Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan Salurkan Bantuan 1,1 Miliar

BANJARMASIN – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan, kembali menggelar program sosial tahunan “Pelindo Berbagi Ramadhan” sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Kalimantan.

Dalam kesempatan bulan suci Ramadhan ini, Pelindo menyalurkan bantuan berupa sembako, takjil, dan santunan anak yatim kepada ribuan masyarakat yang membutuhkan.

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo yang bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan solidaritas sosial.

Dalam pelaksanaan tahun ini, Pelindo berhasil menyalurkan total bantuan lebih dari Rp11,4 miliar, untuk Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan sendiri menyalurkan bantuan dengan total 1,1 miliar yang terdiri dari 6.100 paket sembako, 4.000 paket takjil, serta santunan untuk 350 anak yatim di wilayah Sub Regional Kalimantan, termasuk Banjarmasin.

Kegiatan ini juga turut serta dalam memeriahkan suasana Ramadhan sekaligus membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Pelindo Berbagi Ramadhan adalah salah satu cara kami untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar, terutama mereka yang membutuhkan. Kami menyadari bahwa bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah, dan kami ingin memastikan bahwa manfaat dari bulan suci ini dapat dirasakan oleh lebih banyak orang. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan memberikan kebahagiaan menjelang hari raya,” ujar Sugiono, Sub Regional Head Kalimantan.

Program ini adalah bagian dari komitmen Pelindo untuk terus menjalankan peran sosial perusahaan dengan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Tidak hanya dalam bidang pelayanan pelabuhan, namun juga dalam aspek sosial dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Pelindo percaya bahwa kemajuan perusahaan harus beriringan dengan kesejahteraan masyarakat.

“Kami percaya bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari bagaimana perusahaan tersebut memberikan dampak positif kepada masyarakat luas,” tambah Sugiono.

Pelindo juga menekankan bahwa kegiatan “Pelindo Berbagi Ramadhan” bukan hanya bersifat sementara, namun akan terus berlanjut dengan program-program sosial lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Perusahaan berkomitmen untuk selalu hadir dalam setiap momen penting bagi masyarakat, baik pada saat-saat kebutuhan mendesak maupun dalam jangka panjang.

“Kami akan terus berupaya untuk memperkuat dan mengembangkan program TJSL di seluruh wilayah operasional Pelindo. Bukan hanya pada bulan Ramadan, tetapi sepanjang tahun. Ke depan, kami ingin lebih banyak berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan dan pemerataan manfaat bagi masyarakat,” tutup Sugiono. (PELINDO-RIW/RDM/RH)

Peringati HUT ke-61, Ikatan Istri Pegawai Bank Kalsel Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Panti Asuhan

BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Kalsel yang ke-61 dan juga bertujuan untuk berbagi kebahagiaan serta mengingatkan akan makna berbagi dalam kehidupan bermasyarakat, Ikatan Istri Pegawai (IIP) Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyerahkan bantuan kepada 2 (dua) Panti Asuhan. Yakni berupa sembako untuk kebutuhan sehari hari dan juga santunan secara langsung kepada anak-anak panti.

Bantuan ini diserahkan secara bergantian oleh Istri Direktur Utama Bank Kalsel, Miliyani kepada Ketua Panti Asuhan Putri Asri, Rahma dan Ketua Panti Asuhan Ibnu Ruslan Asy Syafiiyah, Nurwana Hidayati. Kegiatan tersebut juga turut disaksikan para istri Pegawai Bank Kalsel dan seluruh anak-anak panti asuhan yang berhadir.

Kunjungan pertama dilakukan ke Panti Asuhan Anak Yatim Piatu Putri Asri yang menampung sebanyak 43 anak, berlokasi di Jalan Tol KM 9, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar. Dilanjutkan ke Panti Asuhan Ibnu Ruslan Asy Syafiiyah yang menampung 15 anak yang bertempat di Malintang Gambut, Kabupaten Banjar.

Dalam Sambutannya, Istri Direktur Utama Bank Kalsel, Miliyani menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yang membutuhkan.

“Kegiatan berbagi ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kepedulian terhadap sesama. Semoga apa yang diberikan hari ini dapat membawa kebahagiaan bagi anak-anak di Panti Asuhan Putri Asri dan menjadi berkah bagi kita semua,” ucap Miliyani.

