DPMPTSP Kalsel Gelar Forum Tingkatkan Layanan Konsultasi Publik

BANJARBARU – Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Forum Konsultasi Publik, dengan mengundang DPMPTSP seluruh Kabupaten-Kota se Kalsel.

Forum dibuka Kepala DPMPTSP Kalsel Endri, melalui Plh Fitridani, di Aula DPMPTSP Kalsel, Banjarbaru, Selasa (3/12), dengan mengusung tema evaluasi standar pelayanan perizinan dan nonperizinan guna mewujudkan penyelenggaraan pelayanan publik yang adil, transparan dan akuntabel.

Plh Kepala DPMPTSP Kalsel Fitridani (tengah) saat menyampaikan arahan

Dalam arahannya, Fitridani menyampaikan, hasil Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) di Kalsel saat ini sudah sangat memuaskan. Bahkan hasilnya berdampak pada Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai 93, atau predikat sangat baik.

Meski puas dengan capaian tersebut, menurut Fitridani standar konsultasi publik harus terus dimaksimalkan.

Beberapa hal yang bisa dilakukan, lanjutnya, dengan melibatkan peran tokoh masyarakat serta mengoptimalkan penyampaian informasi melalui media digital.

Dani menambahkan, dalam meningkatkan kepuasan kepada masyarakat, juga diperlukan update informasi terkini terkait pelayanan melalui media sosial dan website, dengan berbagai desain grafis yang menarik.

“Jadi kami setiap bulan, setiap triwulan kami pelajari website melalui rapat, agar menarik,” jelasnya.

Selain itu, menurutnya, diperlukan pula beberapa hal lain seperti pembaruan terhadap frequently ask question (FAQ) pada website, membentuk tim penanganan pengaduan dan menambah fitur live chat untuk sarana konsultasi, mereviu pelaksanaan SKM, mempublikasi hasil SKM, serta mempublikasi rencana tindak lanjut hasilnya.

“Selanjutnya kita perlu mengadakan matchmaking UMKM dan membuat nota kesepahaman antar instansi dengan perusahaan terkait kemitraan dengan UMKM, serta pemanfaatan Sistem informasi peluang dan potensi investasi Kalimantan Selatan (Bekantan) untuk penyampaian potensi investasi di Kalimantan Selatan untuk disebarluaskan,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)

Puluhan Anggota FKPPI Kalsel Dilatih Digital Kreatif Marketing

BANJARMASIN – Puluhan anggota Forum Komunikasi Putra dan Putri Purnawirawan dan Putri Putri TNI Polri Provinsi Kalimantan Selatan dilatih Digital Kreatif Marketing, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Senin (2/12).

Ketua GM KB FKPPI Kalimantan Selatan Ricky Teguh menyampaikan, pelatihan yang mereka laksanakan ini bekerjasama dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua GM KB FKPPI Kalsel Ricky Teguh

“Pelatihan ini sebagai bentuk kepedulian FKPPI Kalimantan Selatan terhadap peningkatan industri kreatif dikalangan pemuda,” ungkapnya.

Karena itu, FKPPI mengajak seluruh anggotanya untuk dapat menfaatkan industri digital ini, sebagai tempat pemasaran usaha tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Wirausaha muda di Kalsel diharapkan memiliki mental yang kuat dalam menjalankan usaha.

“Kepada para wirausaha muda kami menyarankan pentingnya untuk memiliki mental yang kuat sebagai pemuda dalam menjalankan usaha,” ungkapnya.

Mengingat, dengan mental yang kuat sebagai kunci dan modal yang penting untuk menjalankan usaha yang penuh rintangan.

