BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menggelar Rapat Paripurna, tentang penyampaian tingkat I Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).
Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, usai rapat paripurna ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (3/7) mengatakan, dalam rangka mewujudkan pembangunan terarah maju dan terdepan, pihaknya menerima Penyampaian Raperda RPJPD tahun 2025 – 2045, dan masing-masing delapan Fraksi memberikan tanggapan melalui pemandangan umum.
Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, saat diwancara
“Setengah Rapur akan dibentuk Pansus,” ucapnya
Disampaikan Harry, pembahasan RPJPD, harus diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Provinsi (RPJPP) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), karena akan berlangsung hingga 20 tahun akan datang.
“Pembahasan Pansus disepakati oleh Komisi III DPRD kota Banjarmasin dengan deadline finalisasi hingga Agustus mendatang,” jelasnya
Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menambahkan, sebagai kota berjuluk Seribu Sungai, dan menjadi penyangga Ibukota Nusantara atau IKN, maka rancangan pembangunan harus tertata lagi. Selain itu, juga menjadi penyangga logistik yakni pusat ekonomi di Kalimantan Selatan.
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, memberikan komentarnya
“Kami apresiasi pemandangan umum dari 8 Fraksi dan akan dibentuk Pansus,” tutupnya
Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna Tingkat I Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tahun 2025 – 2045, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya didampingi Wakil Ketua Muhammad Yamin, Matnor Ali, Tugiatno dan Sekretaris Dewan Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Sekretaris Daerah Banjarmasin Ikhsan Budiman, kalangan legislatif dan eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Meskipun sempat diguyur hujan, antusiasme masyarakat Komplek Berkah Hunian Permai (BHP) Sungai Kecil, Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, tidak surut untuk menyambut kedatangan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin, pada Rabu (3/7) pagi.
Gubernur Kalsel saat tiba di desa Gunung Besar Tanbu
Paman Birin beserta rombongan tiba di lokasi acara sekitar pukul 09.30 WITA dan langsung disambut dengan pengalungan bunga diiringi alunan sinoman hadrah oleh Majelis Nurhidayah Tanah Bumbu.
Semangat masyarakat untuk bertemu Paman Birin terlihat jelas dari wajah-wajah ceria dan sorak sorai yang menyambut kedatangan beliau. Keramahan dan kesederhanaan Paman Birin dalam berinteraksi dengan masyarakat semakin menambah kehangatan suasana.
Pada hari ketiga rangkaian Turun ke Desa (Turdes) Menembus Batas ke-10, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi daerah berikutnya yang dikunjungi, setelah sebelumnya mengunjungi Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Kotabaru.
Acara penyambutan tersebut juga dirangkai dengan hari jadi Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.
Gubernur Kalsel saat menyerahkan bantuan
Usai melakukan penanaman dan panen bersama kelompok Ketahanan Pangan (Ketapang) Desa Guning Besar, Kabupaten Tanah Bumbu, Paman Birin didampingi Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi atau Paman Yani, membagikan bantuan paket sembako sebanyak 128 paket, bantuan seragam PPL sebanyak 108 pasang, bantuan Jalan Usaha Tani (JUT) 3.500 meter, Bantuan Sarana Produksi (Saprodi) Hortikultura seluas 27 hektar, dengan jumlah bantuan senilai Rp1.994.928.000.
Dilanjutkan pemotongan tumpeng dalam rangka hari jadi ke-17 Desa Gunung Besar, oleh Paman Birin dan diberikan kepada Kepala Desa Gunung Besar.
Dalam Sambutannya Paman Birin menyampaikan rasa terimakasihnya atas sambutan meriah dari masyarakat Desa Gunung Besar.
“Terima kasih atas sambutan yang begitu meriah dari masyarakat Desa Gunung Besar. Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat besar bagi kita semua,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Paman Birin menyampaikan harapannya bahwa kunjungan ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat yang tinggal di pelosok dan belum tersentuh pembangunan.
“Saya ingin melihat secara langsung kondisi masyarakat dan apa yang bisa kita bantu,” ujar Paman Birin.
Sejak dimulainya turdes ini, banyak desa yang telah dikunjungi Paman Birin dan timnya. Beliau berharap bahwa program ini dapat membawa kemajuan dan perbaikan kondisi bagi masyarakat di berbagai pelosok Kalsel.
“Saya ingin memastikan bahwa tidak ada lagi desa tertinggal di Kalsel, semua masyarakat berhak mendapatkan akses yang sama terhadap pembangunan dan kesejahteraan.”
