Evaluasi Penerapan Datu Soban, Dinsos Kalsel Gelar Bimtap Supervisor dan Petugas Data

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel menggelar kegiatan Bimbingan dan Pemantapan Supervisor dan Petugas Data Aplikasi Data Terpadu Sosial Banua (Datu Soban) se Kalsel, selama dua hari yaitu 6 dan 7 Juni 2023 di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Kegiatan yang dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Muhammadun yang diwakili Sekretarisnya, Murjani ini diikuti sebanyak 30 orang dari Supervisor dan Petugas Data di 13 Kabupaten/Kota di Kalsel serta dihadiri Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial dan Pejabat Eselon 3 di lingkup Dinsos serta Pejabat Eselon 4 di bidang perlindungan jaminan sosial.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos Provinsi Kalsel, Muhammadun yang dibacakan Sekretarisnya, Murjani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya keseriusan Dinsos dalam menyediakan suatu media yang dapat menampung dan mengelola data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) serta Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) 13 Kabupaten/Kota di Kalsel.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan dan pelaksanaan pengelolaan data terpadu sosial Banua yang akan meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di Dinas Sosial Kalsel serta pemanfaatan informasi (digitalisasi) dan integrasi dalam pengelolaan data yang kemudian menentukan rencana strategis pembangunan daerah,” katanya, Selasa (6/6).

Muhammadun menjelaskan penggunaan aplikasi Datu Soban pada Dinsos Kalsel sesuai dengan Permensos Nomor 08 Tahun 2012 tentang pedoman pendataan dan pengelolaan data penyandang masalah kesejahteraan sosial dan PSKS dan juga sesuai dengan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI).

“Datu Soban merupakan platform aplikasi dari Dinsos Kalsel sebagai produsen data sektoral daerah. Aplikasi ini dapat memberikan kemudahan bagi instansi lainnya, dan dapat membantu dalam proses penyaluran bantuan serta informasi umum bagi masyarakat maupun akademisi”, jelasnya.

Penghimpunan data dilakukan oleh petugas data Kabupaten/Kota menggunakan metode dan instrumen yang telah ditentukan. Supervisor data melakukan verifikasi dan validasi data yang masuk. Penyajian data aplikasi menampilkan sebuah dashboard berupa numerik tentang karakter individu dilengkapi dengan foto dan titik koordinat 26 jenis PPKS dan 12 jenis PSKS sehingga menyajikan data yang asli (genuine) yang akan segera terintegrasi dengan aplikasi lain seperti portal satu data Indonesia dan E-Walidata.

“Sehingga data dapat dimanfaatkan oleh SKPD lain, swasta, akademisi dan masyarakat luas,” terangnya.

Muhammadun menambahkan dalam usaha penanganan permasalahan sosial demi mewujudkan taraf kesejahteraan sosial akan terwujud kalau memiliki data PPKS dan PSKS yang dapat diandalkan. Sehingga program yang dijalankan menjadi tepat sasaran terhadap setiap penerima manfaat serta dapat memaksimalkan potensi dan sumber kesejahteraan sosial yang terdapat di lingkungan sekitar demi mewujudkan visi PPKS lebih sejahtera, PPKS lebih berdaya guna.

“Menekan resiko penyalahgunaan data, serta membantu dalam pengambilan kebiydalam ruang lingkup pemberian bantuan sosial serta sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan melalui perbaikan tata kelola data Pemerintah lingkup Provinsi,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

BPAM Banjarbakula Pastikan Kebutuhan Air Tercukupi Meski Kemarau Ekstrim

BANJARBARU – Suplai air di kawasan metropolitan Banjarbakula dipastikan tetap dapat terpenuhi. Meskipun Kalimantan Selatan (Kalsel) diprediksi mengalami musim kemarau ekstrim di tahun ini.

“Suplai kemungkinan masih bisa, karena lokasi pengambilan Air baku kita di intake Mandikapau yang sumber air nya berasal dari bendungan sungai Riam kiwa dan Riam kanan sehingga dipastikan walaupun terjadi kemarau panjang dan ekstrim InsyaAllah suplai kebutuhan air di wilayah metropolitan banjarbakula akan selalu dapat terjaga dan terpenuhi,” ujar Kepala Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula, Muhammad Berty Nakir, di ruang kerjanya, Rabu (7/6).