“Diharapkan, dengan mental yang kuat tersebut meski mengalami maka wirausaha tersebut dapat bangkit lagi, hingga dapat mencapai keberhasilan,” ucap Ricky. (SRI/RDM/RH)

Festival E-sport Tahun 2024 Digelar

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora)nya melaksanakan Festival E-sport Tahun 2024, di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Hasanuddin HM, Selasa (3/12). Dibuka Plt Gubernur Kalsel Muhidin diwakili Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Rusdi Hartono.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Rusdi menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya, tentu memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga untuk talenta talenta muda di Banua.

Plt Asisten 2 Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Rusdi Hartono

“Bentuk dukungan salah satunya, dengan dilaksanakannya Festival E-sport tersebut,” ungkap Gubernur.

Sehingga diharapkan, talenta muda tersebut dapat bersaing ditingkat nasional maupun internasional.

“Dengan adanya Festival E-sport ini sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap olahraga modern di Banua,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kadispora Kalsel Diauddin mengatakan, festival ini diramaikan 200 pemuda dari perwakilan 13 Kabupaten dan Kota di Banua.

“Antusiasme para pemuda di Banua untuk mengikuti Festival E-sport ini sangat luar biasa,” ungkapnya.

Saat ini untuk olahraga E-sport sudah memberikan prestasi untuk Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satunya, telah menyumbangkan satu medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 lalu.

“Dispora Kalsel berharap, dengan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini, prestasi atlet E-sport di Banua semakin meningkat lagi hingga tingkat nasional maupun internasional,” ucap Diauddin. (SRI/RDM/RH)

Dorong Administrasi Kependudukan Modern, Wakil Ketua DPRD Kalsel Sosialisasikan Perda 1/2014 di Desa Balanti

HULU SUNGAI SELATAN – Administrasi kependudukan yang modern kini menjadi prioritas untuk mendukung kemudahan layanan publik dan perencanaan pembangunan. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, seperti aplikasi identitas digital, dinilai mampu mempermudah masyarakat dalam mengakses dan mengelola dokumen kependudukan secara lebih efisien.

Untuk mendukung hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Desi Oktaviasari, aktif melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Administrasi Kependudukan. Salah satu kegiatan sosialisasi ini dilakukan di Desa Balanti, Kecamatan Kelumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Selasa (03/12).

Suasana Sosialisasi Perda 1/2014 oleh Wakil Ketua DPRD Kalsel, Desy Oktavia Sari

Dalam kesempatan itu, Desi menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan akurat.

“Masyarakat makin sadar penting memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan akurat sehingga dapat meningkatkan prioritas hidup dan mempermudah sehingga terwujud administrasi kependudukan yang modern,” ungkapnya.

Desy juga mendorong implementasi teknologi dalam pengelolaan data kependudukan, seperti aplikasi identitas digital, yang memungkinkan dokumen seperti KTP, kartu keluarga, dan akta kelahiran dapat diakses kapan saja tanpa perlu membawa dokumen fisik. Ia berharap, sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan yang tertata dengan baik.

“Perda ini bukan hanya soal dokumen, tetapi tentang bagaimana kita membangun sistem yang mendukung kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya.

Sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat yang mengakui bahwa kemudahan layanan digital akan sangat membantu aktivitas sehari-hari. Pemerintah daerah bersama DPRD diharapkan terus berkolaborasi untuk memastikan Perda ini diterapkan secara maksimal di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. (ADV-NRH/RDM/RH)

Pertahankan Mutu Layanan, Lab K3 Kalsel Kembali Lakukan Reakreditasi

BANJARMASIN – Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja dibawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, kembali melakukan Re-akreditasi, guna mempertahankan mutu layanan bagi perusahaan.

Kepada wartawan, Kepala Lab K3 Disnakertrans Kalsel Noorlianisyah pada Senin (2/12) sore ditemui di ruang kerjanya menyampaikan, Re-akreditasi ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali, guna memberikan pelayanan yang bermutu bagi perusahaan, diantaranya pengujian faktor fisik dan kimia lingkungan kerja, udara ambien dan emisi sumber tidak bergerak, serta kesehatan kerja meliputi Audiometri, kelelahan kerja, sphirometri, ergonomi juga hiegiene dan sanitasi.

