Bank Kalsel Raih 5 Penghargaan di Jakarta

JAKARTA – Bank Kalsel di anugerahi 5 penghargaan sekaligus pada gelaran 21st INFOBANK-MRI Banking Service Excellence 2024. Penghargaan ini didapatkan atas kualitas layanan yang diukur melalui survey bertajuk Bank Service Excellence Monitor (BSEM) oleh Marketing Research Indonesia (MRI), dengan melakukan analisis mendalam terhadap Service Delivery pada berbagai Touch Point yang menghubungkan Bank dengan nasabahnya.

Adapun 5 (lima) Penghargaan yang diraih adalah Golden Trophy – 5 Consecutive Years in Service Excellence; The Best 1st –ATM; The 2nd Best – Customer Service; The 2nd Best – Kenyamanan di Kantor Cabang; dan The 2nd Best – Security.

Penghargaan diserahkan secara langsung Editor In Chief and Chairman INFOBANK Media Group, Eko B. Supriyanto kepada Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dengan disaksikan Deputi In Chief and Chairman INFOBANK Media Group, Karnoto Mohammad dan President Director Marketing Research Indonesia, Harry Puspito.

Dari Bank Kalsel yang turut serta mendampingi pada kegiatan ini seperti Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Kepala Divisi Jaringan dan Pelayanan Cabang, Kepala Bank Kalsel Cabang Jakarta, dan Perwakilan Divisi Operasional, Perwakilan Bagian Kualitas Pelayanan Cabang serta khususnya Best Frontliner Periode 2023-2024.

Pada rilisnya yang diterima Abdi Persada FM pada Minggu (7/7), Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar – besarnya atas penghargaan yang telah diraih, ini merupakan anugerah yang memang membuahkan hasil dari perjuangan seluruh Insan Bank Kalsel.

“Saya ucapkan terima kasih kepada MRI atas kepercayaan yang telah diberikan melalui penghargaan yang telah kami dapatkan pada kegiatan tersebut. Saya juga mengapresiasi kepada seluruh Insan Bank Kalsel, khususnya Frontliner seperti Customer Service, Teller dan Satpam sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan perbankan maupun kenyamanan pada saat nasabah datang ke Kantor Cabang Bank Kalsel, sehingga tahun ini bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” ucap Fachrudin.

Sebagai informasi, acara ini juga dihadiri Bank Umum Konvensional dan Syariah, Unit Usaha Syariah Perbankan, Bank Pembangunan Daerah, Bank Digital, Akademisi, Media Massa. (ADV-RIW/RDM/RH)

Turdes Hari Terakhir di Banjar, Paman Birin Sebut Kondisi Desa di Banua Semakin Maju dan Berkembang

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah disambut meriah warga Desa Tajau Landung, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar pada Sabtu (6/7) sore.

Gubernur Kalsel dan rombongan turdes tiba di desa Tajau Landung kabupaten Banjar

Tepat di depan Mesjid Jami Darul Faa’izin dan samping Madrasah Diniyah Takmiliyah Syafa’atul Ikhwan, warga tampak berkumpul dan menunggu juga di tepian sungai Martapura. Walau kondisi hujan, warga tetap semangat menunggu.

Disambut dengan kesenian sinoman hadrah, sekelompok anak muda berpeci putih itu tergabung dalam grup Darul Huda. Sosok orang nomor 1 di Kalsel yang sangat dinantikan itu, Paman Birin dan Acil Odah diserbu warga Desa Tajau Landung saat tiba di lokasi acara.

Kegiatan itu turut dihadiri Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian LHK, Hanif Faisol Nurofiq, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, jajaran Forkopimda Kalsel dan pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Paman Birin bersama Acil Odah yang didampingi Dirjen PKTLK LHK Hanif Faisol, menyerahkan bantuan 1000 sembako, intensifikasi tanaman karet senilai Rp1.500.000.000, benih kopi dan herbisida Rp324.400.000.

