Disdag Kalsel Gelar Sosialisasi Pengawasan Barang Beredar dan Jasa di Tapin

TAPIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar sosialisasi pengawasan barang beredar dan jasa, di Gedung Triguna Jalan Jenderal Sudirman Kabupaten Tapin, Kamis (24/10).

Foto bersama : Peserta sosialisasi pengawasan barang beredar dan jasa di Kabupaten Tapin

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Sulkan, melalui Kepala Bidang Pelindungan Konsumen dan Tertib Niaga Disdag Kalsel, Dwi Ayu Mariati, dalam rilisnya pada Jumat (25/10) mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberi edukasi barang yang boleh dan tidak boleh beredar, agar konsumen bisa memilih.

Selain itu, para pengusaha harus menjual barang beredar, sesuai ketentuan baik dari sisi keamanan, kemasan, dan kesehatan untuk dikonsumsi.

“Sosialisasi ini merupakan koordinasi antara Pemprov maupun Kab/Kota serta instansi terkait, untuk melindungi konsumen,” ucapnya

Disampaikan Dwi Ayu, untuk pengawasan barang beredar, kewenangan pemeriksaan dari Dinas perdagangan, tetapi hanya sampai pada kandungan yang tertulis di kemasan, tanggal kadaluarsa dan memeriksa asal produk.

Pihaknya berharap, konsumen dapat meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemandirian dalam melindungi dirinya dari tindakan merugikan.

“Kami ingin konsumen mendapat keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi, begitupun pelaku usaha harus jujur dan bertanggung jawab,” ucapnya

Sementara itu, Kadis Perdagangan Kabupaten Tapin, Akhmad Zaini, melalui Kabid Perijinan dan Pengembangan Perdagangan Disdag Tapin menambahkan, kegiatan sosialisasi pengawasan barang beredar dan jasa ini, merupakan tempat untuk saling berbagi informasi antar pelaku usaha, masyarakat/konsumen. Dimana, diskusi tentang barang beredar dan jasa yang beredar, agar mengetahui hak dan kewajibannya sebagai konsumen. Sehingga, terhindar dari akses – akses negatif terhadap penggunaan/pemanfaatan barang dan jasa yang beredar di pasaran yang tidak sesuai ketentuan.

“Dengan terciptanya perlindungan konsumen, dapat meningkatkan indeks keberdayaan konsumen (IKK) di Kalsel, khususnya wilayah Kabupaten Tapin,” tutupnya

Untuk diketahui, sosialisasi pengawasan barang beredar dan jasa di Kabupaten Tapin, mengundang konsumen pelajar, mahasiswa, pelaku usaha, tokoh agama dan masyarakat, pendidik, serta UMKM di kabupaten tersebut. (DISDAG.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Bambang Yanto Sosialisasikan Perda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Bambang Yanto Permono menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kalsel Nomor 10 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin, di aula kantor Kelurahan Surgi Mufti Kecamatan Banjarmasin Utara, Jum’at (25/10) siang.

Suasana Sosper Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

Bambang Yanto mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada peserta mengenai adanya pemberian bantuan hukum secara gratis untuk masyarakat miskin.

Anggota DPRD Kalsel, Bambang Yanto Permono (kanan) dan Lurah Surgi Mufti, Ahmad Jazuli (kiri)

Selain itu, lanjutnya, kegiatan ini juga memberikan pemahaman bahwa adanya persamaan hak atas kedudukan dalam pemerataan hukum dan keadilan dalam masyarakat.

“Saya memilih Perda Nomor 10 Tahun 2015 untuk disosialisasikan karena banyak warga yang memerlukan bantuan hukum ketika menghadapi permasalahan hukum, namun kesulitan mendapatkan bantuan hukum karena keterbatasan biaya,” jelasnya.

Oleh karena itu, menurut Bambang Yanto, dirinya berinisiatif melalui sosialisasi ini agar masyarakat mengetahui bahwa pemerintah bisa membantu mereka dalam menangani kasus hukum.

Terlebih lagi, masih ada warga, khususnya di kota Banjarmasin yang belum mengetahui adanya Perda tersebut sehingga dirinya berencana untuk menggencarkan sosialisasi Perda ini ke wilayah-wilayah lainnya agar semakin banyak yang mengetahui Perda ini ke depannya.

