BANJARMASIN – Cabang Olahraga (Cabor) Karate Provinsi Kalimantan Selatan dengan adanya pembinaan langsung dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor maka, olahraga tersebut berhasil meloloskan sebanyak 12 atlet pada ajang bergengsi di Tanah Air Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI di Aceh-Sumut.
“Berkat pembinaan yang luar biasa dari Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, maka pada PON Tahun 2024 ini, pihaknya dapat meloloskan 12 atlet karate,” ungkap Pelatih Cabor Karate Kalsel Sayyid Muhammad Yusfiansyah, kepada sejumlah wartawan, baru baru tadi.
Pelatih Cabor Karate Kalsel Sayyid Muhammad Yusfiansyah
Menurut Yusfi, hasil ini merupakan peningkatan yang luar biasa, jika pada pelaksanaan PON sebelumnya, cabor Karate Kalsel hanya dapat meloloskan 2 atlet saja.
“Kami berharap ke 12 atlet karate Kalsel ini dapat meraih prestasi yang maksimal, pada ajang PON ke 21 Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Karate Kalsel ditargetkan dapat meraih medali pada PON ke XXI Aceh-Sumut.
“Atlet karate Kalsel sudah sangat siap menghadapi PON ke 21 di Aceh dan Sumatera Utara ini, baik dari segi mental, fisik, serta lainnya,” ucap Yusfi.
Para atlet karate, tambahnya, sudah maksimal berlatih sehingga diharapkan dapat meraih prestasi melebihi pada pelaksanaan Pra PON Karate.
Seperti diketahui, pada saat Pra PON, karate Kalsel memperoleh 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu dan diharapkan pada PON XXI bisa membawa medali yang lebih banyak lagi. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-POLRI (PEPABRI) bersama Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyalurkan tali asih bantuan dari Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin, Kamis (5/9).
Ketua Pelaksana PEPABRI Kalsel, Darmoko menyampaikan kegiatan tali asih ini merupakan kegiatan penyaluran bantuan kepada para pensiunan prajurit TNI-Polri yang mengalami musibah maupun yang ekonominya dibawah rata-rata.
“Gubernur Kalsel Sahbirin Noor bersama Ketua TP PKK Kalsel Raudhatul Jannah sangat peduli terhadap para pensiunan prajurit, apalagi basic dari Ibu Raudatul Jannah yang merupakan anak dari seorang tentara, sehingga tali asih ini digelar untuk membantu mereka yang mengalami kesusahan,” ungkap Darmoko
Sementara itu, Sekretaris HIPWI FKPPI Kalsel Nawang Wijayati mengatakan, penyaluran tali asih ini merupakan salah satu rangkaian bersama dalam memperingati HUT ke 65 PEPABRI dan HUT ke 46 FKPPI.
“Kegiatan tali asih dilaksanakan di dua tempat, yakni Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin. Untuk kota Banjarbaru ada 10 bantuan yang diberikan,” jelasnya.
Terpisah, didampingi Anggota DPD PEPABRI Kalsel, Darwoto dan Wakil Ketua PEPABRI Kota Banjarmasin, Sugiyanto, Ketua PEPABRI Kota Banjarmasin, Riyadi mengharapkan melalui tali asih ini dapat mengikat tali persaudaraan antar sesama pejuang meskipun mereka sudah menjalani masa pensiun.
Penyaluran Tali Asih di Kota Banjarmasin
“Kegiatan ini selain silaturahmi, juga gar mereka tetap selalu ingat perjuangan dalam menjaga bangsa dan anak-anak mereka mengetahui bahwa ikatan solidaritas para pejuang tetap kuat,” terangnya.
Ditambahkan Ketua Wanita FKPPI Kalsel, Yani Maryani, penyaluran tali asih di kota Banjarmasin sebanyak 20 orang dari kalangan keluarga pejuang. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian FKPPI Kalsel sebagai generasi muda kepada para pejuang bangsa.
“Kita sebagai generasi muda sangat peduli dengan “orang tua” kita yang sudah pensiun. Mungkin pada saat pensiun, ada yang kurang beruntung dalam kehidupan sehingga perlu dibantu,” tuturnya.
