Meriah! Ribuan Warga Padati Puncak Hari Jadi Banjarmasin ke-498, Ibnu Sina-Arifin Pamit

BANJARMASIN – Puncak Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 498, berlangsung sangat meriah dihadiri oleh ratusan warga Banjarmasin. Diisi oleh dua artis ibu kota yaitu, Aldi Taher dan Ifan Seventeen, bertempat di Siring Balaikota Banjarmasin. Sabtu (21/9), malam.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan, rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjadi bagian dari perkembangan kota Banjarmasin selama ini.

“Terima kasih banyak sudah menjadi bagian dari kota Banjarmasin, denyut nadi kehidupan di 498 tahun ini. Luar biasa, kota kita sudah sangat maju dan berkembang sebagai kota perdagangan dan jasa,” ujar Ibnu dengan penuh semangat.

Walikota juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan pembangunan kota.

Menurutnya, setiap sudut kota Banjarmasin merupakan ruang budaya, kreativitas, partisipasi, dan kolaborasi yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Keberlanjutan pembangunan inilah yang membuat kota kita bisa berkembang seperti sekarang,” ungkapnya.

Ibnu Sina pun memberi contoh konkret dari keberlanjutan pembangunan tersebut, salah satunya adalah kawasan Menara Pandang, ikon kebanggaan kota.

Bahwa kawasan tersebut direncanakan sejak era almarhum Sopian Arfan, mulai dikerjakan di masa almarhum Yudi Wahyuni, kemudian diperluas oleh H Muhidin, dan akhirnya disempurnakan oleh Ibnu Sina-Arifin.

“Ini adalah bukti bahwa keberlanjutan pembangunan menjadi modal dasar kita,” tambah dia.

Ibnu Sina juga mengumumkan bahwa ini adalah momen terakhir dirinya berdiri sebagai Wali Kota Banjarmasin di peringatan Hari Jadi kota tersebut.

“Tahun 2025 akan terpilih wali kota yang baru. Oleh karena itu, ulun mohon pamit dan terima kasih sudah menjadi bagian dari kota Banjarmasin. Tahun depan, ulun tidak berdiri di sini sebagai wali kota, tetapi sebagai warga biasa, sama seperti pian berataan,” tuturnya penuh haru.

Di kesempatan yang sama, Ibnu Sina juga menerima penghargaan dari Paguyuban Komunitas UMKM sebagai bentuk apresiasi atas program-program yang telah digagas pemerintah kota sekaligus didaulat menjadi Abah UMKM Kota Banjarmasin.

“Dari paguyuban komunitas UMKM, ada apresiasi untuk upaya yang sudah kita lakukan, terutama Program Wirausaha Baru berbasis UMKM. Program ini telah membantu banyak UMKM yang kini sudah menerima bantuan, seperti program Bahuma Bausaha tanpa bunga, program Kauli Inkubator, dan lainnya,” ungkap Ibnu

Ibnu Sina menyampaikan harapannya agar semua program yang telah sukses dijalankan tetap diteruskan oleh kepemimpinan yang akan datang.

“Keberlanjutan pembangunan adalah sebuah kepercayaan. Ini bukan hanya untuk jangka pendek, tetapi juga untuk 10, 20, hingga 30 tahun ke depan,” ujarnya lagi.

Terakhir, Wali Kota juga memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh inspiratif yang telah berkontribusi terhadap kemajuan kota Banjarmasin.

“Ini adalah apresiasi kepada tokoh-tokoh masyarakat yang telah berperan, mulai dari sektor UMKM, lingkungan, hingga pelestarian kesenian tradisional dan olahraga,” pungkasnya. (ADV/SRI/RDM/RH)

Paman Birin Puji Kemajuan Pembangunan di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin dengan sejarahnya yang panjang dan kaya telah melalui berbagai fase perkembangan. Selama 498 tahun kota ini telah tumbuh dan berkembang menjadi pusat perdagangan, budaya dan pemerintahan yang vital bagi Kalimantan Selatan.

Pada momen puncak perayaan hari jadi kota Banjarmasin, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, mengucapkan selamat hari jadi ke-498 kota Banjarmasin dan mengajak seluruh masyarakat terutama kota Banjarmasin untuk memanjatkan rasa syukur atas segala pencapaian pembangunan yang telah diraih.

Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar

“Kota ini telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam berbagai aspek. Baik infrastruktur, ekonomi, pendidikan hingga pelayanan publik. Itu menunjukkan bukti nyata komitmen jajaran pemko dan warga Banjarmasin untuk menjaga warisan sejarah sekaligus menciptakan kota yang modern dan berkelanjutan,” ucap Paman Birin dalam sambutan tertulisnya saat puncak perayaan hari jadi kota Banjarmasin ke-498, di halaman Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (21/9).

Paman Birin juga mengapresiasi tema peringatan kali ini yakni ‘Kayuh Baimbai untuk Keberlanjutan Pembangunan Banjarmasin Baiman’.

“Teman ini sangat selaras dengan arah pembangunan kota Banjarmasinyang dicita-citakan bersama, ‘Kayuh Baimbai’ atau berdayung bersama-sama mencerminkan semangat gotong-royong dan kebersamaan yang menjadi kekuatan utama dalam membangun kota,” ungkapnya.

Paman Birin menuturkan, beberapa prestasi membanggakan kota Banjarmasin diantaranya sebagai kota inovatif yang diberikan Menteri Dalam Negeri, dan pembangunan kota terbaik di Kalsel dari Pemprov Kalsel.

“Oleh karena itu, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian tersebut. Karena pencapaian tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh elemen masyarakat kota Banjarmasin, mulai dari jajaran Pemko, swasta hingga masyarakat umum,” sampainya.

Paman Birin berharap, ditengah perkembangan zaman kota Banjarmasin yang telah mengintegrasikan konsep smart city dalam pembangunannya. Diantaranya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai aspek perkotaan seperti transportasi, pelayanan publik dan pengelolaan lingkungan yang telah membantu meningkatkan efisiensi dan kualitas hidup masyarakat. Untuk tidak melupakan akar budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas kota Banjarmasin.

“Integritas antara konsep smart city dan pelestarian budaya lokal inilah yang akan menjadikan kota Banjarmasin sebagai kota yang unik, maju namun tetap memiliki karakter kuat. Jadilah kota yang mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati dirinya,” tandas Paman Birin.

Sebelumnya, pasangan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Arifin Noor, pamit kepada warga Banjarmasin jelang berakhirnya masa jabatan sebagai kepala daerah.

Ibnu dan Arifin mengucapkan terima kasih sekaligus maaf selama kepemimpinan mereka sebagai kepala daerah selama lima tahun terakhir.

“Tahun ini menjadi tahun terakhir saya, berdiri di panggung ini sebagai Wali Kota Banjarmasin. Tahun 2025 nanti, status saya sama seperti bapak dan ibu semua, sama-sama masyarakat biasa,” kata Ibnu.

Ia mengungkapkan, di usia ke-498 tahun, Kota Banjarmasin terus berbenah, terutama dalam membangun kota untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian daerah. (ADPIM/SRI/RDM/RH)

Kebudayaan dan Sosialisasi Pilkada Meriahkan Stand Bakesbangpol di Kalsel Expo 2024

BANJARBARU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan turut berpartisipasi dalam Kalsel Expo 2024 dengan menampilkan nuansa kebudayaan. Partisipasi ini tidak hanya menyoroti pentingnya kesatuan bangsa, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya daerah sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan.

Suasana Stand Bakesbangpol Kalsel saat dikunjungi masyarakat

Kepala Bakesbangpol Kalsel, Heriansyah melalui Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, Muhammad Hassanudin, mengatakan dalam ajang Kalsel Expo 2024, Bakesbangpol Kalsel hadir dengan konsep yang unik dan berbeda. Stand Bakesbangpol dihiasi dengan ornamen-ornamen khas Kalimantan Selatan, serta menampilkan berbagai seni dan budaya lokal, seperti tari-tarian tradisional dan musik khas Banjar.

Kabid Politik Dalam Negeri, Bakesbangpol Kalsel, Muhammad Hassanudin

“Kami ingin menunjukkan bahwa kebudayaan daerah merupakan elemen penting dalam menjaga keutuhan bangsa. Melalui expo ini, kami mengajak masyarakat untuk mengenal dan mencintai kebudayaan kita sendiri, sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ucapnya, Kamis (19/9).

