Terima Kunjungan Diskominfo HSS, Diskominfo Kalsel Bahas Jaring Komunikasi Sandi

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, menerima kunjungan kerja dari Diskominfo Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) pada Kamis (15/5), bertempat di kantor Diskominfo Kalsel, di Banjarbaru.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan jaringan komunikasi sandi, serta tata kelola Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Sandiman dan Manggala Informatika.

Rombongan Diskominfo HSS dipimpin Kepala Bidang Persandian dan Statistik, Nani Yuniarti dan disambut Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasin Diskominfo Provinsi Kalsel, Sucilianita Akbar diwakili Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas Tata Kelola Persandian dan Keamanan Informasi, Muhammad Bayu Aji Kondang Wibowo dan Kepala Seksi Monitoring, Audit dan Evaluasi Persandian dan Keamanan Informasi, Abdul Gafur didampingi Pranata Komputer Muda, Abdul Hafizh.

Kepala Seksi Monitoring, Audit dan Evaluasi Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Kalsel, Abdul Gafur menyampaikan apresiasi, atas kunjungan tersebut dan menyambut baik inisiatif kerja sama antardaerah dalam memperkuat sektor komunikasi dan keamanan informasi.

“Kunjungan ini menjadi momen penting untuk berbagi praktik terbaik, khususnya dalam penguatan komunikasi sandi serta pengelolaan Jabatan Fungsional Sandiman dan Manggala Informatika,” ucap Gafur.

Pada kesempatan tersebut, Pranata Komputer Muda, Abdul Hafizh memaparkan struktur dan sistem kerja jaring komunikasi sandi yang telah berjalan di tingkat provinsi, termasuk penerapannya di lingkungan pemerintah kabupaten untuk menjamin kerahasiaan komunikasi antar instansi

Selain itu, turut disampaikan strategi pembinaan karir dan pengembangan kompetensi bagi pejabat fungsional Sandiman dan Manggala Informatika, yang menjadi tulang punggung keamanan informasi dan sistem digital pemerintahan.

Diskusi berlangsung aktif, mencakup mekanisme penyusunan analisis jabatan dan analisis beban kerja untuk JFT Sandiman dan Manggala Informatika, dukungan teknis terhadap instansi lain, hingga penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) berbasis tugas dan fungsi masing-masing JFT.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih erat antara kabupaten dan provinsi dalam penguatan komunikasi pemerintah yang aman dan efisien melalui Jaring Komunikasi Sandi, serta peningkatan kapasitas SDM ASN melalui optimalisasi peran jabatan fungsional. (BDR/RIW/RH)

Gelar GPM, DPKP Kalsel Sasar Wilayah Kecamatan di Kalsel

BANJARBARU – Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan. Kali ini GPM digelar di Kantor Kelurahan Palam Banjarbaru selama dua hari, terhitung Kamis (15/5) hingga Jumat (16/5).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan Syamsir Rahman menyampaikan, GPM ini dilaksanakan dalam rangka menekan tingginya angka inflasi, yang disebabkan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Oleh karena itu, pelaksanaan GPM rencananya akan digelar disejumlah kecamatan di wilayah Kalimantan Selatan dimulai dari kota Banjarbaru pada pekan ini.

“GPM tidak hanya dilaksanakan di kantor kelurahan, tetapi juga dengan jemput bola, yakni produk sayuran dijual di berbagai instansi, termasuk Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Samsat Banjarbaru, dan Disdukcapil Kalsel,” ungkap Syamsir.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel (Kanan) bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel (Kiri)

Pada Gerakan Pangan Murah ini, ungkap Syamsir, pihaknya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Tujuannya agar komoditas bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dapat dibeli masyarakat dengan harga terjangkau.

“Sesuai arahan Gubernur Muhidin, penting untuk menyajikan bahan pangan yang terjangkau bagi masyarakat. Dalam kegiatan ini, Dinas Pertanian menyediakan berbagai jenis sayuran seperti beras, cabe, kangkung, terong, sawi, dan lainnya dengan diskon hingga 50%,” sahut Syamsir.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono mengungkapkan, bahwa pihaknya juga akan ikut berkolaborasi. Sehingga Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga masyarakat, dapat membeli pangan murah, dan ikan segar maupun hasil olahan ikan dengan harga murah.

“Kami juga akan ikut berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, seperti menjual hasil ikan para nelayan dengan disertai diskon harga,” ungkap Rusdi.

