Tingkatkan Literasi, Dispersip Kalsel Hadirkan Penulis Nasional J.S Khairen

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan literasi masyarakat Banua, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel kembali menghadirkan salah satu Penulis Nasional, Jombang Santani Khairen atau yang dikenal dengan J.S Khairen.

Suasana Meet And Great Bersama Penulis, J.S Khairen di aula Dispersip Kalsel

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina mengatakan lenghargaan penulis buku islami terbaik kategori remaja oleh IKAPI dan Best Writer of The Year yang diraih oleh penulis asal Kota Padang tersebut menjadi salah satu alasan Dispersip Kalsel mengundangnya untuk mengisi acara Jumpa Penulis di aula Dispersip Kalsel, Kamis (24/10).

“Selain karena dua penghargaan tersebut, J.S Khairen ini juga salah satu penulis muda yang terkenal di kalangan remaja di Kalsel, sehingga kamipun mengundangnya,” katanya.

Adethia berharap kedatangan J.S Khairen ini bisa membantu Dispersip Kalsel untuk menumbuhkan rasa cinta kepada buku dan perpustakaan sehingga semakin banyak generasi muda yang berkunjung ke perpustakaan.

“Melalui kegiatan ini kita ingin mengajak generasi muda di Kalsel untuk rajin membaca minimal dalam satu bulan ada dua buku yang dibaca satu buku fiksi dan satu buku non fiksi,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Penulis Buku “Dompet Ayah Sepatu Ibu”, J.S Khairen. Ia menyebutkan dengan rajin membaca buku, para generasi muda tersebut telah menanamkan banyak pengetahuan untuk dirinya.

“Untuk di Kalsel sendiri menurut saya sudah sangat bagus, buktinya hari ini banyak generasi muda yang datang pada kegiatan ini,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, J.S Khairen juga turut mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh para komunitas baca di Kalsel yang telah menyediakan buku bacaan secara gratis di tempat-tempat publik.

“Mereka bisa mengumpulkan 100 orang ditaman untuk baca buku, ini sangat bagus dan menandakan bahwa minat baca di Kalsel tinggi, hanya saja akses untuk bahan bacaannya yang masih kurang,” terangnya.

J.S Khairen berharap Dispersip Kalsel bisa terus konsisten mengadakan kegiatan serupa, sehingga minat baca dan literasi masyatakat Kalsel terus meningkat.

Pada kegiatan Meet Ans Greet ini, pada peserta berkesempatan mendapatkan tandatangan langsung yang dibubuhkan pada buku karya JS Khairen yang mereka punya. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dorong Peningkatan SDM Melalui Pelatihan Kejuruan di BLK

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai pelatihan kejuruan yang dilaksanakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan kembali menyelenggarakan Pelatihan Tahap 5 yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2024.

Kepala BLK Provinsi Kalimantan Selatan, Sayyid M. Yusfiansyah Al Azhmatkhan, menyebutkan bahwa pelatihan ini menjadi wadah penting bagi masyarakat Kalimantan Selatan untuk meningkatkan daya saing dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Ini merupakan langkah awal Pemprov Kalsel, terutama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dalam meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia di daerah,” ujarnya, Kamis (24/10).

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Diklat, Muhammad Zainal Abidin mengatakan pada pelatihan tahap ini, tersedia empat kejuruan yaitu pengoperasian mesin bubut, teknik las, desain grafis muda dan teknisi audio video yang diikuti oleh 64 peserta.

“Pelatihan dimulai sejak pertengahan Oktober 2024 dan berlangsung selama satu bulan. Para peserta mendapatkan pembelajaran teori dan praktik dari instruktur berpengalaman dan profesional di BLK,” jelasnya.

Zainal juga menambahkan, setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan mengikuti program magang selama dua bulan di perusahaan yang telah bekerja sama dengan BLK.

“Diharapkan para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar keterampilan yang mereka peroleh bisa dimaksimalkan,” tutupnya.

