BANJARMASIN – Menjelang Pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke XIV 2024, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel menjalin kerjasama dengan Media Massa.
Kepada sejumlah wartawan, disela acara penandatanganan di Kantor Sekretariat PWI Kalsel di Banjarmasin, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, Senin (29/7) mengatakan, dalam rangka menyukseskan Porwanas ke XIV tanggal 19 – 26 Agustus mendatang, pihaknya melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan 39 media massa baik cetak, elektronik dan online. Ia berharap, event besar ini dapat berjalan lancar dan sukses nantinya.
Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie saat memberikan komentarnya
“Melalui kerjasama ini, akan semakin publikasi rangkaian kegiatan ke masyarakat secara luas,” ucapnya
Disampaikan Helmi, saat ini untuk persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional sendiri sudah mencapai 80 persen, mulai dari venue, hotel dan transportasi, karena ada sekitar 1600 wartawan yang akan datang ke Kalimantan Selatan termasuk official atlet.
“Ada sebanyak 34 Provinsi yang akan datang dan bertanding, bahkan dari 4 Provinsi baru yaitu Papua,” ungkapnya
Suasana sosialisasi persiapan Porwanas 2024
Lebih lanjut Helmie menambahkan, Porwanas XIV Tahun 2024 ini memiliki perbedaan dari pelaksanaan sebelumnya, yakni bernuansa baru dengan menghadirkan Cabang Karya Jurnalistik. Di mana, akan dipertandingkan Lomba Kategori Fotografi, Karya Tulis, Videografi dan Reportase Radio, dengan mengangkat tema “Geopark Meratus”.
“Kami ingin membedakan, tidak hanya olahraga, tetapi mempertandingkan Karya Jurnalistik,” tutupnya
Adapun pertandingan yang akan dilombakan pada Porwanas ke – XIV 2024 diantaranya, Atletik, Biliar, Bulutangkis, Bridge, Catur, Tenis Meja, Tenis Lapangan, E-Sport, Futsal, Domino, Olahraga tradisional Balogo, Karya Jurnalistik, dan Karaoke (untuk Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia – IKWI). (NHF/RDM/RH)
TABALONG – Pemerintahan desa bukan hanya sebagai unit administratif terkecil, tetapi merupakan pondasi utama dalam struktur pembangunan bangsa. Kemajuan desa adalah cerminan dari kemajuan negara secara keseluruhan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah, saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong dan Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong di Kompleks Pendopo Bersinar Tanjung, Senin (29/7) pagi.
Gubernur Kalsel saat mengukuhkan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa se Kabupaten Tabalong
Menurut Paman Birin, dari pemerintahan desa lah, sebagian pelayanan publik itu dimulai, dan dari desa pula, cukup banyak sektor ekonomi yang bergulir dan menopang perekonomian daerah.
“Karena itu, dalam kesempatan ini saya berpesan kepada para kepala desa agar dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Jadikan kepuasan masyarakat sebagai tolok ukur utama keberhasilan. Teruslah berinovasi dalam memberikan pelayanan yang cepat, efisien, dan transparan,” ujar Gubernur dua periode itu.
Seluruh Kepala Desa Kabupaten Tabalong berfoto bersama Paman Birin dan Acil Odah
Paman Birin berpesan kepada 119 kepala desa yang diperpanjang masa jabatannya itu, untuk terus melanjutkan program-program pembangunan yang telah berjalan dengan baik, dan jangan ragu untuk melakukan evaluasi dan perbaikan jika diperlukan.
Tidak hanya itu, suami dari Acil Odah itu juga mengajak kepada para kepala desa untuk melibatkan secara langsung masyarakatnya dalam membangun desanya masing-masing.
“Libatkan seluruh elemen masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan. kelola keuangan desa dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas,” ungkapnya.
Maka dari itu, Paman Birin berpesan untuk menggunakan dana desa seefektif dan seefisien mungkin untuk kesejahteraan masyarakat. Dan harus menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat dengan mengedepankan integritas dalam pengambilan kebijakan.
Apalagi, perpanjangan masa jabatan sebagai kepala desa kini resmi diperpanjang selama 2 tahun. Paman Birin berharap hal tersebut menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kinerja dan pencapaian.
