir mengikuti kegiatan ini juga bersama-sama menanggulanginya, sehingga, ini akan baik untuk masyarakat ketika varian Omicron kembali merebak di Indonesia hingga di Kalsel setidaknya kita sudah bisa bersiap diri,” tuturnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Gunung Ulun, Bripka Yasin, menyampaikan, selama melaksanakan tugas dirinya bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI terus mengingatkan warganya untuk tetap memperketat protokol kesehatan (prokes) dengan harapan selain mencegah penyebaran diyakini juga mampu menangkal penularan dari wabah COVID-19.

“Tentu, kami bersama TNI dari Babinsa menghimbau masyarakat khususnya Desa Gunung Ulin ini supaya tetap mematuhi serta menjaga protokol kesehatan, dari situlah kita dianjurkan pemerintah untuk menyekat atau pengurangi penyebaran COVID-19 dan diharapkan bisa segera berakhir,” ungkapnya. (RHS/RDM/APR)

DIREKTORAT INTELKAM POLDA KALSEL AJAK RELAWAN PASAR SENTRA ANTASARI SUKSESKAN VAKSINASI

BANJARMASIN – Direktorat Intelkam Polda Kalsel menggelar, sosialisasi keamanan dan ketertiban dikawasan Pasar Antasari, Kota Banjarmasin, Jumat (18/2).

Sosialisasi diberikan kepada Relawan Pasar Sentra Antasari oleh Kanit 2 Subdit Kamneg Direktorat Intelkam Polda Kalsel Kompol M Sukar beserta jajarannya.

Sukar mengatakan, sosialisasi ini yang mereka laksanakan ini dalam rangka menjalin silaturahmi dengan Relawan Pasar Sentra Antasari Banjarmasin.

“Sosialisasi yang kami laksanakan ini, dalam rangka menjalin silaturahmi dengan Relawan Pasar Sentra Antasari Banjarmasin,” ungkap Sukar.

Pada sosialisasi ini juga, lanjutnya, disampaikan juga mengenai COVID-19 serta ajakan untuk bervaksin. Baik untuk vaksin 1, 2, dan booster.

“Kami juga menyampaikan pentingnya mengenai vaksinasi ditengah Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini,” ujar Sukar.

Kanit 2 Subdit Kamneg Direktorat Intelkam Polda Kalsel Kompol M Sukar

Selain itu, tambahnya, pihaknya juga mengajak Relawan Pasar Sentra Antasari, untuk dapat membantu petugas Kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan dikawasan Pasar Sentra Antasari tersebut.

“Mengingat jumlah anggota Kepolisian terbatas, maka dukungan dari masyarakat dalam membantu menjaga keamanan serta ketertiban sangat diperlukan,” tutur Sukar.

Pada kesempatan itu, ada beberapa poin yang di sampaikan terkait Kamtibmas diantaranya pemuda pasar yang tergabung dalam Relawan Pasar Sentra Antasari ini, di harapkan dapat berperan serta dalam menjaga Sitkamtibmas yang kondusif di kota Banjarmasin khususnya di kawasan Pasar Sentra Antasari Banjarmasin.

Selain menjaga Kamtibmas, diharapakan para pemuda juga menjadi relawan Prokes sebagai upaya pencegah penyebaran Covid di kawasan Pasar Sentra Antasari Banjarmasin.

Pada sosialisasi ini diikuti oleh puluhan Relawan Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, serta diserahkan bantuan masker, televisi LCD, lampu lalulintas, senter, rompi parkir, serta lainnya. (SRI/RDM/APR)

Ratusan Anak PAUD Terpadu Aisyiyah 2 Banjarmasin Kunjungi Perpustakaan PalNam

Banjarmasin – Ratusan anak yang merupakan peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Aisyiyah 2 Banjarmasin berkunjung ke Perpustakaan Palnam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Kedatangan mereka bertujuan untuk mendekatkan dan menumbuhkan semangat anak-anak untuk menyukai buku dan membaca.

Salah seorang guru pendamping PAUD Terpadu Aisyiyah 2 Banjarmasin, Khadijah mengatakan ada sekitar 140 orang anak dari kelompok bermain A dan B yang datang berkunjung dan berkegiatan di Perpustakaan Anak Palnam. Menurutnya, kunjungan anak-anak tersebut dibagi dalam kelompok selama empat hari, dari 14 – 17 Februari 2022.