Untuk diketahui, Pelatihan Tahap 5 ini merupakan pelatihan terakhir yang dijadwalkan oleh BLK Provinsi Kalsel tahun ini dengan menggunakan APBN atau APBD. Selanjutnya, pelatihan baru akan dibuka kembali pada tahun 2025 mendatang. (BDR/RDM/RH)

Gelar Debat Publik Perdana, KPU Kalsel Siap Evaluasi Debat Cagub Cawagub Berikutnya

BANJARMASIN – KPU Provinsi Kalimantan Selatan sukses menggelar debat publik perdana, Cagub dan Cawagub Kalsel pada Rabu (23/10) malam di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin. Acara yang berlangsung kurang lebih 150 menit tersebut, langsung menjadi perbincangan di kalangan masyarakat, yang menyaksikan langsung debat melalui kanal YouTube KPU Provinsi, serta sejumlah media televisi lokal dan nasional.

Ketua KPU Kalsel menerima pertanyaan dari para panelis

Debat yang mengangkat tema, Pelayanan Inovatif dan Akselerasi Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Selatan ini, dihadiri langsung sejumlah tamu, termasuk Ketua Komisi II DPR RI, Rifky Nizami Karsayuda, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, serta jajaran komisioner KPU Provinsi dan Bawaslu Provinsi Kalsel.

Ketua KPU Kalsel bersama sejumlah tamu VVIP

Kepada wartawan usai acara, Ketua KPU Provinsi Kalsel, Andi Tenri Sompa mengaku senang, bahwa debat publik perdana ini berlangsung lancar, aman dan tepat waktu.

“Kita juga sudah mengevaluasi sejumlah hal yang nanti akan kita perbaiki pada debat publik kedua mendatang,” ujarnya.

Diantaranya, terkait tata letak kursi pendukung serta tamu undangan, MC serta pertanyaan yang akan diajukan pada debat kedua nanti.

“Terkait waktu menjawab bagi paslon sudah sesuai dengan ketentuan, bahwa paslon tidak perlu menambahkan jawaban meski masih memiliki waktu tersisa,” tambahnya.

Lebih lanjut Andi Tenri Sompa memastikan, debat publik Cagub dan Cawagub Provinsi Kalsel tahun 2024, hanya akan berlangsung dua kali. Yakni pada Rabu (23/10) dan pada Sabtu (23/11) mendatang.

“Sesuai PKPU, debat publik dapat dilakukan maksimal sebanyak 3 kali. Tapi kedua paslon sepakat untuk melaksanakan dua kali saja,” tutupnya.

Debat publik perdana Cagub dan Cawagub Provinsi Kalimantan, menghadirkan kedua paslon, yakni Muhiddin – Hasnuryadi Sulaiman dan Raudatul Jannah – Akhmad Rozanie Himawan, bersama parpol pengusung serta masing – masing pendukungnya. Pada 30 menit pertama, masing – masing paslon menyampaikan visi dan misinya kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan debat berdasarkan pertanyaan yang diundi. (RIW/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Update Kemampuan Bidan

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar workshop update standarisasi pelayanan dan konseling KB bagi bidan, di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (24/10). Dibuka Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Kota Banjarmasin Helfiannoor, didampingi Kabid Keluarga Berencana Bandiyah Ma’rifah.

Helfi menjelaskan, kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan para bidan khususnya yang sudah senior, dan terus mengikuti perkembangan terbaru.

Kepala DPPKBPM Kota Banjarmasin Helfiannoor

“Meski saat ini kemampuan para bidan di Kota Banjarmasin sudah baik, dalam memberikan pelayanan KB serta ibu melahirkan,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Helfi, diharapkan dengan adanya kemampuan yang baru ini, seperti adanya peningkatan kemampuan komunikasi untuk para bidan.

“Agar memudahkan para bidan mengajak masyarakat untuk menggunakan KB tersebut,” ujarnya.

Sementara itu Kabid Keluarga Berencana Bandiyah Ma’rifah mengatakan, kegiatan dilaksanakan selama dua hari Kamis 24 sampai Jumat 25 Oktober 2024.

“Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya,” ucapnya.

Kegiatan ini diikuti 30 peserta dari perwakilan Puskesmas, PMB, serta Rumah Sakit yang ada di Kota Banjarmasin.

Pada kegiatan ini juga dilaksanakan MoU atau penandatangan kerjasama DPPKBPM Kota Banjarmasin dengan RS Bhayangkara Polda Kalsel dalam penanganan pemasangan alat kontrasepsi.

Kerjasama dengan Rumah Sakit Bhayangkara ini dibidang pelayanan untuk pemasangan alat kontrasepsi puskesmas yang ada di Kota Banjarmasin.

Sehingga, pada saat pemasangan alat seperti implan, maka puskesmas memberikan rujukan ke Rumah Sakit Bhayangkara tersebut. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Terima Usulan Prakarsa Pemko Raperda Tentang Rumah Mediasi

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menerima usulan Prakarsa Pemerintah kota tentang Rumah Mediasi, melalui Rapat Paripurna Tingkat I, pada Rabu (23/10)

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, disela Rapat Paripurna mengatakan, dari pemandangan umum fraksi-fraksi telah menerima pengajuan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rumah Mediasi untuk dibahas ke tingkat selanjutnya.

Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, saat memberikan komentarnya

“Saat ini ada 7 fraksi yang memberikan tanggapan,” ucapnya

Menurutnya, kehadiran payung hukum ini sangat penting, untuk memberikan solusi bagi masyarakat yang terjadi perselisihan, agar tidak berlanjut hingga ke Kepolisian dan Pengadilan. Pihaknya mengapresiasi ini. Langkah yang tepat sebagai solusi kedepannya.

“Setiap sengketa atau perselisihan warga, dapat segera didamaikan, tidak sampai ke ranah hukum,” jelasnya

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menambahkan, tujuan pengajuan Raperda Rumah Mediasi, akan dipusatkan di setiap kantor Kelurahan, melibatkan langsung Lurah Babinkantibmas dan Babinsa. Sehingga, harus memiliki payung hukum, karena dengan pendanaan.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, saat menyampaikan sambutan

“Rumah Mediasi ini diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki permasalahan dapat diselesaikan secara kekeluargaan,” tutupnya.

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD kota Banjarmasin Rikval Fachruri, didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, Mathari, Muhammad Isnaini dan Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto, dihadiri Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Kalangan Legislatif dan Eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Hasil Pra Rakorprov, KONI Kalsel Sepakat Porprov Dilaksanakan Tahun 2025

BANJARMASIN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Pra Rapat Koordinasi Provinsi (Rakorprov), dan mencapai kesepakatan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel dilaksanakan di tahun 2025 mendatang. Meski sebelumnya adanya rencana pelaksanaan di tahun 2026.

Pra Rakorprov ini dilaksanakan di Gelanggang Remaja Olahraga (GOR) Hasanuddin HM, Rabu (23/10).

Pra Rakorprov ini dipimpin Wakil Ketua Umum Peningkatan Prestasi KONI Kalsel Gusti Perdana Kusuma.

“Pada Pra Rakerprov ini membahas waktu, tempat, cabor yang dipertandingkan pada Porprov Kalsel mendatang,” ungkapnya.

Pada Pra Rakerprov ini, lanjutnya, untuk Pelaksanaan Porprov Kalsel terbanyak diajukan pada Tahun 2025 mendatang, dilaksanakan.

“Sehingga disepakati untuk Porprov Kalsel dilaksanakan di Tahun 2025,” ungkap Gusti Perdana.

Untuk tempat pelaksanaan, tambahnya, hanya satu daerah yang mengajukan diri, yakni Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Kesiapan tersebut, diakui langsung oleh Sekretaris Umum KONI Tala Aries Trisnantri.

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Tala Aries Trisnantri

“KONI Kabupaten Tanah Laut sudah siap melaksanakan kegiatan pelaksanaan Porprov Kalsel,” ucapnya.

