Riding Amal Bank Kalsel Telusur Desa Balimau, Tebar Bantuan

BANJAR – Manajemen dan karyawan Bank Kalsel kembali mengadakan kegiatan positif dalam rangka pemberian bantuan kepada masyarakat, yang dibalut dengan acara bernama “Riding Amal Bank Kalsel”.

Kali ini, para peserta antusias menaiki kendaraan roda dua yang tergabung dalam wadah bernama Generasi Bank Kalsel atau disingkat GEN – K. GEN – K sendiri merupakan wadah resmi bagi seluruh generasi Bank Kalsel dalam rangka menyalurkan minat dan bakat terhadap kegiatan olahraga, seni budaya dan sosial keagamaan di lingkungan Bank Kalsel.

Start pada pukul 06.30 di Kantor Pusat Bank Kalsel, para peserta langsung menuju ke Kecamatan Aluh-Aluh di Kabupaten Banjar sebagai sasaran pemberian bantuan sembari menikmati pemandangan kawasan persawahan dan sungai di sana. Setelah itu, para peserta langsung menuju ke lokasi bantuan yaitu Masjid Azzumara dan Rumah Tahfidz Qur’an Ibnu Al-Jazariy yang sama-sama terletak di Desa Balimau, Kecamatan Aluh – Aluh untuk melaksanakan pemberian bantuan dana yang berasal dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel.

Direktur Operasional Bank Kalsel, Ahmad Fatrya Putra menyerahkan bantuan langsung secara simbolis kepada Ustadz Abdul Haffaz selaku pengurus masjid dan Ustadz Haris Fadhilah selaku pengurus rumah tahfidz tersebut.

Selain dana bantuan, Fatrya juga menyerahkan bantuan berupa masker kepada pengurus mesjid dan rumah tahfidz untuk dibagikan kepada para jemaah, anak tahfidz maupun masyarakat di Desa Balimau. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat sekitar tetap menjalankan protokol kesehatan sehingga terhindar dari virus COVID-19.

“Saya mewakili teman-teman Bank Kalsel berharap dengan bantuan ini dapat membantu proses pembangunan masjid saat ini. Semoga masjid dapat segera rampung sehingga dapat dipergunakan lebih maksimal oleh masyarakat maupun jemaah di Desa Balimau dan sekitarnya untuk melakukan berbagai aktivitas keagamaan,” harap Fatrya.

Ahmad Fatrya Putra juga menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat membantu penyediaan sarana dan prasarana belajar di rumah tahfidz Qur’an.

“Teman-teman Bank Kalsel juga berharap bantuan ini dapat dipergunakan untuk membantu penyediaan sarana maupun prasarana belajar agar anak-anak tahfidz semakin bersemangat mempelajari Al – Qur’an,” imbuhnya.

Sebagai informasi, dana Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel yakni dana yang dihimpun dari pemotongan zakat/infak/sedekah dari gaji pegawai Bank Kalsel yang telah disisihkan untuk selanjutnya disalurkan kepada yang membutuhkan. Kegiatan ini terlaksana atas dasar komitmen Bank Kalsel dalam upaya memberikan kontribusi penuh terhadap pembangunan Kalimantan Selatan di bidang sosial, pendidikan maupun keagamaan. (ADV-RIW/RDM/RH)

Lepas Kafilah STQH Kalsel, Wagub Muhiddin Targetkan 3 Besar

BANJARMASIN – Wakil Gubernur Kalsel, Muhiddin melepas secara resmi keberangkatan Kafilah Provinsi Kalsel, yang akan mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVI Tahun 2021, di  Sofifi Maluku Utara, pada Selasa (12/10) malam.

Pelepasan Kafilah STQH Kalsel bertempat di Mahligai Pancasila diawali dengan sholat Maghrib dan sholat Hajat berjamaah, serta do’a bersama.

Wagub Muhidin berpesan kepada para Kafilah Kalsel agar STQH Nasional ini dapat dijadikan sebagai persiapan untuk menghadapi MTQ Nasional tahun 2022 yang akan diselenggarakan di Kalsel.

“Jadikan event ini sebagai pembelajaran, persiapan, untuk menghadapi MTQ Nasional 2022 nanti di Kalsel,” pesannya.

Muhidin mengatakan, persiapan untuk MTQ Nasional tahun 2022 nanti, dipersiapkan sedini dan semaksimal mungkin.

“Tidak ada keberhasilan tanpa usaha dan perjuangan yang maksimal, dengan persiapan yang matang, paling tidak kita bisa meraih juara 2 di MTQ Nasional nanti, bahkan bisa jadi juara umum,” harapnya.

Muhidin juga berpesan kepada Kafilah, agar bisa menjaga kesehatan dengan baik, karena akan menjalani perjalanan yang cukup panjang.

Wagub Muhidin juga menyampaikan pesan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, agar para kafilah dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya di ajang STQH di Maluku Utara nanti, sehingga bisa mengukir prestasi dan mengharumkan banua.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin juga menghatapkan agar para kafilah dapat mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Selain prestasi, para kafilah saya harapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan,” pesan Paman Birin lewat sambutan tertulisnya yang dibacakan Wagub Muhidin.

STQH Tingkat Nasional Tahun 2021, akan diselenggarakan di kota Sofifi Provinsi Maluku Utara, pada 16 sampai dengan 23 Oktober 2021.