Untuk diketahui, pensiunan pejuang ini mendapat bingkisan berupa bahan-bahan pokok serta uang tunai yang merupakan bantuan dari Gubernur Kalimantan Selatan Paman Birin. (NRH-MRF/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalsel kembali menggelar Gerakan Pangan Murah yang bertempat di halaman Kantor Kecamatan Cempaka Banjarbaru, Kamis (5/9). Kegiatan GPM ini diselenggarakan selama dua hari, 4-5 September 2024 dengan menjual bahan kebutuhan pokok di bawah harga pasar.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Saptono mengatakan, kegiatan GPM bertujuan untuk stabilitasi harga pangan dan membantu masyarakat khususnya di Kecamatan Cempaka untuk mendapatkan pangan yang murah dan berkualitas dengan subsidi langsung dari Pemerintah.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Saptono (tengah)
“Kegiatan GPM ini membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau,” ungkap Saptono.
Melalui kegiatan GPM ini pula, akan terus dilaksananan di kabupaten lainnya tidak hanya di kota Banjarbaru. Hal ini sebagai upaya untuk menekan kondisi inflasi di Kalsel. Dengan harapan daya beli masyarakat meningkat sehingga inflasi yang selama ini cukup baik dibawah nasional bisa dipertahankan.
“Kegiatan ini juga akan dilaksanakan di Kabupaten/Kota yang ada di Kalsel dengan tujuan yang sama,” tutup Saptono.
Sementara itu, Camat Cempaka, Deddy Haryadi sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel yang sudah menjadwalkan GPM dengan harga cukup murah .
“Masyarakat sangat senang dan antusuas mendatangi kegiatan ini, harapan kami kegiatan ini dapat terus berlanjut di daerah kami,” kata Deddy.
Pada kegiatan GPM dibulan September ini, pihaknya menjalin kerjasama bersama 20 distributor Pangan dan UMKM serta Bulog Kalsel, agar dapat turut serta memeriahkan GPM sehingga masyarakat Kecamatan cempaka kota Banjarbaru sangat antusias berbelanja kebutuhan pangan pada kegiatan ini. (MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, Bidang Pengembangan Destinasi, menggelar Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Wisata Kabupaten/Kota, dengan Kabupaten Tanah Bumbu, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, pada Kamis (5/9) siang.
Kepada wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Muhammad Syarifuddin, diwakili Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Dispar Kalsel Musrefinah Lediya, usai kegiatan pada Kamis (5/9) mengatakan, pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu program prioritas yang diusung oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin. Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan, dengan cara penataan Destinasi yang lebih baik, apalagi Tanah Bumbu dikenal beragam wisata seperti pantai, salah satu situs Geopark Meratus, dan pegunungan hutan.
Kasi Pemberdayaan Masyarakat Dispar Kalsel Musrefinah Lediya, saat diwancara
“Pengembangan kompetensi Pokdarwis ini sangat penting, apalagi banyak destinasi wisata baru bermunculan,” ucapnya
Disampaikan Musrefinah, Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Wisata Kabupaten/ Kota dengan Kabupaten Tanah Bumbu, agar Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) bisa bersaing dengan para pengelola destinasi wisata yang lain. Dengab menghadirkan narasumber yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel, Praktisi Pariwisata Fajar Rizkyman, dan Story Telling Budaya Cerita Rakyat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tanah Bumbu, Syamsuddin mengapresiasi Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Wisata Kabupaten/ Kota, khusus Kabupaten Tanah Bumbu, guna memberikan wawasan dan pengetahuan bagi Kelompok Sadar Wisata, agar Pokdawis dapat menerapkan nantinya di lapangan.
Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kab Tanbu, Syamsuddin, memberikan komentarnya
“Majunya objek destinasi di wilayah masing-masing, membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi pelaku ekonomi kreatif,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan sinergitas dan kolaborasi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan dalam mewujudkan pemanfaatan yang berkelanjutan, di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Rabu (4/9). Kegiatan dibuka Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono.
Kadislutkan Kalsel Rusdi Hartono
“Kami, menyambut baik dan mendukung dengan terselenggaranya kegiatan, Temu Koordinasi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024 ini,” tutur Rusdi.
Tentunya, lanjut Rusdi, kegiatan ini untuk memperkuat Sinergitas dan Kolaborasi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan dalam Mewujudkan Pemanfaatan yang berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Selatan.