Bahkan, lanjut Aries, Pemerintah Kabupaten Tala sudah menganggarkan untuk pelaksanaan Porprov pada Tahun 2025 mendatang.

“Selain sudah siap anggaran, begitu juga untuk kesiapan tempat pertandingan,” ucap Aries.

Dukungan terhadap pelaksanaan Porprov di Tahun 2024 juga disampaikan Plh Ketua KONI Kotabaru Zulkipli AR.

Plh Ketua KONI Kotabaru Zulkipli AR

Menurutnya, Pemerintah Kotabaru telah menganggarkan untuk keikutsertaan pada pelaksanaan Porprov Kalsel di Tahun 2025 tersebut.

“Sehingga kami mendukung pelaksanaan Porprov Kalsel dilaksanakan di Tahun 2025 mendatang,” ucapnya.

Apabila diundur pelaksanaan di tahun 2026 pihaknya menolak rencana tersebut. Karena sudah dianggarkan di tahun 2025 tersebut. (SRI/RDM/RH)

DPRD Provinsi Kalsel Berharap Mutu Pendidikan di Kalsel Semakin Meningkat

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan agar mutu pendidikan di Kalsel semakin meningkat di tahun 2025.

Harapan itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, usai memimpin rapat kerja Komisi IV DPRD Kalsel bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Rabu (23/10), dengan agenda pembahasan program kerja tahun 2025.

“Singkatnya kami ingin mengetahui apakah program-program prioritas yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, termasuk juga anggarannya, kita tentunya ingin melihat apakah sudah pas atau belum,” katanya.

Dari rapat kerja tersebut, Jihan juga menemukan sebuah fakta bahwa posisi Angka Harapan Lama Sekolah (AHLS) dan Angka Rata-Rata Lama Sekolah (ARLS) tahun 2023 Kalsel di regional Kalsel sangat memprihatinkan. Untuk itu, ia berharap agar hal tersebut mendapatkan perhatian serius dari Pemprov Kalsel.

“AHLS kita di Regional Kalsel berada di posisi 3 dengan angka 12,86, sedangkan ARLS berada di posisi empat dengan angka 8,55. Tentu kita berharap ke depannya hal-hal semacam ini harus mendapatkan perhatian,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Lewat Rombong Barakah, Bank Kalsel Buka Jalan Sukses Bagi UMKM Pra Sejahtera

BANJARMASIN – Bank Kalsel terus menunjukkan komitmen nya mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kalimantan Selatan. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel, kembali menyerahkan bantuan berupa 3 (tiga) Rombong Barakah kepada pelaku UMKM di wilayah Banjarmasin.

Bantuan ini diserahkan langsung Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin secara bergantian kepada 3 (tiga) penerima Rombong Barakah. Yaitu Wahyu Pazeri (Usaha Minuman Es), Andi Chandra (Usaha Onde – Onde), Normawati (Usaha Minuman Capcin). Adapun acara penyerahan berlangsung di Basement Kantor Pusat Bank Kalsel pada Senin (21/10) . Penyerahan bantuan didampingi Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi dan Kepala Cabang Utama Banjarmasin, Suriadi, serta Kepala Bagian Corporate Communication and Customer Care, Nindri Yuwani.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan, bahwa pemberian rombong gratis ini didasarkan pada hasil tinjauan lokasi dan tempat tinggal penerima yang termasuk dalam kategori 8 asnaf. Dimana, dana tersebut bersumber dari 2,5 persen gaji pegawai Bank Kalsel yang dipotong setiap bulannya serta donasi masyarakat yang dikumpulkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel.

“Kami berharap kedepannya bantuan Rombong Barakah ini dapat membawa keberkahan bagi para pelaku UMKM di Kalimantan Selatan, sehingga dagangan mereka laris manis dan berdampak untuk meningkatkan perekonomian di Kalimantan Selatan. Dalam hal ini juga, saya mengajak masyarakat Kalimantan Selatan untuk terus mendoakan agar bisnis Bank Kalsel semakin sukses, sehingga kami dapat terus memberikan keberkahan bagi Banua,” ucap Fachrudin.