Selanjutnya, Ketua Panti Asuhan Putri Asri, Rahma mengungkapkan apresiasinya terhadap kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh Bank Kalsel, dan berharap dapat bermanfaat dan menjadi amal jariyah bagi Bank Kalsel.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian Bank Kalsel terhadap anak-anak di sini. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi mereka dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Rahma.

Sebagai Informasi, bagi donatur yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu yang membutuhkan, dapat berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Kalsel melalui UPZ menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui rekening Bank Kalsel Syariah dengan nomor 6500844928 (Zakat) dan 6500846214 (Infak dan sedekah) atas nama Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel dan bisa konfirmasi transfer melalui WA UPZ di nomor 0811505153. (ADV-RIW/RDM/RH)

Safari Ramadan di Batola, Wagub Hasnuryadi Resmikan Masjid Jami Nurul Arafah

BATOLA – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, bersama Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya, disambut hangat masyarakat Desa Beringin Alalak, Kabupaten Batola di Masjid Jami Nurul Arafah, Desa Beringin, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola, Minggu (23/3) sore.

Selain masyarakat, kedatangan orang nomor dua di Kalimantan Selatan itu juga disambut Bupati dan Wakil Bupati Batola, Bahrul Ilmi dan Herman Susilo. Kedatangan Wakil Gubernur Kalsel kali ini dalam rangka kegiatan Safari Ramadhan 1446 Hijriah.

Wagub Kalsel dan Bupati Batola menandatangani prasasti peresmian Masjid Jami Nurul Arafah

Diawali dengan penandatanganan prasasti oleh Wagub Hasnuryadi, tanda diresmikannya Masjid Jami Nurul Arafah pasca renovasi. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan – sambutan serta pemberian cinderamata dari Wakil Gubernur Kalsel kepada Bupati dan Wakil Bupati Batola.

Dalam sambutannya, Wagub Hasnuryadi Sulaiman mengungkapkan, bahwa mendiang abah beliau yakni Abdussamad Sulaiman HB atau Haji Leman semasa hidupnya pernah berpesan kepadanya untuk memajukan Kabupaten Batola.

Wagub Kalsel saat memberi sambutan pada Safari Ramadhan di Batola

“Kebetulan abah kami asli orang Batola, maka dari itu beliau ingin sekali memajukan Kabupaten Batola. Disini kita ada usaha sawit, tujuannya agar membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat sekitar dan menggerakkan ekonomi, kemudian kita juga memiliki sekolah SMP dan SMA yakni Global Islamic Boarding School (GIBS) hingga Politeknik Hasnur,” ungkap Hasnur.

Hasnur melanjutkan ceritanya, tentang bagaimana perjuangan abahnya dalam membangun sepakbola di Kalimantan Selatan.

“Nama Barito Putera pun, terinspirasi dari nama sungai di sini yakni Sungai Barito,” terang Hasnur.

Hasnur juga meyakini, di era pemerintahan yang baru, yakni di bawah kepemimpinan Bahrul Ilmi dan Herman Susilo, Kabupaten Batola akan semakin maju dan lebih baik lagi.

“Saya yakin, di bawah kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati, Bahrul Ilmi dan Herman Susilo, Kabupaten Batola pasti akan lebih maju, meneruskan apa yang sudah dibangun oleh pemimpin Batola sebelumnya,” tutur Hasnur.

Sementara itu, Bupati Batola, Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Pemprov Kalsel yang selalu memberikan dukungan terhadap pembangunan di daerahnya.

Sebagai Bupati, saya sangat termotivasi bagaimana perjuangan Almarhum Abah Haji Leman dalam membangun Kabupaten Batola. Sudah tidak bisa diragukan lagi, bahkan makam beliau pun terletak di Kabupaten Batola. Terimakasih kepada Pak Wagub Hasnur yang berkomitmen untuk meneruskan perjuangan Almarhum Haji Leman dalam memajukan dan mensejahterakan Kabupaten Batola,” tandas Bahrul.