“Pertemuan pada hari ini merupakan wadah untuk menjalin tali silahturahmi antar unsur terkait sebagai mitra dalam pelaksanaan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di Kalimantan Selatan,” ucap Rusdi.
Rusdi mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dan pusat, dalam pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di Banua.
Rusdi menjelaskan, mengingatkan keterbatasan sumber daya aparatur pengawasan yang dimiliki, dan luasnya wilayah yang harus diawasi, serta pasca adanya transisi implementasi peraturan perundang-undangan di sektor kelautan dan perikanan, tentunya sangat diperlukan koordinasi kerjasama yang erat antara pemerintah pusat dan daerah dalam hal pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di Kalimantan Selatan.
“Dengan adanya kerjasama tersebut, bertujuan agar dalam penguatan sinergitas dan kolaboratif pengawasan SDKP ini di daerah dapat mengakselerasi pengelolaan dan pengawasan sampai dengan 12 mil laut secara optimal,” ujarnya.
Sehingga, tambahnya, Pemerintah Pusat melalui KKP perlu adanya kebijaksanaan untuk mendukung kemandirian daerah dalam mengelola kawasan sumber daya kelautan dan perikanan, khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)
BANJARBARU – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebun Raya Banua meluncurkan Nature Exhibition Banua Botanical Garden sebagai sarana edukasi masyarakat terkait tumbuhan, termasuk evolusi, struktur batang, biji, daun, kalender anggrek hingga informasi mengenai tanaman endemik dan langka.
Peresmian ditandai dengan pemukulan gong dan pemotongan pita yang dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan, di Kebun Raya Banua, Banjarbaru, Rabu (4/9).
Nature Exhibition Banua Botanical Garden di Kebun Raya Banua
Dalam sambutannya Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (Paman Birin) yang dibacakan Asisten Bidang Administrasi Umum, Ahmad Bagiawan menyampaikan apresiasinya atas inovasi yang telah dilakukan oleh Kebun Raya Banua untuk mendukung kemajuan daerah.
“Ini bukan hanya menjadi inisiatif strategis bagi Kebun Raya Banua, namun juga bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan,” ucapnya.
Selain sebagai sarana edukasi, ia juga menambahkan bahwa Nature Exhibition Banua Botanical Garden ini dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan Kebun Raya Banua yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), serta mendukung komitmen daerah dalam revolusi hijau.
“Semoga dengan adanya wahana baru ini dapat menjadi pelecut semangat, untuk terus berinovasi dan berkarya, untuk kemajuan banua, termasuk di dalamnya kemajuan kebun raya banua,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Adilla Redha Yanti, mengungkapkan bahwa Nature Exhibition merupakan bentuk kepedulian terhadap pendidikan konservasi dan keanekaragaman hayati.
“Inisiatif ini juga didorong oleh peran besar Gubernur Sahbirin Noor dan Ketua TP PKK, Raudatul Jannah, yang menjadi inspirator utama,” jelas Adilla.
Ia berharap, dengan kehadiran tempat ini, masyarakat memiliki pilihan baru untuk berwisata sekaligus belajar tentang tanaman di Kalimantan Selatan dengan cara yang interaktif dan menarik.
“Sembari bermain, mereka juga dapat belajar mengenai tanaman yang dimiliki Kalimantan Selatan dengan tampilan yang menarik dan kekinian,” tutupnya.
Sebagai informasi, Nature Exhibition Banua Botanical Garden terbuka untuk umum dengan biaya masuk sebesar Rp5.000 per orang. Namun, khusus selama satu minggu ke depan hingga 11 September 2024, tempat ini dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat. (BDR/RDM/RH)
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor kembali menginisiasi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, dengan menggelar Gema Maulid 40 Malam di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Agenda rutin tahun ketiga ini, dimulai pada Rabu (4/9) hingga nanti 13 Oktober 2024.
Seperti tahun – tahun sebelumnya, pada kegiatan tahun ini, Paman Birin kembali menyediakan makanan gratis bagi para jemaah. Tidak tanggung – tanggung, disiapkan hingga hampir 2 ribu porsi makanan setiap malamnya.
Suasana dapur umum Dinsos yang menyiapkan makanan gratis bagi jemaah Gema Maulid
Seribu porsi diantaranya, disiapkan Dinas Sosial Provinsi Kalsel, yang membuka dapur umum di halaman gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.