Sementara itu, perwakilan pelaku UMKM penerima rombong barakah, Normawati yang merupakan penjual minuman, mengucapkan terima kasih kepada Bank Kalsel melalui UPZ Bank Kalsel atas rombong baru yang diterimanya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bank Kalsel melalui UPZ Bank Kalsel atas bantuan Rombong Barakah ini. Sebelumnya, saya hanya berjualan dengan peralatan yang bisa dikatakan tidak layak pakai dan Alhamdulillah dengan adanya rombong baru ini, saya bisa lebih mudah menjajakan produk dan menarik lebih banyak pelanggan. Semoga usaha saya semakin berkembang dan bisa ikut berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus berusaha dan memberikan yang terbaik, serta Bank Kalsel semakin maju dan berjaya,” pungkas Normawati. (ADV-RIW/RDM/RH)

Targetkan Nilai Sangat Baik, BKD Kalsel Terus Tingkatkan Sistem Merit Manajemen ASN

BANJARBARU – Dalam upaya memperkuat pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan terus mengoptimalkan peningkatan penerapan Sistem Merit Manajemen ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel. Sistem ini diterapkan untuk memastikan pengelolaan ASN yang adil berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah melalui Kasubbid Promosi, Ahmad Nur Ardi, menjelaskan bahwa penerapan sistem merit juga bertujuan untuk memberikan keadilan kepada seluruh ASN melalui kebijakan manajemen yang diterapkan secara adil, wajar, dan terukur.

Kasubbid Promosi, BKD Kalsel, Ahmad Nur Ardi saat diwawancara

“Keadilan yang dimaksud yakni penghargaan kepada ASN yang berkinerja baik. Ini juga menjadi dasar rekrutmen ASN yang berkompeten dalam penempatan suatu jabatan serta menjamin jenjang karir dari ASN,” ucap Ardi, Senin (21/10).

Pada tahun 2023, penerapan sistem merit di lingkungan Pemprov Kalsel dinilai cukup baik oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan skor 279 poin. Penilaian tersebut didasarkan pada delapan aspek, yaitu perencanaan kebutuhan, pengadaan ASN, pengembangan karir, mutasi dan promosi, manajemen kinerja, penggajian dan penghargaan, disiplin, pelayanan, serta sistem informasi.

“Tahun ini, kami diminta oleh Bapak Sekda untuk meningkatkan nilai sistem merit minimal hingga 325 poin (ambang bawah) agar bisa meraih kategori sangat baik,” lanjutnya.

BKD Kalsel sudah melakukan berbagai langkah, termasuk pengumpulan dokumen terkait penilaian sistem merit dan perbaikan pada beberapa aspek yang dianggap masih kurang. Salah satu fokus utama adalah aspek pengembangan karir, khususnya penerapan manajemen talenta dan rencana suksesi yang memiliki bobot penilaian cukup besar yakni 30 persen dari aspek lain.

“Kami sudah melakukan kaji tiru ke BKD Provinsi Jawa Barat yang dianggap sebagai salah satu instansi terbaik dalam penerapan manajemen talenta di Indonesia. Diharapkan hasil dari kaji tiru ini menjadi langkah awal dalam mengimplementasikan penerapan manajemen talenta di Pemprov Kalsel,” ungkapnya.

Selain itu, peningkatan juga akan difokuskan pada aspek mutasi dan promosi, serta manajemen kinerja yang masih perlu diperbaiki. Ardi menyebut bahwa upaya perbaikan ini diharapkan bisa membawa perubahan positif bagi penerapan sistem merit di lingkungan Pemprov Kalsel.

“Aspek lainnya, berdasarkan penilaian tahun lalu, Alhamdulillah sudah maksimal,” tambah Ardi.