Berty mengaku pihaknya juga mengatur saluran air (intake) dari sumber air di Bendungan Riam Kanan, agar kebutuhan air tetap tercukupi meski kemarau.

“Kan kita bisa menutup intake. Kalau kemarau panjang intake itu kita tutup dan kita tampung air dari bendungan, jadi air selalu ada,” terangnya.

Tak hanya ke masyarakat, kebutuhan air kegiatan Kemah Bela Negara (KBN) yang akan diselenggarakan di Kiram pada 10-16 Juli mendatang, juga dipastikan terpenuhi.

BPAM Banjarbakula selaku penanggung jawab kebutuhan air pada kegiatan itu, sudah menyiapkan dua buah truk tangki yang siap menyuplai air bersih untuk kesuksesan kegiatan dengan kurang lebih 1.700 Pramuka Pendega se Indonesia itu.

“Kita siapkan truk itu selama 24 jam, jadi tidak perlu khawatir,” tuturnya.

Seperti diketahui, BPAM Banjarbakula memiliki dua buah Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) yang masing-masing berkapasitas 250 dan 500 liter perdetik. Keduanya diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, pada Maret 2023 lalu.

Lewat dua buah IPA itu, BPAM Banjarbakula telah menyalurkan air bersih ke Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru, serta sebagian wilayah di Kabupaten Tanah Laut.

Sementara kerjasama yang dilakukan dengan kota Banjarmasin berupa suplai air baku, dan akan tersalurkan dalam waktu dekat. (SYA/RDM/RH)

Banjarbaru Siap Jadi Tuan Rumah MTQ ke XXXIV Tingkat Provinsi Kalsel

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar launching logo Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXIV tingkat Provinsi Kalsel tahun 2023, di aula gawi sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru pada Rabu (7/6). Launching tersebut dihadiri langsung Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, beserta sejumlah kepala SKPD lingkup Kota Banjarbaru.

Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, Kegiatan MTQ ini tentunya memberikan angin segar untuk Pemerintah kota Banjarbaru dan masyarakatnya. Kegiatan MTQ ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi seluruh lapisan masyarakat, terkait untuk memahami dan mencintai alquran sebagai pedoman hidup. Dan pihaknya bersyukur ditahun 2023 ini, pelaksanaan MTQ bisa diselenggarakan di Kota Banjarbaru.

“Kota Banjarbaru siap menjadi tuan rumah Kegiatan MTQ tingkat Provinsi Kalsel. Kegiatan MTQ memiliki nilai dan makna tersendiri sebagai penyejuk keimanan, Dan pihaknya bersyukur tahun ini pelaksanaan MTQ bisa diselenggarakan di kota banjarbaru,” ucap Aditya.

Ia menambahkan, terkait persiapan kegiatan MTQ, pihaknya sudah melakukan berbagai macam persiapan, salah satunya yakni melaunching logo MTQ, menyiapkan anggaran dan menghibahkannya kepada pihak Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), serta pembentuan panitia yang diketua oleh Wakil Walikota Banjarbaru Wartono.

“Seluruh stakeholeder diharapkan dapat bersinergi dan bahu membahu, untuk mensukseskan kegiatan MTQ tingkat provinsi kalsel di Kota Banjarbaru ini. Diharapkan pula memmberikan kesan yang baik kepada seluruh peserta MTQ,” tutup Aditya.

Sementara itu, Ketua I LPTQ Kota Banjarbaru, Syahdi Hidayat Sa’id menyampaikan, bahwa terdapat 11 venue yang telah pihaknya siapkan untuk MTQ ke XXXIV tingkat Provinsi Kalsel dengan venue utama di Lapangan dr Mudjani.

“MTQ ke XXXIV tingkat Kalsel ini akan diikuti seluruh kafilah dari 13 kabupaten/kota se Kalsel,” ungkap Syahdi.

Untuk diketahui, MTQ ke XXXIV tingkat Provinsi Kalsel tahun 2023, akan mengangkat tema “Mari Kita Wujudkan Masyarakat Maju, Agamis, Dan Sejahtera Yang Dilandasi Dengan Nilai-nilai Al-qur’an”, MTQ akan diselenggarakan selama 9 hari mulai tanggal 20 Juli hingga tanggal 28 Juli 2023, dengan lapangan Dr. Murdjani sebagai panggung utama pelaksanaan MTQ. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Audisi Gita Bahana Nusantara

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Audisi Gita Bahana Nusantara, selama dua hari pada 7 – 8 Juni 2023, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Suasana Audisi Gita Bahana Nusantara

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Muhammadun, pada Rabu (7/6).