Kemudian, ada chopper rumput senilai Rp39 juta, tas ransel dan seragam sekolah, hingga pemberian bantuan BUMDes untuk Desa Sungai Tanipah dan Desa Penggalaman dengan masing-masing total Rp45 juta.

Gubernur Paman Birin menyampaikan dalam sambutannya, turdes ke-10 ini telah memasuki hari keenam. Pihaknya telah banyak melewati banyak rintangan dan hambatan, baik panas, hujan serta jalanan yang cukup terjal merintangi kawasan perbukitan dan hutan Meratus.

“Perjalanan kita sudah memasuki hari keenam, 6 hari 6 malam. Akhirnya tim turdes ke-10 tiba di Desa Tajau Landung,” ucap Gubernur Paman Birin di panggung.

Kemudian, Gubernur Paman Birin menyampaikan kondisi desa di Banua semakin maju dan berkembang atas kerja keras semua pihak. Dalam upaya turdes meninjau kawasan tertinggal, sampai langkah-langkah pimpinan SKPD Provinsi Kalsel yang terus berjibaku dalam memberikan bantuan dan perbaikan sistem desa.

“Tentu saja, sejak 2016 bahwa jumlah desa sekitar 1.438 di antara 154 kecamatan sudah tidak ada lagi desa tertinggal. Dan yang harusnya tuntas 2026 nanti, ternyata sejak 2024 ini sudah tuntas,” tegasnya.

Berdasarkan catatan, Paman Birin menyebut bahwa 844 sudah berstatus desa maju dan 808 desa dalam fase desa mandiri. Hal itu sebagaimana tujuan turdes selama 10 kali dilakukan Gubernur Kalimantan Selatan atau Paman Birin, beserta rombongan Forkopimda dan jajaran SKPD Provinsi Kalsel.

Bagi Paman Birin, berkat kerja keras ini sejumlah daerah dapat ditingkatkan desanya menjadi berkembang, baik secara infrastruktur, sosial hingga ekonominya.

“Ini bukan hanya turdes saja, berkat upaya kolaborasi antar stakeholder. Sinkronisasi dan melakukan kerjasama, serta gotong-royong warga bersama pemerintah daerah dan pusat,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Banjar Saidi Mansyur melalui Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar (DPRKPLH), Ahmad Baihaqi menyampaikan, bahwa kegiatan turdes ini merupakan program yang strategis dalam mengembangkan desa. Sehingga, pihaknya sangat mendukung seluruh kinerja yang dilakukan jajaran SKPD Provinsi Kalsel.

“Sehingga, kita yakini dapat mengatasi semua tantangan masalah di desa dan menyambut masa depan nantinya. Sekali lagi, kami sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Kalsel beserta kepala dinas yang berpartisipasi dalam turdes ini,” ungkap Baihaqi.

Terakhir, Baihaqi berharap lewat turdes ini dapat memicu semangat perbaikan ke depan bagi seluruh sektor yang ada di Banua. Upaya itu agar memajukan sebuah desa dalam pembangunan daerahnya masing-masing. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Turdes Paman Birin dan Acil Odah Berakhir, Tempuh 1.263,7 Kilometer Menjemput Aspirasi Warga Banua

BANJARBARU – Setelah menempuh jarak 1.263,7 kilometer, rombongan turun ke desa (turdes) Menembus Batas Ke-10 Bergerak dengan Kekuatan Rakyat Menuju Indonesia Emas Germas Cinta Banua, yang dipimpin Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin dan Raudatul Jannah atau Acil Odah, resmi ditutup di Alam Roh 24 Desa Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru (6/7) malam.

Turdes ke-10 tersebut berlangsung dari 1-6 Juli 2024 melintasi di 12 Kabupaten/Kota se- Kalimantan Selatan.

Start mulai dari Kantor Gubernur Kalsel Banjarbaru, Tanah Laut, Kotabaru, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah, Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Batola, hingga Banjar.

Setidaknya, turdes ke-10 tersebut terdapat berbagai program yang laksanakan, mulai dari bantuan sarpras BUMDes, sunatan massal, pembagian sembako, penanaman pohon, dan menyerap aspirasi langsung masyarakat yang ada di desa-desa.

