Abdi Persada FM Raih Penghargaan Sebagai LPPL Terbaik pada Anugerah KPI 2024

JAKARTA – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abdi Persada FM berhasil meraih penghargaan bergengsi di Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Tahun 2024 dalam kategori Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio.

Ajang penghargaan yang mengusung tema “Penyiaran Tumbuh, Indonesia Maju” ini juga dihadiri dan dibuka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, di Auditorium RRI Jakarta, pada Jumat (8/11).

Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan yang telah berhasil diraih tersebut.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim di Abdi Persada FM yang selalu berkomitmen memberikan informasi berkualitas untuk masyarakat. Semoga penghargaan ini dapat memacu kami untuk terus berinovasi dalam menyajikan konten yang edukatif dan informatif,” ucapnya.

Untuk itu, tambah Syarifah, Abdi Persada FM akan terus mengikuti perkembangan dunia digital agar tetap relevan dan memenuhi kebutuhan informasi di era yang serba cepat ini.

“Kami di Abdi Persada FM akan terus berusaha menjadi media yang terpercaya, mengikuti perkembangan dunia digital dan senantiasa berkomitmen menyajikan konten yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” lanjutnya.

Sebelumnya, Menteri Komdigi RI, Meutya Hafid dalam sambutannya turut mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada para pemenang Anugerah KPI 2024.

“Saya berharap penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi insan penyiaran untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Mari kita jadikan Anugerah KPI ini sebagai momentum untuk memperkokoh peran penyiaran dalam mewujudkan Indonesia Maju dan mencapai cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (BDR/RDM/RH)

RUPAWAN 2024, Menghidupkan Semangat Pahlawan dalam Lembaran Rupiah

BANJARMASIN – Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan, Bank Indonesia menggelar Bincang Rupiah dan Pahlawan (RUPAWAN) 2024. Acara ini bertujuan untuk menggugah kebanggaan terhadap Rupiah,.sebagai simbol kedaulatan bangsa sekaligus inspirasi dari nilai-nilai kepahlawanan Indonesia yang terus relevan di era modern.

RUPAWAN 2024 mengangkat tema “Rupiah sebagai Rekam Jejak Abadi Semangat Kepahlawanan,” sebagai ajakan kepada masyarakat untuk mencintai, memahami, dan bangga akan Rupiah serta menghargai jasa para pahlawan.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Pahlawan, kegiatan ini mengajak seluruh masyarakat untuk merenungkan bagaimana semangat perjuangan para pahlawan nasional tidak hanya terekam dalam sejarah, tetapi juga diabadikan dalam Rupiah sebagai lambang kedaulatan.

Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Budi Sudaryono, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa acara ini merupakan momen yang tepat untuk menyatukan nilai-nilai kebangsaan dengan mencintai Rupiah, baik sebagai alat pembayaran maupun sebagai identitas bangsa.

Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI, saat memberikan keterangan kepada wartawan

“Semangat kepahlawanan yang diabadikan dalam desain Rupiah mengingatkan kita akan perjalanan bangsa dan nilai-nilai yang diwariskan para pahlawan kita. Rupiah bukan sekadar alat pembayaran, tetapi juga simbol pemersatu yang harus dijaga oleh seluruh elemen bangsa,” kata Budi Sudaryono.

Ia menambahkan bahwa RUPAWAN adalah wujud edukasi Bank Indonesia untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai Rupiah, sekaligus memperkuat semangat nasionalisme melalui tema Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah.

Dalam acara talkshow Bincang RUPAWAN, para peserta diajak memahami lebih dalam bagaimana Rupiah membawa nilai-nilai kepahlawanan yang mencerminkan keberanian, pengorbanan, dan pengabdian para tokoh nasional seperti Pangeran Antasari dan Idham Chalid.

