Indeks Potensi Radikalisme Kalsel Membaik

BANJARMASIN – Indeks Potensi Radikalisme (IPR) dan Indeks Risiko Terorisme (IRT) Kalimantan Selatan membaik, dari yang sebelumnya 10,4 turun menjadi 10,2.
Hal itu diungkapkan Kepala BNPT RI, Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel melalui Direktur Perlindungan dan Plt. Kabsubdit PM, Teuku Fauzansyah didampingi Sub koordinator Partisipasi Masyarakat, Maira Himadhani saat menerima kunjungan kerja Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalsel dan Kesbangpol setempat di BNPT RI di Bogor, Senin (20/11).

Menurutnya, potensi IPR dan IRT Kalsel mengalami penurunan kendati masih di atas rata-rata indeks nasional sebesar 10.0, namun sudah cukup bagus terjadi penurunan dibandingkan dengan provinsi lain. “Kita harapkan target IPR dan IRT Kalsel tahun depan bisa turun dari indeks nasional,” ungkapnya.

Penurunan ini tambah Kabid Penelitian FKPT Kalsel, Fauzi Makki, karena masyarakat mulai kritis dan sadar mengenai paham radikalisme di media sosial dan tidak ditemukan peristiwa radikalisme di Kalsel. BNPT juga mengapresiasi kehadiran FKPT Kalsel dan Kesbangpol, yang dinilai aktif berkegiatan.

“Hingga Nopember 2023 ini baru dua daerah yang melakukan kunker ke BNPT, pertama FKPT Jepara dan FKPT Kalsel,” ucap Fauzansyah.

Diungkapkannya pembentukan FKPT di kabupaten kota dasarnya adalah Peraturan BNPT RI No.1 Tahun 2022 tentang FKPT mengenai kedudukan, tugas, fungsi dan pelaporan pada Pasal 3 yakni, (1) Kepala BNPT membentuk FKPT yang berkedudukan di ibukota provinsi. (2) Dalam hal diperlukan, Kepala BNPT dapat membentuk FKPT yang berkedudukan di kabupaten/kota. (3) Pembentukan FKPT yang berkedudukan di provinsi dan FKPT yang berkedudukan di kabupaten/kota sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dengan Keputusan Keputusan BNPT.

Sementara Ketua FKPT Kalsel, Aliansyah Mahadi  didampingi Sekretaris Masrani, Kabid Wasnas Kesbangpol Kalsel, Agus Wibowo, Kabid Wasnas dan Penanganan Konflik Kabupaten Banjar, Makmur serta pengurus FKPT,  bahwa kunjungan kerja ini untuk menggali informasi terkait pembentukan FKPT di kabupaten/kota dan pencegahan radikalisme dan terorisme di daerah.

Ditambahkan Kabid Wasnas Kesbangpol Kalsel, Agus Wibowo, pembentukan dan pengukuhan FKPT di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar sudah siap, namun diingatkan harus ada pernyataan tertulis dari Pemerintah Kabupaten dan Kota bahwa akan menganggarkan kegiatan FKPT.

Ia berharap dengan kunjungan ini, bukan hanya soal pembentukan FKPT di daerah, tetapi ada langkah-langkah kerja untuk peningkatan program penanganan dan sosialisasi radikalisme. Kemudian Kabid Wasnas dan Penanganan Konflik Kabupaten Banjar, Makmur menyebutkan bahwa nuansa Islam di Kabupaten Banjar sebagai kota santri sangat melekat, sehingga sangat pas pembentukan FKPT Kabupaten Banjar.
Mengapa, karena peran-peran
untuk membantu persoalan pencegahan radikalisme, khususnya di perbatasan yang rentan konflik dengan kabupaten lain. Termasuk juga keberagaman masyarakat sehingga potensinya juga banyak dan riskan ke arah radikalisme. Pihaknya berupaya jangan sampai Kabupaten Banjar jadi tempat transit atau persembunyian pelaku tarorisme.

“Tinggal di Kabupaten Banjar tapi aktifitasnya di daerah lain,” ujarnya. (RILIS-RDM/APR)

PWI Pusat Gelar Asesmen Psikotes Penguji UKW PWI

Jakarta – Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun didampingi Sekjen Sayid Iskandarsyah dan Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Firdaus Komar, membuka kegiatan asesmen psikotes bagi para penguji UKW PWI. Kegiatan ini adalah bagian dari kerja pengurus PWI Pusat periode 2023-2028 menjadikan PWI sebagai organisasi profesi wartawan yang profesional.