Dalam sambutannya yang dibacakan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, Paman Birin mengucapkan terima kasih kepada semua rider dan rombongan turdes yang ikut serta menyukseskan turdes yang ke-10 tersebut di Alam Roh 24.

“Saya atas nama pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, mulai dari persiapan awal dari rapat hingga sekarang, jika terdapat hal-hal yang kurang mengenakkan, memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan

Paman Birin berharap, dengan dilaksanakannya turdes tersebut, masyarakat tidak hanya senang melihat kepala daerahnya turun langsung berbaur menjemput aspirasi mereka, tetapi masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya, baik melalui bantuan sembako atau pun infrastruktur yang menggunakan alokasi anggaran pemprov kalsel.

“Saya meminta kepada para kepala SKPD, untuk menjadikan bahan-bahan yang diperoleh selama turdes, sebagai bahan evaluasi dalam penyusunan program prioritas, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya, sebagaimana arahan langsung dari Pak Gubernur dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Acil Odah,” pesan Roy.

Menurut Roy, setiap turdes, ketika Paman Birin lewat, terus jalannya tidak baik, pasti Paman langsung minta diperbaiki, sehingga masyarakat ini benar-benar merasakan langsung manfaat adanya turdes ini.

Dalam acara penutupan tersebut, turut hadir Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Kakanwil Kemenag Kalsel Muhammad Tambrin, Tuan Guru Supian Al-Banjari, para kepala SKPD, Forkopimda Kalsel, dan ratusan rider trail dari SKPD Pemprov Kalsel hingga instansi vertikal. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Kondisi Jalan di Belawang Batola Jadi Perhatian Turdes Paman Birin

BATOLA – Turun ke desa (turdes) hari terakhir atau hari ke-6, rute perjalanan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin pada Turdes 2024 Menembus Batas ke-10, Sabtu (6/7) berada wilayah Kabupaten Barito Kuala, yakni dimulai dari kota Marabahan – Barambai – Bambangin – dan Belawang yang menjadi salah satu titik singgah.

Kondisi jalan yang tidak mulus ditambah banyak jembatan rusak, menuju Kecamatan Belawang yang dilalui rombongannya itulah, yang jadi perhatian Paman Birin.

“Sekda tolong dicatat, jangan dicatat saja, maksudnya diperbaiki, dan dikoordinasikan dengan kabupaten kota,” ujarnya di hadapan warga Belawang dan sekitarnya dalam pertemuan.

Dikatakan, beberapa kawasan di 13 kabupaten kota se Kalsel, kondisi jalan sudah baik.

“Turdes yang kita lakukan untuk menyambut aspirasi masyarakat, menganggarkan lalu memperbaiki jalan dan dinikmati bersama,” ujar Paman Birin yang kedatangannya disambut meriah para siswa SDN Belawang dan SMPN 1 Belawang yang berjejer di pinggir jalan.

Selain jalan, kondisi sungai juga jadi perhatian Paman Birin yang datang didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah itu, juga menginginkan memiliki kedalaman ideal dan berfungsi dengan optimal.

Sementara itu, Pj Bupati Batola Mujiyat yang turut mengendarai motor trail ke lokasi acara, menyampaikan terima kasih atas dukungan Paman Birin terhadap pembangunan di wilayahnya.

Pada kesempatan itu, Paman Birin melakukan penyerahan secara simbolis bantuan makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita gizi kurang, bantuan 4.700 paket sembako secara simbolis, pemberian bantuan hibah kepada BUMDes, bantuan untuk anak sekolah, pemberian produk ikan olahan, pembagian bendera merah putih, dan buffer stock untuk penguatan logistik kebencanaan.
Diserahkan juga, bantuan mesin jahit 10 unit sekaligus, pelatihan tenaga kerja mandiri, penyerahan 6 ekor sapi, bantuan apar/tas siaga bencana (kotak P3K), dan lainnya.