Guru Pendamping PAUD Aisyiyah 2 Banjarmasin

“Anak-anak sangat senang dan antusias belajar dan bermain di Perpustakaan Anak Palnam ini. Apalagi suasana perpustakaan anak ini sangat nyaman. Meskipun diantara anak-anak tersebut sudah pernah berkunjung ke perpustakaan bersama orang tuanya, namun mereka sangat semangat kembali mendatangi perpustakaan bersama teman-temannya,” kata Khadijah didamping guru lainnya, Mirna Shopia Apriyanti Nurhaika, Kamis (17/2).

Sebelumnya, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani mengatakan kedatangan anak-anak dari berbagai sekolah ke Perpustakaan Palnam sengaja dilakukan oleh pihak sekolah untuk mengenalkan serta menumbuhkan minat baca sambil bermain. Apalagi Perpustakaan Anak Palnam terus berbenah dan meningkatkan sarana dan prasarana yang mendukung untuk menarik pemustaka cilik belajar sambil bermain.

“Hal ini juga dilakukan untuk mengisi waktu di sela-sela belajar agar anak-anak lebih mengenal perpustakaan,” jelasnya.

Untuk diketahui, Perpustakaan Palnam siap menerima kunjungan dari sekolah atau masyarakat setiap hari dari Senin sampai Kamis mulai jam 09.00-16.00 WITA. Untuk Sabtu dan Minggu mulai jam 09.00-17.00 WITA dan Jum’at jam 09.00-11.30 WITA. Pelayanan ini tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat guna mencegah penularan virus COVID-19 yang belum usai. (NRH/RDM/APR)

Kalsel Miliki Potensi Besar Jadi Pendukung IKN Baru

BANJARBARU – Kalimantan Selatan memiliki potensi yang cukup besar untuk menjadi pendukung Ibu Kota Negara (IKN) baru, hal ini terlihat dari capaian – capaian yang diraih Kalsel. Seperti selalu surflusnya kebutuhan pangan di banua ini, beserta fasilitas – fasilitas pembangunan yang sudah berjalan untuk mendukung perpindahan IKN baru di Kalimantan Timur.

Belum lama tadi,  Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar menyampaikan, banyak potensi yang dimiliki Kalsel untuk menjadi pendukung IKN baru di Kaltim, sebagian potensi yang dimiliki Kalsel yakni mempunyai pelabuhan dimekar putih dengan kedalaman mencapai 25 meter, area pertanian yang selalu berhasil surflus mencapai 1,1 juta hektar setiap tahunnya, serta sektor Perindustrian yang selalu berkembang disetiap tahunnya.

“Kita sudah berstatemen bahwa Kalsel sebagai gerbang Ibu Kota Negera baru, jadi kita punya potensi cukup besar untuk menyokong Ibu Kota Negara baru di Kaltim, banyak potensi yang ada seperti pelabuhan kita punya potensi laut dalam dimekar putih lautnya sampai 25 M, potensi area pertanian dimana 1,1 juta hektar produksi pertahun dan kebutuhan kita hanya 400 ton pertahun,” ungkap Roy.

Roy menambahkan, pihaknya mengharapkan mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat untuk menjadi pendukung Ibu Kota Negara Baru sehingga perkembangan di Provinsi Kaltim, juga akan menular di Provinsi Kalsel.

“Dukungan dari pemerintah pusat juga diharapkan agar bisa meningkatkan infrasturktur pendukung untuk menjadi jalur transportasi yang nantinya langsung ke Ibu Kota Negara baru,” ungkap Roy.

Dilanjutkan Roy, untuk menjadi pendukung Ibu Kota Negara Baru, Pemerintah Provinsi Kalsel akan mengusulkan peningkatan pendidikan Vokasi di Banua ini. Tujuan peningkatan pendidikan Vokasi di Kalsel yakni untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dibidangnya masing-masing, pihaknya telah mengusulkan sejumlah Politeknik kepada Kementerian untuk mendapatkan jurusan baru, beserta pengusulan mata jurusan baru di Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin.

“Dengan adanya peningkatan sejumlah pendidikan vokasi, maka generasi muda kalsel tidak hanya akan menjadi penonton saja pada saat ibu kota berpindah ke Kaltim, namun juga akan berperan untuk pembangunan,” tutup Roy. (MRF/RDM/APR)

Disdikbud Kalsel Sebut Alokasi Anggaran Bidang Pendidikan Sebesar 21 Persen

Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah mengalokasikan dana anggaran sebesar 21,07 persen untuk urusan pendidikan.

Sesuai dengan amanah UUD 1945 dan UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional sebesar 20 persen dapat dipenuhi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel M Yusuf Effendi mengatakan, telah dialokasikan anggaran untuk urusan pendidikan pada Disdikbud Kalsel sebesar Rp1.315.613.899.788.