Selain berlokasi di setiap wilayah secara bergantian, GPM juga akan menyinggahi kantor – kantor SKPD lingkup Kalsel setiap Jumat, agar para ASN dapat membeli pangan dengan harga murah. Kegiatan ini menurut Rusdi, sangat bermanfaat untuk membantu para ASN.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat apalagi disaat tanggal tua seperti sekarang ini, yang menjadi angin segar bagi para ASN untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga murah,” tutup Rusdi. (MRF/RIW/RH)

Legislatif Sarankan Pemko Banjarmasin Bangun Destinasi Wisata Baru

BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin menyarankan Pemerintah kota membangun destinasi wisata baru, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Kepada sejumlah wartawan, Jumat (16/5)
Anggota Komisi II DPRD Banjarmasin, Mustakim menjelaskan, saat ini masyarakat sudah mengenal sejumlah lokasi wisata di Banjarmasin dan meramaikan kunjungan. Contohnya wisata religi, susur sungai, dan jajanan kuliner khas Banjar. Pihaknya menurut Mustakim, menginginkan pemerintah kota lebih kreatif lagi dengan membangun wisata baru, untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Kami sarankan destinasi wisata baru di Banjarmasin itu, memiliki keunikan budaya, keindahan panorama alam dengan berbagai fasilitas yang tersedia,” harapnya.

Disampaikan Mustakim, untuk merealisasikan pembangunan destinasi wisata baru, pemerintah kota dapat menjalin kerjasama dengan masyarakat setempat, agar memberikan ide-ide kreatif dan cemerlang, terutama melibatkan langsung Gen Z.

“Tempat wisata yang populer dan menarik minat wisatawan dipastikan tidak pernah kehilangan daya tariknya,” ucap Acim (sapaan akrabnya)

Lebih lanjut Mustakim menambahkan, dengan adanya pembangunan destinasi wisata baru, dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian, sosial, dan lingkungan. Dimana, akan meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan melestarikan budaya.

“Wisatawan yang datang ke destinasi wisata baru akan membawa uang yang mereka belanjakan, berdampak positif bagi pedagang, pengrajin, dan usaha lain,” pungkasnya. (NHF/RIW/RH)

Pemuda Kalsel, Ikuti Pelatihan Manajemen Kelembagaan Organisasi Kepemudaan dan Kepramukaan

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, melaksanakan Pelatihan Peningkatan Manajemen Kelembagaan Organisasi Kepemudaan dan Kepramukaan di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025, di Kota Banjarmasin, Jumat (16/5). Pelatihan dibuka Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, Fitri Hernandi.

“Pelatihan organisasi kepemudaan dan pramuka ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pemuda di Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya dalam hal berorganisasi,” ungkap Fitri.

Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernandi

Sehingga, lanjutnya, diharapkan para pemuda memahami cara mengelola suatu organisasi.

“Pemuda dapat belajar pengelolaan Manajemen Organisasi dengan organisasi yang sudah eksis saat ini,” ucap Fitri.

Dikatakan Fitri, pelatihan ini diikuti sebanyak 19 organisasi kepemudaan di Provinsi Kalimantan Selatan, dengan total peserta 100 orang.

Dalam kesempatan tersebut, Organisasi Kepemudaan di Kalimantan Selatan, diharapkan dapat mengikuti perkembangan zaman, di era modernisasi dan kemajuan teknologi yang berkembang saat ini.

“Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan tentunya, terus melakukan pembinaan terhadap organisasi kepemudaan tersebut,” ujar Fitri.

Karena itu, lanjutnya, organisasi kepemudaan diminta untuk dapat berkontribusi dalam pembangunan di Banua.

“Organisasi kepemudaan diharapkan dapat mengikuti perkembangan modernisasi yang terjadi saat ini,” ucapnya.

Dengan mengikuti perkembangan teknologi saat ini, maka organisasi kepemudaan dapat terus eksis memberikan perannya dalam mendukung pembangunan. (SRI/RIW/RH)

Peringati Hardiknas 2025, Pemprov Kalsel Gelar Turnamen Mini Soccer

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, menyelenggarakan turnamen mini soccer dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025. Turnamen Hardiknas Cup 2025 ini dilaksanakan disalah satu tempat Minisoccer di Banjarbaru, mulai Kamis (15/5) hingga Minggu (18/5), yang diikuti sebanyak 20 group. Terdiri dari para tenaga pendidik SMA/ SMK/ dan SLB di 13 Kabupaten – Kota se Kalimantan Selatan.