Tampak hadir pejabat lingkup Kalsel, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Direktur RSUD Ulin, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Kepala Biro Umum Serta Forkopimda Kabupaten Batola. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Penuh Kebersamaan, Gubernur Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Sahur Bersama Jajaran Pemprov Kalsel

BANJARMASIN – Penuh suasana kebersamaan, Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin melakukan sahur bersama jajaran Pimpinan SKPD Provinsi Kalsel di kediaman pribadinya, Jalan Lingkar Dalam Selatan, Kota Banjarmasin, pada Minggu (23/3) dini hari.

Gubernur dan Wagub Kalsel mengobrol menunggu waktu bersahur

Terlihat sejumlah petugas tampak melakukan persiapan sahur. Mulai menyiapkan panggangan daging, sayur-sayuran hingga menu lainnya.

Aroma masakan begitu menggoda selera para hadirin yang mulai berdatangan. Meja bundar diisi sejumlah kepala dinas dan jajaran Forkopimda yang tengah berdialog dengan Gubernur Kalsel, Muhidin.

Tampak hadir Pj. Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin serta para pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel

Selanjutnya, sekitar pukul 03.15 WITA, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman beserta rombongan tiba di kediaman. Di meja itu, Gubernur, Muhidin menyambut hangat dengan bersalaman dan berbincang santai.

Di dalam rombongan, turut ikut Gamma A. Thohir (putra Boy Thohir) merupakan Komisaris Nusantara United FC, bersama Mahendra Agakhan Thohir (Putra Erick Thohir).

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan jelang bersahur

Menjelang sahur, Gubernur dan Wagub beserta Gamma A. Thohir serta Mahendra Agakhan Thohir terlihat mengobrol santai.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan sahur bersama dengan seluruh jajaran SKPD Provinsi Kalsel dan bertemu kedua anak dari Boy Thohir dan Erick Thohir, kita berbincang sembari menyantap makanan sahur,” sampai Gubernur Kalsel, Muhidin tersenyum.

Selepas sahur, agenda selanjutnya melaksanakan Sholat Subuh berjamaah. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Gubernur Muhidin Buka Puasa Bersama Jajaran PT Barito Putera Plantation dan Masyarakat Batola

BATOLA – Gubernur Kalsel, Muhidin turut berbuka puasa dengan jajaran PT Barito Putera Plantation, keluarga besar Hasnur Group serta masyarakat sekitarnya, Sabtu (22/3) di Jalan Anjir Talaran kilometer 10 Desa Antar Raya Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala.

Gubernur Kalsel saat tiba di lokasi acara

Kedatangan Gubernur, Muhidin disambut Bupati Barito Kuala, Bahrul Ilmi, Presiden Komisaris Hasnur Group, Rachmadi Sulaiman, dan Presiden Direktur Hasnur Group, Jayanti Sari beserta jajaran, serta masyarakat yang diundang dalam kegiatan.

Gubernur, Muhidin mengatakan, pada Ramadan 1446 Hijriah tahun ini, pihaknya telah mengagendakan sejumlah pertemuan dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan ke-13 kabupaten/kota dan meminta kepada Wagub Hasnuryadi untuk menghadirinya.

Suasana buka puasa bersama yang dihadiri Gubernur Kalsel

“Kami berdua mohon dukungan masyarakat Kalsel, agar bisa menjalankan amanah masyarakat Kalsel sebagai gubernur dan wakil gubernur, bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Muhidin.

Gubernur juga menyebutkan, kedekatannya dengan Bupati Barito Kuala, Bahrul Ilmi.

Bahkan berlangsung saat menjalani masa Retreat para kepala daerah se Indonesia di Akmil Magelang beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, Gubernur, Muhidin berharap usaha yang dijalankan PT Hasnur Group dan jajarannya, berjalan lancar dan sukses serta bisa terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Banua tercinta ini.

Buka puasa diisi tausiah oleh Muhammad Mubarak, sekaligus memimpin doa berbuka, dan imam shalat Magrib berjamaah.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan bantuan/santunan secara simbolis kepada sejumlah warga selaku perwakilan dari Desa Antar Baru, Desa Antar Raya, Desa Antar Jaya, Desa Teluk Tamba, Desa Tamba, Desa Balukung, Desa Rantau Bamban, Desa Jambu Baru, dan Desa Palingkau. Ditambah penyerahan paket ramadhan untuk para karyawan/karyawati Hasnur Group. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Disambut Antusias Warga, Wagub Hasnuryadi Safari Ramadan di Masjid Raya Riyadhussalihin – HSU

HULU SUNGAI UTARA – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, bersama Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya, disambut hangat Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Sahrujani, di rumah dinasnya saat tiba pada pukul 17.00 WITA.