“Kami siapkan gorengan dan nasi goreng, serta minuman hangat untuk jemaah Gema Maulid setiap malam,” ujar Achmadi, Kabid Penanggulangan Bencana Dinsos Kalsel.
Kepada Abdi Persada FM, Achmadi juga memastikan, seribu porsi itu hanyalah jumlah minimal yang disiapkan Paman Birin, untuk memastikan jemaah yang datang sejak petang, tidak kelaparan.
“Porsi makanan ini akan kita sesuaikan dengan jumlah jemaah yang hadir setiap malamnya,” tambahnya.
Selain di halaman gedung, makanan gratis juga disediakan Paman Birin di aula gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Yakni sebanyak 400 porsi di bagian jemaah wanita, dan 400 porsi di bagian jemaah pria.
Keberadaan makanan gratis dan minuman hangat yang disiapkan Paman Birin ini, mendapat sambutan antusias dari para jemaah yang datang. Bahkan mereka berebut untuk mendapatkan nasi goreng, dan juga gorengan yang disiapkan. Dalam sekejap, menu yang sudah disiapkan pun habis disantap para jemaah. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Gerimis masih melanda sebagian besar kota Banjarmasin, ketika masyarakat berbondong-bondong datang ke gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Rabu (4/9) malam. Mereka datang dari sekitar kota Banjarmasin hingga Tatah Pemangkih Kabupaten Banjar. Kedatangan mereka, untuk memenuhi undangan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah. Yakni dengan bersholawat selama 40 malam berturut – turut, di rumah kediaman resmi Gubernur.
Turut hadir ASN lingkup Pemprov Kalsel, yang berasal dari 6 SKPD. Yakni Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Perdagangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Biro Adpim serta Sekretariat Dewan Provinsi. Para jemaah ini memenuhi gedung hingga ke pelataran.
Suasana Gema Maulid malam pertama. (Sumber foto Biro Adpim)
Gema Maulid 40 Malam, begitu Paman Birin (sapaan khas Gubernur) menamakan agenda rutin tahunan kali ketiga ini. Sholawat berjamaah ini berlangsung dari Rabu (4/9) hingga nanti 13 Oktober 2024.
Malam pertama Gema Maulid ini, diisi pembacaan sholawat oleh grup Maulid Habsy dan kabupaten Banjar, Khairul Azmi. Sementara tausiyah diberikan Tuan Guru Muhammad Wildan Salman, Pimpinan Madrasah Darussalam Tahfidz dan Ilmu Al Qur’an.
Dalam sambutannya, yang disampaikan Asisten Administrasi Umum Provinsi Kalsel, Achmad Bagiawan mengucapkan terima kasih, atas kehadiran seluruh jemaah untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Saya juga memohon maaf apabila ada kekurangan dalam pelayanan yang kami berikan kepada para jemaah,” ucap Paman Birin dengan tulus.
Paman Birin juga menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bentuk implementasi ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
“Semoga acara ini tidak hanya mempererat silaturahmi di antara kita, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan dan ketaatan kita kepada ajaran Rasulullah,” tambahnya.
Paman Birin berharap agar acara serupa terus digalakkan, karena kegiatan keagamaan seperti ini dapat memperkokoh persatuan dan kerukunan umat, khususnya di Kalimantan Selatan.
“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, mari kita terus menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (RIW/RDM/RH)
JAKARTA – Demi menggali informasi terkait regulasi penambahan jangkauan siaran, Ketua Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada FM, Anisyah, bersama dua anggotanya Novita Tyasti Setyanti dan Arif Rahman Hakim, melakukan audiensi ke Kementerian Kominfo RI di Jakarta, pada Rabu (4/9). Audiensi Dewas LPPL Abdi Persada FM ini, turut didampingi Kepala Bidang Informasi Publik dan Statistik, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Tarwin Patik Mustafa. Kehadiran rombongan dari Kalsel Babussalam ini, disambut Ketua Tim Kerja Pelayanan SFR-2 Kemkominfo RI, Tata Hadinata.
Dewas LPPL Abdi Persada saat menyimak penjelasan dari Kemenkominfo RI
“Kedatangan kami ke Kemenkominfo ini, tidak lain untuk menggali informasi dasar hukum terbaru, tentang lembaga penyiaran,” jelas Anisyah kepada Abdi Persada FM.