Gubernur Muhidin yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso mengungkapkan, turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebuah momentum penting, untuk mempererat tali silaturahmi, menggalang semangat sportivitas, serta membangun rasa kebersamaan di antara kita semua.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso

“Olahraga seperti sepak bola, bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga sebuah seni yang menyatukan, membangun karakter, dan mengajarkan nilai-nilai kerja sama, disiplin, dan semangat pantang menyerah,” ungkap Adi, saat membuka turnamen, Kamis (15/5).

Event mini soccer dalam rangka hari pendidikan nasional, akan lebih menumbuh kembangkan kesadaran semua, akan pentingnya kesehatan jasmani, dan sekaligus makin memasyarakatkan olahraga mini soccer di kalangan masyarakat.

“Turnamen mini soccer dalam rangka Hardiknas akan lebih menumbuh kembangkan kesadaran kita semua akan pentingnya kesehatan jasmani,” lanjut Adi.

Gubernur Muhidin, ungkap Adi, akan terus berkomitmen untuk mendukung perkembangan olahraga di Banua. Pihaknya akan terus berupaya menyediakan fasilitas yang memadai, mengadakan berbagai kegiatan dan turnamen, serta memberikan perhatian khusus pada pembinaan atlet-atlet muda berbakat.

“Melalui turnamen mini soccer dalam rangka hari pendidikan nasional ini membuktikan komitmen pemerintah provinsi dalam memajukan olahraga di kalimantan selatan,” tutup Adi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Hardiknas Cup 2025, Mulyadi menambahkan, peserta pada kompetisi kali ini merupakan tenaga pendidikan SMA, SMK dan SLB hampir 13 Kabupaten/Kota sebanyak 20 tim yang diselenggarakan mulai 15 hingga 18 Mei 2025.

“Para tenaga pendidik yang ikut pada Hardiknas Cup 2025 kali ini merupakan sudah terdaftar di dapodik, untuk para pemenang Juara 1,2,3 dan top score, mendapatkan uang pembinaan dengan total Rp4,7 juta serta piala,” tutup Mulyadi. (MRF/RIW/RH)

Pengurus DWP Kalsel Masa Bakti 2024–2029 Resmi Dikukuhkan

BANJARMASIN – Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan masa bakti 2024–2029 resmi dikukuhkan oleh Ketua DWP Pusat, Ida Rachmawati Budi Gunadi Sadikin secara daring.

Dalam kesempatan tersebut, Masrupah Syarifuddin resmi dikukuhkan sebagai Ketua DWP Provinsi Kalimantan Selatan bersama jajaran pengurus lainnya di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kamis (15/5).

Selain dihadiri Kepala SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, pengukuhan ini juga turut dihadiri pengurus DPW Kabupaten Kota se Kalimantan Selatan.

Mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan menyampaikan apresiasi dan harapan kepada pengurus DWP yang baru dikukuhkan, agar dapat berperan aktif mendukung program pembangunan di Banua.

Asisten Administrasi Umum, Ahmad Bagiawan saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel

“Selamat dan sukses kepada Ketua dan Pengurus Dharma Wanita yang baru dikukuhkan. Semoga, ketua dan seluruh pengurus mampu melakukan pengabdian terbaik bagi organisasi Dharma Wanita Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Bagiawan.

Suasana Pengukuhan Pengurus DWP Provinsi Kalsel

Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi peran DWP sebagai organisasi yang produktif dan kontributif, baik bagi anggotanya maupun masyarakat luas.

“Kita semua harus bangga menjadi bagian dari organisasi DWP Provinsi Kalimantan Selatan. Organisasi ini berhimpun istri-istri Pegawai Negeri Sipil, dan keberadaannya harus dioptimalkan dalam bentuk program dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata,” tegasnya.

Bagiawan juga mengingatkan bahwa DWP bukan sekadar simbol, melainkan sarana untuk menuangkan gagasan dan mendukung ketahanan keluarga, serta menjadi mitra sejajar dalam pembangunan.

“Diharapkan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Selatan semakin aktif, solid, dan memberi kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan kesejahteraan keluarga ASN serta masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua DWP Provinsi Kalimantan Selatan, Masrupah Syarifuddin menyampaikan rasa syukur dan bangga, atas pengukuhan tersebut, serta menegaskan bahwa program sosial dan kemasyarakatan menjadi salah satu prioritas utama.