“Tetaplah dahaga akan prestasi dan inovasi. Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru yang dapat membawa kemajuan bagi desa,” pesan Paman Birin.
Paman Birin juga berpesan dalam menghadapi Pilkada serentak tahun 2024, agar para kepala desa untuk menjaga stabilitas dan keamanan wilayahnya masing-masing.
“Untuk itu, saya mengimbau agar saudara-saudara aktif melakukan sosialisasi dan edukasi politik kepada masyarakat. dorong partisipasi politik yang cerdas dan bertanggung jawab. Selain itu, jadilah figur pemersatu di tengah masyarakat. Tunjukkan kepemimpinan yang bijaksana dalam menjembatani perbedaan pandangan politik di masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, dalam pelantikan perpanjangan masa jabatan kepada desa itu, juga dilaksanakan pelantikan Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong berdasarkan SK Ketua TP PKK Provinsi Kalimanatan Selatan Nomor:03/KEP/PKK.PROV/VII/2024 Tanggal 22 Juli Tahun 2024.
Seusai melantik Pj Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong, Lis Sulastrini, Acil Odah juga memberikan piagam penghargaan kepada Syarifah Syifa Anang Syakhfiani selaku ketua TP PKK Kabupaten Tabalong periode 2014-2019 dan 2019-2024.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Pj. Bupati Tabalong, Hamidah Munawarah, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Pj Sekda Tabalong Fitri Hernadi, Guru Supian Al-Banjari, jajaran Forkopimda Kabupaten Tabalong, Ketua Ikatan dan Organisasi Kewanitaan di Kabupaten Tabalong, Seluruh Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan, Pengurus PKK Kabupaten Tabalong, dan Seluruh Kepala Desa dan ketua TP PKK Desa se Kabupaten Tabalong. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Meriah dan penuh kegembiraan. Inilah suasana di halaman gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Minggu (28/7), saat 5.000 lebih peserta mengikuti jalan sehat yang bertemakan, “Bergerak Bersama Radio Abdi Persada Menuju Indonesia Emas”, yang digelar LPPL tersebut untuk memeriahkan hari jadinya ke-24 tahun ini.
Sejak pukul 06.30 WITA, ribuan peserta ini memenuhi halaman gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, menunggu dikibaskan nya bendera start oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Ketika akhirnya bendera tanda dimulainya jalan sehat dikibaskan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim, mewakili Gubernur, para peserta inipun dengan antusias menjalani rute lomba dari titik gedung Mahligai Pancasila, menuju mengelilingi komplek masjid raya Sabilal Muhtadin, dan kembali ke titik awal.
Antusiasme ini bukan tanpa alasan, karena hadiah senilai lebih dari ratusan juta rupiah menanti mereka. Mulai dari tas sekolah, jam dinding, penanak nasi, setrika, dispenser, kompor gas, smart tv, televisi LED 32 inchi, mesin cuci, kulkas, sepeda, dukungan dari seluruh SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, dan hadiah utama sepeda motor dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi, Muhammad Yani Helmi.
Tidak hanya bertabur hadiah, para peserta juga dapat menikmati sejumlah layanan. Yakni layanan Samsat Keliling, pemeriksaan kesehatan, dan juga donor darah. Pihak Abdi Persada FM juga menyediakan stand khusus bagi UMKM binaan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah.
Pada kesempatan ini, Abdi Persada yang sudah memasuki usia ke-24 tahun ini, memberikan penghargaan kepada sejumlah instansi pemerintah dan swasta.
Yakni untuk SKPD paling informatif kepada LPPL Abdi Persada FM tahun 2024, diberikan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Dinas Kominfo Provinsi serta Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel.
Penghargaan juga diberikan kepada BAZNAS Provinsi Kalsel, sebagai mitra pada program Ramadhan 2024, Kanwil Kementrian Agama Provinsi Kalsel, sebagai mitra pada program Info Haji 2024, dan Bank Kalsel, sebagai mitra penunjang kegiatan LPPL Abdi Persada FM.
Dalam laporannya, Direktur Abdi Persada FM, Syarifah Norhani memaparkan, bahwa lebih dari 5.000 kupon yang telah dibagikan untuk masyarakat Kalimantan Selatan.