Ia menambahkan pengunjung yang datang ke stand Bakesbangpol tidak hanya disuguhi informasi seputar wawasan kebangsaan, tetapi juga bisa menikmati berbagai pertunjukan budaya.

Selain itu, lanjut Hassanudin, Bakesbangpol Kalsel juga mengadakan lomba-lomba yang mengangkat tema kebudayaan lokal, seperti lomba foto busana daerah Banjar yang telah disediakan di stand-nya serta kuis dengan berbagai hadiah menarik.

Hasanuddin menambahkan, dengan partisipasi Bakesbangpol Kalsel di Kalsel Expo 2024 yang mengusung nuansa kebudayaan, diharapkan semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang peduli dan bangga dengan warisan budaya.

Selain menonjolkan kekayaan budaya daerah, Bakesbangpol Kalsel juga memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan sosialisasi terkait Pilkada 2024. Stand Bakesbangpol memberikan informasi mengenai tahapan Pilkada, pentingnya partisipasi pemilih, dan edukasi tentang hak serta kewajiban warga negara dalam proses demokrasi.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama pemilih pemula, memiliki pemahaman yang baik mengenai Pilkada 2024. Partisipasi aktif mereka sangat penting untuk kelancaran dan kesuksesan pesta demokrasi ini,” tambahnya.

Dengan berbagai kegiatan yang dihadirkan, pihaknya berharap dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya Banua sekaligus meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya berpartisipasi dalam Pilkada 2024.

“Semoga dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya Banua serta kesadaran akan hak dan tanggung jawab dalam demokrasi,” tutup Hassanudin. (BDR/RDM/RH)

Dekranasda Kalsel Tampilkan Produk Unggulan di Kalsel Expo 2024

BANJARMASIN – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Selatan menampilkan produk unggulan kerajinan Sasirangan serta anyaman purun di Kalsel Expo Tahun 2024.

Ketua Bidang Promosi dan Pemasaran Dekranasda Kalsel Hasbullah

“Pada Pameran Kalsel Expo ini pihaknya menggandeng dua pengrajin untuk menampilkan produk Sasirangan serta kerajinan anyaman purun seperti tas serta lainnya,” ungkap Ketua Bidang Promosi dan Pemasaran Dekranasda Kalsel Hasbullah, kepada Abdi Persada FM, Kamis (19/9).

Sedangkan, untuk produk Sasirangan berupa pakaian jadi serta aneka Motif kain Sasirangan.

Hasbullah mengajak, agar masyarakat dapat mengunjungi Stand Dekranasda Kalsel di Kalsel Expo karena banyak produk kerajinan berkualitas yang mereka sediakan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat di Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, serta Martapura, untuk datang ke Kalsel Expo,” ucap Hasbullah.

Menurut Hasbullah, untuk pengunjung Kalsel Expo seperti kebiasaan lainnya produk yang laku, berupa kain Sasirangan.

“Kain Sasirangan biasanya digunakan untuk keperluan pakaian kerja, serta lainnya,” ujarnya.

Hasbullah mengatakan, Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan tentunya berterima kasih dengan adanya Kalsel Expo ini, sebagai wadah pemasaran bagi pengrajin di Banua. (SRI/RDM/RH)

Kalsel Expo 2024, Disdikbud Kalsel Layani Legalisasi Ijazah

BANJARMASIN – Memeriahkan Kalsel Expo 2024, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, melayani legalisasi Ijazah SMA, SMK dan SLB yang sudah tutup.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan melalui Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdikbud Kalsel Muddasir Rahman, disela kegiatan pada Kamis (19/9) sore mengatakan, dalam rangka memeriahkan Kalsel Expo 2024 untuk stand yang ditampilkan berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu melayani legalisasi Ijazah SMA, SMK dan SLB yang sudah tutup.

Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdikbud Kalsel Muddasir Rahman, saat memberikan komentarnya

“Warga dapat memanfaatkan kesempatan ini,” ucapnya

Disampaikan Muddasir, pihaknya menampilkan hasil kreativitas dari SMKN 1 Martapura Kabupaten Banjar berupa Produk Herbal, Ikan Asin dan Mug. Sedangkan SMKN 2 Kota Banjarbaru seperti Keramik serta Kain Sasirangan, agar dapat dikenal masyarakat secara luas.

“Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, untuk pameran ini menampilkan berbagai foto-foto dokumentasi kegiatan,” tutupnya

Salah satu hasil kreativitas SMKN 2 Kota Banjarbaru memamerkan Kain Sasirangan

Untuk diketahui, stand Kalsel Expo di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, para pengunjung yang datang mengisi buku tamu mendapatkan souvenir dan juga door prize yang akan diundi pada Minggu malam 22 September 2024. (NHF/RDM/RH)

Dekranasda Kotabaru Tampilkan Anyaman Pandan Laut Khas Pulau Kerayaan

BANJARBARU – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kotabaru menampilkan anyaman daun Pandan Laut Khas Pulau Kerayaan di Pameran Kalsel Expo 2024.

Suasana stand Dekranasda Kotabaru di Pameran Kalsel Expo 2024

Perwakilan Dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Kotabaru, Nurul Mahrita mengatakan anyaman daun Pandan Laut merupakan salah satu produk kerajinan unggulan kabupaten Kotabaru.

“Anyaman ini merupakan kerajinan tangan khas masyarakat suku Mandar di Pulau Kerayaan,” jelasnya, Kamis (19/9).

Produk-produk Unggulan UMKM Binaan Dekranasda Kotabaru

Nurul mengungkapkan membuat anyaman Pandan Laut biasa dikerjakan ibu-ibu di Pulau Kerayaan saat waktu senggang. Keterampilan itu mereka warisi turun temurun. Kerajinan tangan itu berupa anyaman daun pandan laut yang dikreasikan menjadi berbagai produk seperti kipas, kotak tisu, dan bentuk lainnya sesuai kreatifitas pengrajin.

“Harganya bervariasi, kalau kipas Rp100 ribu, tempat aksesoris mulai Rp100 sampai Rp130 ribu,” terangnya.

Pandan laut merupakan tanaman yang banyak tumbuh di tepi pantai. Sebelum dianyam daun pandan laut terlebih dulu dikeringkan lalu diserut menjadi helaian-helaian kecil. Untuk memberikan motif, sebagian daun diberikan pewarna menggunakan pewarna makanan.

Selain itu, dalam stand pameran Dekranasda Kotabaru, juga ditampilkan produk-produk olahan dari kayu Ulin seperti sendok, sumpit, asbak dan lain-lain. Juga ada kain sasirangan dengan motif khas Kotabaru, produk-produk olahan hasil laut seperti amplang ikan dan rempeyek udang. (NRH/RDM/RH)

Dukung Kalsel Expo, Bank Kalsel Buka Stand Layanan Perbankan

BANJARMASIN – Sebagai bank kebanggaan masyarakat Banua, Bank Kalsel kembali berperan aktif dalam mendukung suksesnya Kalsel Expo 2024 yang berlangsung pada 18-22 September 2024. Kegiatan tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini, bertempat di lapangan Dr. Murjani, Kota Banjarbaru.

Acara ini menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan potensi ekonomi, investasi, dan produk unggulan dari berbagai sektor di Kalimantan Selatan. Pada hari pertama kegiatan Kalsel Expo 2024, secara resmi dibuka Gubernur, Sahbirin Noor diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, didampingi Ketua TP PKK Provinsi, Raudatul Jannah. Turut berhadir, Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, Mitra Damayanti dan masyarakat yang antusias menyaksikan kegiatan tersebut.

Direktur Kepatuhan berfoto bersama di depan stand Bank Kalsel

Beragam kegiatan menarik seperti lomba-lomba, musik, tarian budaya khas Kalimantan Selatan, serta penampilan dari artis nasional seperti Aria Dinata, Rita D’Academy, dan Ifan Govinda turut memeriahkan setiap harinya.

Dalam mendukung acara ini, Bank Kalsel hadir dengan layanan perbankan yang memudahkan pengunjung memperoleh informasi terkait berbagai produk dan layanan. Mulai dari pembukaan rekening tabungan hingga pengajuan kredit seperti Kredit Multiguna untuk ASN, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM.

Booth Bank Kalsel juga menawarkan konsultasi keuangan yang dapat membantu masyarakat mengelola dan mengembangkan usaha mereka.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, Mitra Damayanti, menyampaikan pentingnya inovasi dalam pelayanan perbankan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kehadiran Bank Kalsel di Kalsel Expo 2024 ini merupakan wujud komitmen kami untuk semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat. Bank Kalsel terus berupaya memberikan kemudahan akses perbankan dengan layanan yang cepat, mudah, dan aman. Ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi nasabah tetapi juga berdampak pada peningkatan perekonomian daerah, khususnya bagi para pelaku UMKM di Kalimantan Selatan,” ujar Mitra.

