Angkat Besi, Jadi Cabor Ketiga Penyumbang Medali Emas POPNAS 2025

JAKARTA – Cabang olahraga angkat besi, berhasil menambah pundi pundi medali emas untuk Provinsi Kalimantan Selatan, pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) Tahun 2025 di Jakarta.

Pelatih angkat besi Kalsel Suyati mengatakan, atlet cabor angkat besi Muhammad Rafiq Al Bukhory, berhasil meraih medali emas pada kelas 65 kilogram putra angkatan snatch 116 kilogram, serta medali perak pada angkatan clean and jerk 135 kilogram.

“Keberhasilan ini diluar prediksi kami, karena pada POPNAS ini kami hanya meminta agar seluruh atlet angkat besi, memberikan angkatan terbaiknya,” ungkap Suyati, kepada sejumlah wartawan, Rabu (5/11).

Pengalungan medali emas kepada M Rafiq Al Bukhory.

Namun, lanjutnya, apabila para atlet berhasil mendapatkan medali, maka itu merupakan bonus, dari latihan keras yang dilakukan selama in.

“Fokus utama kami bukan pada tekanan meraih medali, melainkan proses pembinaan dan capaian terbaik setiap atlet pada saat pertandingan,” ujarnya.

Menurut Suyati, tekanan berlebihan justru berdampak negatif bagi mental atlet. Untuk itu pembinaan yang baik, disiplin latihan, serta motivasi yang kuat adalah kunci keberhasilan.

“Hasil tidak mendustai usaha, Alhamdulillah satu emas serta satu petak ini, seperti mencabut sesuban yang artinya beban kami sudah lepas,” ucapnya.

Pada pelaksanaan POPNAS Tahun 2025 di Jakarta ini, cabor angkat besi Kalsel mengirimkan 9 atlet, terdiri dari 5 atlet putra serta 4 atlet putri.

Sementara itu, atlet cabor angkat besi, peraih emas POPNAS untuk Provinsi Kalimantan Selatan,  Muhammad Rafiq Al Bukhory, ternyata bercita cita menjadi polisi.

“Saya mengucapkan rasa syukur atas raihan medali emas dan perak POPNAS Kalsel. Keberhasilan ini merupakan kerja keras yang dilakukan, serta bimbingan yang diterima dari para pelatih angkat besi Kalsel,” ungkapnya.

Pelajar kelas 3 SMA Negeri 2 Banjarmasin ini berharap, keberhasilan yang Ia raih ini dapat membawanya mencapai cita cita menjadi polisi melalui jalur prestasi.

“Saya memiliki cita cita menjadi polisi,” ucapnya.

Karena itu, Ia berharap pemerintah serta pihaknya lainnya, dapat memberikan dukungan tersebut.

“Saya berharap pemerintah dapat mendukung cita cita saya tersebut,” ujar Rafiq. (SRI/RIW/EYN)

Tinjau Cabor POPDA 2025, Ini Harapan Wagub Hasnuryadi

Banjarmasin – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman didampingi Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel, Fitri Hernandi melakukan peninjauan pertandingan di cabang olahraga (cabor) panjat tebing serta gulat pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalsel Tahun 2025 di Kota Banjarmasin, Minggu (18/5).

Hasnuryadi mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat bangga dengan kemampuan dari atlet pelajar yang mengikuti POPDA Tahun 2025 di Kota Banjarmasin.

“Kita sangat bangga, dengan atlet pelajar yang mengikuti POPDA ini,” ungkap Hasnuryadi, kepada sejumlah wartawan.

Sehingga diharapkan, lanjutnya, ajang POPDA ini dapat menjadi media bagi pemerintah serta orangtua untuk bersama sama membentuk karakter anak.

“Ajang POPDA ini tidak hanya mencari prestasi tetapi juga dapat menjunjung tinggi nilai nilai disiplin serta sportivitas dalam meraih prestasi,” ujarnya.

Saat menyaksikan langsung pertandingan panjat tebing dan gulat, Hasnuryadi mengakui kemampuan atlet pelajar yang sudah sangat baik, serta kompak satu dengan lainnya.