Melalui sesi ini, Bank Indonesia berharap dapat membangun kesadaran pada generasi muda mengenai pentingnya menjaga dan mencintai Rupiah sebagai simbol kebanggaan nasional serta perwujudan dari semangat perjuangan yang relevan hingga saat ini.

Selain talkshow, RUPAWAN 2024 juga menyelenggarakan CBP Rupiah Championship berupa lomba mewarnai bertema “Makna Rupiah dan Pahlawan” untuk kategori anak-anak. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkenalkan nilai kebangsaan sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan kreatif, serta menanamkan rasa bangga terhadap Rupiah sebagai simbol identitas dan kebersatuan bangsa.

Acara yang didukung Pemerintah Kota Banjarmasin, Korem 101/Antasari serta civitas akademika ini diharapkan dapat membangkitkan semangat kolaborasi dan kebanggaan terhadap Rupiah, serta menumbuhkan rasa nasionalisme pada setiap individu.

Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memastikan ketersediaan dan kualitas Rupiah di seluruh wilayah NKRI, baik sebagai alat pembayaran maupun sebagai simbol kebanggaan nasional yang harus dijaga dan dihormati.

Sebagai penutup, Budi mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan Rupiah dalam setiap transaksi baik tunai maupun non-tunai, serta merawatnya dengan baik.

“Mari kita cintai, banggakan, dan pahami Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa yang tak ternilai. Dengan CBP Rupiah, kita wujudkan Indonesia yang maju,” pungkasnya. (BIKalsel-RIW/RDM/RH)

Taman Budaya Kalsel Sukses Gelar Misi Kesenian Selama Tahun 2024

BANJARMASIN – Taman Budaya Kalimantan Selatan dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, telah sukses menggelar misi kesenian tahun 2024.

Kepada wartawan Kepala Unit Pelaksan Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Kalsel Suharyanti, ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (8/11) mengatakan, gelaran misi kesenian di seluruh Kabupaten ini, merupakan kelanjutan program di tahun 2019, karena sempat terhenti akibat pandemi COVID -19 pada 2020 lalu. Dimana, misi kesenian sebagai bentuk pelestarian kesenian yang ada di seluruh kabupaten.

Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti

“Alhamdulillah sukses kegiatan ini selama 2024, untuk semua Kabupaten yang dikunjungi,” ucapnya

Disampaikan Suharyanti, misi kesenian sebagai bentuk support bagi para seniman di seluruh Kabupaten, karena menampilkan berbagai ciri khas yang dimiliki setiap daerah diantaranya tarian tradisional, tari anak, japin carita, madhihin dan bapandung. Terkait Kota Banjarmasin dan Banjarbaru yang tidak digelar oleh pihaknya, selama ini sudah terbantu dengan gelaran penampilan untuk langsung ke Taman Budaya Kalsel.

“Dari hasil evaluasi di lapangan telah berjalan sukses, dan akan dilanjutkan kembali tahun 2025 mendatang,” jelas Yanti

Sementara itu, Kepala Seksi Dokumentasi dan promosi Taman Budaya Kalsel Nitta Aulia menambahkan, pihaknya sangat bersyukur tingginya antusias dari seluruh lapisan masyarakat yang dikunjungi, dengan menyaksikan secara langsung setiap pagelaran meski kegiatan dilaksanakan pada malam hari, mulai dari warga di Kabupaten Banua Anam hingga Tanah Pesisir.

“Kami sangat berterima kasih kepada instansi terkait, yang juga turut berkolaborasi untuk melestarikan dan mengenalkan seni budaya di Banua,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Dibuka Presiden Prabowo Subianto, Roy Rizali Anwar Ikuti Rakornas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

JAWA BARAT – Plh. Gubernur Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar menghadiri acara Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Rakornas Garpemda) yang digelar Kementerian Dalam Negeri, pada Kamis (7/11). yang Rakornas yang dibuka langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ini, digelar di Sentul International Convention Center (SICC) Sentul, Jawa Barat.

