40 Pejabat Eselon III Lingkup Pemkab Banjar Jalani PKA

BANJAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Tahun 2023 dengan diikuti 40 Pejabat Eselon III dari SKPD lingkup Pemkab Banjar.

Foto bersama peserta PKA Angkatan III Pemkab Banjar bersama dengan tamu yang hadir pada pembukaan

Pelatihan dibuka oleh Bupati Banjar diwakili Asisten Administrasi Umum Rahmad Dhani, di Aula Sultan Sulaiman BKPSDM, Martapura, Kamis (20/7).

Asisten Administrasi Umum Setdakab Banjar, Rahmad Dhani, saat membacakan sambutan Bupati Banjar

Melalui sambutan tertulisnya, Bupati Banjar Saidi Mansyur berharap, pelatihan ini mampu menjadi momentum dalam meningkatkan kemampuan, kapasitas dan kompetensi teknis manajerial Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Banjar, khususnya Pejabat Administrator.

“Kompetensi pelatihan ini adalah pemimpin perubahan dengan konsep kepemimpinan adaptif. Yaitu pemimpin yang mampu melakukan adaptasi dengan perubahan yang terjadi di lingkungannya,” ujarnya.

Tipe pemimpin tersebut, menurut Bupati, sangat diperlukan di era globalisasi dan digitalisasi sekarang. Mereka dituntut bekerja lebih ekstra di tengah perubahan di masyarakat, terutama cepatnya informasi dan teknologi saat ini.

“Yang terpenting dalam pelaksanaan pelatihan ini adalah bagaimana aksi perubahan. Para peserta harus dapat merealisasikan hasilnya dengan baik dan diimplementasikan dalam unit kerjanya,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banjar Erny Wahdini mengatakan, PKA Angkatan III akan digelar selama 11 hari. Ia berharap pelatihan ini bisa meningkatkan kompetensi manajemen leadership pada pejabat administrator.

“Sehingga secara tidak langsung meningkatkan indeks kualitas ASN,” tuturnya. (SYA/RDM/RH)

IKWI Kalsel Juara Nasional Lomba Video Menghias Tumpeng HUT IKWI ke- 62

BANJARMASIN – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Kalimantan Selatan keluar sebagai juara pertama Lomba Video Menghias Tumpeng HUT IKWI ke-62 yang dilaksanakan secara daring, Kamis (20/7).

Hal ini setelah dilakukan penilaian terhadap 23 IKWI Provinsi yang mengikuti lomba tersebut. Hasil karya IKWI Kalsel ini dinyatakan juri memenuhi kriteria penilaian, yakni kreasi, variasi, komposisi, keindahan dan suasana yang ditampilkan dalam rekaman video.

Mengikuti Kalsel, IKWI Provinsi Lampung keluar sebagai juara 2 dan IKWI Yogyakarta sebagai juara 3.

Ketua IKWI Kalsel, Minarni Helmie ditemui usai dinyatakan juara mengatakan sangat bersyukur pihaknya menjuarai lomba HUT IKWI kali ini.

Ia pun mengapresiasi kerja keras jajarannya guna menampilkan hasil terbaik dalam kegiatan yang mengusung tema “Merajut Masa Depan yang Lebih Berkualitas” ini.

“Alhamdulillah kita bisa juara. Ini tak lepas dari kerja keras semua anggota IKWI dan dukungan PWI Kalsel,” ucapnya.

Capaian ini diharapkan dapat terus memacu kreatifitas seluruh anggota guna diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Karena ujarnya keberhasilan seorang suami, dalam hal ini wartawan tak lepas dari peran serta seorang isteri.

Apalagi ujarnya pekerjaan wartawan memiliki kompleksitas dan tekanan yang tinggi. Sehingga dibutuhkan peran seorang isteri yang mampu mengimbanginya.

“Sesuai dengan tema HUT IKWI ke-62 ini, yakni Merajut Masa Depan yang Lebih Berkualitas, semoga anggota IKWI dapat memberikan kontribusi bagi keluarga hingga menciptakan kehidupan yang lebih berkualitas,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie mengucapkan selamat kepada IKWI karena telah mengharumkan nama Kalsel di ajang nasional. “Kita berharap IKWI Kalsel terus berkarya dan berkreasi untuk mendukung kerja wartawan,” pintanya. (PWI.KALSE/RDM/RH)

Paman Birin Terima Anugerah KPAI 2023, Kategori SIMEP Perlindungan Anak

JAKARTA – Komitmen Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor terhadap perlindungan anak, dianugerahi penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tahun 2023.