Selain itu, Paman Birin mengungkapkan bahwa Kalsel telah berhasil menuntaskan pengentasan desa tertinggal dua tahun lebih cepat dari target nasional.
“Alhamdulillah, pada tahun 2024 ini, Kalsel sudah tidak memiliki lagi desa tertinggal. Ini merupakan pencapaian luar biasa yang patut kita syukuri,” ujar Paman Birin dalam sambutannya.
Pada tahun 2016, Kalsel masih memiliki 1.438 desa tertinggal. Namun, berkat kerja keras dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, Kalsel berhasil mencapai target nasional pengentasan desa tertinggal yang ditetapkan pada tahun 2026.
“Pencapaian ini menunjukkan komitmen dan tekad yang kuat dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa-desa tertinggal,” kata Paman Birin.
Paman Birin juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini.
“Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah yang telah bekerja keras untuk mewujudkan Kalsel bebas desa tertinggal,” ungkapnya.
Paman Birin berharap dengan tidak adanya lagi desa tertinggal di Kalsel, maka kedepannya seluruh desa di Kalsel dapat terus berkembang dan maju. Ia juga mendorong masyarakat untuk terus bersinergi dan bergotong royong dalam membangun Kalsel yang lebih sejahtera.
Kabar gembira ini disambut antusias oleh masyarakat Kalsel. Banyak yang mengucapkan terima kasih kepada Paman Birin atas kepemimpinannya yang telah membawa Kalsel ke arah yang lebih baik.
Acara tersebut turut dihadiri Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kabupaten Tanah Bumbu, M Yamani, Staf Ahli Gubernur, sejumlah Kepala SKPD lingkup Kalsel, Camat Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala Desa Gunung Besar, tokoh adat dan tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.
Usai acara, Paman Birin beserta rombongan Turdes (Turun ke Desa) melanjutkan perjalanan ke pemberhentian selanjutnya, yaitu Puskesmas Mantewe di Kabupaten Tanah Bumbu. (BIROADPIM-RIW/ RDM/RH)
TANAH BUMBU – Sebanyak 8.000 bibit mangrove, ditanam pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 tingkat provinsi Kalimantan Selatan yang dilaksanakan di Desa Muara Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Selasa (2/7).
Penanaman 800 bibit mangrove
Tak hanya penanaman bibit mangrove, tapi juga dilakukan aksi bersih-bersih pantai yang melibatkan masyarakat setempat.
Penanaman bibit mangrove Rhizhopora mucronata dilakukan di lahan seluas 6 hektar dengan dana CSR dari Bank Kalsel yang diserahkan kepada Kelompok Nelayan “Belanak” dan Kelompok Pemerhati Mangrove “Siporenme Mangrove”.
Di sela-sela kegiatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana menjelaskan bahwa aksi penanaman mangrove dan aksi bersih pantai yang dilakukan ini merupakan salah satu bentuk pemulihan lahan yang berkaitan langsung dengan upaya penyelesaian krisis iklim.
Ia menilai, pemulihan lahan yang terdegradasi sangat penting, karena menjadi ruang hidup manusia, menyediakan makanan, pakaian, dan tempat perlindungan, dan mata pencaharian.
“Untuk ini perlu ditingkatkan ambisi dan investasi dalam upaya pemulihan ingkungan, memberikan momen “terobosan besar” bagi perbaikan lahan sebagai upaya untuk mengatasi banjir, kekeringan, dan dampak kerusakan lahan lainnya,” ujar Hanifah.
Menurut Hanifah, berdasarkan data badan informasi geospasial tahun 2022, lahan kritis yang ada di Kalsel seluas 458.471,74 hektar, yang 76.776,85 hektar di antaranya merupakan lahan mangrov.
Sebagai upaya rehabilitasi lahan mangrove tersebut, lanjut Hanifah, jajarannya telah dilakukan penanaman sebanyak 15.000 batang bibit mangrove sejak tahun 2023 – 2024, dengan luas tanam 8,5 hektar yang berasal dari csr pihak swasta.
“Kebetulan tahun 2023 kita melakukan penanaman di Sungai Bakau di Tanah Laut dan tahun ini dipilih di Tanah Bumbu karena memang kondisi lahan perlu ada intervensi dari provinsi melalui program NEMO (Net zero Emission from the Ocean),” ucap Hanifah.