Kegiatan yang melayani sunatan massal gratis itu diisi tausiah Guru Ahmad Supian Al-Banjari sekaligus menutup dengan doa. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Efektif Menyerap Aspirasi, Warga Tapin Inginkan Turdes Paman Birin Terus Berlanjut

TAPIN – Dipenghujung rangkaian Turdes 2024 Menembus Batas ke-10 atau hari ke-5, Jumat (5/7), Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin yang didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah menyambangi warga Kebupaten Tapin di UPTD Puskesmas Baringin Kecamatan Candi Laras Selatan.

Paman Birin dan Acil Odah berfoto bersama dengan warga yang menerima e-KTP

Kedatangan Paman Birin dan Acil Odah beserta tim yang menggunakan motor trail itu, disambut Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Penjabat Bupati Tapin, Muhammad Syarifuddin dan jajaran Pemkab Tapin, para kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat, dan lainnya.

Tiba di lokasi, Paman Birin langsung menuju pelayanan sunatan massal, perekaman e-KTP, pemeriksaan kesehatan, dan penanaman pohon.

Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin atas nama masyarakat setempat, berharap turdes yang sudah dilakukan 10 kali ini, terus berlanjut atau berkesinambungan, karena dinilai efektif untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Menurut Syarifuddin, masyarakat pun sudah melihat bukti aspirasi-aspirasi yang diakomodir, seperti banyaknya ruas jalan strategis di Tapin dalam kondisi mulus beraspal.

Sementara itu, Paman Birin dalam sambutannya, menyebutkan, selama 10 kali berkeliling di Kalsel hingga pelosok desa terpencil bisa menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Aspirasi masyarakat adalah hal utama yang harus diperhatikan pemimpin, karena terpilihnya seorang pemimpin adalah kehendak mereka,” ujarnya.

Turdes juga dilakukan sebagai wahana mensinergikan program pemerintah provinsi dengan kabupaten kota, maupun mengkoordinasikan program pemerintah pusat.

Pada kesempatan itu, disampaikan secara simbolis, bantuan sembako untuk masyarakat kemiskinan ekstrim di Kabupaten Tapin sejumlah 700 paket.

Paman Birin didampingi Acil Odah saat menyerahkan bantuan

Kemudian, bantuan makanan tambahan utk ibu hamil dan balita, bantuan tablet tambah darah utk remaja, paket bantuan Khitanan massal, paket Produk ikan Olahan sejumlah 100 paket, dan bantuan untuk Pelajar sejumlah 26 paket.

Selanjutnya, bantuan Tas Alat Siaga Bencana dan APAR untuk desa, pemberian bendera merah putih sejumlah 350 lembar, bantuan Intensifikasi Tanaman Karet dalam bentuk pupuk NPK seluas 300 hektar di Tapin senilai Rp1,1 miliar.

Bantuan Lampu Panel Tenaga Surya utk Desa Baringin A, Sembako dari PKK Kalsel dan saprodi pertanian di Tapin Rp7,7 miliar, penyerahan administrasi kependudukan, penyerahan buffer stock untuk penguatan logistik dan kebencanaan di Tapin senilai 24 juta, dan bantuan bumdes ketahanan ekonomi keluarga di Kecamatan CLS senilai Rp90 juta.
Acara diakhiri dengan tausiah singkat yang disampaikan Guru Supian Al-Banjari sekaligus pembacaan doa penutup. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Jelang Porwanas, Kontingen Karya Jurnalistik PWI Kalsel Asah Kemampuan ke Bali

BALI – Kontingen Karya Jurnalistik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan Tryout ke Bali, sebelum menggelar Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwarnas) XIV, 19-26 Agustus 2024. Dimana, sebagai tuan rumah Porwarnas nanti, PWI Kalsel ingin kemampuan dan pengalaman wakilnya terasah sehingga dapat menyumbang mendali lomba Karya Jurnalistik.

“Kawan-kawan bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, sehingga apa yang kita harapkan nanti dapat terwujud,” kata Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmi didamping Sekretaris Toto Fachrudin saat di Bandara Syamsudinoor Banjarbaru, Jumat (5/7).