“Dharma Wanita akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, serta mendorong peran aktif perempuan dalam mendukung pembangunan daerah melalui kegiatan yang positif dan berkelanjutan,” kata Masrupah.

Ia juga menegaskan komitmen DWP Kalsel untuk memperkuat sinergi dengan instansi pemerintah dan organisasi lainnya guna memperluas dampak dari setiap program yang dijalankan.

“Melalui kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, Dharma Wanita Persatuan Kalsel dapat menjadi motor penggerak perubahan yang membawa manfaat nyata bagi keluarga ASN dan masyarakat luas,” tutupnya. (BDR/RIW/RH)

RSGM Gusti Hasan Aman, Proses Perpanjangan Izin Operasional

BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman, menerima tim visitasi perpanjangan izin operasional, pada Kamis (15/5) pagi.

Tim Visitasi meninjau langsung ke lapangan

Kepada sejumlah wartawan, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, Teguh Hadianto, melalui Kabag Administrasi Umum dan Keuangan, Mu’thiah mengatakan, kegiatan visitasi ini untuk mempanjang izin operasional selama 5 tahun ke depan. Ada berbagai saran dan masukan yang akan segera pihaknya lengkapi dari hasil visitasi tersebut.

Kabag Administrasi Umum dan Keuangan RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Mu’thiah

“Tim Visitasi Perpanjangan Izin Operasional ini terdiri dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Kesehatan kota Banjarmasin, Persatuan Rumah Sakit Indonesia, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kalsel,” katanya

Sementara itu, Ketua Tim Visitasi, Ristanti menambahkan, kegiatan visitasi ini terbagi tiga tim. Yaitu tim pertama pemeriksaan dokumen, tim kedua melakukan peninjauan langsung ke pelayanan sarana prasarana diantaranya pelayanan IGD, rawat jalan, rawat inap, farmasi dan kamar operasi. Sedangkan tim ketiga, meninjau pelayanan sarana prasarana dan peralatan, seperti Radiologi, Laboratorium dan bank darah, laundry, gizi dapur, IPAL, listrik serta air.

“Beberapa saran dan masukan sudah kita sampaikan untuk bisa diperbaiki,” tutupnya

Dalam visitasi tersebut, Direktur RSGM, Teguh Hadianto, juga memaparkan tentang Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman secara daring. (NHF/RIW/RH)

Perkuat Data Kebudayaan, Pemprov Kalsel Gelar Sosialisasi

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Sosialisasi Data Pokok Dan Fasilitasi Kebudayaan, pada Rabu (14/5) siang.

Sosialisasi Data Pokok Dan Fasilitasi Kebudayaan Kalsel

Kepada sejumlah wartawan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin yang diwakili Kepala Bidang Kebudayaan, Raudati Hildayati mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah strategis memperkuat pelestarian dan kebudayaan Kalimantan Selatan. Yaitu berupa pendataan kebudayaan yang terpadu dan sejalan dengan amaanat Undang – undang no 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan.

Raudati berharap, data pokok kebudayaan menjadi sumber informasi yang akurat, agar dapat bermanfaat bagi berbagai pemangku kepentingan.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud, Raudati Hildayati (ditengah)

“Kita ingin kemajuan kebudayaan di Kalsel dapat berjalan lebih efektif dan efisien serta berkelanjutan,” ucapnya

Disampaikan Raudati, kebudayaan merupakan identitas bangsa, warisan luhur dalam membangun masa depan dengan berlandaskan nilai lokal.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran faktual tentang kondisi kebudayaan di setiap wilayah, supaya memanfaatkan data sebagai dasar perencanaan pelaksanaan dan evaluasi program kebudayaan secara tepat sasaran dalam pengembangan kebudayaan daerah.

“Sosialisasi ini untuk meningkatkan kemakmuran kebudayaan, agar seluruh data kebudayaan dapat terintegrasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesenian D. Sunjaya Adhiarso menambahkan, data kebudayaan sangat penting sebagai pelestarian budaya lokal Kalimantan Selatan, karena memiliki kekayaan budaya yang unik, seperti seni tari, musik tradisional, dan adat istiadat. Namun,
pemerintah daerah dan pusat memerlukan data akurat dan lengkap untuk merancang kebijakan pelestarian dan pengembangan kebudayaan, pendidikan serta warisan nilai budaya.