Plh Gubernur Kalsel saat menghadiri Rakornas Garpemda

Pada Rakornas ini, Plh. Gubernur Kalsel Roy Rizali Anwar didampingi Ketua DPRD Kalsel tiba di tempat acara pada pukul 08.30 WIB. Turut berdatangan menteri, wakil menteri, kepala badan, wakil kepala badan, eselon 1 kementerian atau lembaga, hingga gubernur, walikota maupun bupati, serta jajaran Forkopimda seluruh Indonesia.

Jajaran Forkopimda vertikal di kabupaten/kota sebanyak 4.369 orang, terdiri 98 wali kota dan 38 gubernur yang tampak hadir dengan busana batik dan sasirangan. Kegiatan ini mengusung tema, “Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045.”

Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menyampaikan laporannya, bahwa kehadiran para instansi pusat sebanyak 525 orang diantaranya seluruh kepala atau pimpinan pegawai dan lembaga, serta eselon I juga wakil kementerian dan lembaga.

Kemudian dilanjutkan dengan arahan Presiden, Prabowo Subianto sekaligus membuka rakornas perdana di era kepemimpinannya.

Presiden RI memberikan amanat saat membuka Rakornas Garpemda

Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan, bahwa setiap pemerintah daerah dapat menjalankan kebijakannya, semata – mata untuk kepentingan rakyat Indonesia.

“Saya kira ini adalah suatu momen yang sangat bermanfaat dan sangat strategis. Tapi ini juga sebetulnya sesuatu yang mungkin jarang kita lakukan,” ucap Presiden Prabowo.

Prabowo berpesan kepada seluruh kepala daerah yang hadir, harus mampu mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah yang ada di daerah.

“Kepala daerah tidak hanya sekadar sebagai pemangku kebijakan saja,” pungkasnya.

Terakhir, Prabowo pun mengapresiasi inisiatif Kementerian Dalam Negeri, karena bisa menyelenggarakan forum yang melibatkan peserta lebih dari 5.000 orang tersebut.

Plh. Gubernur Kalsel, Roy Rizali Anwar bersama Ketua DPRD Kalsel mengikuti forum Rakornas Garpemda ini hingga berakhir, pada pukul 18.30 WIB. Dalam kesempatan itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menutup rakornas, menginginkan seluruh kepala daerah beserta instansi vertikal lainnya dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam memajukan daerahnya.

“Biar semua sinergi, satu visi dan satu misi untuk Indonesia Emas. Saya juga ingin memberikan apresiasi kepala daerah yang kini berubahnya signifikan,” tutupnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

TP PKK Kalsel Siapkan Menu Bergizi Pada Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional

BANJARMASIN – Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan pada lomba masak serba ikan akan menampilkan menu bergizi, untuk menambah kecerdasan Balita.

Ketua Bidang 3 Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Kalsel Sukmawati mengatakan, saat ini pihaknya telah mempersiapkan menu yang akan disajikan pada saat pelaksanaan Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional Tahun 2024.

Ketua Bidang 3 Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Kalsel Sukmawati

“Salah satunya, menu pada kategori Balita, yang diolah dengan pemenuhan gizi Balita,” ungkap Sukmawati, kepada sejumlah wartawan, belum lama tadi.

“Pada menu Balita salah satunya mengandung omega 3 untuk menambah kecerdasan pada anak tersebut,” ujarnya.

Selain itu, pada menu Balita ini harus disukai oleh anak anak yang mengkonsumsinya.

“Begitu juga untuk dua kategori lainnya. Menu keluarga serta menu kudapan yang tentunya mengandung gizi untuk keluarga serta disukai,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan dapat meraih juara.

“Pada lomba masak serba ikan tingkat nasional mendatang, tentunya memiliki target untuk dapat meraih juara pada lomba tersebut,” ujarnya.