Ketua Kontingen Widi Gunawan, usai berkunjung ke Tribun Bali, Jumat (5/7) malam menyampaikan, kunjungan ini guna menggali informasi. Lokasi pertama yang dikunjungi Kontingen cabang Karya Jurnalistik asal Kalsel ini adalah Tribun Bali. Kemudian dilanjutkan bertemu dengan Badan Pengelola (BP) Geopark dan ke Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Denpasar. Rombongan di Bali selama empat hari ini Porwanas nanti, cabang Karya Jurnalistik memperlombakan nomor lomba karya tulis, fotografi, reportase radio, dan video. Ia optimis peserta Karya Jurnalistik Kalsel di Porwanas nanti, mendapat dua dari lima medali emas yang diperebutkan.

“Kontingen Karya Jurnalistik Kalsel berangkat ke Bali sebanyak 9 orang, Kalsel sendiri masing-masing menurunkan satu wakilnya, kecuali fotografi yang menerjunkan dua peserta,” jelasnya

Penyerahan Cinderamata Ketua Kontingan Cabang Karya Jurnalistik, kepada Pemred Tribun Bali

Sementara itu, Koordinator kontingen, Aya Sugianto, menambahkan, ada pun andalan Kalsel untuk karya tulis yakni wartawan Radar Banjarmasin, Muhammad Syarafuddin. Untuk Reportase Radio, Rini Dwi Masmuda dari LPPL Abdi Persada. Selanjutnya, Salsabila dari Kompas TV. Dan dua fotografi yakni Anwar Rhofieq dari Kalimantan Post, dan Bayu Pratama dari Antara.

Suasana Diskusi di Kantor Tribun Bali

“Hasil kunjungan pertama ke Tribun Bali, pihaknya diskusi bagaimana membuat video, teknik menulis dan foto. Kita manfaatkan sebaik mungkin untuk menambah pengetahuan wakil kita yang ikut lomba nanti,” tutupnya. (PWI.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Turdes Hari ke-5, Warga HSS Sambut Kehadiran Paman Birin dan Acil Odah di Daha Barat

HULU SUNGAI SELATAN – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, atau akrab disapa Paman Birin, didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah atau biasa disapa Acil Odah, membawa keceriaan bagi warga Desa Bajayau, Kecamatan Daha Barat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan selepas sholat Jumat (5/7) siang.

Rombongan Paman Birin saat tiba di Desa Bajayau Hulu Sungai Selatan

Kedatangan Paman Birin dan Acil Odah pada hari ke-5 rangkaian kegiatan Turun ke Desa (Turdes) Menembus Batas ke-10 ini disambut meriah masyarakat setempat.

Paman Birin dan Acil Odah tiba di halaman Kantor Desa Bajayau sekitar jam 14.30 WITA dan langsung disambut dengan pengalungan bunga serta alunan sinoman hadrah mengiringi langkah mereka.

Diiringi pula dengan semangat para pelajar SMA mengibarkan bendera merah putih kecil di tangan mereka untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di Kalsel tersebut.

Tak menunggu lama, Paman Birin didampingi Acil Odah langsung melakukan penanaman pohon dan meninjau lokasi sunatan massal serta menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis. Seperti paket makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil, bantuan paket sembako, bantuan anak sekolah, program rumah sejahtera dan santunan kebakaran.

Acil Odah didampingi Paman Birin saat menyerahkan sejumlah bantuan

Suasana semakin meriah dengan berbagai kegiatan yang diadakan, salah satunya adalah pertanyaan berhadiah dari Paman Birin kepada para pelajar yang berani maju dan mampu menjawab pertanyaan Paman Birin dengan benar. Momen tersebut tak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang menyenangkan bagi warga.

Salah satu momen menarik terjadi, ketika Acil Odah, istri Paman Birin, turut serta memberikan pertanyaan kepada seorang pelajar bernama Agustina.

“Apa kepanjangan dari Posyandu?” tanya Acil Odah penuh semangat.

Tanpa ragu, Agustina pun menjawab dengan tepat,

“Pos Pelayanan Terpadu”, jawab Agustina.