Sementara itu, BKD Kalsel masih menunggu pengumuman terkait penilaian sistem merit Tahun 2024, sembari terus mempersiapkan segala dokumen pendukung mengingat Perubahan regulasi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Perpres Nomor 91 Tahun 2024, Perpres Nomor 92 Tahun 2024, dan Surat Edaran Menpan RB Nomor 4 Tahun 2024 terkait mengalihkan tugas dan fungsi KASN ke Kementerian PAN-RB dan BKN. Dengan demikian, penilaian sistem merit tahun ini kemungkinan besar akan dilakukan oleh BKN, bukan lagi oleh KASN.

“Kami sudah menyiapkan dokumen penilaian sistem merit dan tetap optimis bahwa nilai penilaian tahun ini bisa meningkat dari tahun sebelumnya, semoga bisa mencapai kategori sangat baik,” tutup Ardi. (BDR/RDM/RH)

Peringati Hari Santri Nasional 2024, Santri Kalsel Diharapkan Tanamkan Nilai Perjuangan NKRI

BANJARBARU – Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Selatan menggelar peringatan hari santri nasional 2024, yang dilaksanakan di asrama haji embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Selasa (22/10). Acara dibuka oleh Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Muhammad Tambrin, dan dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Staff Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Adi Santoso, beserta para pimpinan pondok pesantren se – Kalimantan Selatan.

Peringatan hari santri nasional 2024 di Asrama haji embarkasi

Peringatan Hari Santri tahun ini Kementerian Agama RI mengusung tema: “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan”.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Muhammad Tambrin menyampaikan, peringatan hari santri yang digelar pada 22 oktober, merupakan momentum dalam memperingati perjuangan perjuangan para santri, yang turut serda dalam memerdekakan republik indonesi, dari para penjajah.

“Hari Santri yang kita peringati setiap tanggal 22 Oktober adalah momentum bagi kita semua untuk mengenang dan meneladani para santri yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” ungkap Tambrin.

Ia menambahkan, Sejarah telah mencatat bahwa kaum santri adalah salah satu kelompok yang paling aktif menggelorakan perlawanan terhadap para penjajah. Dan salah satu bukti perlawanan santri terhadap para penjajah adalah peristiwa “Resolusi Jihad” pada tanggal 22 Oktober tahun 1945 yang dimaklumatkan oleh Hadratus Syekh Kiai Haji Hasyim Asyari.

“Santri masa kini bertanggung jawab untuk tidak sekadar menjaganya tetapi melainkan juga berkontribusi dalam membangun masa depan masyarakat yang lebih baik,” tutup Tambrin.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Setdaprov Kalsel Adi Santoso turut mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2024 yang terkhususnya ada di Kalimantan Selatan. Dengan diperingatinya hari santri nasional, Gubernur Kalsel mengharapkan para santri yang ada di banua ini, dapat menanamkan sifat sifat para pahlawan, sehingga akan turut serta, dalam pembangunan banua menuju lebih baik lagi.

“Mudah-mudahan di hari santri ini, para santri turut menanamkan nilai-nilai perjuangan untuk NKRI,” ucap Adi.

Adi Santoso menambahkan, para santri juga mempelopori akhlak-akhlak yang baik untuk kalangan pelajar sebagai generasi muda. Sehingga, semangat perjuangan para santri terdahulu dapat terwujud dengan generasi sekarang.

“Gubernur Kalimantan Selatan menginginkan, para santri dapat belajar dengan sungguh sungguh, yang bermakna memiliki sifat para pejuang,” tutup Adi.

Untuk diketahui, peringatan hari santri nasional 2024, yang dilaksanakan di asrama haji embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, dihadiri ratusan santri dari berbagai pondok pesantren. Selain itu, berbagai pertunjukan pun turut diperlihatkan para santri untuk memeriahkan hari santri, seperti pertunjukan drumband yang ditambilkan santri – santri pondok pesantren Darul Hijrah Martapura, dan paduan suara oleh para santriwati pondok pesantren al-falah puteri Banjarbaru. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version