“Itu jumlah keseluruhan yang di kelola oleh Disdikbud Kalsel, UPT dan Satuan Pendidikan SMA, SMK, maupun SLB,” jelas Yusuf, Kamis (17/2).

Sementara itu jika besaran alokasi anggaran berorientasi pada fungsi pendidikan dan terkait dengan SKPD lain, papar Yusuf, maka alokasi anggarannya menjadi Rp1.336.831.924.488 atau sebesar 21, 41 persen.

“Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa alokasi anggaran untuk pendidikan di Kalsel sudah melebihi amanah dari indang – undang,” jelas Yusuf lagi.

Yusuf menginginkan agar peningkatan mutu pendidikan di provinsi ini tidak hanya dibebankan kepada Disdikbud saja, melainkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Guru Tenaga Pendidik (GTK) dan masyarakat.

“Mari kita bersama-sama dan bekerjasama agar mutu pendidikan di provinsi kita menjadi lebih meningkat, sehingga dapat menciptakan SDM yang berkualitas dan bermanfaat untuk banua kita,” tutupnya.(SYA/RDM/APR)

DISPORA KALSEL GELAR GOWES GETHERING TAHUN 2022

BANJARMASIN – Dalam rangka mendukung kebugaran tubuh di mana Pandemi COVID-19 ini, maka Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menggelar olahraga Gowes Gethering Tahun 2022, di Kota Banjarmasin, Jumat (18/2).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, dilaksanakan Gowes Gethering ini dalam rangka menjalin silaturahmi antar Goweser yang tergabung di Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan.

“Gowes Gethering ini untuk menjalin silaturahmi antar Goweser yang tergabung di Dispora Kalsel,” ungkap Hermansyah.

Foto bersama peserta gowes Gethering Dispora Kalsel

Meski hujan melanda, lanjutnya, tidak menghalanginya para Goweser untuk mengikuti Gethering Gowes Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pada Gowes Gethering Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan ini, diikuti 150 Goweser,” ucapnya.

Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan hadiah utama Kulkas Dua Pintu, serta dua unit sepeda, dan puluhan hadiah hiburan lainnya.

Pada kesempatan tersebut Hermansyah juga mengatakan, jika olahraga gowes sepeda ini, akan terus dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, akan terus menggelar pelaksanaan olahraga gowes sepeda,” ujarnya.

Mengingat, lanjut Hermansyah, olahraga gowes sepeda ini untuk meningkatkan stamina kebugaran tubuh, ditengah Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini.

“Kami berharap agar pandemi COVID-19 ini akan segera berlalu,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/APR)

DPRD BANJARMASIN SETUJU, RUMDIN WALI KOTA DIBANGUN

BANJARMASIN – Kalangan legislatif menyetujui pembangunan rumah dinas Wali Kota yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, samping Kantor eks Gubernur Kalsel.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini pada Jumat (18/2) mengatakan, pihaknya setuju dibangun rumah dinas Wali Kota, karena sebagai kota tua hingga sekarang tidak memiliki rumdin, padahal sebagai identias kepala daerah.

“Kami dukung dan itu harus diwujudkan,” ucapnya

Isnaini menjelaskan, selama ini Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menempati rumah dinas di Jalan Darma Praja, padahal rumdin itu sebenarnya diperuntukkan untuk Wakil Wali Kota Banjarmasin. Terkait posisi lahan berhadapan dengan siring sungai Martapura, hal itu sangatlah tepat, menggambarkan sebagai ikon kota seribu sungai.

“Sangat bagus letaknya berada di tengah kota dan representatif,” jelas Isnaini

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Rini Subantari

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Rini Subantari, menyampaikan, anggaran untuk pembebasan lahan pembangunan rumah dinas Wali Kota Banjarmasin, sebesar Rp 31 miliar dengan lahan seluas berkisar 2.400 meter persegi. Saat ini sudah dibayarkan Rp19 miliar, besaran anggaran sudah melalui proses penilaian dari Appraisal dan rencana pembangunan fisik di tahun 2023 mendatang.

“Sisa Rp 12 miliar akan dianggarkan lagi di APBD perubahan, sekalian DED rumdin,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

Kunjungi Ulu Benteng, Pusling Dispersip Kalsel Ajak Anak-Anak Bersholawat dan Senam Jari

Batola – Perpustakaan Keliling (Pusling) milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengunjungi dua sekolah di Keluarahan Ulu Benteng Kecamatan Marabahan, Kamis (17/2).