Penghargaan diterima Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu yang diserahkan oleh Ketua KPAI Ai Maryati Solihah melalui Wakil Ketua KPAI Jasra Putra, di Jakarta Barat pada Kamis (20/7).

Keberhasilan Paman Birin mendapatkan anugerah KPAI tahun 2023 ini membuktikan komitmen dan kepedulian orang nomor satu di Kalsel ini terhadap perlindungan anak di Banua.

“Alhamdulilah. Terima kasih atas apresiasi KPAI ini sebagai bukti upaya pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak di Banua,” kata Paman Birin.

Paman Birin menyebut, anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus terus tumbuh berkembang dan maju meraih cita-citanya.

“Anak-anak adalah generasi penerus dan wajib dijaga dan dibina sebagai penerus estafet bangsa Indonesia,” ungkap Paman Birin.

Penghargaan yang sama juga diraih kabupaten Hulu Sungai Utara yang diterima Penjabat Bupati Zakly Aswan.

Selain Kalimantan Selatan, ada 2 provinsi lainnya yang juga meraih penghargaan KPAI 2023 kategori SIMEP, yakni Jawa Tengah dan Sumatera Barat.

Untuk tingkat kabupaten kota, yang masuk nominasi penerima Anugerah KPAI, yakni, Kota Yogyakarta, Kota Mataram, Kota Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Dompu, Kabupaten Pesisir Selatan.

Disamping itu, ada KPAI Daerah yang menerima anugerah, yakni Ketua KPAID Kota Yogyakarta, Ketua KPAID Kabupaten Bogor, Ketua KPPAD Provinsi Bali.

KPAI memberikan apresiasi dan penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan inovasi kepada kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten kota terhadap capaian penyelenggaran perlindungan dan pemenuhan hak anak berbasis aplikasi SIMEP.

Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah mengungkapkan, penilaian SIMEP ini dilakukan sejak 24 Januari hingga 15 Mei 2023 dengan verifikasi awal pada 6 kementerian/lembaga, 6 provinsi, 10 kabupaten/kota. Selanjutnya dilakukan verifikasi akhir pada 12 Juni sampai 6 Juli 2023.

Ai Maryati juga menyebut, hingga Juni 2023 ini saja sudah ada 1.662 pengaduan dari masyarakat.

“Ini menunjukan peran negara, pemerintah pusat, kementerian, provinsi, kabupaten/kota dan serta berbagai masyarakat menjadi tantangan dalam merespon permasalahan tersebut,” kata Ai Maryati.

Pelaporan masyarakat, sebut Ai Maryati menjadi kepercayaan publik untuk mengakhiri berbagai permasalahan anak.

Untuk itu, KPAI ungkap Ai Maryati, saat ini terus melakukan penguatan kualitas pengasuhan anak, menekan angka korban kekerasan hingga mencegah perkawinan dini pada anak.

Anugerah KPAI tahun 2023 itu turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Kabareskrim Mabes Polri, Wakil Mahkamah Agung, Ketua KPI RI hingga pengurus KPAD seluruh provinsi di Indonesia.

Dewan juri Anugerah KPAI 2023 ini terdiri dari Prof Rhenald Kasali, Prof Dr. Sutanto dan Prof Siti Ruhaini Dzuyhayatin. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

UPZ Bank Kalsel Serahkan Bantuan Kepada 18 KK Korban Kebakaran Simpang Pilot

BANJARMASIN – Musibah kebakaran yang sering terjadi akhir-akhir ini di kota Banjarmasin, turut menjadi keprihatinan Bank Kalsel. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Bank Kalsel kembali melakukan kunjungan sekaligus memberikan bantuan berupa uang tunai, untuk 18 Kepala Keluarga (KK) yang terkena musibah kebakaran di Gang Simpang Pilot RT 17 RW 2, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, belum lama tadi.

Bantuan secara langsung diserahkan Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi kepada Hernadi, perwakilan warga yang terdampak akibat kebakaran, dengan disaksikan Lurah Kuin Cerucuk, Haris Fadilah beserta Ketua RT 17 dan staf dari Divisi Sekretaris Perusahaan, Nova Safri Prabowo.

Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi mengatakan, turut berbela sungkawa atas musibah kebakaran yang terjadi. Dirinya pun berharap masyarakat yang menjadi korban tetap tabah dan semangat untuk melanjutkan hidup yang lebih baik lagi kedepannya.

“Semoga bantuan yang diberikan Bank Kalsel pada hari ini melalui Unit Perngumpul Zakat (UPZ) dapat meringankan masyarakat yang terdampak dari musibah kebakaranyang terjadi dan dalam kesempatan ini juga mengimbau masyarakat lebih waspada akan musibah kebakaran dan diharapkan kita bersama-sama menjaga lingkungan tempat tinggalnya,” ucap Fajri.