Direktur UKW Pusat, Firdaus Komar mengatakan, kegiatan asesmen psikotes kali ini, dibagi dalam dua bacth. Setelah bacth pertama dilaksanakan pada 18 November 2023 lalu, PWI akan melanjutkan untuk bacth kedua 25 November 2023 mendatang, bertempat di Kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Jakarta.

“Dalam batch pertama, asesmen psikotes diikuti 55 peserta. Asesmen ini dilaksanakan oleh Matahati Consulting, lembaga yang bergerak dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM),” ucapnya.

Pengurus PWI Pusat di bawah Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun fokus pada bidang pendidikan, meningkatkan kompetensi wartawan, diantaranya menggencarkan kegiatan UKW di berbagai daerah. Kegiatan asesmen psikotes adalah langkah awal menuju PWI yang profesional.

Guna mendukung program itu, menurutnya Lembaga Uji PWI kini fokus membenahi internal, contohnya menyeragamkan standar para penguji UKW PWI.

“Setelah asesmen psikotes, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan program lanjutan seperti penyegaran beberapa aspek pengetahuan dan ketrampilan termasuk pakta integritas dan pemahaman kode etik para penguji UKW,” jelasnya lagi.

Hendry juga mengharapkan melalui kegiatan asesmen, PWI bisa menjaring dan menempatkan penguji sesuai bidang dan kompetensinya.

Tidak sekadar itu, berdasarkan data-data objektif hasil asesmen psikotes, PWI juga bisa melakukan pemetaan kemampuan dan potensi para penguji baik di tingkat pusat maupun daerah.

Sebelumnya, PWI pernah melakukan kegiatan asesmen psikotes pada tahun 2017 dan 2018 lalu, bagi para penguji UKW, tambahnya.

Sementara itu, Founder Matahati Consulting, Tutut Handayani, mengungkapkan Matahati Consulting merupakan lembaga yang bergerak di bidang pengembangan SDM yang independen dan kompeten dalam melakukan asesmen psikotes. Ditambahkan, setelah asesmen, pihaknya akan melakukan validasi untuk menjaga objektivitas datanya.

“Dalam kegiatan asesmen kali ini, Matahati Consulting menyiapkan tim yang terdiri dari 12 orang,” tutupnya. (PWI.KALSEL-RDM/APR)

Theodor Kabakchiev Kembali Raih Posisi Pertama Uncle Hard Enduro 2023 di Kalsel

BANJAR – Rider asal Bulgaria, Theodor Kabakchiev, kembali berhasil meraih peringkat pertama pada kelas Pro Internasional kejuaraan Uncle Hard Enduro 2023.

Theodor yang sebelumnya juga meraih juara pada Uncle Hard Enduro 2022, berhasil tampil apik dengan raihan poin 50, meninggalkan Michael Walkner pada posisi kedua dan legenda balap trail ekstrem Graham Jarvis pada posisi ketiga.

Atas keberhasilannya itu, Theodor berhak mendapat hadiah berupa trofi dan uang tunai sebesar 4000 Euro.

Penyerahan penghargaan diberikan langsung oleh Gubernur  Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor, di sirkuit Uncle Hard Enduro 2023, Desa Kiram, Kabupaten Banjar, Minggu (19/11).

“Selamat atas keberhasilan seluruh rider (pebalap), terimakasih juga karena telah berpartisipasi, baik dari mancanegara, nusantara maupun pebalap lokal,” ujar Paman Birin (sapaan akrab).

Didampingi putranya, Sandi Fitrian Noor, Paman Birin yang menyaksikan seluruh jalannya pertandingan hari terakhir Uncle Hard Enduro 2023, mengaku bangga dengan semangat perjuangan peserta yang tidak menyerah meski sering mengalami kesulitan dalam menyelesaikan trek balap.

Pebalap asal Bulgaria, Theodor Kabakchiev saat melewati rintangan trek Uncle Hard Enduro 2023

“Ini ternyata membawa manfaat untuk penggemar balap trail di Banua kita, mudah-mudahan manfaat baik ini tidak hanya berimbas ke pebalap lokal kita, tetapi juga pebalap se Indonesia,” harap Paman Birin.