“Maka dengan semangat tersebut dapat mengabdi pada Banua, serta negara kita yang tercinta, untuk kemajuan bersama di bidang olahraga,” ujar Hasnuryadi.

Mengingat, lanjutnya, ajang POPDA ini merupakan pertandingan yang berjenjang, maka diharapkan para atlet pelajar ini, dapat terus meningkatkan kemampuan untuk meraih prestasi terbaik.

Pada kesempatan ini, Wagub Hasnuryadi Sulaiman yang datang didampingi istri, drg. Ellyana Trisya, ikut mengalungkan medali kepada para pemenang pada cabor panjat tebing. (SRI/RIW/EYN)

Cabor Triathlon Mulai Diminati Masyarakat Kalsel

BANJARMASIN – Cabang Olahraga (Cabor) Triathlon, mulai diminati masyarakat Kalimantan Selatan. Salah satu buktinya adalah, dengan banyaknya peserta pada Lomba Triathlon yang digelar Korem 101/Antasari belum lama tadi, dalam rangka peringatan hari jadinya.

Seiring dengan itu, menurut Ketua Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kalimantan Selatan Budiono, perkembangan Federasi Triathlon di Provinsi Kalimantan Selatan, juga semakin berkembang pesat.

“Terbukti dengan berdirinya hampir 10 Federasi Triathon di  Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan ini,” ungkap Budiono.

Pihaknya berharap dengan adanya FTI di daerah, maka akan semakin banyak lagi lomba yang digelar kedepannya.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Budiono.

“Harapannya, event Triathlon tidak hanya dilaksanakan di Kota Banjarmasin serta Banjarbaru, tetapi juga didaerah lainnya di Banua,” ucap Budiono.

Sehingga semakin meningkat minat warga untuk mengikuti olahraga tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Budiono juga menyampaikan, prestasi atlet triathlon asal Provinsi Kalimantan Selatan yang akan mewakili Indonesia, pada Sea Games 2025 mendatang.

“Satu atlet triathlon Kalsel berhasil mengikuti pemusatan pelatihan Sea Games 2025 di Thailand, atas nama Azizah Khusnul Qotimah”, ungkapnya

Prestasi ini, menurut Budiono, tentunya sangat membanggakan Provinsi Kalimantan Selatan di tingkat Nasional.

“Selain itu, usia atlet tersebut masih 16 tahun sehingga memiliki potensi yang sangat besar untuk mencapai prestasi,” tutup Budiono.

Pada PON Aceh Sumut lalu, Azizah diketahui  bertanding pada nomor duathlon serta triathlon. (SRI/RIW/EYN)

2024, RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Raih Berbagai Penghargaan

BANJARMASIN – Selama tahun 2024, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, telah meraih berbagai penghargaan.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto, baru-baru tadi mengatakan, untuk penghargaan Peringkat I Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Kalsel, diraih Pramuda Khairunnisa, dengan inovasi “Kak Naga” (Kendali Plak dengan Buah Naga), kemudian Inovasi “MBangking” (Mobil Ambulan Dental Keliling) diraih Hastria Rainy.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto, saat melakukan Penandatangan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas

Selanjutnya inovasi Yunny Mahriani, “Si Gulati Cah Rani” (Skrining Gigi, Mulut dan Antropometri pada Remaja Putri sebagai Pencegahan Stunting Secara Dini), dan Inovasi Mashuda, “Bekantan Nasar” (Sistem Informasi Kalibrasi Kerusakan Alat dan Ketersediaan Prasarana) mendapat Peringkat ke II kategori tenaga ASN Pengawas dari Badan Kepegawaian Daerah Tingkat Provinsi Tahun 2024, serta

Inovasi Winda Ariani “Si Kepo” (Aplikasi Kepuasan Pasien Online) berhasil menduduki peringkat 10 terbaik pada Kalsel Inovation Award Tahun 2024.

“Alhamdulillah, dengan lomba ini memberi dorongan kepada para nakes lain untuk bekerja lebih bagus,” ucap Teguh.