Kepala Lab K3 Disnakertrans Kalsel Noorlianisyah, saat memberikan komentar

“Re-akreditasi digelar selama tiga hari sejak tanggal 28-30 November 2024,” katanya

Ia menjelaskan, kegiatan Akreditasi sangat penting dalam permintaan pelayanan lingkungan dan kesehatan kerja, agar Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja Kalimantan Selatan mampu menghasilkan pengujian yang tepat dan akurat. Apalagi Lab K3 Kalsel ini merupakan Laboratorium Keselamatan kerja satu – satunya di Kalimantan Selatan.

“Komite Akreditasi Nasional (KAN) yang melakukan langsung Re-akreditasi, bertempat di kantor Lab K3 Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin,” ucapnya

Komite Akreditasi Nasional (KAN) saat melakukan Re-akreditasi

Lebih lanjut Noorlianisyah menambahkan, untuk hasil sementara setelah dilakukan assesmen oleh assesor, ada beberapa perbaikan yang dilakukan proses oleh pihaknya dengan batas waktu 2 bulan. Ia optimis, penilaian pelayanan Lab K3 Kalsel, sesuai dengan SNI ISO/IEC 17025.

“Kami yakin akan Lulus Akreditasi oleh KAN, agar perusahaan yang dilayani dapat lebih banyak,” tutup Lily. (NHF/RDM/RH)

Muhidin Dorong Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Kalsel Berkeadilan dalam Pengelolaan Sumber Daya Lahan

BANJARBARU – Plt. Gubernur Kalsel, Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur membuka secara resmi Rapat Koordinasi Akhir Tahun Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2024 di Grand Qin Hotel, Banjarbaru pada Senin (2/12) siang.

Rapat koordinasi yang diikuti oleh 81 peserta dari berbagai instansi terkait, seperti Kanwil BPN Kalsel, SKPD anggota (GTRA), Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Kalsel, hingga perangkat desa, menjadi forum yang strategis untuk berbagi informasi, pengalaman, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam mempercepat pelaksanaan reforma agraria di Kalsel.

Dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, Plt. Gubernur Kalsel, Muhidin menyampaikan harapannya agar tim GTRA Kalsel semakin proaktif, inovatif, dan responsif terhadap dinamika perubahan sosial-ekonomi.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur

“Saya berharap tim Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Kalsel mampu mendorong pembangunan yang lebih berkeadilan melalui transformasi struktural dalam pengelolaan sumber daya lahan,” ucap Muhidin.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh anggota Gugus Tugas Reforma Agraria Kalsel untuk meningkatkan sinergi, koordinasi, dan dedikasi dalam mewujudkan reforma agraria.

“Mari kita tidak berhenti pada capaian yang telah ada, namun terus mendorong perubahan yang lebih baik lagi ke depan,” lanjutnya.

Muhidin juga menyampaikan optimismenya yang tinggi terhadap keberhasilan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kalsel dalam mewujudkan keadilan agraria di Kalsel.

“Dengan semangat kebersamaan, komitmen yang kuat, dan visi yang jelas, saya yakin GTRA Provinsi Kalimantan Selatan akan mampu menjalankan misinya dalam mewujudkan keadilan agraria,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Dispora Kalsel Beri Apresiasi Kepada 21 Pemuda Berprestasi 2024

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan memberikan apresiasi kepada 21 Pemuda Berprestasi Tahun 2024.

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalimantan Selatan Rokhyatin Effendi mengatakan, apresiasi diberikan Dispora Kalimantan Selatan kepada 21 Pemuda Berprestasi di Tahun 2024 ini, dengan mengajak para pemuda tersebut ke Dispora Bali.

“Dengan mengajak para pemuda berprestasi tersebut, agar pengetahuan mereka semakin meningkat,” ungkap Rokhyatin.