“Kita akan keliling wilayah Banjarmasin sehingga diharapkan para Ketua RT, Ketua RW maupun warga yang ikut sosialisasi ini dapat menyebarluaskan kepada masyarakat di sekitarnya,” terangnya.

Sementara itu, salah satu peserta Sosialisasi, Erliani menyambut baik dengan kegiatan yang dilaksanakan Wakil Rakyat Provinsi Kalsel itu. Ia berharap Perda ini lebih sering disosialisasikan agar masyarakat semakin banyak mengetahuinya.

“Saya baru mengetahui ada Perda Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin. Semoga lebih sering mensosialisasikan Perda yang ada di Kalsel agar dapat diketahui masyarakat,” harapnya.

Untuk diketahui, sosialisasi yang diikuti ratusan warga kota Banjarmasin yang tampak antusias memberikan pertanyaan dan tanggapan terkait Perda yang disosialisasikan. Turut hadir dalam kegiatan itu, antara lain Lurah Surgi Mufti, Ahmad Jazuli dan Lurah Sungai Jingah, Arbain serta Ketua-Ketua RT dan RW setempat. (NRH/RDM/RH)

Kementerian Kelautan dan Perikanan Diharapkan Perkuat Sumber Daya Kelautan Bersama Pemerintah Daerah

BANJARMASIN – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan memiliki harapan, di Hari Ulang Tahun ke 25 Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (RI) ini, dapat terus memperkuat sumber daya kelautan dan perikanan, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah.

“Tentunya di hari ulang tahun Kementerian Kelautan dan Perikanan ini, Pemerintah Daerah memiliki harapan,” ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono, pada Kamis (24/10).

Kadislutkan Kalsel Rusdi Hartono

Diusia, lanjut Rusdi, yang semakin matang ini, Kementerian Kelautan dapat terus memperkuat sumber daya kelautan dan perikanan serta meningkatkan efektivitas pengelolaan pemanfaatan melalui kolaborasi lintas sektor dan pemerintah daerah.

Dalam rangka menjaga melestarikan dan mengawasi sumber daya laut dan perikanan di Indonesia secara bersama sama.

“Kami juga mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan komitmen dalam memajukan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan. Demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Rusdi.

Menjadikan, Indonesia sebagai foros dunia Kemaritiman.

“Dengan ekonomi biru untuk Indonesia maju,” ucap Rusdi. (SRI/RDM/RH)

Tingkatkan Efektivitas, Bank Kalsel Luncurkan Konten Tanya Jawab Visual di Medsos

BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali berinovasi dalam meningkatkan layanan kepada nasabah, dengan meluncurkan konten tanya jawab interaktif. Program ini bertujuan untuk mempersingkat jalur komunikasi, khususnya dalam menanggapi pertanyaan yang sering diajukan nasabah melalui komentar di media sosial dan pesan langsung (direct message).

Dengan format video, Bank Kalsel berharap informasi yang disampaikan menjadi lebih mudah dipahami masyarakat, khususnya generasi muda yang lebih akrab dengan komunikasi digital.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Firmansyah menjelaskan, bahwa penggunaan konten video ini merupakan langkah strategis agar pesan – pesan bank dapat diterima dengan cepat dan jelas.

“Pertanyaan yang sering kali muncul dari nasabah di berbagai media sosial Bank Kalsel dan ini menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan informasi yang mudah diakses dan dipahami. Dengan konten video ini, kami ingin mempermudah nasabah untuk mendapatkan jawaban,” ucap Firmansyah.

Lebih lanjut, Bank Kalsel berharap program ini dapat meningkatkan kepuasan nasabah dan mempererat hubungan antara Bank Kalsel dengan masyarakat melalui media sosial.

“Kami ingin memastikan bahwa layanan dan informasi dari Bank Kalsel tersampaikan dengan tepat kepada semua lapisan masyarakat, khususnya generasi sekarang yang lebih akrab dengan format video. Harapannya, konten ini tidak hanya mempermudah nasabah, tapi juga meningkatkan pemahaman mereka terhadap produk dan layanan kami,” ungkap Firmansyah.

Melalui inovasi ini, Bank Kalsel berkomitmen untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan memberikan layanan terbaik yang relevan dengan kebutuhan zaman. (ADV-RIW/RDM/RH)

Disbudporapar Banjarmasin Sosialisasikan Aksi Perubahan Kopi Mix Untuk Peningkatan Olahraga

BANJARMASIN – Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin menyosialisasikan aksi perubahan optimalisasi kinerja bidang olahraga melalui Kopi Mix (Kolaborasi Pimpinan Pentahelix).