Pada kesempatan yang sama, Lurah Kuin Cerucuk, Haris Fadilah menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), atas bantuan yang telah diserahkan kepada warga yang terkena musibah kebakaran yang telah lalu.

“Kami ucapkan terima kasih kepada UPZ Bank Kalsel terhadap bantuan yang diberikan untuk 18 Kartu Keluarga (KK) yang terkena musibah korban kebakaran. Bantuan ini tentunya sangat mereka perlukan untuk kembali menyambung hidup dan membangun rumah akibat kebakaran yang terjadi, agar layak untuk ditinggali kembali,” ungkap Haris.

Sebagai Informasi, bantuan yang diberikan sebagian besar berasal dari zakat yang disisihkan para pegawai Bank Kalsel setiap bulannya. Dana yang terkumpul dan disalurkan kembali kepada 8 golongan orang yang berhak menerima zakat. Bagi Donatur yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara yang membutuhkan, dapat ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui rekening Bank Kalsel Syariah dengan nomor 6500844928 (Zakat) dan 6500846214 (Infak dan sedekah) atas nama Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel dan untuk konsultasi dan konfirmasi transfer bisa melalui WA Center UPZ Bank Kalsel di nomor 0811505153. (ADV-RIW/RDM/RH)

Raperda Lansia di DPRD Banjarmasin Telah Finalisasi

BANJARMASIN – Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Lanjut Usia (lansia) DPRD Banjarmasin, telah melakukan finalisasi.

Hal itu disampaikan, Ketua Pansus Raperda Pemberdayaan dan Perlindungan Lansia, Amalia Handayani, kepada wartawan baru-baru tadi.

Ketua Pansus Raperda Pemberdayaan dan Perlindungan Lanjut Usia (lansia) DPRD Banjarmasin, Amalia Handayani

Amalia menjelaskan, setelah digelar beberapa kali rapat, akhirnya disepakati baik dari kalangan legislatif dan eksekutif untuk memfinalisasi, dan saat ini pihaknya masih menunggu hasil evaluasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk disahkan menjadi peraturan daerah (Perda).

“Payung hukum ini dibuat meningkatkan perhatian dan layanan terhadap lansia,” ungkapnya

Disampaikan Amalia, selama pembahasan Raperda Pemberdayaan dan Perlindungan Lansia, ada pasal mengatur fasilitas dan sarana publik yang ramah, agar dapat terpenuhi hak-hak para lansia di kota ini.

“Kita atur pelayanan kesehatan, kemudian perlindungan terutama masih usia produktif, meski lansia tetap bisa berorganisasi,” jelas Amel.

Lebih lanjut ia menambahkan, kedepan pihaknya juga mendukung rencana Pemerintah Kota Banjarmasin untuk membangun panti Lansia. Sehingga, tidak ada lagi lanjut usia yang terlantar akibat beragam permasalahan di keluarga besarnya.

“Kami ingin lansia menjalani hidup dengan aman, damai dan mendapat perhatian dari semua pihak,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Perpustakaan Palnam Terima 378 Eksemplar Buku Dari Anggota DPD RI

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel menerima sebanyak 378 eksemplar buku dari Anggota DPD-RI Asal Kalsel, Habib Hamid Abdullah.

Hamid menyerahkan buku-buku tersebut secara langsung kepada Kepala Dispersip Kasel Nurliani Dardie di Perpustakaan Palnam, pada Jum’at (14/7) lalu.

Suasana Penyerahan Buku-Buku oleh Anggota DPD RI, Habib Hamid Abdullah ke Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani

Hamid mengatakan, penyerahan buku ini sebagai bentuk dukungannya terhadap peningkatan minat baca dan literasi masyarakat Banua yang dilakukan oleh Dispersip Kalsel.

“Buku-buku ini merupakan koleksi pribadi saya, dan saya berikan kepada Dispersip Kalsel untuk mendukung peningkatan minat baca masyarakat kita, dari dulu saya memang ingin melakukannya tapi baru kesampaian saat ini,” kata Hamid melalui siaran pers Dispersip Kalsel, Selasa (18/7).

Hamid menjelaskan, buku-buku yang dia berikan ini kebanyakan tentang hukum dan ketenagakerjaan, mengingat dirinya pernah bekerja pada dua bidang tersebut.

Momen penyerahan buku inipun dimanfaatkan Hamid untuk berkeliling melihat fasilitas dan pelayanan yang ada di Dispersip Kalsel.