“Betul” jawab Acil Odah sembari tersenyum.

Jawabannya yang benar disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin, Paman Birin pun tak lupa memberikan hadiah kepada Agustina berupa uang Rp500 ribu atas keberaniannya tampil ke depan dan menjawab pertanyaan dengan benar.

Paman Birin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat belajar para pelajar. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa generasi muda di Desa Bajayau memiliki potensi yang besar dan perlu terus didorong untuk mengembangkan diri.

“Saya bangga melihat semangat belajar anak-anak di Desa Bajayau. Hal ini patut diapresiasi sebagai bukti bahwa generasi muda di sini memiliki semangat untuk terus belajar dan menimba ilmu,” ujar Paman Birin.

Lebih lanjut, Paman Birin menegaskan bahwa semangat belajar generasi muda sangatlah penting untuk menyongsong Indonesia Emas, dan menyiapkan generasi penerus bangsa dengan baik.

“Semangat belajar ini sangat penting untuk menyongsong Indonesia Emas, dan menyiapkan generasi penerus bangsa dengan baik. Oleh karena itu, saya berharap agar generasi muda di Desa Bajayau dapat terus belajar dan berprestasi, Saya juga mendorong para orang tua dan pemuka masyarakat untuk terus mendukung pendidikan anak-anak,” pesan Paman Birin.

Selain didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah, Paman Birin juga didampingi Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Guru Supian Al-Banjari, Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara, Zakly Asswan, Pj Bupati Hulu Sungai Selatan yang diwakili Sekda Kabupaten Hulu Sungai Selatan serta sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Rangkaian turdes ini juga ditutup dengan doa dan tausiyah yang disampaikan Guru Supian Al Banjari. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Walikota Banjarmasin Kunjungi Indonesia Maju Expo di Jakarta

JAKARTA – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina melakukan kunjungan ke Indonesia Maju Expo di Jakarta, Jumat (5/7).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, kunjungannya ke Indonesia Maju Expo ini, untuk melihat langsung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Kebetulan Kota Banjarmasin menjadi salah satu peserta dari kegiatan Indonesia Maju Expo,” ungkap Ibnu.

Pada pameran ini, lanjutnya, Kota Banjarmasin memamerkan produk Sasirangan.

“Sasirangan sudah dipatenkan merupakan kerajinan khas Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk Kota Banjarmasin, untuk memperkenalkan Sasirangan kepada masyarakat luas,” jelas Ibnu.

Sehingga, lanjutnya, Sasirangan diharapkan dapat menasional hingga medunia.

Walikota Banjarmasin berharap, akan semakin banyak pengunjung pameran yang melihat dan membeli produk Sasirangan Kota Banjarmasin.

Pada kesempatan tersebut, Pemko Banjarmasin menawarkan Kota Banjarmasin sebagai Kota Jasa dan Perdagangan bagi yang ingin berinvestasi di Kota Banjarmasin.

“Pada investigasi di Tahun 2023 lalu di Provinsi Kalimantan Selatan, terbanyak di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap, pada Tahun 2024 ini, dinilai investasi di Kota Banjarmasin semakin meningkat kembali.

“Kota Banjarmasin saat ini terus menawarkan investasi di sektor barang dan jasa,” ucap Walikota.

Sehingga, tambahnya, Pemerintah Kota Banjarmasin menawarkan kepada investor kemudahan dalam hal perizinan, untuk berinvestasi di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Dukung Rehabilitasi Kawasan Pantai, Bank Kalsel Berikan Bantuan 8.000 Bibit Mangrove

TANAH BUMBU – Bank Kalsel berkomitmen terus mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup, salah satunya melalui kegiatan penanaman bibit mangrove. Bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bank Kalsel menyerahkan bantuan bibit mangrove sebanyak 8.000 batang kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (2/7) di Desa Muara Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut dihadiri antara lain Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan mewakili Gubernur Kalsel, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu, Rahmat Prapto Wardoyo mewakili Bupati Tanah Bumbu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana, Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, I Gusti Ketut Prasetya, serta instansi pemerintah lainnya, organisasi masyarakat, serta perusahaan-perusahaan di sekitar lokasi kegiatan.