Sukmawati berharap, pada lomba tahun ini bisa membawa pulang piala kemenangan, dari perwakilan tiga menu yang diikuti oleh Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami meminta doa dan dukungan dari seluruh warga Banua, untuk keberhasilan Provinsi Kalimantan Selatan pada lomba masak serba ikan tingkat nasional mendatang,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

DPRD Kalsel Komitmen Dukung Program Asta Cita Presiden RI

BOGOR – Dalam rangka menindaklanjuti Visi Presiden Republik Indonesia “Terwujudnya Indonesia Maju Yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berdasarkan Gotong Royong”, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, bertempat di Sentul International Convention Center (SICC) Jawa Barat, pada Kamis (7/11).

Suasana Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2024 di Bogor Jawa Barat

Mengusung tema “Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”, Rakornas yang diselenggarakan oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan diikuti seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Seluruh Indonesia.

Dalam Kabinet Merah Putih, visi yang ingin diwujudkan dalam pemerintahan Prabowo-Gibran tertuang dalam delapan misi yang disebut Asta Cita, yang berisikan tentang pengokohan ideologi hingga demokrasi, pemantapan sistem pertahanan negara melalui swasembadapangan, dan meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas.

Prabowo-Gibran juga berjanji memperkuat pembangunan SDM, melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi, meningkatkan lapangan kerja, hingga memperkuat soal reformasi politik, hukum dan birokrasi.

Dalam hal ini, Supian HK berkomitmen akan mendukung Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto, salah satunya dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Kalsel.

“Kemarin kita sempat berdikusi bersama Pak Mentan mengenai program cetak sawah. Ini merupakan salah satu langkah strategis untuk mendukung Asta Cita yang dicanangkan oleh Pak Presiden. Kalsel memiliki lahan yang luas dan berpotensi untuk berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan,” tegasnya.

Diketahui, ketahanan pangan merupakan bagian dari program Asta Cita yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Supian HK berharap dengan adanya Rakornas ini dapat terbentuknya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Ia juga berharap semangat dan motivasi dari Presiden RI dapat mendorong untuk bekerja lebih keras dalam membangun wilayah masing-masing demi terwujudnya Indonesia Emas 2045. (ADV-NRH/RDM/RH)

Pengelola Perpustakaan Sekolah di Kalsel Diharapkan Berbenah Menuju Akreditasi Perpustakaan

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan Workshop Akreditasi Perpustakaan bertempat di aula Dispersip Kalsel, Kamis (7/11).

Kegiatan yang diikuti pengelola perpustakaan sekolah tingkat SD, SMP dan SMA se Kalsel ini dibuka oleh Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani yang diwakili Plt Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina.

Adethia menjelaskan sesuai tema kegiatan, workshop ini merupakan salah satu upaya meningkatkan akreditasi perpustakaan sekolah di Kalsel. Mengingat jumlah perpustakaan yang terakreditasi masih sedikit, yaitu sekitar 10 persen atau 190 perpustakaan sekolah dari 1.800an perpustakaan sekolah yang ada di Kalsel.

“Ini adalah salah satu usaha kami untuk menggenjot angka akreditasi perpustakaan sekolah di Kalsel,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Adethia, pihaknya berharap setelah dilaksanakannya workshop ini, perpustakaan sekolah di Kalsel dapat berbenah dan menyiapkan diri dalam rangka menuju akreditasi pada tahun 2025 mendatang.

“Paling tidak perpustakaan sekolah yang sudah mengikuti workshop hari ini, siap mengajukan akreditasi di tahun depan,” harapnya.

Sementara itu, narasumber kegiatan, Asesor Perpustakaan, Moch Isra Hajiri menerangkan bahwa pemerintah berusaha memajukan perpustakaan melalui dua program yaitu akreditasi perpustakaan dan sertifikasi pustakawan. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mencerdaskan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas Tahun 2045.

“Apalagi Kalsel sebagai daerah penyangga Ibukota Nusantara sehingga kita perlu menyiapkan tenaga SDM ke depan, agar bisa berkontribusi dalam pembangunan,” tuturnya.