Disampaikan Teguh, lomba inovasi memberikn kesempatan kepada para nakes untuk berinovasi dan berkreasi, untuk maju berkembang ke depannya. Termasuk penghargaan Apresiasi Media Pemprov Kalsel 2024  peringkat II Kategori Media Massa Online, dan Terbaik II Pengurus Utamaan Gender Tingkat Provinsi Kalsel.

Teguh berharap, tahun 2025 ini akan lebih banyak lagi nakes berprestasi, dan mengharumkan nama Kalsel hingga ke tingkat Nasional.

“Kami juga mendapat penghargaan SKPD Terbaik III Penyelesaian 100% Disparita Data,” jelasnya

Lebih lanjut Teguh menambahkan,

sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya di bidang Gigi dan Mulut, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman melakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas.

Tujuannya, untuk  memberikan kinerja yang akuntabel, transparan dan professional, khususnya dalam pelayanan  kepada seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, tahun ini, pengelolaan RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel sudah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dengan dukungan anggaran sebesar Rp15 miliar.

“Mari bekerja sesuai tugas, fungsi dan ketentuan berlaku, dengan menjalankan program yang telah disusun,” tutupnya.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel dengan Mashuda, Peringkat ke II kategori tenaga ASN Pengawas dari Badan Kepegawaian Daerah Tingkat Provinsi Tahun 2024

Untuk diketahui, total PNS untuk RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel ada sebanyak 109 orang, PPPK sebanyak 43 orang dan Non ASN sebanyak 72 orang. (NHF/RIW/EYN)

Realisasi Vaksinasi PMK KalSel Capai 112,31 Persen

Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Gugus Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), terus bergerak menindaklanjuti arahan Gubernur Kalimantan Selatan, untuk terus bergerak melakukan pencegahan dan pengendalian PMK, dengan terus gencarkan vaksinasi. Yakni untuk mengejar realisasi target sebanyak 4.200 dosis, yang telah dialokasikan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Kadisbunnak Provinsi Kalsel Suparmi Sabtu (2/7) mengatakan, sebanyak 4.200 dosis vaksin PMK bantuan dari Kementerian Pertanian RI tersebut telah diterima pada 23 Juni 2022, dan telah didistribusikan pada 24 Juni 2022 ke 12 Kabupaten/ Kota yang sebelumnya didahului dengan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan vaksinasi dengan kabupaten/ kota secara online. Dimana salah satunya membangun komitmen untuk menyelesaikan kegiatan vaksinasi pada 29 Juni 2022 dan 30 Juni 2022 dilakukan evaluasi.

“Capaian realisasi vaksinasi PMK di Kalimantan Selatan sampai dengan 30 Juni 2022 mencapai 4.717 ekor ternak, atau 112,31 persen dari target 4.200 dosis ruminansia besar. Angka tersebut sudah termasuk 500 dosis (ekor) yang merupakan sisa vaksin dari alokasi BPTU- HPT Pelaihari dan Buffer sebanyak 100 dosis dan telah selesai dilaksanakan pada 30 Juni 2022,” jelas Suparmi.

BPTU- HPT Pelaihari semula mendapat alokasi vaksin PMK dari pusat sebanyak 1.400 dosis, namun karena dosis pada kambing hanya separuh dosis sapi, sehingga hanya memerlukan 900 dosis saja, dan ada kelebihan vaksin sebanyak 5 botol atau setara 500 dosis pada sapi.

“Kelebihan vaksin tersebut telah diserahkan ke Disbunnak provinsi Kalsel dan telah didistribusikan ke Kabupaten Banjar 100 dosis, Batola 100 dosis, HSS 200 dosis dan Kota Banjarbaru sebanyak 100 dosis”, tambahnya.