Disbudporapar Banjarmasin dukung peningkatan olahraga

Kabid Olahraga Disbudporapar Banjarmasin Roenissa menjelaskan, selain melalui KOPI MIX tersebut, juga digunakan Aplikasi Sistem Informasi Olahraga (SILAGA) Kota Banjarmasin yang merupakan intergrasi data olahraga dari KONI, KORMI, NPC dan SoIna serta tahapan Desain Olahraga Daerah (DOD).

Kabid Olahraga Disbudporapar Banjarmasin Roenissa

“Kopi Mix ini dalam rangka peningkatan olahraga di Kota Banjarmasin,” ungkap Roenissa.

Tentunya, lanjutnya, dukungan pelaksanaan untuk peningkatan olahraga di Kota Banjarmasin, tidak terlepas dari arti pentahelix tersebut.

Dikatakan Roenissa, pihaknya juga telah memberikan pelatihan kepada para penerima bantuan dana hibah, untuk organisasi keolahragaan di Kota Banjarmasin.

“Yang tentunya, pemberian bantuan hibah tersebut, untuk peningkatan olahraga,” ucapnya.

Mengingat, selama ini Banjarmasin dinilai sebagai kota penghasil atlet olahraga berprestasi, untuk Provinsi Kalimantan Selatan.

“Disbudporapar Kota Banjarmasin memberikan dukungan untuk peningkatan prestasi olahraga untuk atlet atlet asal kota ini,” ucapnya.

Salah satunya, tambah Roenissa, dengan berturut turut menjadi juara umum pada ajang olahraga tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Kota Banjarmasin dapat terus mempertahankan juara umum pada ajang Porprov tersebut,” ujar Roenissa. (SRI/RDM/RH)

Penampilan Lintas Generasi Meriahkan Pekan Budaya Banua 2024

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi Kalimantan Selatan, Bidang Kebudayaan memeriahkan Pekan Budaya Banua 2024 dengan menampilkan berbagai kesenian dan kebudayaan lintas generasi, sejak tanggal 21 – 25 Oktober kegiatan dipusatkan di Lapangan Murdjani, kota Banjabaru.

Peserta didik menonton film buatan Banua, di Ruang Sinema Kebudayaan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammadun melalui Kabid Kebudayaan, Raudati Hildayati, dalam rilisnya pada Kamis (24/10) mengatakan, penampilan pada kegiatan ini melibatkan dari berbagai generasi mulai dari anak – anak hingga dewasa. Dimana, bertujuan untuk memberikan ruang keberagaman ekspresi budaya, mendorong interaksi memperkuat kebudayaan yang inklusif. Berbagai penampilan ditampilkan diantaranya Wastra Banua, Tari Tradisional, Madihin dan Kuntau, Pentas Seni Siswa, Harmoni Jalur Rempah, Kuriding, Tari Mangariau, Tari Sasangu Diri, Madihin, JEF, Parase Teater Nusantara, Tari Dayak, Tari Balumu, Gelar Seni Budaya, serta Maulid Habsyi.

“Pagelaran diikuti mulai siswa – siswi dari Sekolah, para Seniman dari berbagai cabang seni, seperti Seni Tari, Drama,Musik hingga Seni Rupa,” ucapnya

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel Raudati Hildayati, saat bermain tradisional Balogo

Disampaikan Raudati, pihaknya memeriahkan dengan membuka Ruang Sinema Kebudayaan guna memperkenalkan berbagai film buatan Banua sendiri, mengangkat cerita diantaranya sejarah perang banjar, bahkan untuk pemain drama diperankan para seniman Kalsel. Terkait filmnya ada lima diantaranya Gasim Kaminting Pidakan, Sasirangan Terakhir, Gasim Kulawarga Panting, Pangeran Antasari, dan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

“Kami berharap, pemutaran film ini masyarakat dapat mengenal sejarah dan kebudayaan melalui audio visual,” pinta Helda

Lebih lanjut Raudati menambahkan, pihaknya telah sukses menggelar lomba Permainan Tradisional tingkat Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan, yang diikuti gabungan SMA dan SMK di 13 Kabupaten/Kota. Dimana, sebagai bentuk implementasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk melestarikan diantaranya lomba Balogo, Egrang, Bagasing, dan Terompah. Dimana ini merupakan sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI.