Sementara itu, usai membuka secara resmi peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024, Ahmad Bagiawan, Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Kalsel mengatakan, mewakili Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, ia mengaku sangat mengapresiasi penanaman mangrov yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel di pesisir pantai Muara Pagatan ini.
“Kami juga mengapresiasi Bank Kalsel yang telah mengucurkan dana CSR-nya untuk pengadaan bibit mangrove,” ucapnya.
Menurutnya, dari segi jumlah, bibit mangrov yang ditanam di pesisir pantai Kalsel pada momen Hari Lingkungan Hidup Se Dunia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun
“Tahun lalu di Tanah Laut jumlahnya 7.000 bibibt yang ditanam, tahun ini di Tanah Bumbu 8.000 bibit,” apresiasinya.
Dijelaskannya, bibit mangrove yang ditanam dapat menjadi warisan positif bagi generasi mendatang, yakni dari sisi ketahanan lingkungan, khususnya di pesisir pantai.
Selain penahan abrasi, rumpun-rumpun mangrove menurutnya dapat menjadi ekosistem baru bagi biota laut, sehingga berpotensi meningkatkan hasil tangkapan nelayan di sekitar.
“Ini sangat baik bagi keberlangsungan lingkungan,” tutupnya. (DLH.KALSEL/MRF/RDM/RH)
KOTABARU – Hari ke-2 titik singgah rombongan Turdes 2024 “Menembus Batas Ke-10” Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin di Kabupaten Kotabaru, Selasa (2/7) berikutnya adalah Desa Berangas, tepatnya di halaman Kantor Camat Pulau Laut Timur.
Rombongan Paman Birin bersama asisten, staf ahli dan kepala SKPD serta jajaran Pemprov Kalsel yang menggunakan motor trail ini, disambut antusias warga setempat.
Tiba di lokasi, Paman Birin yang memakai kaos kuning dan peci hitam itu, langsung melakukan penanaman pohon di areal kegiatan.
Selain itu, Paman Birin menyerahkan secara simbolis kepada warga berupa bantuan makanan tambahan, penyerahan bingkisan untuk anak khitanan massal, pembagian paket lumbung sosial, pembagian sembako, pembagian bendera Merah Putih dan penyerahan hibah untuk desa.
Gubernur Kalsel menyerahkan bantuan untuk anak sekolah
Camat Pulau Laut Timur, Laila Naranti Arsana menyampaikan terima kasih atas kehadiran Paman Birin dan rombongan, dengan kegiatan penyerahan bantuan untuk warga setempat.
Laila juga mendoakan Paman Birin dengan program turdes nya, berjalan lancar dan bisa menyerap aspirasi masyarakat selama kegiatan.
Gubernur Kalsel berfoto bersama para penerima bantuan
Sementara, Paman Birin dalam sambutannya, menjelaskan arti, maksud dan tujuan turdes yang dilakukannya setiap tahun selama menjabat sebagai gubernur.
Selain itu, dijelaskan seputar Indonesia Emas 2024, dan apa yang harus disiapkan menyambut momentum itu.
Paman Birin pun memanggil salah satu anak untuk diberikan pertanyaan berkaitan Indonesia Emas ini, sebelum diberikan hadiah uang tunai Rp2 juta karena berhasil menjawab dengan benar.
“Kita harus bersama-sama bahu membahu untuk membangun Indonesia,” ajaknya.
Sebelum meninggalkan lokasi acara, Paman Birin tak lupa menyampaikan terima kasih kepada warga yang menyambutnya dengan gembira dan sukacita. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – PWI Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi dan pemantapan Pekan Olahraga Wartawan Nasional Tahun 2024, Selasa (2/7).
Suasana Rapat di Sekretariat PWI Kalsel Banjarmasin
Kepada Abdi Persada FM, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, melalui Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin, disela rapat mengatakan, berbagai saran dan masukan sangat penting oleh seluruh Panitia Porwanas, seperti venue tempat perlombaan diselenggarakan, karena tidak hanya di kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, agar kegiatan berjalan lancar dan sukses dimulai tanggal 19 – 26 Agustus 2024. Terkait, pembukaan Porwanas akan digelar 20 Agustus mendatang.
Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin, memberikan komentarnya
“Pihaknya mengundang Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih Gibran Rakabuming Raka,” ucapnya
Disampaikan Toto, dari hasil koordinasi dengan berbagai pihak dan sudah mendapatkan lampu hijau ketersediaan Gibran untuk berhadir. Dengan demikian, di pertengahan bulan Juli, beberapa orang dari PWI dan Pemprov Kalsel akan berangkat ke Solo untuk mengantarkan undangan secara langsung kepada Wakil Presiden RI terpilih.