Lebih lanjut, Mitra menjelaskan bahwa Bank Kalsel terus berinovasi untuk menciptakan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Dengan adanya layanan kredit seperti KUR dan Kredit Multiguna, Bank Kalsel berharap dapat memberikan solusi keuangan yang tepat untuk mendukung pertumbuhan usaha dan kesejahteraan masyarakat. Di era digital ini, kami juga memperkenalkan kemudahan layanan kredit secara digital bernama Ready Cash yang bisa diakses melalui AKSEL by Bank Kalsel, kapan saja dan di mana saja,” pungkas Mitra.

Event Bank Kalsel ini, diikuti setidaknya 225 stand yang berasal dari dinas dan badan lingkup Pemerintah Kalimantan Selatan. (ADV-RIW/RDM/RH)

Pekan Raya Banjarmasin, Ajang UMKM Meriahkan Harjad ke-498

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menggelar Pekan Raya Banjarmasin, di kawasan Siring Maskot Bekantan, Kamis (19/9), dibuka Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Dalam sambutannya, Walikota menekankan pentingnya acara ini sebagai peluang untuk meningkatkan ekonomi lokal.
Mengingat, kegiatan ini diikuti ratusan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Pekan Raya Banjarmasin ini diselenggarakan untuk memperingati hari jadi (Harjad) Kota Banjarmasin ke-498,” ucapnya.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang pameran produk lokal, tetapi juga wahana bagi para pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis mereka.

Pekan Raya Banjarmasin berlangsung mulai 18 – 21 September 2024 dan terbuka untuk umum.

“Pekan Raya ini memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM dan pengusaha ekonomi kreatif untuk saling berinteraksi. Produk yang dihasilkan bisa dilihat oleh masyarakat luas, dan mereka juga bisa berpartisipasi dalam temu bisnis yang diadakan di sini,” ujarnya.

Salah satu program unggulan yang diangkat dalam acara ini adalah program Bahuma, sebuah inisiatif yang menawarkan pinjaman tanpa bunga bagi pelaku usaha. Tahun ini, plafon pinjaman dinaikkan dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta.

“Program Bahuma ini sudah kita mulai kembali dengan plafon yang diperbesar. Khususnya bagi mereka yang mengikuti program Kawal Inkubator selama empat bulan. Setelah mengikuti inkubasi bisnis, para peserta memiliki usaha yang jelas, badan hukum yang resmi, dan produk yang siap dipasarkan,” tambah Walikota.

Pekan Raya ini juga menjadi bagian dari rangkaian Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang dibuka pada hari yang sama. Rakernas JKPI juga dilangsungkan, dengan harapan peserta kongres dari 75 kota anggota jaringan ini turut menikmati suasana Banjarmasin. Di lokasi Pekan Raya, para pengunjung bisa menyaksikan pameran benda benda pusaka serta panggung hiburan yang memeriahkan suasana.

“Kami berharap, dengan adanya Pekan Raya Banjarmasin ini, UMKM kita bisa naik kelas dan menjadi tuan di negeri sendiri. Produk-produk seperti oleh-oleh, kuliner, kriya, dan souvenir, semuanya bisa berasal dari pelaku usaha lokal kita sendiri. Ini juga memperkuat posisi Banjarmasin sebagai kota dagang dan jasa,” ucap Walikota. (ADV/SRI/RDM/RH)

Netfis Fajar Harapan Creative Tampilkan Kreasi Seni dan Keterampilan di Kalsel Expo 2024

BANJARBARU – Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra Dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan menampilkan Netfis Fajar Harapan Creative di Pameran Kalsel Expo Tahun 2024.

Hal itu disampaikan Kepala PRSPDNF Fajar Harapan, Jumri, kepada wartawan, di sela acara pembukaan Pameran Kalsel Expo 2024 di lapangan Murjani, Rabu (18/9).

“Jadi Netfis itu sendiri bermakna Netra dan Fisik Fajar Harapan untuk melakukan kreasi berbagai macam kesenian dan keterampilan. Stand PRSPDNF Fajar Harapan ini akan menampilkan musik tradisional dan musik modern dengan personil semuanya dari disabilitas netra,” jelasnya.