“Kami sangat senang masyarakat begitu antusias, mengikuti kegiatan Jalan Sehat Germas Banua, dalam rangka HUT ke-24 Abdi Persada FM. Dan ini juga menjadi rangkaian hari jadi ke-74 Provinsi Kalsel,” jelasnya.
Tidak lupa, Syarifah juga mengucapkan terima kasih kepada semua sponsor dan mitra yang telah mendukung acara Jalan sehat tersebut.
“Semoga acara hari ini, membawa manfaat yang baik bagi kita semua, dan menjadi langkah awal menuju hidup yang sehat,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan kembali menyerah bantuan kepada 70 Wirausaha Muda Pemuda (WMP) yang ada di 13 Kabupaten/Kota di Banua.
“Untuk tahun ini, penyerahan bantuan yang diberikan berbeda dengan tahun lalu,” ungkap Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Muhammad Anugrah, Jumat (26/7).
Anugrah menjelaskan, untuk tahun ini bantuan diserahkan langsung ke penerima bantuan di Dispora Kabupaten/Kota setempat.
“Masing masing penerima mendapatkan bantuan senilai Rp 10 juta,” ucapnya.
Bantuan ini, tambah Anugrah, diharapkan menjadi stimulasi bagi para pemuda dalam merintis usahanya.
“Dispora Kalsel memberikan dukungan kepada para pemuda untuk mengembangkan usaha, serta membuka peluang kerja bagi pemuda lain di daerahnya.
Menurutnya, bantuan untuk Wirausaha Muda Pemuda ini dianggarkan setiap tahunnya. Dengan tujuan, untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha para pemuda tersebut.
“Dengan berhasilnya para pemuda menjalankan usaha, maka akan menjadi contoh bagi pemuda lain di daerahnya agar termotivasi ikut berwirausaha,” tutur Anugrah.
Selain memberikan bantuan kepada WMP, Dispora Kalsel juga menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada pemenang Pemuda Pelopor Tahun 2024.
“Penghargaan diberikan kepada 15 pemuda, yang berhasil masuk 3 besar pada masing masing bidang yang dilombakan,” ujar Anugrah.
Hadiah yang diberikan, berupa uang pembinaan juara 1 sebesar Rp7,5 Juta, juara 2 sebesar Rp5 juta, serta juara 3 sebesar Rp2,5 juta.
“Penyerahan bantuan, penyerahan penghargaan kepada pemuda tersebut, tentunya berdasarkan arahan pesan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, agar pemuda tidak hanya mengukir prestasi, para pemuda diminta untuk ikut serta berperan membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan,” ucap Anugrah. (DISPORA.KALSEL/SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan apresiasi kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di Banua.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Surya Fujianorochim melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Potensi Sumber Daya Kesejahteraan Sosial dan Kelembagaan Sosial, Dion Mulia Anggara Putra, kepada wartawan, Kamis (25/7).
Dion menyebutkan Dinsos Kalsel telah menggelar kegiatan seleksi TKSK dan PSM Berprestasi Tingkat Provinsi Tahun 2024 selama tiga hari yaitu 10 – 12 Juli 2024. Kegiatan tersebut, lanjutnya, dimaksudkan sebagai wujud perhatian Pemerintah Provinsi Kalsel untuk meningkatkan pelayanan TKSK dan PSM yang berkualitas dalam rangka kepentingan penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
“Sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat dalam penyelengaaraan kesejahteraan sosial, meningkatkan peran masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, serta terbina dan terjalinnya peningkatan kerjasama/kemitraan antar pelaku penyelenggaraan kesejahteraan sosial,” jelasnya.
Dion menambahkan kegiatan tersebut diikuti sebanyak 24 orang yang terdiri dari pemenang TKSK sebanyak 13 orang dan PSM sebanyak 11 orang tingkat kabupaten se Kalimantan Selatan.
“Ada dua kabupaten yang tidak mengirimkan perwakilan PSM karena terkendala di daerahnya yaitu Kabupaten Kotabaru dan Tapin,” ungkapnya.