“Dalam gelaran Porwanas 2024 juga direncanakan olahraga santai yaitu Jalan Kaki bersama Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih Gibran Rakabuming Raka, dan Kepala Daerah dari seluruh Provinsi,” jelasnya
Lebih lanjut Toto menambahkan, hingga saat ini gelaran event olahraga Nasional tersebut, disambut antusias yang sangat tinggi terbukti kini sudah masuk 33 Provinsi menyatakan siap mengikuti Porwanas ini di Kalsel , dan pihaknya masih membuka pendaftaran hingga 7 Juli mendatang.
“Rakor terus dilakukan sebelum dilaksanakan Porwanas pada Agustus mendatang,” tutupnya
Untuk diketahui, PWI Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi dan Pemantapan Panitia Porwanas tahun 2024, dipimpin Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie didampingi Sekretaris PWI Kalsel Toto Fachrudin dan Ketua SIWO Kalsel Irwansyah, Wakil Ketua Bidang, Para Koordinator Cabor, dan Tim Media Center/Humas Porwanas, bertempat di Sekretariat PWI Kalsel di Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin melakukan sosialisasi program inkubasi usaha mikro kepada ratusan pengusaha kecil di kota tersebut, bertempat di salah Satu Hotel, di Banjarmasin, Selasa (2/7). Dibuka oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.
Ibnu Sina mengatakan, dilaksanakannya Sosialisasi Program Inkubasi Usaha Mikro ini, untuk pembinaan kepada pelaku usaha di Kota Banjarmasin.
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina
“Program Inkubasi ini merupakan andalan dari Pemerintah Kota Banjarmasin untuk melahirkan pelaku usaha mikro,” ungkapnya.
Karena Kota Banjarmasin merupakan Kota Jasa dan Perdagangan.
“Sehingga, Pemko Banjarmasin melakukan pengawalan selaka 6 bulan bulan kepada para pelaku usaha baru yang terdaftar, pada program kawal inkubator,” jelasnya.
Selain itu, pengawalan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin, melalui dinas terkait, pada saat menghasilkan produk, menjual produk, serta pada saat mempertahankan usaha agar tetap berjalan.
“Alumni kawal inkubasi yang telah dihasilkan pada program Pemerintah Banjarmasin, saat ini sudah berhasil menjalankan usahanya,” ucap Walikota.
Diharapkan, pada program selanjutnya dapat berjalan sukses seperti sebelumnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga kerja Kota Banjarmasin Isa Anshari mengatakan, pada kegiatan ini diikuti sebanyak 100 lebih pelaku usaha kecil, yang ada di Kota Banjarmasin.
“Program kawal inkubasi ini berlangsung hingga Oktober mendatang,” ucapnya.
Pada program tersebut, pelaku usaha diberikan pemahaman awal, manajemen berkelanjutan dari usaha yang mereka tekuni. (SRI/RDM/RH)
KOTABARU – Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah atau yang akrab disapa Acil Odah giat mensosialisasikan program keluarga tangguh bencana (Katana).
Katana adalah sebuah program edukasi membangun ketangguhan keluarga dari ancaman potensi bencana.
Bersama Gubernur H Sahbrin Noor atau Paman Birin melalui kegiatan turun ke desa (Turdes) Menjemput Aspirasi Menembus Batas ke 10, di hari kedua dari enam hari direncanakan, sejak 1 Juli 2024, momen bertemu masyarakat dimanfaatkan Acil Odah untuk turut mensosialisasikan pentingnya setiap keluarga mengenal potensi bencana di daerah tempat tinggal masing-masing.
“Moment pertemuan bersama masyarakat hari ini kita manfaatkan untuk mensosialisasikan pentingnya edukasi mitigasi bencana di lingkungan keluarga. Salah satunya adalah edukasi tentang perubahan iklim seperti kita alami sekarang,” terang Acil Odah , saat bersilaturahmi dengan warga Desa Teluk Aru, Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru,Senin (2/7) pagi.
Dikatakan istri Gubernur Kalsel, dampak fenomena peralihan cuaca dari El Nino ke La Nina mulai dirasakan oleh masyarakat dari sejumlah daerah di Indonesia.termasuk Kalimantan Selatan
Dampak peralihan cuaca ke La Nina memicu peningkatan hujan hingga berpotensi bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir angin puting beliung, atau tanah longsor.