“Setelah lomba ini, para peserta didik akan terus melestarikan permainan tradisional di sekolah masing – masing, agar tidak hilang peninggalan nenek moyang di Banua,” tutupnya.

Untuk diketahui, Lomba Balogo juara pertama dari Kabupaten Batola, kemudian Lomba Bagasing juara pertama Kabupaten Balangan, Lomba Egrang juara pertama Kabupaten Kotabaru, dan Lomba Terompah juara pertama dari Kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Dispora Kalsel Berangkatkan 106 Atlet Pelajar ke PRA POPNAS 2024 di Solo

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, siap memberangkatkan sebanyak 106 atlet ke Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra Popnas) Tahun 2024 di Solo.

Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalsel Heru Susmianto menjelaskan, pihaknya baru saja selesai melaksanakan rapat bersama dengan cabang olahraga yang mengikuti ajang Pra Popnas Tahun 2024 di Solo, yang digelar pada Bulan Nopember mendatang.

Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto

“Kami baru saja melaksanakan rapat untuk persiapan keberangkatan ke Pra POPNAS di Solo,” ungkap Heru, kepada sejumlah wartawan, Kamis (24/10).

Untuk kesiapan tersebut, akan ada sebanyak 106 orang atlet yang akan diberangkatkan pada ajang tersebut.

“Sehingga Kontingen Kalsel diperkuat atlet 106 orang terdiri dari 68 putra dan 38 putri, pelatih 18 orang, serta ofisial 15 orang,” ucap Heru.

Heru mengatakan, ada delapan cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pra Popnas Tahun 2024 di Solo, yaitu Sepakbola, bola voli, sepak takraw, bola basket, pencak silat, tenis lapangan, bulu tangkis, serta tinju.

Dalam kesempatan tersebut, Heru mengharapkan, keikutsertaan pada Pra POPNAS di Solo ini, dapat meloloskan sebanyak banyak atlet Kalsel ke ajang selanjutnya yaitu POPNAS.

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan menargetkan pada Pelaksanaan Pra Popnas Tahun 2024 di Solo, capaian prestasi atlet Kalsel dapat mempertahankan posisi ketiga.

Atau sama dengan prestasi yang ditorehkan pada pelaksanaan Pra Popnas Tahun 2022 di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Bagi atlet yang berhasil meraih medali tentunya akan mengikuti POPNAS Tahun 2025 di Aceh dan Sumatera Utara, jika tidak ada perubahan tempat pelaksanaan,” ucap Heru. (SRI/RDM/RH)

Masuk Peralihan ke Musim Penghujan, Ilham Gelar Sosialisasi Perda Penanggulangan Bencana

BANJARMASIN – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Ilham Noor menggelar Sosialisasi Perda (Sosper) Kalsel Nomor 6 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Kalsel, Kamis (24/10).

Ilham mengatakan sosialisasi terkait perda ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pihak terkait tentang ketentuan hukum dalam penanggulangan bencana di wilayah Kalsel.

Perubahan tersebut dilakukan untuk memperbarui aturan dan menyesuaikan dengan kebutuhan serta tantangan baru dalam mitigasi bencana, terutama mengingat potensi bencana alam seperti banjir, longsor, dan kebakaran hutan yang kerap terjadi di Kalsel.

Ilham mengatakan, Perda yang disosialisasikan kepada para peserta dinilai relevan dengan kondisi saat ini di Kalsel yang memasuki musim peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan atau sering disebut Pancaroba.

“Saat ini yang paling kita khawatirkan adalah bencana kebakaran dan kebanjiran,” ucapnya.

Sehingga, lanjut Ilham, Perda ini sangat penting disosialisasikan ataupun dibahas kepada masyarakat tentang peran pemerintah daerah, masyarakat, serta lembaga terkait dalam upaya pencegahan, mitigasi, penanganan darurat, dan rehabilitasi pasca-bencana.

Ilham juga berharap dengan sosialisasi ini, masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan untuk membantu mengurangi risiko bencana, terutama banjir yang sering terjadi di wilayah Kalsel.