Dion menambahkan untuk pemenang dari seleksi TKSK Berprestasi yaitu Juara 1 dari Kabupaten Tabalong, Juara 2 dari Kabupaten Tapin, Juara 3 dari Kota Banjarmasin. Sedangkan untuk PSM Berprestasi yaitu Juara 1 dari Kabupaten Tabalong, Juara 2 dari Kota Banjarbaru, Juara 3 dari Kabupaten Tanah Laut.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut lebih termotivasi untuk meningkatkan kinerja dan kompetensinya dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Perdagangan Kalsel, kembali akan menggelar Kalsel Expo 2024 dengan melibatkan 200 Stand lebih. Kepada wartawan, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Sulkan, pada Kamis 25 Juli 2024 mengatakan, dalam rangka memeriahkan Hari Jari Provinsi Kalimantan Selatan ke 74 tahun, pihaknya kembali menggelar event tahunan yakni pameran Kalsel Expo 2024, mulai tanggal 11 – 15 September mendatang yang akan diikuti 200 stand lebih, berlokasi di Lapangan Murjani kota Banjarbaru.
Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Sulkan, saat diwancara
“Para peserta antar provinsi minimal lima stand, kemudian diikuti internal Provinsi Kalsel baik swasta maupun perorangan serta Luar negeri,” ucapnya
Ia menyampaikan, pameran Kalsel Expo 2024 ini dapat meningkatkan produk unggulan kearifan lokal juga untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) membuka jaringan pasar Nasional dan Global, serta memberikan coaching clinic untuk packaging produk lokal.
“Selama Kalsel Expo akan hadir narasumber dari Kemendag, Praktisi produk ekspor, serta Workshop Kewirausahaan UMKM Naik Kelas,” jelasnya
Salah satu Produk UMKM, dalam gelaran Kalsel Expo 2023
Lebih lanjut Sulkan menambahkan, dalam arahan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau dikenal Paman Birin, Kalsel Expo 2024 ini dapat lebih ditingkatkan kualitas dan volumenya dari kegiatan sebelumnya. Sosialisasi masih terus dilakukan, terkait yang akan dipamerkan serta waktu pelaksanaan nanti.
“Dengan terjalin mitra bisnis, tentu semakin meningkat pertumbuhan ekonomi di Banua,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin sejak Januari hingga Juni 2024, telah menangani sebanyak 93 pasien stunting akibat dari gizi buruk.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin mengatakan, pada setiap bulannya, rata rata terdapat belasan pasien yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin.
“Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu, angka pasien stunting meningkat,” ujarnya, kepada sejumlah wartawan, Kamis (25/7).
Pasien yang dirawat tidak hanya dari Provinsi Kalimantan Selatan tetapi juga dari provinsi tetangga seperti Kalimantan Tengah.
“Pasien stunting yang melanda anak anak biasanya mengalami gangguan tumbuh kembang,” ujarnya.
Hal tersebut akibat pengaruh gizi atau kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan anak.
Dalam kesempatan tersebut, Diauddin juga menjelaskan, RSUD Ulin Banjarmasin ini merupakan rumah sakit rujukan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
“Karena berstatus rumah sakit rujukan Kesehatan Ibu dan Anak tersebut, maka RSUD Ulin Banjarmasin menerima pasien dari 13 kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Selatan,” tuturnya.
Selain itu, Rumah Sakit Milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini juga menerima pasien rujukan dari Provinsi Kalimantan Tengah.
“Pasien yang diterima oleh RSUD Ulin Banjarmasin ini, hampir rata rata anak penderita gizi buruk, yang dibarengi dengan adanya penyakit,” ucap Diauddin. (SRI/RDM/RH)
HULU SUNGAI TENGAH – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, atau akrab disapa Paman Birin selaku Wakil Pemerintah Pusat didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah secara resmi mengukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan 154 Kepala Desa atau Pambakal,154 Ketua PKK desa serta 928 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Lapangan Dwi Warna Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Kamis (25/7) siang.
Acil Odah menyerahkan SK perpanjangan masa jabatan Ketua TP PKK desa
Sebagaimana Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, masa jabatan Kepala Desa kini telah diperpanjang menjadi 8 tahun sejak dilantik.
Gubernur didampingi Acil Odah menyerahkan penghargaan kepada Bupati HST
Perubahan ini tentunya membawa implikasi penting dalam upaya meningkatkan stabilitas Pemerintahan Desa serta kontinuitas program-program pembangunan yang telah direncanakan.
Diawali dengan pembacaan naskah pengukuhan oleh Gubernur Paman Birin untuk masa perpanjangan jabatan kepala desa (Pambakal), TP PKK desa, anggota BPD.
Dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Bupati Hulu Sungai Tengah kepada perwakilan kepala desa, anggota BPD, TP PKK desa.
Kemudian, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Gubernur Kalsel menyerahkan langsung Penghargaan lomba Sustainable Development Goals (SDGs) Desa tingkat Nasional, kepada Kepala Desa Desa Ilung menjadi juara 1 dan Kepala Desa Pandawan menjadi juara 3 regional Kalimantan lomba SDGs Desa Tahun 2024.
Selain itu, Gubernur Paman Birin juga menyerahkan penghargaan kepada Bupati HST atas dukungan yang sangat baik dari pemerintah daerah dalam upaya pengembangan dan pemberdayaan desa.
Usai mengukuhkan perpanjangan masa jabatan dan menyerahkan penghargaan, Paman Birin menyempatkan diri untuk menyapa para kepala desa, TP PKK desa dan anggota BPD bersalaman hingga foto bersama.
Dalam sambutannya, Paman Birin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Kepala Desa dan Ketua TP PKK desa serta anggota BPD yang resmi diperpanjang masa jabatannya.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel, saya ucapkan selamat kepada seluruh Pambakal dan BPD yang hari ini resmi diperpanjang masa jabatannya,” ujar Paman Birin.
Lebih lanjut, Paman Birin menjelaskan bahwa perpanjangan masa jabatan ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga sebuah amanah dan kesempatan untuk melanjutkan tugas dan pengabdian mereka kepada masyarakat di desa masing-masing.
“Perpanjangan masa jabatan ini merupakan amanah dan sekaligus kesempatan bagi saudara sekalian dalam melanjutkan tugas dan pengabdian untuk masyarakat di desa masing-masing,” tegasnya.
Dalam suasana tersebut, Paman Birin menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan publik desa, dengan menjadikan kepuasan masyarakat sebagai tolok ukur utama keberhasilan.
“Kepada seluruh Kepala Desa, Ketua TP PKK dan BPD yang baru saja dilantik, saya berpesan agar dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di desa masing-masing,” ujar Paman Birin.
Paman Birin berpesan agar para pambakal dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dapat meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat dan membangun desa.
“Semoga di masa perpanjangan ini, para pambakal dan BPD bisa bekerja lebih baik lagi dalam pelayanan kepada masyarakat dan membangun wilayah pedesaan yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas,” tuturnya.
Diakhir sambutannya, mengingatkan kembali untuk menjadikan masyarakat sebagai tolak ukur utama keberhasilan.
“Karena sejatinya pemimpin adalah rakyat, dan rakyat adalah pemimpin. Dengan adanya rakyat maka pemerintahan ada” pungkas Paman Birin.
Sementara itu, Bupati Hulu Sungai Tengah, Aulia Oktafiadi, menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam upaya membangun desa yang mandiri dan sejahtera.
Dalam acara pengukuhan perpanjangan masa jabatan tersebut, bupati menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan.
“Sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten dan provinsi sangat penting untuk mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan,” tutur Aulia.
Acara pengukuhan tersebut tampak hadir Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, perwakilan Forkopimda Kalsel, Ketua TP PKK kabupaten Hulu Sungai Utara, Cheri Bayuni Budjang beserta seluruh pengurus serta tamu undangan lainnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan, terus meningkatkan citra positif performa organisasi atau kelembagaan.
Badan dibawah komando Raden Suria Fadliansyah itu, saat ini diakui banyak kalangan memiliki kinerja positif di bidang penanggulangan bencana.
Catatan media ini, beragam inovasi dilahirkan hingga berhasil meraih penghargaan tingkat lokal, regional dan nasional hingga mengharumkan daerah.
Di tingkat lokal, BPBD Kalsel tercatat sebagai SKPD Paling Terinformatif , berdasarkan hasil rekam jejak dari Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abdi Persada FM tahun 2023.
Di skala nasional, berhasil meraih penghargaan sebagai BPBD terbaik se Indonesia Kategori Klaster Logistik dan Kemitraan.
Sedang di tingkat regional, BPBD Kalsel tercatat BPBD pertama melakukan kerja sama dengan Lembaga Profesi Sertifikasi BNPB RI unruk wilayah Kalimantan di bidang peningkatan kapasitas SDM melalui uji sertifikasi bagi aparatur tenaga kebencanaan.