Paman Birin menilai, Uncle Hard Enduro memberikan warna tersendiri di dunia balap khususnya Kalsel. Ia berharap kejuaraan ini bisa memicu semangat pecinta otomotif Kalsel untuk mengharumkan Kalsel di dunia balap tingkat Nasional maupun Internasional.

“Apalagi kejuaraan seperti ini bukan hanya memerlukan keterampilan, tetapi juga stamina yang kuat. Saya nantikan pebalap berprestasi lainnya di Uncle Hard Enduro seri berikutnya,” tutup Paman Birin. (SYA/RDM/APR)

Paman Birin Raih Anugerah Kihajar 2023; Sinergi Pembatik dan Jawara Belajar.id

JAKARTA – Kepedulian Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin terhadap dunia pendidikan mendapatkan Anugerah Kihajar 2023 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Potret Gubernur Kalsel yang peduli dunia pendidikan

Dalam malam Anugerah Kihajar (Kita Harus Belajar) 2023 yang diselenggarakan di Plaza Insan Berprestasi Kemendikburistek Senayan Jakarta, pada Jumat (17/11) malam itu, Paman Birin menerima Anugerah Kihajar 2023 untuk 2 kategori. Yakni Kategori Sinergi Pemerintah Daerah dan Kemendikburistek dalam Pembatik (Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi) serta Kategori Jawara Belajar.id.

Kadisdikbud berfoto bersama jajaran Disdikbud Kalsel pasca menerima Anugerah Kihajar

Predikat Daerah Jawara Belajar.id sendiri merupakan penghargaan tertinggi kepada daerah yang telah sukses melaksanakan transformasi pembelajaran di satuan pendidikan melalui pemanfaatan akun belajar.id yang menjadi program utama dari Kemendikbudristek RI.

Paman Birin yang menerima penghargaan melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel Muhammadun, menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas apresiasi yang diberikan pemeritah pusat melalui Kemendikburistek.

“Anugerah ini sebagai bukti, Gubernur Kalsel Paman Birin terus mendukung dan memberikan yang terbaik untuk perkembangan pendidikan di Banua,” kata Muhammadun.

Atas capaian Anugerah Kihajar 2023 ini, sebagai komitmen nyata Paman Birin akan terus meningkatkan program Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (PembaTIK) serta penyampaian materi-materi pembelajaran yang dibagikan melalui platform belajar.id.

“Insya Allah, Anugerah Kihajar 2023 ini menjadi penyemangat untuk terus mendukung dan mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi dan pembelajaran melalui plafon belajar.id baik tingkat SD, SMP dan SMA sederajat ,” ungkap Muhammadun. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Komisi IV DPRD Kalsel Monitoring Penerima Hibah ABPD 2023 di Desa Tatah Mesjid

BARITO KUALA – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang membidangi kesejahteraan rakyat melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka monitoring penerima hibah APBD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2023 di Desa Tatah Mesjid, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Jum’at (17/11).

Suasana Kunjungan Komisi IV DPRD Kalsel ke Langgar Darul Ihsan Batola

Pemanfaatan dana hibah tersebut untuk pembangunan Langgar Darul Ihsan. Selain sebagai tempat beribadah, langgar atau musala ini juga memiliki fungsi sosial sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Kepala Desa Tatah Mesjid, Meri Apriansyah, mengatakan keberadaan langgar yang sudah berdiri sejak tahun 1950 ini cukup penting bagi masyarakat Desa Tatah Mesjid. Sehingga ia dan warga sangat bersyukur ketika proposal perbaikan langgar yang diajukan pada tahun 2022 lalu bisa terealisasi di akhir tahun ini.

“Kami mengucapkan ribuan terimakasih atas partisipasi dari pihak provinsi untuk membangun langgar ini, ini perombakan total baru, bukan renovasi. Karena langgar ini kemaren sudah sangat tidak layak dipergunakan. Air pasang, tenggelam, air hujan, bocor,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, Asbullah AS. Dirinya bersyukur pengelolaan dana hibah senilai Rp100 juta untuk langgar ini berjalan sebagaimana mestinya.

“Alhamdulillah berjalan lancar, jika dilihat progres pembanguannya sekarang, mungkin satu hingga dua bulan kedepan langgar ini sudah bisa digunakan oleh masyarakat Desa Tatah Mesjid,” tuturnya.