Kedatangan orang nomor dua di Kalimantan Selatan itu dalam rangka kegiatan Safari Ramadan 1446 Hijriah, yang berlangsung di Masjid Raya Riyadhussalihin, Jl. KH. Idham Chalid, Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU, pada Sabtu (22/3) sore.

Wagub Kalsel bersalaman dengan habaib dan ulama HSU

Disambut dengan antusias oleh masyarakat, Wagub Hasnuryadi dan rombongan yang didampingi Bupati dan Wakil Bupati HSU tiba di Masjid Raya Riyadhussalihin pada pukul 17.30 WITA.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Ahmad, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dan pemberian cinderamata dari Wakil Gubernur kepada Bupati dan Wakil Bupati HSU.

Dalam sambutannya, Wagub Hasnuryadi Sulaiman menceritakan bagaimana perjuangan abahnya Abdussamad Sulaiman HB atau Haji Leman dalam membangun Kalimantan Selatan semasa hidupnya, baik dari dunia politik, dunia usaha ataupun sepakbola.

Wagub Kalsel saat memberikan sambutan pada Safari Ramadhan di HSU

“Termasuk Barito Putera, abah membangun klub sepak bola ini untuk menyatukan seluruh masyarakat Banua kita Kalimantan Selatan, tanpa memandang budaya, agama, suku dan lainnya,” ceritanya.

Menurutnya, Abahnya begitu semangat ingin merangkul semua elemen masyarakat melalui sepak bola tanpa memandang latar belakangnya.

Baginya, sepakbola bukan sekadar olahraga, tetapi juga alat pemersatu yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat. Dalam setiap pertandingan, tak ada sekat sosial, politik, atau ekonomi yang ada hanyalah semangat kebersamaan, sportivitas, dan kebanggaan akan daerah Banua Kalimantan Selatan.

“Sepakbola menjadi jembatan bagi persaudaraan, tempat di mana semua orang bisa bersorak dan berjuang bersama, tanpa memandang perbedaan. Inilah cita-cita yang Abah amanah kan ke ulun. Dan Insya Allah ulun akan terus memperjuangkan aspirasi warga, khususnya masyarakat HSU untuk kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat yang ada di Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Wagub juga bercerita bahwa kakeknya berasal dari Marabahan dan neneknya berasal dari Amuntai.

“Kedua daerah ini memiliki ikatan emosional bagi saya. Dan untuk itu, saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi tak terhingga kepada seluruh masyarakat yang hadir disini atas sambutannya yang luar biasa ini. Kalau ulun ke Amuntai, serasa ulun pulang ke kampung halaman,” kenangnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati HSU, Sahrujani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Kalsel yang dalam beberapa tahun terakhir terus melaksanakan pembangunan di daerahnya, termasuk pembangunan jalan, jembatan dan infrastruktur lainnya.

“Termasuk Jalan Bypass Bayur – Panangkalaan yang menelan biaya hampir Rp75 Miliar bantuan dari Pemprov Kalsel,” ujarnya.

Untuk itu dirinya berterimakasih dan berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus terjalin dengan baik demi kemajuan daerah.

“Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam sektor lainnya seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Bupati HSU juga menekankan bahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya memberikan dampak terhadap konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami yakin, dengan dukungan penuh dari Pemprov Kalsel dan kerja sama yang solid, Kabupaten HSU akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara dalam tausiyahnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) KH. Said Masrawan mengatakan, semangat Ramadhan hendaknya tetap membekas dalam kehidupan sehari-hari umat Islam, meskipun bulan Ramadhan sebentar lagi akan berlalu.

“Nilai-nilai ibadah seperti puasa, shalat, sedekah, serta kebiasaan memperbanyak dzikir dan doa harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Said Masrawan juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tumbuh selama Ramadhan seharusnya tidak hanya bersifat musiman, tetapi menjadi karakter seorang Muslim dalam kehidupan bermasyarakat.