Menurut Acil Odah, mitigasi atau upaya pengurangan risiko dari dampak bencana perlu disosialisasikan kepada masyarakat terus menerus oleh segenap unsur termasuk PKK.
Tujuannya agar setiap keluarga mengetahui cara sederhana melakukan mitigasi mandiri sebelum ada bantuan dari instansi penangulangan bencana.
Dijelaskan Acil Odah, Informasi penting yang perlu diketahui anggota keluarga, agar terhindar dari risiko bencana lebih besar, antara lain menyimpan nomor instansi penanggulangan bencana, mempersiapkan tas siaga bencana yang di dalamnya berisi obat- obatan, makanan ringan cukup satu.minggu, dan sejumlah uang.
Sementara itu berdasarkan pengamatan, setiap desa yang dikunjungi oleh Acil Odah selalu.disambut hangat masyarakat. Terlebih saat ia menyempatkan bercengkrama dengan para ibu rumah tangga dan anak anak.
Sapa ramah dan tutur kata yang berkesan dari perempuan yang juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel itu mengundang simpatik masyarakat.
“Terus rajin belajar Ya nak, betbakti kepada orangtua, sayangi keluarga dan teman. Insya Allah nanti menjadi anak sukses menjadi kebanggaan kedua orangtua,” doa Acil Odah sambil memberikan bingkisan makanan ringan kepada Angga, warga Desa Kemuning, Kecamatan Pulau Laut. Kotabaru.
Siti Aminah warga, Desa Aru mengaku senang bisa bersilaturahmi dengan Acil Odah.
Perempuan berusia 35 tahun ini juga menngungkapkan terkesan dengan kesederhanaan dan semangat Acil Odah dalam menginspirasi kiat sukses.
“Alhamdulillah hari ini bisa bertemu langsung dengan Istri Paman Birin. Sosok beliau perempuan sederhana dan bersahaja,” tutur Aminah. (RILIS/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengapresiasi upaya Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang melakukan aksi Turun ke Desa (Turdes) dalam rangka memaksimalkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menuju Indonesia Emas 2045.
Apresiasi itu disampaikan wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani, saat mengikuti turdes hari pertama bersama rombongan Pemprov Kalsel, di Tanah Bumbu, Senin (1/7).
Suasana Turdes di Gedung 7 Februari, Pagatan, Tanah Bumbu, Senin (1/7)
Paman Yani menilai, Turdes Menembus Batas ke-10 itu, sangat relevan dengan misi pemerintah untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kalsel yang mampu bersaing.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (kanan) mendampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (peci), saat meninjau pelaksanaan sunatan massal
Terlebih, kegiatan mulai 1-6 Juli 2024 ini di setiap titik lokasi diisi penyerahan berbagai bantuan dan aksi sosial, mulai paket sembako, sunatan massal, penanaman pohon, bantuan hibah Bumdes, bantuan sekolah, paket pertenakan dan perkebunan, hingga pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita.
“Upaya melalui kegiatan seperti yang dilakukan Pemprov Kalsel dibawah kepemimpinan Gubernur, Sahbirin Noor, membuktikan bahwa pemerintah kita sangat peduli terhadap peningkatan kualitas SDM. Apalagi sebentar lagi Ibu Kota Nusantara (IKN) akan pindah ke Kalimantan,” kata Paman Yani.
Disisi lain, kebijakan Gubernur akrab disapa Paman Birin dalam program relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Kendaraan Bermotor (BBNKB) II, menurut Paman Yani, juga membuktikan bahwa Pemprov Kalsel sangat perduli dengan kondisi ekonomi masyarakat.
“Program ini jelas meringankan beban sekaligus juga meningkatkan ketaatan masyarakat dalam membayar Wajib Pajak (WP). Apalagi hasil pajak yang dibayarkan juga untuk pembangunan daerah,” jelas Paman Yani.
Paman Yani berharap program yang digelar mulai 1 Juli – 9 Desember 2024 ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Kalsel terutama daerah konstituennya yakni Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.
“Pajak itu dari rakyat dan untuk rakyat. Sebab itu masyarakat harus memanfaatkan keringanan yang sudah disediakan oleh Pemprov Kalsel ini. Terlebih pemprov Kalsel juga sudah mendirikan Samsat Keliling di hampir seluruh titik Turdes khususnya Tanah Bumbu dan Kotabaru,” pungkas Paman Yani.