Dalam workshop ini, Isra menyampaikan materi terkait Standar Nasional Perpustakaan(SNP) sehingga dengan pemenuhan SNP tersebut diharapkan perpustakaan bisa memenuhi kualitas dan kuantitas, terutama koleksi dan SDM perpustakaan.

“Pada saat ini yang masih jadi kendala, terutama terkait sarana dan prasarananya. Masih terkendala letak perpustakaan itu sendiri kadang masih di ujung. Padahal jargon perpustakaan itu jantungnya sekolah. Bagaimana menyebarkan ilmu pengetahuan di sekolah menjadi brand sekolah itu sendiri. Namun kenyataannya, standarnya masih belum diperhatikan,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Isra, dengan program pemerintah ini diharapkan kesadaran pimpinan sekolah semakin meningkat untuk mengusahakan perpustakaan ini menjadi lebih baik lagi. (NRH/RDM/RH)

Dukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045, Kepala Daerah se Kalsel Hadiri Rakornas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2024. Rakornas yang digelar di Sentul Jawa Barat pada Kamis (7/11) ini, mengusung tema “Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”. Asta Cita merupakan delapan misi yang diusung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.

Rakornas dibuka langsung Presiden Prabowo Subianto, dan ditutup Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Dalam keterangan tertulisnya, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo, untuk mengkoordinasikan dan mengharmonisasikan pemda dan pemerintah pusat, dalam mendukung program prioritas serta arah kebijakan Presiden Prabowo.

Selain berisi arahan Presiden Prabowo, menurut Mendagri, rakornas ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari jajaran Kabinet Merah Putih yang terbagi ke dalam empat panel. Masing – masing panel membahas isu strategis. Misalnya pada panel pertama membahas Penyelenggaraan Tata Kelola Pemerintahan yang Efisien.

Kemudian panel kedua membahas Kebijakan Nasional Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045. Selanjutnya panel ketiga membahas Program Unggulan Pemerintah Pusat, dengan narasumber diantaranya Menteri Pertanian.

Sebelumnya di Banjarbaru belum lama tadi, Pj Bupati Tanah Laut yang juga Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman memastikan, bahwa seluruh kepala daerah di Banua, hadir langsung pada rakornas ini.

“Masalah ketahanan pangan dan swasembada pangan dibahas tuntas pada rakornas ini,” ujarnya.

Kehadiran para kepala daerah dan unsur Forkopimda daerah ini, menurut Syamsir, menjadi komitmen seluruh pemda untuk mewujudkan Asta Cinta pemerintahan Prabowo – Gibran, terutama pada persoalan ketahanan pangan.

Rakornas dimulai dengan laporan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Setelahnya, Presiden, Prabowo Subianto memberikan pengarahan sekaligus membuka acara dengan pemukulan gong.

Tercatat 4 ribu lebih tamu dari seluruh Indonesia, hadir pada rakornas perdana di era Presiden, Prabowo Subianto tersebut. Diantaranya meliputi Menteri Kabinet Merah Putih, seluruh kepala daerah dan Forkopimda di Indonesia, termasuk pimpinan lembaga dan instansi yang mengeluarkan kebijakan langsung berkaitan dengan kepentingan negara. (RIW/RDM/RH)

Dinas PKP Gelar Pertemuan Koordinasi Sinkronisasi dan Pelaksanaan Distribusi Pangan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar pertemuan koordinasi, sinkronisasi, dan pelaksanaan distribusi pangan pokok dan pangan lainnya, yang dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarbaru, Kamis (7/11).

Plh Kepala Dinas PKP Provinsi Kalsel Imam Subarkah, melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Saptono, menyampaikan terdapat 3 (tiga) pilar utama ketahanan pangan, yaitu ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan baik secara fisik maupun ekonomi, dan pemanfaatan pangan.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Saptono (tengah)

“Salah satu komoditas pangan yang memiliki peranan penting pada ketahanan pangan di kalimantan selatan adalah beras, karena bagi sebagian masyarakat, beras masih menjadi makanan pokok,” ucap Saptono, saat membuka pertemuan tersebut.