Lebih lanjut, Asbullah mengajak masyarakat sekitar untuk bersama-sama mengawasi realisasi dana hibah di masing-masing daerah agar penyalurannya benar-benar bisa bermanfaat untuk masyarakat luas. (DPRD.Kalsel-NRH/RDM/RH)

Wujudkan Demokrasi Berkualitas, Pemprov Kalsel Gelar Deklarasi Pemilu Damai 2024

BANJARBARU – Pemprov Kalsel melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar aksi deklarasi pemilu damai tahun 2024, di gedung Idham Chalid, di Banjarbaru, Jumat (17/11).

Perwakilan Forkopimda Kalsel menandatangani deklarasi pemilu damai 2024, di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel

Deklarasi ditandai dengan penandatanganan oleh unsur Forkopimda Kalsel, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel, disusul perwakilan Partai Politik peserta Pemilu 2024, dan sejumlah organisasi lainnya.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Sulkan, mengajak seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama mewujudkan Pemilu yang damai.

Gubernur akrab disapa Paman Birin juga meminta masyarakat tidak terlibat dalam informasi hoaks, politik uang dan lainnya yang berpotensi membuat gaduh suasana Pemilu 2024 mendatang.

“Supaya tidak ada konflik yang terjadi pada pesta demokrasi nanti,” ujarnya.

Paman Birin berharap demokrasi Kalsel memiliki kualitas dan integritas. Sebab itu, baik simpatisan, peserta, pengawas maupun penyelenggara Pemilu, dituntut menghormati dan mengikuti tatanan aturan Pemilu.

“Mari wujudkan demokrasi yang bermartabat dalam pesta demokrasi 2024,” serunya.

Kepala Bidang Politik Bakesbangpol Kalsel, Hasanuddin, mengatakan aksi deklarasi ini sebagai bentuk pendewasaan diri dalam berdemokrasi yang diwujudkan dalam kontestasi Pemilu damai.

Apalagi, Kalsel berada pada 5 besar daerah rawan isu kampanye politik mengandung SARA, hoaks dan ujaran kebencian melalui sosial media.

“Dari itu, kita harus mawas diri akan adanya kerawanan ini. Dengan deklarasi damai, diharapkan bisa mengingatkan seluruh warga Banua,” katanya. (SYA/RDM/RH)

Tingkatkan Informasi Setwan DPRD Banjarmasin Kaji Tiru ke DPRD Sleman

JOGYAKARTA – Guna menyebarluaskan informasi, Sekretariat DPRD kota Banjarmasin, melaksanakan kaji tiru ke Sekretariat DPRD Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Suasana pertemuan di ruang Bapemperda DPRD Kab Sleman

Kepada sejumlah wartawan, Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto, setelah pertemuan, pada Jumat (17/11) mengatakan, dalam rangka meningkatkan penyebarluasan kegiatan di lingkungan DPRD kota Banjarmasin kepada masyarakat, pihaknya menggelar kaji tiru ke Sekretariat DPRD Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, sharing tentang pelaksanaan program kehumasan dan peliputan informasi.

“Kami berharap, seluruh kegiatan dewan dapat terinformasikan dengan baik,” ucapnya

Foto bersama

Disampaikan Iwan, keberadaan media sangat penting dalam menyebarluasan kerja wakil rakyat di DPRD kota Banjarmasin, yaitu media yang tergabung dalam persroom baik media cetak, elektronik dan online, dapat menginformasikan kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Media dan publikasi ini sangat penting untuk dioptimalisasi, terkait giat-giat dewan,” jelas Iwan

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kabupaten Sleman, yang diwakili Kabag Humas Protokol dan Pelayanan Aspirasi Sekretariat DPRD Kabupaten Sleman, Sri Wahyuni, menambahkan, selama ini pihaknya selalu berusaha untuk memenuhi setiap keperluan publikasi, dari 50 anggota dewan. Ini artinya, sangat besar peran para wartawan, baik media cetak, elektronik dan online. Dimana,
masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui tentang tupoksi dan kegiatan DPRD.