Pemuda berprestasi di Tahun 2024 ini, merupakan pemuda yang mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh Dispora serta Kemenpora RI.

“Seperti Pemuda Pelopor, Pepelengasih, serta lainnya,” ujar Rokhyatin.

Dalam kesempatan tersebut, Rokhyatin juga mengatakan, Dispora Kalsel terus mengupayakan peningkatan wawasan dan kapasitas pemuda berprestasi di Banua.

“Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalimantan Selatan sampai saat ini terus meningkat kualitas pemuda di Banua, dalam rangka Peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP),” tuturnya.

Peningkatan yang mereka lakukan, dengan memberikan pelatihan kepada pemuda di Provinsi Kalimantan Selatan.

Dengan adanya kegiatan tersebut, maka para pemuda dapat saling bertukar informasi serta lainnya. Sehingga, diharapkan kualitas pemuda dapat mengalami peningkatan.

“Kami berharap kesadaran pemuda untuk menambah wawasan dan kapasitas diri sendiri semakin meningkat lagi kedepannya,” ucap Rokhyatin. (SRI/RDM/RH)

Orientasi PPPK Angkatan I-III Provinsi Kalsel Tahun 2024, Resmi Dibuka

BANJARBARU – Plt Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, yang diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Sekdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan, secara resmi membuka Orientasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Provinsi Kalsel Angkatan I hingga III Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Aula BPSDMD Provinsi Kalsel, Banjarbaru, pada Senin (2/12).

Penyematan Tanda Peserta Orientasi PPPK Pemprov Kalsel Angkatan I-III 2024

Orientasi ini diikuti oleh 120 peserta, terdiri dari 50 orang perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel serta 70 orang dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel. Kegiatan orientasi akan berlangsung selama empat hari dengan tujuan membangun landasan berpikir dan bersikap yang sesuai dengan karakteristik Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Bidang Administrasi Umum, Ahmad Bagiawan, Plt Gubernur Kalsel menyampaikan bahwa ASN, termasuk PPPK, memiliki tanggung jawab besar sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

Asisten Bidang Administrasi Umum, Ahmad Bagiawan saat membacakan sambutan Plt. Gubernur Kalsel

“ASN harus memahami peran mereka secara utuh dan penuh kesadaran. Kehadiran PPPK diharapkan dapat memperkuat jajaran ASN yang profesional dan berintegritas,” ujar Gia.

Ia menambahkan bahwa PPPK, sebagai pegawai yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu, memiliki hak dan kewajiban yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, termasuk dalam sistem penggajian, tunjangan, dan jenjang karir.

Gia juga mengajak para PPPK untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru serta menunjukkan kualitas terbaik sebagai tenaga profesional yang mampu mempercepat pencapaian tujuan organisasi.

“Tingkatkan kemampuan teknis, manajerial, dan kepemimpinan agar dapat menjawab tantangan masa depan yang semakin kompleks,” tutup Gia. (BDR/RDM/RH)

PATELKI Kalsel Gelar Pelatihan Flebotomi Dasar Angkatan 23A dan 23B

BANJARBARU – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia (PATELKI) Kalimantan Selatn, menggelar pelatihan Flebotomi dasar angkatan 23A dan 23B, yang dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarbaru, Sabtu (30/11). Pelatihan ini merupakan hasil kerjasama bersama Lembaga Pendidikan Pelatihan Profesi Laboratorium Medik Utama (LPPP-LMU) yang dilaksanakan selama 4 hari, hingga Selasa (3/12).

Flebotomi sendiri adalah proses pengambilan darah dari sirkulasi melalui tusukan atau sayatan melalui vena, arteri maupun kapiler dalam rangka untuk mendapatkan sampel darah. Flebotomi sendiri dilakukan oleh para tenaga kesehanan (Nakes) baik Dokter, Bidan, Perawat, hingga petugas Laboratorium.