Tampak hadir pejabat lingkup Kalsel, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Rahmaddin, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Berkatullah, dan Kepala Satpol PP Zakly Asswan. Hadir juga Direktur Teknik Barito Putera Frans Sinatra Huwae, hingga Kapten Barito Putera Riski Pora serta Forkopimda HSU. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

BRIDA Kalsel Terus Tingkatkan Standarisasi dan Penguatan Usaha Maupun Sumber Daya Manusia di Banua

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan, terus bergerak dalam peningkatan standarisasi serta penguatan usaha maupun Sumber daya manusia di banua.

Plt Kepala BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan, Husnul Hatimah menyampaikan, hal ini merupakan komitmen dari BRIDA Kalsel dalam penguatan dari berbagai sektor, terlebih daya saing sumber daya manusia.

“Kami terus bergerak dalam peningkatan standarisasi serta penguatan usaha maupun Sumber daya manusia di banua, hal ini tentu perlu didukung penguatan dari berbagai sektor, terlebih daya saing sumber daya manusia dan membangkitkan perekonomian inovatif untuk mendukung berbagai sektor,” ucap Husnul.

Dilanjutkannya, melalui standarisasi serta penguatan usaha maupun sumber daya manusia, para masyarakat akan dapat mengoptimalkan paparan materi yang diberikan oleh narasumber untuk pengembangan usaha mereka.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, para peserta dan usahanya akan terus bertumbuh, dan mampu menjadi penopang perekonomian banua ke depannya,” tutup Husnul. (MRF/RDM/RH)

Dinas PMD Kalsel Tingkatkan Kemandirian dan Kemajuan Desa

BANJARBARU – Untuk meningkatkan kemandirian dan kemajuan desa guna mendukung visi Presiden dan Gubernur Kalsel, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan, akan memperbanyak desa yang mandiri, mengingat status desa terbagi menjadi lima kategori yaitu tertinggal, sangat tertinggal, berkembang, maju, dan mandiri.

Kepala Dinas PMD Provinsi Kalimantan Selatan, Faried Fakhmansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengadakan Rapat Koordinasi dan Forum Perangkat Daerah Tahun 2026, dengan membahas strategi untuk meningkatkan kemandirian dan kemajuan desa.

“Saat ini, dari total 1.871 desa yang ada di Kalsel, 808 desa telah mencapai status mandiri, sementara 844 desa berstatus maju, dan sisanya masih dalam kategori berkembang. Dengan pencapaian 88 persen desa mandiri dan maju, fokus ke depan adalah mengangkat desa-desa yang masih berkembang,” ungkap Faried.

Dilanjutkan Faried, Kalsel diharapkan dapat berkontribusi dalam swasembada pangan nasional. Selain itu, Ia menekankan pentingnya ketahanan pangan, dengan alokasi minimal 20 persen dari dana desa untuk mendukung program tersebut.

“Oleh karena itu, perlunya adanya pemantauan dan penyelesaian kendala yang ada di lapangan agar setiap desa dapat melaksanakan amanah yang diberikan dengan baik,” lanjut Faried.

Dinas PMD Kalsel berkomitmen akan memberikan pendanaan untuk membantu pengembangan desa serta mempercepat pembangunan fisik dan ketahanan bencana melalui Bidang pengembangan kawasan perdesaan.

“Diharapkan status desa dapat meningkat secara akumulatif, baik dari aspek ekonomi maupun lingkungan,” tutup Faried. (MRF/RDM/RH)

Safari Ramadhan, Wagub Hasnuryadi Apresiasi Komitmen Tala Jadi Daerah Pertama Sukseskan Swasembada Pangan di Banua

TANAH LAUT – Tepat di depan pintu utama Masjid Agung Syuhada Pelaihari, diiringi lantunan shalawat oleh grup hadrah, Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto dan istri, Dian Cahyanie, menyambut kedatangan Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman bersama Wakil Ketua TP PKK Kalsel, drg Ellyana Trisya Hasnuryadi dalam rangka Safari Ramadhan 1446 Hijriyah, pada Jumat (21/3).

Wagub Kalsel didampingi Bupati Tala saat tiba di Masjid Agung Syuhada Pelaihari

Pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran oleh qori Muhammad Iqbal, mengawali kegiatan buka puasa bersama.

Wagub Hasnuryadi menyampaikan, kunjungan pihaknya di tempat ini dalam kegiatan Safari Ramadhan tahun ini, merupakan instruksi Gubernur Kalsel, Muhidin, yaitu melakukan kunjungan ke kabupaten/kota di bulan ini melalui kegiatan buka puasa sekaligus bersilaturahmi dengan pemerintah daerah dan masyarakatnya.