“Dengan kesadaran dan tindakan preventif dari masyarakat, bencana yang sering terjadi di Kalsel seperti banjir dapat lebih mudah diatasi,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

Tingkatkan Literasi, Dispersip Kalsel Hadirkan Penulis Nasional J.S Khairen

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan literasi masyarakat Banua, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel kembali menghadirkan salah satu Penulis Nasional, Jombang Santani Khairen atau yang dikenal dengan J.S Khairen.

Suasana Meet And Great Bersama Penulis, J.S Khairen di aula Dispersip Kalsel

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina mengatakan lenghargaan penulis buku islami terbaik kategori remaja oleh IKAPI dan Best Writer of The Year yang diraih oleh penulis asal Kota Padang tersebut menjadi salah satu alasan Dispersip Kalsel mengundangnya untuk mengisi acara Jumpa Penulis di aula Dispersip Kalsel, Kamis (24/10).

“Selain karena dua penghargaan tersebut, J.S Khairen ini juga salah satu penulis muda yang terkenal di kalangan remaja di Kalsel, sehingga kamipun mengundangnya,” katanya.

Adethia berharap kedatangan J.S Khairen ini bisa membantu Dispersip Kalsel untuk menumbuhkan rasa cinta kepada buku dan perpustakaan sehingga semakin banyak generasi muda yang berkunjung ke perpustakaan.

“Melalui kegiatan ini kita ingin mengajak generasi muda di Kalsel untuk rajin membaca minimal dalam satu bulan ada dua buku yang dibaca satu buku fiksi dan satu buku non fiksi,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Penulis Buku “Dompet Ayah Sepatu Ibu”, J.S Khairen. Ia menyebutkan dengan rajin membaca buku, para generasi muda tersebut telah menanamkan banyak pengetahuan untuk dirinya.

“Untuk di Kalsel sendiri menurut saya sudah sangat bagus, buktinya hari ini banyak generasi muda yang datang pada kegiatan ini,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, J.S Khairen juga turut mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh para komunitas baca di Kalsel yang telah menyediakan buku bacaan secara gratis di tempat-tempat publik.

“Mereka bisa mengumpulkan 100 orang ditaman untuk baca buku, ini sangat bagus dan menandakan bahwa minat baca di Kalsel tinggi, hanya saja akses untuk bahan bacaannya yang masih kurang,” terangnya.

J.S Khairen berharap Dispersip Kalsel bisa terus konsisten mengadakan kegiatan serupa, sehingga minat baca dan literasi masyatakat Kalsel terus meningkat.

Pada kegiatan Meet Ans Greet ini, pada peserta berkesempatan mendapatkan tandatangan langsung yang dibubuhkan pada buku karya JS Khairen yang mereka punya. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dorong Peningkatan SDM Melalui Pelatihan Kejuruan di BLK

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai pelatihan kejuruan yang dilaksanakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan kembali menyelenggarakan Pelatihan Tahap 5 yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2024.

Kepala BLK Provinsi Kalimantan Selatan, Sayyid M. Yusfiansyah Al Azhmatkhan, menyebutkan bahwa pelatihan ini menjadi wadah penting bagi masyarakat Kalimantan Selatan untuk meningkatkan daya saing dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Ini merupakan langkah awal Pemprov Kalsel, terutama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dalam meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia di daerah,” ujarnya, Kamis (24/10).

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Diklat, Muhammad Zainal Abidin mengatakan pada pelatihan tahap ini, tersedia empat kejuruan yaitu pengoperasian mesin bubut, teknik las, desain grafis muda dan teknisi audio video yang diikuti oleh 64 peserta.

“Pelatihan dimulai sejak pertengahan Oktober 2024 dan berlangsung selama satu bulan. Para peserta mendapatkan pembelajaran teori dan praktik dari instruktur berpengalaman dan profesional di BLK,” jelasnya.

Zainal juga menambahkan, setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan mengikuti program magang selama dua bulan di perusahaan yang telah bekerja sama dengan BLK.

“Diharapkan para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar keterampilan yang mereka peroleh bisa dimaksimalkan,” tutupnya.

Untuk diketahui, Pelatihan Tahap 5 ini merupakan pelatihan terakhir yang dijadwalkan oleh BLK Provinsi Kalsel tahun ini dengan menggunakan APBN atau APBD. Selanjutnya, pelatihan baru akan dibuka kembali pada tahun 2025 mendatang. (BDR/RDM/RH)

Exit mobile version