Direktur Lembaga Pendidikan Pelatihan Profesi-Laboratorium Medik Utama (LPPP-LMU) Lily Sholihah, mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan Flebotomi dasar tahun 2024 ini, diselenggarakan dengan memakai 2 kelas sekaligus, yakni angkatan 23A dan 23B dengan jumlah peserta sebanyak 54 orang. pelatihan ini bertujuan untuk mencapai kompetensi dan kewenangan dari seorang Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) agar bisa tersertifikasi.

Direktur LPPP-LMU (Kanan) bersama Ketua DPW PATELKI Kalsel (Kiri)

“Jadi legalitasnya itu bisa tersertifikasi untuk kewenangan sebagai seorang Flebotomi dengan dikuatkan dengan sertifikat kompetensi,” ungkap Lily, Senin (2/12).

Ditambahkan Lily, usai dilaksanakannya pelatihan Flebotomi selama 4 hari, maka hari ke 5 akan dilaksanakan uji kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi LSP – PLMP, yang merupakan lembaga sertifikasi profesi yang dimiliki oleh PATELKI.

Sementara itu, Ketua DPW PATELKI Kalimantan Selatan, Haitami, menyampaikan kegiatan pelatihan Plebotomi dasar ini sangatlah penting dilakukan, dikarenakan untuk meningkatkan kompetensi para Plebotomis. Plebotomis adalah teknik pengambilan spesimen darah, yang mana pengambilannya itu harus dilakukan secara tepat, benar, dan sesuai dengan SOP yang berlaku.

“Jadi pengambilan spesimen darah harus dilakukan sesuai dengan standart yang berlaku, agar para pasien dapat merasa nyaman,” ucap Haitami.

Dilanjutkan Haitami, para peserta pelatihan Plebotomi tidak hanya berasal dari Kalimantan Selatan, namun juga ada yang berasal dari Kalimantan Tengah. Dan para peserta dari Kalimantan Selatan sendiri, terdapat dari 13 Kabupaten – Kota, sehingga para peserta pelatihan nantinya dapat menerapkan ilmu yang didapat kepada para teman – teman Plebotomis lainnya.

“Kedepannya kami harapkan akan dapat dilaksanakan kembali pelatihan ini, dikarenakan banyak sekali daftar tunggu teman – teman Plebotomis yang ingin mengikuti pelatihan,” tutup Haitami. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Apel Gabungan Awal Desember 2024

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar apel gabungan awal Desember 2024 di Halaman Kantor Setdaprov Kalsel, Senin (2/12). Apel dipimpin oleh Plt. Gubernur Kalsel Muhidin, yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setdaprov Kalsel, Adi Santoso.

Membacakan sambutan Plt. Gubernur Kalsel Muhidin, Adi menyampaikan bahwa Gubernur mengajak seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemprov Kalsel, agar melakukan evaluasi dan segera menuntaskan rencana kegiatan, sebelum memasuki tahun 2025.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setdaprov Kalsel, Adi Santoso.

“Plt Gubernur Kalsel Muhidin mengingatkan kepada seluruh pejabat dan ASN, bahwa kegiatan akhir tahun anggaran 2024 sudah semakin dekat. Rencana kegiatan yang sudah ditetapkan, haruslah dituntaskan sesegera mungkin,” ungkap Adi.

Ia melanjutkan, Demi kelancaran tertib administrasi dan realisasi program kerja dilingkup Pemprov Kalsel, juga diharapkan agar diperhatikan dalam penyusunan rencana kerja perangkat Daerah tahun 2025. Selain itu, usai selesainya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pada 27 November lalu, dirinya juga berpesan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) selalu menjaga netralitasnya, dan menjalankan tugas sesuai tupoksi masing – masing.

“Meskipun berbeda pilihan namun ASN adalah roda penggerak pemerintahan, dan harus mematuhi kebijakan pimpinan,” tutup Adi. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version