“Semoga hasil kaji tiru ini dapat diaplikasikan secara optimal,” tutupnya

Untuk diketahui, dalam kegiatan kaji tiru, dipimpin Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto, didampingi Kabag Umum, Ashadi Himawan, Kasubbag Humas dan Protokol, Erwin Arizona, serta Kasubag TU dan Kepegawaian, Rusli, diterima Sekretaris DPRD Kabupaten Sleman, yang diwakili Kabag Humas Protokol dan Pelayanan Aspirasi Sekretariat DPRD Kabupaten Sleman, Sri Wahyuni. Diikuti sejumlah anggota persroom wartawan Dewan Kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Aparatur Pemerintahan Desa dan Pengurus Kelembagaan Desa Diharapkan Mampu Tingkatkan Ekonomi Warga

BANJARBARU – Pelatihan peningkatan kapasitas bagi aparatur Pemerintahan Desa dan pengurus kelembagaan desa di Kalsel berakhir dengan capaian menggembirakan. Kegiatan yang terhitung mulai 17 September – 17 November 2023 setidaknya 6.744 orang tercatat turut berpartisipasi. Meski ditargetkan sebanyak 6.888 peserta, namun, capaiannya sudah dianggap berhasil dengan menuai realisasi 98,05%.

Direktur Fasilitasi Kerjasama, Lembaga Pemerintahan Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ditjen Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri, Murtono menyampaikan, capaian dalam penyelenggaraan tersebut merupakan bentuk realisasi dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM).

“Kami sangat berterima kasih atas dedikasi pemerintah daerah termasuk PMD Kalsel dalam merealisasikan program Kemendagri. Seiring dengan banyaknya peserta yang mengikuti, jelas, penguatan wawasannya di pemerintahan desa bertambah,” ungkap Murtono usai mengukuti penutupan kegiatan Pelatihan peningkatan kapasitas bagi aparatur Pemerintahan Desa (Pemdes) dan Pengurus Kelembagaan desa, disalah satu hotel berbintang di Kota Banjarbaru, Jumat (17/11).

Murtono menambahkan, Melalui Pogram Penguatan Pemerintah dan Pembangunan Desa (P3PD) ini, merupakan bentuk dukungan mendongkrak efektivitas intelektual aparatur dan pemdesnya. Termasuk cara pemerintahan desa (pemdes) memanfaatkan alokasi dana desa secara efektif dalam rangka peningkatan perekonomian.

“Termasuk bagaimana pemanfaatan dana desa (DD) menjadi penggerak ekonomi mereka,” Lanjut Murtono.

Martono menambahkan, Kalsel menjadi terbanyak kelima untuk kegiatan yang diinisiasi Kemendagri melalui Ditjen Bina Pemdes. Kalsel memiliki prestasi yang cukup tinggi dari empat provinsi secara nasional dengan partisipasi peserta tertinggi

“Pelatihan ini tak hanya digelar di Kalsel melainkan diseluruh Indonesia,” tutup Murtono.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel Faried Fakhmansyah menyampaikan, peningkatan kapasitas ini tak hanya bertujuan untuk menunjang intelektual individual saja.

Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel Faried Fakhmansyah

“Secara khusus, keikutsertaan ini dapat memberikan lebih atas pemahaman dalam pengelolaan dan pendapatan ditingkat desa,” ucap Faried.

Tak lupa dirinya berterima kasih atas dukungan Kemendagri melalui Ditjen Pemdes lewat program ini, yang diharapkan aparatur desa semakin bisa mengembangkan potensinya agar bisa bergerak secara mandiri.

“1.722 desa yang berpartisipasi pada kegiatan ini. Berhasil mengumpulkan sebanyak 1.705 desa. Apabila diakumulasikan menjadi 99,01%. Sementara paket kelas yang disediakan untuk kouta 218 orang, berhasil terpenuhi dan berjalan sesuai perencanaan,” lanjutnya

Selaras dengan visi misi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, pembangunan harus didorong lewat pemerintahan ditingkat terendah yakni desa. “Terwujudnya hal tersebut, dibuktikan dengan berkembangnya desa, mampu memanfaatkan sumber potensial (APBDes) serta meningkatnya kualitas SDM dilingkup pemerintahan desa,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Sediakan Bus Untuk Peserta POMNAS ke XVIII Berwisata Geopark Meratus

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perhubungannya menyediakan, Layanan Angkutan untuk Kontingen Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) Ke XVIII Tahun 2023 di Kalsel.