Sesuai dengan Design RTRW spektrum Siaran Nasional, perizinan siaran baru maupun perubahan / modifikasi, dilakukan melalui aplikasi online. Yakni The Online Radio Frequency Licensing Services.
“Kami berharap melalui audiensi ini, informasi terbaru terkait penambahan jangkauan siaran, dapat diterima langsung dari sumbernya,” tutup Anisya.
Jelang kepulangan, rombongan Anisyah bersama dua anggota Dewas LPPL Abdi Persada FM, menyerahkan cenderamata berupa plakat berbentuk logo radio Abdi Persada. Tujuannya tidak lain, untuk menyampaikan informasi terkait keberadaan LPPL Abdi Persada FM, di Ibu kota provinsi Kalimantan Selatan. (RIW/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, terus mendorong masyarakat untuk taat membayar wajib pajak, melalui Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) tentang Pajak dan Retribusi Daerah.
Suasana Sosper Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel di Kelurahan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (4/9)
Menurut wakil rakyat akrab disapa Paman Yani, Pemprov Kalsel saat ini terus memberikan keringanan kepada masyarakat dalam hal pembayaran pajak.
“Misalnya seperti program relaksasi pajak yang masih berlaku hingga 9 Desember nanti,” kata Paman Yani, usai menggelar Sosper, di Kelurahan Batulicin, Tanah Bumbu, Rabu (4/9).
Paman Yani menilai, program atas inisiasi dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor itu patur diapresiasi. Pasalnya relaksasi pajak bukan hanya dilaksanakan pada tahun ini, melainkan digelar hampir setiap tahun.
“Program ini jelas mengurangi beban pengeluaran masyarakat. Kita harus mendukung melalui penyebaran informasi ke siapa saja yang belum tahu tentang program ini,” tutur Paman Yani.
Paman Yani juga kembali menjelaskan manfaat pajak yang dibayarkan oleh masyarakat, terutama untuk pembangunan daerah.
“Contohnya yang sekarang sudah bisa kita nikmati seperti jalan bebas hambatan Banjarbaru ke Batulicin,” ungkapnya.
Tak hanya jalan tersebut, Paman Yani membeberkan sejumlah pembangunan dari hasil pajak khususnya di daerah Tanah Bumbu, seperti bangunan sekolah, fasilitas kesehatan dan lainnya.
“Jadi bukan hanya untuk infrastruktur jalan tetapi juga fasilitas lain yang memberi manfaat besar bagi masyarakat,” jelas Paman Yani.
Dalam Sosper terakhirnya menjabat sebagai anggota DPRD Kalsel periode 2019-2024, Paman Yani juga menjadikan kegiatan itu sebagai ajang silaturahmi ke masyarakat, sebelum nantinya dilantik kembali sebagai anggota DPRD Kalsel terpilih periode 2024-2029.
“Alhamdulillah ada rasa kebahagiaan tersendiri bertemu dengan warga di Dapil 6 ini karena sudah seperti keluarga. Tadi juga ada beberapa yang menyampaikan aspirasi dan tetap kita tampung meski bukan dalam kegiatan reses. Akan tetap kami upayakan menyuarakannya di Rumah Banjar,” kata Paman Yani.
Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Paman Yani, atas kegigihannya mengingatkan masyarakat untuk terus taat membayar pajak.
Selama lima tahun jabatan Paman Yani, Indra mengaku merasa sangat terbantu, sebab bukan hanya mengingatkan masyarakat membayar pajak, Paman Yani juga juga membantu menginformasikan tentang program dan kebijakan Pemprov Kalsel khususnya yang sedang berjalan di Samsat ke masyarakat.
“Beliau (Paman Yani) sangat membantu meringankan beban kami untuk mencapai target pendapatan dari pimpinan,” katanya.
Indra berharap Paman Yani terus konsisten menyuarakan wajib pajak ke masyarakat usai pelantikannya sebagai anggota DPRD Kalsel periode 2024-2029 pada 9 September nanti.
“Mudah-mudahan Paman Yani tetap amanah dan diberikan kesehatan untuk melaksanakan setiap kegiatan kedewanan nanti,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)