Sedangkan realisasi vaksinasi di BPTU- HPT Pelaihari dari 900 dosis vaksin yang diterima telah divaksinasikan pada sapi sebanyak 180 dosis( ekor) dan pada kambing sebanyak 1.270 dosis (ekor) angka tersebut termasuk vaksinasi PMK pada ternak lingkungan sekitar BPTU-HPT Pelaihari sebanyak 52 ekor terdiri dari 18 dosis (ekor) pada sapi dan 34 dosis (ekor) pada kambing serta vaksinasi PMK pada ternak sapi yang ada di SMK Pelaihari sebanyak 29 dosis (ekor). (DISBUNNAKKALSEL-RIW/RDM/APR)

Di Panyipatan Tala, Paman Birin Tinjau Vaksinasi dan Serahkan Bantuan Mushola 

Tanah Laut – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah Sahbirin, meninjau kegiatan Vaksinasi Bergerak di Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut yang melayani 1.000 warga sekitar, Sabtu pagi (8/4).

Turut bersama Gubernur Kalsel dari lingkup Pemprov Kalsel, Plt Kadinkes Sukamto, Kepala Kesbangpol,  Heriansyah, dan Kepala Dinas Sosial Siti Nuriyani, Plt Karo Kesra Mustajab, Kepala Satpol PP dan Damkar, Zakly Aswan, dan lainnya.

Paman Birin, sapaan Sahbirin Noor mengatakan, kegiatan vaksinasi ini dalam rangka mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota di daerah untuk percepatan capaian 70 persen vaksinasi COVID-19 dosis dua dan tiga (booster).

Dikatakan, Pemprov Kalsel terus  mendorong capaian vaksinasi Pemkab Tala, khususnya vaksin lanjutan atau booster, karena capaian dosis pertama dan kedua sudah jauh di atas 70  persen.

“Vaksin yang ketiga memang harus kita kejar bersama, memang butuh waktu,” ujar Paman Birin usai meninjau kegiatan vaksinasi yang menyasar warga pesisir pantai sekitar obyek wisata Tanjung Dewa dan Batakan itu.

Dalam sambutannya, Paman Birin mengatakan, COVID-19 yang terjadi dua tahun terakhir, sudah menyerang mental masyarakat di tanah air, termasuk di Kalsel dan 13 kabupaten kota lainnya.

“COVID-19 ini seperti hantu, membuat kita takut,” ujarnya.

Langkah efektif yang bisa dilakukan untuk pencegahan saran Paman Birin adalah melalui penerapan pola hidup sehat seperti sering mandi atau mencuci tangan pakai sabun, ditambah menggunakan masker dan penerapan protokol kesehatan lainnya.

Paman Birin juga mengingatkan, bagi masyarakat yang sampai sekarang mampu bertahan dari serangan pandemi COVID-19 ini, tetap waspada dan menjaga prokes dalam aktivitas sehari-hari.

Selain itu, ikut program vaksinasi yang digalakkan pemerintah sekarang.

“Vaksin adalah cara untuk mendapatkan kekebalan tubuh,” sebut nya lagi.

Pada kesempatan itu juga, Paman Birin juga menyerahkan bantuan sosial untuk Mushola Al Yarmuk Kayu Bawang Kecamatan Tambang Ulang dan Mushola Fatul Huda Batalang Kecamatan Jorong masing-masing sebesar Rp100 juta.

Selanjutnya, diserahkan bantuan secara simbolis, paket sembako untuk penerima vaksin di tempat itu, dan bantuan makanan pendamping untuk ibu hamil dan balita.

Di awal acara, Bupati Tala, H Sukamta mengatakan, pelaksanaan vaksinasi terus dimaksimalkan, baik di tingkat Forkopimda maupun perusahaan swasta.

Disebutkan, progres pelaksanaan vaksinasi per tanggal 8 April 2022, dari target sasaran masyarakat umum  269.965 jiwa, untuk dosis satu sudah tercapai 93,85 persen, dosis kedua  70,59 persen dan vaksin lanjutan (booster)  8,57 persen.

Sedangkan untuk anak anak dari  target 38.063 jiwa, tercapai  74,13 persen dosis satu dan 51,22 persen dosis kedua.

“Tentunya pelayanan vaksinasi ini akan kami terus gencarkan dan kami mohon dukungan dan arahan bapak gubernur agar target vaksinasi dapat terpenuhi,” ujar Sukamta. (BIROADPIM-RIW/RD/MYD)

Exit mobile version