“Total peserta yang mengikuti ini ada sebanyak 70 orang tidak hanya dari Bidang Kebudayaan, Seniman dan Komunitas, Dewan Kesenian Kalsel, yang tersebar di kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Batola dan Banjar,” tutupnya.

Sosialisasi data pokok kebudayaan dan fasilitasi kebudayaan 2025, menghadirkan narasumber Kepala Bidang Kebudayaan Kalsel Raudati Hildayati, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIII Kalselteng, dan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Turut hadir, perwakilan Dinas Pariwisata Kalsel, Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel serta Taman Budaya Kalsel. (NHF/RIW/RH)

Akhirnya, Pemprov Kalsel Serahkan Bonus Peraih Medali PON Aceh Sumut dan Peparnas Solo

BANJARMASIN – Bonus atlet peraih medali PON Aceh dan Sumut 2024 serta Peparnas Solo 2025, akhirnya diserahkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Bonus diserahkan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman, diwakili Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernandi, pada Pembukaan POPDA Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025, di Gelanggang Hasanuddin HM Banjarmasin, Kamis (15/5).

Fitri mengatakan, pembagian bonus ini merupakan bentuk perhatian dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap perjuangan para atlet, membawa nama harum Banua, pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh dan Sumatera Utara, serta Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Solo lalu.

“Alhamdulillah hari ini Pemprov Kalsel telah menyerahkan bonus atlet berprestasi tersebut,” ungkap Fitri.

Tentunya, lanjut Fitri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berpesan kepada penerima bonus, untuk dapat menggunakan dengan sebaik baiknya, serta dapat meningkatkan prestasinya kembali.

“Pemprov Kalsel tentunya berharap bonus ini dapat memberikan manfaat,” ucapnya.

Bonus yang diberikan adalah sebesar 350 juta rupiah untuk peraih medali emas, 150 juta medali Perak, dan medali Perunggu masing masing 100 juta, serta medali beregu 5 sampai 10 juta per orang sebesar 425 juta.

Bonus juga diberikan kepada pelatih masing masing peraih medali.

Dalam kesempatan tersebut, Nasional Paralimpik Comitte (NPC) Provinsi Kalimantan Selatan, mengapresiasi pemberian bonus bagi para atlet disabilitas berprestasi.

Atlet berprestasi NPC Kalsel menerima bonus dari Pemprov Kalsel

Ketua NPC Kalsel Sumansyah mengatakan, pihaknya bersyukur atlet mereka telah menerima bonus dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, setelah beberapa bulan menunggu.

“Kami bersyukur setelah ditunggu akhirnya Pemprov Kalsel menyerahkan bonus atlet berprestasi Perpanas Solo,” ungkapnya.

Tentunya bonus ini diharapkan, dapat berguna serta bermanfaat bagi masing masing penerima.

Untuk penerima bonus atlet berprestasi NPC Kalsel sebanyak 24 atlet peraih emas, peraih medali perak sebanyak 43 atlet, serta perunggu sebanyak 59 atlet. (SRI/RIW/RH)

Resmi Digelar, POPDA Kalsel Tahun 2025 Pertandingan 11 Cabor

BANJARMASIN – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025, resmi digelar di Kota Banjarmasin. POPDA dibuka Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman, diwakili Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga-Dispora Kalsel Fitri Hernandi, di Gelanggang Hasanuddin HM Banjarmasin, pada Kamis (15/5) pagi.

Dalam sambutannya yang dibacakan Fitri Hernandi, Wakil Gubernur menyampaikan, POPDA sangat penting dan bukan hanya kegiatan seremonial tahunan semata.

“Namun untuk pembibitan atlet muda di Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernandi

Pembinaan terhadap atlet atlet pelajar ini tentunya terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya. Dengan tujuan menghasilkan atlet muda potensial.

“Para pemenang pada POPDA ini akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada POPNAS Tahun 2025 di Jakarta mendatang,” ucapnya.

POPDA Provinsi Kalsel digelar dari 15 sampai 22 Mei 2025, di Kota Banjarmasin, dengan mempertandingkan 11 cabang olahraga. Yakni Judo, Karate, Gulat, Dayung, Renang, Atletik, Angkat Besi, Menembak, Panahan, Panjat Tebing, serta Taekwondo.

Dengan ratusan peserta atlet pelajar dari perwakilan 13 Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RIW/RH)

Exit mobile version