Permainan Domino Antara Disabilitas Netra vs Orang Normal

Selain itu, lanjut Jumri, ada yang unik di stand pameran ini yaitu ada permainan domino dan catur antara disabilitas netra melawan orang yang normal.

“Bagi pengunjung yang ingin ikut berpartisipasi dalam lomba ini dapat memenuhi menscan barcode yang tertera pada banner di depan stand. Bagi pemenang lomba disediakan doorprize,” terangnya.

Kepala PRSPDNF Fajar Harapan, Jumri

Jumri menambahkan Stand PRSPDNF Fajar Harapan juga menampilkan berbagai macam pigura yang dipasang di dinding-dinding stand yang menggambarkan satu aktivitas yang terjadi di dalam panti pada kehidupan sehari-hari disabilitas.

Melalui kegiatan ini, menurut Jumri, pihaknya ingin masyarakat lebih mengenal dan menyadari bahwa disabilitas itu mempunyai harapan dan cita-cita yang sama dengan kebanyakan manusia lainnya, sepanjang mereka diberikan kesempatan untuk berkreasi dan beraktivitas.

“Nah di tempat ini, kami ingin tunjukkan ke masyarakat umum terkait kemampuan disabilitas karena diberikan pembinaan yang baik dan berkesinambungan,” tuturnya. (NRH/RDM/RH)

Seminar Internasional JKPI Perkuat Jejaring dan Pelestarian Warisan Budaya di Tengah Dinamika Kota Seribu Sungai

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) melaksanakan, Seminar Internasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Kamis (19/9).

Seminar ini mengusung tema Menjaga, Melestarikan, dan Mengoptimalkan Warisan Budaya dalam Membangun Kota Pusaka yang Berkelanjutan.

Dalam sambutannya, WaliKota Banjarmasin Ibnu Sina menekankan pentingnya menjaga kelestarian warisan budaya, terutama bagi kota kota tua seperti Banjarmasin yang menyimpan sejarah panjang.

“Kota kita ini akan berusia hampir lima abad, 498 tahun pada 24 September nanti. Sebagai kota tua yang penuh sejarah, kita punya tanggung jawab besar untuk menjaga dan melestarikan cagar budaya yang ada,” ucapnya.

Ia juga berharap agar kegiatan ini dapat berjalan lancar, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, ujarnya ajang ini dapat menjadi refleksi bagi para anggota JKPI untuk memperkuat sinergi antara pelestarian budaya dengan pembangunan berkelanjutan di kota masing masing.

“JKPI bertujuan menjaga kelestarian cagar budaya, baik pusaka alam maupun pusaka budaya, sebagai modal dasar dalam membangun daerah di masa depan,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia menilai bahwa warisan budaya tak sekadar menjadi simbol sejarah, tetapi juga bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Kota yang makin tua, makin eksotik,” ujarnya.

Sungai-sungai yang membelah Banjarmasin bukan hanya urat nadi bagi kehidupan warga, tapi juga saksi sejarah berbagai peristiwa di kota ini. Sungai-sungai ini membawa cerita dari masa ke masa.

Selain itu, walikota juga menyoroti pentingnya keterlibatan kota kota baru dalam JKPI.

“Terima kasih kepada perwakilan dari Kota Kediri dan Bandung. Semoga dalam kesempatan ini kita bisa menyetujui keanggotaan baru mereka di JKPI,” tambahnya.

Melalui kongres sekaligus Rakernas ini, seluruh peserta untuk merumuskan strategi pelestarian budaya yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai esensialnya.

“Mari kita jaga dan rawat kebudayaan ini agar tetap dinamis dan relevan dengan perkembangan zaman,” ucapnya.

Dirinya pun berharap melalui keputusan strategis yang dihasilkan dalam Rakernas kali ini, JKPI akan semakin kuat sebagai organisasi yang mampu memperkuat identitas budaya kabupaten-kota di Indonesia di kancah internasional.

“Semoga langkah kita dalam menjaga warisan budaya selalu direstui oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kota-kota di Indonesia untuk bersama sama menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya mereka, di tengah dinamika pembangunan modern yang terus berkembang. (ADV/SRI/RDM/RH)

Exit mobile version