Pentingnya beras ini ungkap Saptono, sehingga berdampak pada pengendalian angka inflasi, yang sering kali beras menjadi pendorong atau penahan inflasi. Keunikan konsumsi beras ini juga ada di kalimantan selatan. meski harga beras lokal bertahan mahal namun tetap dicari masyarakat. masyarakat terbiasa dengan beras lokal dibandingkan beras lain.

“Kondisi faktual belakangan ini memperlihatkan bahwa hambatan-hambatan upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan masih menjadi kendala pemerintah. hambatan tersebut disebabkan beberapa faktor seperti, ketersediaan produksi bahan pangan pokok belum merata sepanjang waktu dan antar wilayah,” lanjutnya.

Salah satu program Presiden Prabowo Subianto adalah menjadikan indonesia sebagai swasembada pangan, yang ditindaklanjuti oleh Kementerian Pertanian menargetkan kalsel melakukan cetak sawah rakyat (csr) sebanyak 500 ribu hektare.

“Oleh karena itu, dengan kerjasama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten – Kota, maka kita dapat menyukseskan program tersebut secara maksimal,” tutup Saptono.

Untuk diketahui, pada pertemuan koordinasi, sinkronisasi, dan pelaksanaan distribusi pangan pokok dan pangan lainnya, Dinas PKP Kalsel menghadirkan 2 narasumber, yakni Ketua Tim Kajian Distribusi Beras Dari Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Prof. Lutfi Fatah, dan Ketua Tim Statistik Harga dan KTIP Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan Fachri Ubadiyah. (DINAS.PKP.KALSEL/MRF/RDM/RH)

Tingkatkan Ekonomi Keluarga, Dinsos Kalsel Gelar Sosialisasi UEP-P Angkatan 1 Tahun 2024

BANJARMASIN – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Sosialisasi Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Perorangan Angkatan 1 Tahun 2024 di salah satu hotel berbintang, Rabu (6/11).

Para Peserta Sosialisasi UEP-P Angkatan 1 Tahun 2024

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari yaitu 6 dan 7 November 2024 dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos Kalsel, Muhammadun diwakili Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Gusnanda Effendi dan dihadiri sejumlah Kepala Dinsos Kabupaten/Kota di Kalsel.

Gusnanda menyampaikan peserta Sosialisasi UEP-P Angkatan 1 sebanyak 153 orang penerima bantuan yang berasal dari tiga daerah yaitu kabupaten Banjar, kabupaten Tabalong dan kota Banjarmasin.

“Kita memberikan bantuan berupa barang dan bahan sesuai jenis usaha yang dimiliki seperti usaha makanan dan minuman, pijat, tukang bangunan, bengkel sepeda motor dan tukang cukur,” katanya.

Sementara, lanjut Gusnanda, untuk meningkatkan keterampilan (skill) peserta sosialisasi, Dinsos Kalsel juga menghadirkan para instruktur yang memang terampil di bidangnya.

“Seperti tukang pijat, kita dibantu instruktur dari panti sosial tuna netra Fajar Harapan. Kemudian bengkel sepeda motor, kita dibantu instruktur dari SMKN 5 Banjarmasin,” jelasnya.

Ia menambahkan dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan dapat menyatukan pemahaman tentang program UEP-P serta meningkatkan ekonomi keluarga penerima bantuan dan berdampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Sehingga keberadaan UEP Perorangan bermanfaat bagi penerima manfaat itu sendiri maupun lingkungan sekitarnya,” terangnya.

Rencananya sosialisasi UEP-P ini dilaksanakan secara bertahap untuk lima angkatan pada tahun 2024. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version