Sementara Kafilah Kalsel yang berjumlah 60 orang, dengan 18 diantaranya adalah peserta putra putri yang akan bertanding pada 4 cabang, berangkat ke Maluku Utara pada Rabu (13/10) pagi. Cabang yang diikuti utusan Kalsel, adalah Tahfiz, Tafsir, Tilawah dan Hadits. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Laga Paman Birin All Star Bertabur Gol Indah, Taklukan Tim Setda Tala 25-1

PELAIHARI – Pertandingan menarik dalam tempo tinggi, dihiasi dengan gol – gol indah spektakuler mewarnai laga persahabatan Tim Futsal Paman Birin All Star dengan Tim Setda Tanah Laut.

Foto bersama sebelum pertandingan persahabatan dimulai

Laga persahabatan ini berlangsung di Lapangan Futsal Aufar Pelaihari, dalam rangka memeriahkan  penutupan Turnamen Futsal Paman Birin Cup Tanah Laut Muda di Lapangan Futsal Aufar Pelaihari, Selasa sore (12/10).

Menariknya lagi sang jenderal lapangan Tim Paman Birin All Star, Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin  berhasil mencetak 8 gol dan membuat gol gol cantik dengan sontekan hingga menutup kemenangan dengan skor 25-1.

Bahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut, Dahnial Kifli selaku Kapten Tim Setda Tala, terlihat  menggelengkan kepalanya tampak terkesima melihat gol indah dari Paman Birin.

Usai pertandingan persahabatan, acara dilanjutkan dengan acara penutupan dan  penyerahan trofi pemenang.

Gubernur juga mengucapkan syukur karena di tengah pandemi ini Tanah Laut dapat menggelar kompetisi futsal dengan mengutamakan prokes ketat.

“Walau ditengah Pandemi, tapi Alhamdulillah Tanah Laut bisa level 1 PPKM nya dan bisa main futsal lagi,” kata Paman Birin.

Dalam kesempatan tersebut, Paman Birin juga memberikan hadiah tambahan bagi juara 1, Best player serta Top Score.

“Kedepan saya berharap disetiap kabupaten kota ada trophy bupati/walikota,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut, Dahnial Kifli mengucapkan selamat kepada para juara yang telah beralaga dalam Paman Birin Cup Turnamen Futsal Tanah Laut.

Untuk diketahui, Turnamen tersebut dimenangkan oleh Tim futsal Black Castle dari Banjarmasin yang berhasil mengalahkan tim fitsal APM 253 FC dengan skor 4-2. (ADPIM/SRI/RDM/RH)

Kewenangan Proyek Strategis Kajian Kereta Bandara Dialihkan ke Dinas PUPR Kalsel

BANJARBARU – Imbas dari refocusing anggaran membuat kajian kereta bandara di Kalsel harus kembali tertunda. Terbaru, proyek strategis yang sejatinya akan diteliti oleh tim ahli dari Balitbangda dan akademisi perguruan tinggi kini resmi dialihkan ke Dinas PUPR.

Plt Kabid Ekonomi dan Pembangunan Balitbangda Kalsel, Fahrudinoor menyampaikan semula anggaran yang dialokasikan Pemprov Kalsel untuk kajian kereta bandara itu berkisar hingga Rp477 juta. Namun, dikarenakan adanya pemangkasan sekitar Rp160 juta maka menyisakan pagu sebesar Rp317 juta.

“Pengurangan dana tersebut digunakan untuk keperluan penanganan COVID-19 sehingga terjadi penundaan,” ungkapnya kepada Abdi Persada FM, beberapa waktu lalu.

Nilai investasi yang diklaim mencapai hingga Rp24 triliun itu, lanjut Fahruddin, kemungkinan akan dilimpahkan kewenangannya kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel.

“Informasinya akan dilanjutkan pada 2022 mendatang. Kalau tahun ini, tidak ada lagi kajian kereta bandara di Balitbangda,” ucapnya.

Terkait adanya penundaan, dia memaparkan, hal ini sudah diketahui sepenuhnya oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira

melalui diskusi panjang.

“Bersama Kasubbidnya kami sudah menghadap. Karena keterbatasan biaya anggaran sesuai intruksi maka kajian tersebut dihentikan sementara, sisanya kami akan menjalankan program yang sudah dipersiapkan pada 2022 mendatang,” bebernya.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Kalsel, Nurul Fajar Desira bilang, agar bisa mengundang investor untuk menanamkan modalnya ke dalam proyek strategis itu rute kereta utama adalah berada dilokasi Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, di Banjarbaru.

“Nanti mereka (investor) yang membangun dan Pemprov hanya menyiapkan lahannya saja, mengingat investasi diperlukan juga cukup besar” beber mantan Kepala Bappeda Kota Banjarmasin itu.

Dipilihnya bandara berstatus internasional itu sebagai akses jembatan penghubung antar kabupaten/kota di Kalsel, menurutnya, sangat strategis dan layak menjadi titik pemberhentian utama.

“Potensinya besar, kalau untuk anggaran nanti kita lakukan secara bertahap dulu,” ucapnya.

Langkah awal penggerak roda perekonomian baru, kereta bandara merupakan satu dari sekian banyak proyek strategis berskala nasional yang dicanangkan mampu terkoneksi dengan baik di lima provinsi.

Sesuai ketetapan, Kalimantan Selatan akan diproyeksikan sebagai pintu gerbang menuju Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia di Paser Utara, Penajam, Kalimantan Timur. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version