Ahmad Bagiawan saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, menyampaikan bahwa, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan tema “Menyelesaikan Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan” adalah momentum penting untuk upaya memulihkan lahan yang terancam sekaligus jawaban atas ancaman krisis iklim global.

Ahmad Bagiawan juga mengajak masyarakat terus menanam untuk masa yang akan datang. Disamping itu, melalui Aksi Bersih Pantai yang dilaksanakan akan terbangun sinergi yang kuat untuk menangani permasalahan sampah.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan, rehabilitasi lahan mangrove ini merupakan bentuk kolaborasi dan sinergi antara Pemprov Kalsel dengan Bank Kalsel.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Kalsel atas dukungan dan bantuan yang diberikan, sejak dari penyediaan 8.000 bibit mangrove, penanaman, pemeliharaan, hingga terselenggaranya acara peringatan ini. Semoga sinergi ini dapat berlanjut dengan keterlibatan pelaku usaha lain terutama yang berdomisili di pesisir pantai,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, I Gusti Ketut Prasetya menyampaikan harapannya, agar bantuan 8.000 bibit mangrove ini dapat membawa manfaat besar bagi lingkungan sekitar.

“Semoga bantuan dari CSR Bank Kalsel ini bermanfaat dan berguna untuk kelestarian lingkungan kita,” ujar Direktur Kepatuhan Bank Kalsel tersebut.

Aksi penanaman bibit mangrove dan aksi bersih pantai yang dilakukan ini diharapkan dapat membantu mengurangi abrasi pantai, meningkatkan kualitas udara, serta berkontribusi dalam penyelesaian krisis iklim. Dengan melibatkan masyarakat lokal dalam kegiatan ini, Bank Kalsel juga berharap dapat meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberdayakan masyarakat setempat. (ADV-RIW/RDM/RH)

Paman Yani Bersama Sekenceng Kalsel Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tungkaran Pangeran

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, bersama rombongan tim Sekenceng Kalsel, memberikan bantuan kepada warga terdampak musibah kebakaran, di Kelurahan Tungkaran Pangeran, Tanah Bumbu, Kamis (4/7).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (tengah) saat memberikan bantuan kepada korban kebakaran

Bantuan yang diberikan berupa 300 lebih paket sembako dari Pemprov Kalsel, serta sejumlah uang tunai yang berhasil terkumpul dari anggota Sekenceng Kalsel.

“Ini memang bantuan dari Pemprov Kalsel, khususnya Gubernur Kalsel untuk warga yang terkena musibah, beliau juga mengucap bela sungkawa dan meminta agar yang terdampak bisa tetap bertabah,” kata Muhammad Yani Helmi.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi bersama tim Sekenceng Kalsel meninjau lokasi kebakaran

Tidak lupa wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu juga berterimakasih terhadap seluruh pihak yang turut memberikan kepeduliannya kepada korban musibah kebakaran tersebut.

“Saya dengar tadi sudah ada bantuan dari pihak swasta dan organisasi sosial, ini membuktikan bahwa rasa empati dan kepedulian terhadap saudara kita di Tanah Bumbu masih sangat tinggi,” tutur Paman Yani.

Diketahui kebakaran yang terjadi pada Kamis (27/6) lalu menghanguskan 22 rumah. Akibatnya, tercatat sebanyak 34 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 108 jiwa terpaksa mengungsi di tempat saudara mereka.

Paman Yani berharap, pemerintah setempat segera melakukan perbaikan atau relokasi terhadap korban.

“Korban juga sebaiknya mendapat pendampingan dari pemerintah karena bisa jadi mereka mengalami trauma,” ungkap Paman Yani.

Sementara itu, Lurah Tungkaran Pangeran, Akhmad Syarief, mengaku sangat berterimakasih atas kepedulian yang diberikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor serta Paman Yani terhadap warganya.

“Bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi warga kami, semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” harapnya. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version