Untuk diketahui, hari pertama Turdes Menembus Batas ke-10, rombongan Paman Birin yang juga didampingi Ketua TP PKK, Raudhatul Jannah, menyambangi Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, setelah sebelumnya telah menyerahkan bantuan di Desa Kurau, Tanah Laut.(SYA/RDM/RH)
BANJARBARU – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-78 dengan khidmat dan penuh kebanggaan. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Inspektur Jenderal Polisi Winarto, di Lapangan Makosat Brimobda Polda Kalsel, Senin (1/7).
HUT Bhayangkara ke-78 di Lapangan Makosat Brimobda Polda Kalsel
Peringatan HUT Bhayangkara ke-78 ini dihadiri berbagai pejabat penting, antara lain Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, Perwakilan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, beserta ratusan personel kepolisian dari berbagai satuan di wilayah Kalsel.
Kepada sejumlah awak media, Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto mengatakan, tema HUT Bhayangka ke-78 tahun 2024, yakni Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan. Dalam rangka menuju Indonesia Emas tahun 2045.
“Polda Kalsel dalam hal ini, akan mendukung program pemerintah pusat dan daerah, dalam penguatan ekonomi,” ungkap Winarto.
Dalam mewujudkan hal tersebut, Winarto menyatakan bahwa Polda Kalsel tak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan dari pemerintah daerah dan juga masyarakat.
“Polri tidak milik Polri saja namun milik kita semua baik pemerintah maupun masyarakat,” lanjut Winarto.
Winarto juga mengingatkan kepada jajaran untuk menjalankan amanah jabatan, dengan penuh rasa tanggung jawab.
Ditempat yang sama, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengapresiasi kinerja Polda Kalsel dalam mendukung program pemerintah daerah.
“Semoga Polda Kalsel selalu dicintai masyarakat, Salam Presisi,” Ucap Gubernur.
Pada peringatan HUT Bhayangkara ke-78, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor juga menyerahkan penghargaan untuk Polda Kalsel atas kinerja yang luar biasa mulai dari memberantas peredaran narkoba, hingga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kalsel. (MRF/NRH/RH)
BANJARMASIN – Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya mengimbau, seluruh masyarakat di kota ini, menerima Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih).
Suasana Coklit di kediaman Ketua DPRD Banjarmasin
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, kepada wartawan, usai menerima KPU Banjarmasin dalam Coklit, pada Senin (1/7).
Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, saat memberikan komentarnya
Harry mengapresiasi kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) agar tercipta kesuksesan Pilkada yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang. Ia mengimbau, masyarakat menerima petugas dan menyampaikan data kependudukan akurat.
“Dengan tercipta partisipasi yang tinggi dari warga, sangat penting untuk kesuksesan Pilkada, baik Pemilihan Gubernur dan Wagub serta Walikota dan Walkot,” katanya
Sementara itu, Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah menyampaikan kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) digelar selama satu bulan, mulai tanggal 24 Juni – 24 Juli 2024.
Kegiatan ini, lanjutnya, bertujuan memastikan data pemilih akurat untuk Pilkada pada 27 November mendatang. Kunjungan ini tidak hanya simbolis, tetapi memverifikasi data kependudukan sesuai Daftar Penduduk Potensial Pemilih.
“Kalau ada data ketidaksesuaian, Pantarlih akan memperbarui, supaya siap digunakan pada Pilkada nanti,” ucapnya
Hal senada disampaikan Ketua Bawaslu Banjarmasin, Muhammad Fachrizannor. Ia mengaku selama kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) untuk sementara hingga hari ke delapan ini, tidak ada mengalami kendala di lapangan, dan pihaknya akan terus mendampingi hingga 24 Juli 2024 mendatang.
“Kami akan terus jalin sinergisitas di lapangan,” tutupnya
Untuk diketahui, KPU Kota Banjarmasin menggelar Pencocokan dan Penelitian (Coklit) di kediaman Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, Jalan A Yani Komplek Bunyamin Permai 2 Kecamatan Banjarmasin Selatan. Kegiatan Coklit dipimpin Ketua KPU Kota Banjarmasin Rusnailah, didampingi Komisioner dan Sekretaris KPU, Ketua Bawaslu Banjarmasin dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih), dan PPK serta PPS. (NHF/NRH/RH)