Kedatangan sejumlah armada mobil pusling dan badut-badut tersebut yang dikoordinir Kepala Seksi Pelayanan Dispersip Kalsel, Ermawati disambut antusias oleh siswa-siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ulu Benteng 3 dan Taman Kanak-kanak (TK) Rakat Mufakat.

Mereka sudah tidak sabar untuk membaca buku, mendengarkan dongeng dan melihat badut-badut yang dibawa oleh Tim Pusling Dispersip Kalsel. Selain itu, mereka juga diajak untuk mengumandangkan sholawat Bersama, senam jari dan senam sehat.

Kepala SDN Ulu Benteng 3, Bahrin menyambut gembira kedatangan pusling Dispersip Kalsel tersebut yang membawa keceriaan bagi peserta didiknya. Ia berharap kunjungan pusling ini bisa dilaksanakan secara berkala untuk menggairahkan minat baca anak-anak siswa SDN tersebut.

”Kami sangat berbangga dan bergembira sekali dengan kegiatan yang dilaksanakan Tim Pusling di sekolah kami. Mudah-mudahan kegiatan yang membawa keceriaan dan kegembiraan bagi anak-anak ini dapat diprogramkan secara berkala, misalnya tiga bulan, enam bulan atau setahun sekali,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang guru TK Rakat Mufakat, Laila Gita menyampaikan ucapan terima kasih karena anak-anak TK diundang untuk mengikuti kegiatan Pusling Dispersip Kalsel ini. Ke depannya, ia berharap kunjungan ini dapat sering dilakukan untuk meningkatkan literasi kepada anak-anak TK.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami sangat berterima kasih. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat sering dilakukan untuk menambah wawasan dan kosakata anak-anak kami,” pungkasnya. (NRH/RDM/APR)

Gubernur Kalsel Paparkan Hasil Capaian Pembangunan 2016-2021

Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Gubernur Sahbirin Noor memaparkan implementasi SAKIP pada jajaran KemenPANRB secara virtual di Command Center Setdaprov Kalsel, Kamis (17/2).

Dalam paparannya, Sahbirin menyampaikan, guna mewujudkan pembangunan nasional dan pembangunan daerah yang searah dan selaras, Pemprov Kalsel terus melakukan pembenahan dan memperbaiki agar sistem kerja di tiap SKPD mampu menerapkan akuntabilitas yang seideal mungkin.

“Kini kami melangkah lebih maju dalam penerapan SAKIP ini, dimana pohon kinerja Pemprov Kalsel sudah didasari pada Logical Frame Work hingga ke tingkat rendah,” paparnya.

Gubernur akrab disapa Paman Birin ini menyebutkan angka-angka pembangunan yang tercapai dari RPJMD 2016-2021 sebagai bukti peningkatan pembangunan di daerah.

“Pada aspek Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Kalsel mampu menyentuh angka 71,28 persen pada tahun 2021, yang sebelumnya hanya 69,05 persen pada tahun 2016,” terangnya.

Sementara itu ekonomi Kalsel, lanjutnya, mampu tumbuh sebesar 3,48 persen pada tahun 2021, dimana pada tahun 2020 mengalami kontraksi hingga minus 1,81 persen, sehingga jika ditotal, pertumbuhan ekonomi Kalsel di masa pandemi naik sebesar 5,29 persen.

“Hal ini terlihat dari menggeliatnya roda ekonomi di pasar dan di tempat lainnya, serta antusias masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, sandang dan papan,” jelasnya.

Proses penerapan akuntabilitas membutuhkan pengawalan dan kerja sama dari semua lingkup SKPD.

“Untuk mengawal akuntabilitas ini, kita menggunakan aplikasi e-SAKIP sebagai instrumen evaluasi,” lanjutnya.

Paman Birin menambahkan, hasil dari meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birkorasi telah membuahkan perubahan mendasar dalam beberapa aspek. Diantaranya refocusing program dan kegiatan, dari 138 program di tahun 2020 menjadi 130 program di tahun 2021.

“Refocusing anggaran lebih dari 1,4 triliun rupiah dan berhasil dilakukan efisiensi anggaran lebih dari Rp 174 miliar rupiah,” ungkapnya.

Pemaparan dilanjutkan oleh sejumlah Kepala SKPD terkait capaian kinerja di lingkupnya masing-masing. Turut hadir Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira, Kepala Dinas ESDM Kalsel Isharwanto, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel Hanifah Dwi Nirwana, Kepala Disdikbud Kalsel M Yusuf Effendi.(SYA/RDM/APR)

Exit mobile version