Ia pun memuji kemajuan Dispersip Kalsel dibawah kepemimpinan Nurliani Dardie yang menurutnya lebih bagus dibandingkan saat dia berkunjung sepuluh tahun lalu.

“Dibawah kepemimpinan Bunda Nunung kemajuan Dispersip ini sangat luar biasa. Tanah yang dibelakang (milik Dispersip) dulunya hutan, kini telah berdiri dua bangunan perpustakaan yang bagus, bahkan sampai ada mini teaternya,” tuturnya.

Hamid juga mengimbau kepada masyarakat, untuk memanfaatkan fasilitas yang ada di perpustakaan daerah ini.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengapresiasi atas bantuan buku yang diberikan oleh Habib Hamid Abdullah kepada pihaknya. Ia mengaku senang atas kunjungan dari anggota DPD-RI asal Kalimantan Selatan tersebut.

“Kami yakin buku-bukunya yang diberikan ini akan sangat bermanfaat. Saya juga tahu kalau Habib ini orangnya suka membaca, sehingga saya yakin buku-buku ini sangat berkualitas,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Nurliani mengimbau kepada masyarakat dan tokoh masyarakat untuk bisa menyumbangkan buku bacaannya yang sudah tidak terpakai lagi.

“Kepada seluruh masyarakat maupun tokoh masyarakat yang bukunya sudah tidak terpakai atau sudah dibaca berulang kali boleh disumbangkan ke kami, karena banyak yang memerlukan,” imbaunya. (DISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)

Raperda Lansia di DPRD Banjarmasin Telah Finalisasi

BANJARMASIN – Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Lanjut Usia (lansia) DPRD Banjarmasin, telah melakukan finalisasi.

Hal itu disampaikan, Ketua Pansus Raperda Pemberdayaan dan Perlindungan Lansia, Amalia Handayani, kepada wartawan baru-baru tadi.

Ketua Pansus Raperda Pemberdayaan dan Perlindungan Lanjut Usia (lansia) DPRD Banjarmasin, Amalia Handayani

Amalia menjelaskan, setelah digelar beberapa kali rapat, akhirnya disepakati baik dari kalangan legislatif dan eksekutif untuk memfinalisasi, dan saat ini pihaknya masih menunggu hasil evaluasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk disahkan menjadi peraturan daerah (Perda).

“Payung hukum ini dibuat meningkatkan perhatian dan layanan terhadap lansia,” ungkapnya

Disampaikan Amalia, selama pembahasan Raperda Pemberdayaan dan Perlindungan Lansia, ada pasal mengatur fasilitas dan sarana publik yang ramah, agar dapat terpenuhi hak-hak para lansia di kota ini.

“Kita atur pelayanan kesehatan, kemudian perlindungan terutama masih usia produktif, meski lansia tetap bisa berorganisasi,” jelas Amel.

Lebih lanjut ia menambahkan, kedepan pihaknya juga mendukung rencana Pemerintah Kota Banjarmasin untuk membangun panti Lansia. Sehingga, tidak ada lagi lanjut usia yang terlantar akibat beragam permasalahan di keluarga besarnya.

“Kami ingin lansia menjalani hidup dengan aman, damai dan mendapat perhatian dari semua pihak,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

9 Satker Polda Kalsel Telah Menempati Mako Polda di Banjarbaru

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan sejak 1 Juli 2023, secara bertahap pindah ke Mako Polda Kalsel baru yang berada di kawasan Perkantoran provinsi Kalsel di Banjarbaru.

“Perpindahan dilakukan secara bertarap, berdasarkan perintah dari Kapolda Kalsel mengenai perpindahan tersebut,” ungkap Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i, kepada Abdi Persada FM, Selasa (18/7).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i

Rifa’i mengatakan, saat ini sudah ada 9 satuan kerja, terdiri dari 2 Direktorat, 4 bidang, serta 3 biro.

“Sembilan Satker tersebut, biro logostik, biro renna, dir pamobvit, dit bimmas, bid tik, bid kum, Bid humas, dit tahti, serta yanma,” ucap Rifa’i.

Sedangkan, lanjutnya, untuk yang lainnya atau secara keseluruhan perkantoran masih dilaksanakan secara bertahap. Sedangkan, waktu pastinya masih belum dapat dipastikan.

“Untuk perpindahan secara keseluruhan diharapkan pada akhir tahun mendatang. Namun, masih belum dapat dipastikan,” ujarnya lebih lanjut.

Meski begitu, tambah Rifa’i, Polda Kalsel tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Walaupun, terdapat dua Mako Polda di Banjarmasin serta Banjarbaru.