Kepala Dinas Perhubungan provinsi Fitri Hernandi menjelaskan, untuk layanan angkutan yang disediakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan, berupa beberapa bis untuk mengangkut kontingen berbagai daerah, dari hotel ke tempat pertandingan, serta lainnya.

“Dinas Perhubungan juga mendapatkan dia tugas pada POMNAS ke XVIII Tahun 2023 ini,” ungkap Fitri.

Selain menyediakan angkutan bus, pihaknya juga memberikan layanan angkutan kepada kontingen Bangka Belitung.

“Layanan angkutan yang diberikan tersebut, sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam turutserta mensukseskan pelaksanaan POMNAS ke 18 Tahun 2023 di Banua ini,” tutur Fitri lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, berdasarkan arahan dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan juga menyediakan angkutan bis minimal 3 serta maksimal 5. Untuk kontingen POMNAS ke XVIII Tahun 2023 berwisata, ke kawasan Geopark Meratus.

“Berdasarkan arahan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk memperkenalkan Geopark Meratus kepada para mahasiswa dan kontingen POMNAS ke 18 Tahun 2023 di Kalsel,” jelas Fitri.

Maka, lanjutnya, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan angkutan ke tempat tersebut.

“Kami berharap, dengan memperkenalkan Geopark Meratus kepada para peserta POMNAS ke 18 Tahun 2023 tersebut, akan semakin memperkenalkan Geopark Meratus di Tanah Air,” ucap Fitri. (SRI/RDM/RH)

Temui Paman Yani, Inaga Kalsel Dapat Pengalaman Baru Tentang Budaya Banjar

BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Yani Helmi menerima kunjungan rombongan Ikatan Nanang Galuh (INAGA) Kalimantan Selatan, di gedung DPRD Kalsel, Kamis (16/11).

Dalam pertemuan tersebut, rombongan dari Ikatan Nanang Galuh Kalsel bermaksud mengundang Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini untuk berhadir di ajang pemilihan Nanang Galuh Kalsel.

Ketua Ikatan Nanang Galuh Kalsel, Muhammad Hidayattollah mengatakan, ajang pemilihan Nanang Galuh Kalsel akan digelar pada Desember mendatang.

“Semoga Paman Yani bisa hadir untuk memberikan nasehat bagi kami, agar memperluas pengetahuan tentang mempertahankan kebudayaan Banjar,” katanya.

Hidayattollah menjelaskan, dalam pertemuan dengan Paman Yani, pihaknya memperoleh pengalaman baru tentang kebudayaan Banjar pada khususnya.

“Paman Yani banyak memberikan pemahaman kepada kami sebagai penerus generasi muda yang melestarikan kebudayaan,” ungkapnya

Pihaknya juga menyampaikan aspirasi agar dapat melakukan kunjungan ke daerah lain dalam rangka mengenal kebudayaan dan adat lain serta upaya mempertahankan kebudayaan asli.

Sementara itu, Anggota DPRD Kalsel yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel itu tidak menyangka dirinya didaulat untuk dapat berhadir dalam ajang Pemilihan Nanang Galuh Kalsel.

“Sebuah kebahagian bagi saya mendapatkan undangan dari Ikatan Nanang Galuh Kalsel, semoga nanti saya dapat berhadir pada kegiatan tersebut,” jelasnya.

Paman Yani juga berharap INAGA Kalsel dapat menjadi motorik atau penggerak dalam upaya menjaga dan melestarikan budaya Banjar. Mengingat di era teknologi saat ini, tidak hanya berdampak positif tetapi juga berdampak negarif. Sehingga penting sekali bagi generasi muda untuk menjaga budaya asli daerahnya sehingga terus terjaga.

“Jangan sampai budaya Banjar tidak ada penerusnya, saya harap para pemuda ini mendapatkan bimbingan untuk terus memperdalam kebudayaan kita,” ingatnya.

Paman Yani menambahkan setiap melakukan kunjungan keluar daerah, dirinya melihat kebudayaan daerah masih terjaga sangat bagus. Untuk itu, dirinya menyambut baik aspirasi INAGA Kalsel yang ingin belajar ke daerah lain terkait pelestarian kebudayaan.

“Perlu untuk generasi muda melakukan pembelajaran ke daerah lain, agar dapat mengadopsi cara mempertahankan kebudayaan,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version