Hasnuryadi juga menyambut baik komitmen Pemkab Tanah Laut yang ingin menjadi daerah pertama swasembada pangan di Banua.

“Saya akan sampaikan ini kepada Pak Gubernur Muhidin,” ujar Hasnuryadi.

Wagub Kalsel saat memberikan sambutan pada kehutanan Safari Ramadhan di Tala

Apresiasi Pemerintah Provinsi ini berkaitan dengan pernyataan Bupati Tanah Laut Rahmat Riyanto, bahwa pihaknya meminta dukungan bidang pangan di daerahnya dalam hal mensukseskan program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai dukungan terhadap kegiatan keagamaan di daerah setempat, Pemkab Tanah Laut telah menghibahkan dana Rp11,4 miliar lebih untuk pengelolaan masjid, langgar dan yayasan sosial.

Tausiah singkat disampaikan KH Abdurrahman Husien, dilanjutkan pembacaan doa oleh KH Muhammad Noor.

Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanah Laut pada program kesehatan untuk 5 penerima manfaat, bantuan untuk 50 guru mengaji di kampung, bantuan kepada 36 mualaf, bantuan biaya pendidikan untuk siswa SD, SMP, SMA, dan S-1, serta program bantuan untuk anak inklusi.

Turut hadir sejumlah ulama, habaib, tokoh agama, Wakil Bupati Tanah Laut Muhammad Zazuki, kepala SKPD lingkup Pemkab Tanah Laut didampingi istri, anggota Komisi III DPR RI, anggota DPRD Tanah Laut, para camat dan lurah/kepala desa di wilayah setempat, serta tokoh masyarakat setempat.

Tepat pukul 18.36 WITA, dilaksanakan buka puasa bersama, dilanjutkan shalat magrib berjamaah dan makan bersama sebelum Wagub Hasnuryadi dan istri meninggalkan tempat acara. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Seleksi Anggota KPID Kalsel 2025 Masuki Tahap Uji Kompetensi dengan CAT

BANJARBARU – Seleksi anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Selatan periode 2024-2027 telah memasuki tahap uji kompetensi dengan metode Computer Assisted Test (CAT). Ujian ini digelar di Kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru, pada Kamis (20/3).

Pelaksanaan seleksi dihadiri oleh perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel, yakni Plt. Kepala Bidang Komunikasi Publik Chairun Ni’mah, yang didampingi oleh Kepala Seksi Kemitraan Komunikasi Publik dan Hubungan Media, Erlinda Puspita Ningrum.

Ketua Tim Seleksi KPID Kalsel, Muhammad Amin menjelaskan bahwa seleksi telah melalui beberapa tahapan yang cukup panjang sebelum akhirnya memasuki tahap uji kompetensi.

“Hari ini kita masuk pada uji kompetensi dengan tes CAT. Setelah ini, seleksi akan berlanjut ke tahapan psikotes pada 10 April mendatang, dan yang terakhir adalah tes wawancara,” kata Amin.

Ketua Tim Seleksi KPID Kalsel, Muhammad Amin (mic) saat menyampaikan arahan sebelum CAT dimulai

Tes CAT kali ini terdiri dari 100 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 90 menit. Menurut Amin, semua peserta diberikan waktu yang sama agar bisa mengerjakan soal dengan optimal.

“Semua peserta diberikan kesempatan waktu yang sama agar dapat menyelesaikan seluruh soal dengan optimal,” ucapnya.

Ia menambahkan seleksi anggota KPID Kalsel ini bertujuan untuk menjaring calon komisioner yang memiliki kompetensi dalam mengawal penyiaran di daerah, terutama di tengah perkembangan media yang semakin dinamis.

“Sebanyak 53 peserta mengikuti ujian CAT ini, yang dilaksanakan dalam dua ruang ujian di Laboratorium Ilmu Komputer, Gedung II MIPA ULM,” tambahnya.

Ia juga berharap seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti setiap tahapan seleksi dengan maksimal.

“Harapannya, hasil yang kita dapatkan nantinya benar-benar mencerminkan kualitas terbaik dari para peserta,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Exit mobile version