“Alhamdulillah berkat dukungan dan semangat dari Bapak Gubernur Paman Birin dan Ketua PKK Provinsi Kalsel Raudatul Jannah atau Acil Odah, stakeholder serta masyarakat, BPBD Kalsel saat ini lebih familiar di kalangan masyarakat, ” tutur Raden Suria, Kamis (25/7).
Suria mengatakan, untuk meningkatkan citra positif organisasi tersebut, pihaknya terus berinovasi. Selain peningkatan kapasitas SDM, dan peningkatan ketangguhan mental juga melaksanakan program pemerintah.
Salah satunya adalah dengan menggelar tes urine bagi seluruh karyawan karyawati termasuk para pejabat struktural bekerja sama dengan Badan Narkotik Provinsi (BNN) Kalsel.
“Kegiatan ini sebagai wujud kepatuhan terhadap Instruksi Presiden No 2/2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika, ” terangnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pencegahan dan Dayamas BNN Provinsi Kalsel Suharjono sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan BPBD Provinsi Kalsel.
Menurutnya, tes urine di kalangan aparatur pemerintahan sangat penting mengingat aparatur merupakan teladan masyarakat.
“Tes urine merupakan salah satu bentuk penguatan performa lembaga organisasi sebagai wujud ketaatan terhadap instruksi presiden tentang larangan penyalahgunaan narkotika dan.obat obat terlarang,” terang Suharjono. (BPBD.Kalsel/RDM/RH)
BANJARBARU – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Selatan menerima kunjungan dari KPID Kalimantan Tengah dan KPID Riau, bertempat di Aula Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Kamis (25/7).
Suasana kunjungan dari KPID Kalteng dan Riau ke KPID Kalsel
Ketua KPID Kalsel, Muhammad Farid Soufian mengatakan pihaknya mengapresiasi KPID Kalteng dan KPID Riau atas dilakukannya kunjungan tersebut selain untuk mempererat tali silaturahmi antar KPID, kegiatan ini juga bertujuan untuk dapat saling bertukar informasi mengenai pengawasan penyiaran di masing-masing daerah terlebih lagi tentang penyiaran di masa Pilkada serentak yang akan datang.
“Kita juga berbagi pengalaman terkait tantangan dan strategi dalam mengawasi serta mengatur penyiaran di daerah masing-masing, terutama peran KPID nantinya pada penyelenggaraan Pilkada serentak,” ucapnya.
Farid menambahkan melalui kunjungan ini dapat memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas penyiaran di seluruh wilayah Kalimantan dan Riau.
“Terima kasih atas kunjungan ini, dan berharap kerjasama antara KPID dapat semakin erat kedepannya,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua KPID Riau, Bambang Suwarno mengatakan kegiatan ini adalah pengalaman berharga bagi pihaknya dimana informasi yang diperoleh dari KPID Kalsel dan Kalteng mengenai kegiatan dan juga yang lainnya sebagai memotivasi untuk lebih meningkatkan penguatan kelembagaan yang akan diterapkan di Provinsi Riau.
“Kami banyak menggali informasi tentang lembaga penyiaran hari ini, sehingga dapat belajar banyak dari KPID Kalsel dan Kalteng dalam meningkatkan kualitas penyiaran di Riau,” ucapnya.
Hal itu juga diungkapkan Wakil Ketua KPID Kalteng, Henoch Rents Katoppo, dimana pihaknya sangat berterima kasih atas sambutan hangat yang diberikan KPID Kalsel, sehingga juga diharapkan informasi yang diperoleh melalui kunjungan ini dapat terealisasi dengan maksimal.
“Kerjasama antar KPID sangat penting dalam menghadapi tantangan penyiaran di era digital saat ini, kami berharap kunjungan ini dapat menghasilkan solusi-solusi inovatif untuk penyiaran yang lebih baik,” ungkapnya.
Untuk diketahui, kegiatan diakhiri dengan diskusi terbuka dan sesi tanya jawab yang interaktif antar ketiga KPID serta dilakukan komitmen bersama untuk terus berkolaborasi dalam mengembangkan dunia penyiaran yang sehat, informatif dan edukatif bagi masyarakat. (BDR/RDM/RH)