“Seperti Bidang Humas saat ini meski sudah pindah ke Mako Polda baru di Komplek Perkantoran Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru. Kami tetap memberikan pelayanan,” ucapnya lagi.

Menurut Rifa’i, meskipun di Mako Polda baru tentunya pelayanan, untuk masyarakat tetap diberikan. (SRI/RDM/RH)

KBN Tingkat Nasional di Kalsel Jadi Role Model Pelaksanaan KBN Selanjutnya

BANJAR – Kemah Bela Negara (KBN) tingkat Nasional tahun 2023 yang diselenggarakan selama sepekan mulai 10 – 16 Juli di Kiram Park Kabupaten Banjar diharapkan dapat menjadi Role Model (panduan) bagi penyelenggaraan KBN tingkat Nasional selanjutnya. Seluruh kegiatan KBN tingkat Nasional 2023 berjalan lancar dan aman sesuai rencana selama kegiatan berlangsung. Para peserta bergerak dengan sistem satuan terpisah antara kegiatan putra maupun putri sesuai dengan metode sistem kepramukaan. Berbagai macam pendidikan karakter, seperti peduli lingkungan, kekompakan, persatuan dan rasa cinta tanah air dibangun selama kegiatan KBN tahun 2023 dalam berbagai kegiatan, baik di alam terbuka maupun di dalam ruangan.
Wakil Ketua Kwartir Nasional Ketua Komisi Bela Negara Brigjen (Purn) Hasto Pratisto Yuwono menyampaikan, penyelenggaraan KBN tingkat Nasional 2023 di Kalsel patut ditiru dan dapat menjadi role model bagi kwarda-kwarda yang ada di seluruh Indonesia ketika nantinya terpilih menjadi tuan rumah KBN 2024 mendatang.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel), yang luar biasa bekerja keras, dan kepada panitia serta Kwarda Kalsel, yang telah menjadi tuan rumah bagi seluruh peserta KBN Nasional tahun 2023,” ungkap Hasto usai penutupan KBN tingkat Nasional di Kiram Park Kabupaten Banjar, Sabtu (15/7) malam.

Badan Pengelola Gerakan Pramuka (Kwartir) Nasional, akan menggelar musyawarah Nasional untuk menentukan daerah penyelenggara Kemah Bela Negara (KBN) tingkat Nasional tahun 2024. Musyawarah Nasional akan diselenggarakan pada Desember di Provinsi Aceh, untuk menentukan Provinsi mana yang akan menyelenggaralan KBN tingkat Nasional ditahun 2024 mendatang.

“Provinsi manapun yang nantinya akan terpilih menjadi penyelenggara KBN Nasional tahun 2024, diharapkan dapat menjadikan Kalsel sebagai acuan nantinya, atau lebih baik lagi,” lanjut Hasto.

Hasto menambahkan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kalimantan Selatan yang luar biasa bekerja keras, dan kepada panitia serta Kwarda Kalsel yang telah menjadi tuan rumah yang ramah dan nyaman bagi seluruh peserta. (MRF/RDM/RH)

Inflasi di Kalsel Pada Juli 2023 Mengalami Penurunan

BANJARBARU – Tingkat inflasi di Kalimantan Selatan pada Juli 2023 berangsur membaik dibandingkan inflasi pada Juni 2023. Hal tersebut tentunya kabar baik bagi warga Kalimantan Selatan (Kalsel), dikarenakan dengan terkendalinya inflasi disuatu daerah, maka akan membuat harga harga bahan pokok kembali berangsur normal dan stabil.

Penyampaian angka inflasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (PLT) Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Suparmi, usai mengikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi yang digelar secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Repulik Indonesia, di Command Center (CC) Setdaprov Kalsel, Senin (17/7).

Suparmi menyampaikan, inflasi bulanan di Kalsel pada Juli minggu ke dua terkendali seperti dengan bulan-bulan sebelumnya. Bahkan di empat kabupaten untuk minggu kedua Juli ini mengalami minus Indeks Perkembangan Harga (IPH), yaitu Tanah Laut, Barito Kuala, Tapin, dan Banjarbaru.

“Alhamdulillah untuk Kalsel inflasinya terkendali seperti dengan bulan-bulan sebelumnya,” ungkap Suparmi.

Ia melanjutkan, terdapat beberapa komoditas yang menjadi penahan inflasi di Kalsel, yakni dari komoditas daging ayam ras, cabai rawit, udang basah, bawang putih dan pisang.

“Alhamdulillah ini upaya Pemprov Kalsel dalam rangka pengendalian inflasi tergolong sesuai dengan yang diharapkan,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version