Kepada wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Muhammadun, menjelaskan, Audisi Gita Bahana Nusantara ini merupakan kesempatan yang berharga sebagai wadah menyalurkan bakat dan potensi di bidang seni suara bagi pelajar dan mahasiswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Muhammadun, didampingi Kabid Kebudayaan, Raudati Hildayati

Kegiatan ini sejalan dengan amanah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, sebagai dasar Pemerintah Daerah dalam menentukan arah kebijakan menaikan capaian Indeks Pembangunan Kebudayaan.

“Semoga yang terpilih nanti dapat menampilkan suara terbaik sebagai putra – putri daerah di Banua,” harapnya.

Disampaikan Muhammadun, dalam Perda Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, dimana penerapan muatan lokal dalam pembelajaran merupakan bentuk pemahaman terhadap potensi daerah masing-masing yang bermanfaat untuk memberikan bekal sikap, perilaku, etos kerja, pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik. Kemudian Perda Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 4 Tahun 2017 tentang Budaya Banua dan Kearifan Lokal, yang bertujuan untuk memperteguh identitas daerah dan memperkokoh karakter daerah sebagai upaya pembangunan karakter bangsa serta meningkatkan citra daerah sebagai bagian citra bangsa.

“Keberhasilan penyelenggaraan Gita Bahana Nusantara tentu memiliki nilai positif bagi pembinaan generasi muda, khususnya dalam meningkatkan semangat kebangsaan, dan nasionalisme,” jelas Madun (sapaan akrabnya)

Sementara itu, Kasi Kesenian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Sunjaya Adhiarso menambahkan, Audisi Gita Bahana Nusantara dimaksudkan membangun karakter jati diri bangsa, memupuk rasa kebersamaan dan nasionalisme, serta meningkatkan apresiasi seni di kalangan generasi muda melalui pembentukan paduan suara.

“Kegiatan ini akan dipilih empat peserta, untuk nanti mengikuti tim paduan suara Gita Bahana Nusantara bergabung dengan peserta lainnya, yang mewakili 34 Provinsi di Indonesia pada bulan Agustus mendatang,” tutupnya

Untuk diketahui, audisi Gita Bahana Nusantara ini, diikuti sebanyak 41 peserta yang tersebar dari Kabupaten dan Kota. Ada lima juri yang memberikan penilaian yaitu Sudirman Juri Senior dari Pemerintah Pusat, Sirajudin sebagai musisi dan pencinta lagu, dan Sinta Sinaga seorang pianis, Sabransyah Dosen FKIP ULM Banjarmasin pengajar bidang vokal dan piano serta Mas Maryanto Dosen Seni Musik FKIP ULM Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Peringati Puncak Hari Lingkungan Hidup, Bank Kalsel Dukung 3.500 Bibit Mangrove

TANAH LAUT – Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, Bank Kalsel melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan bantuan 3.500 bibit Mangrove.

Bantuan diberikan guna mendorong kesadaran dan tindakan masyarakat untuk melindungi kelestarian lingkungan.

Secara simbolis bantuan diserahkan Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, Facrudin kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana di Pesisir Pantai Desa Sungai Bakau Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut, pada Senin (5/6).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pgs. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Shah Rizky Kurniawan.

Menanggapi bantuan tersebut, Hanifah Dwi Nirwana, ST., MT. selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Bank Kalsel melalui program CSRnya.

“Atas nama Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kalsel, kami berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Bank Kalsel melalui bantuan CSR Bank Kalsel berupa 3.500 bibit Mangrove yang dimana akan ditanam disepanjang pesisir pantai Desa Sungai Bakau Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut sebagai upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove yang ada di Kalimantan Selatan. Tentunya Bank Kalsel yang merupakan mitra penting kami selalu mendukung dalam setiap program termasuk kegiatan hari ini,” tutur Hanifah.

Dikesempatan yang sama, Fachrudin selaku Direktur Utama Bank Kalsel menyampaikan komitmen Bank Kalsel untuk senantiasa mendukung program-program dari Pemerintah Provinsi Kalimatan Selatan salah satunya kegiatan penanaman mangrove.

“Bantuan yang telah diberikan pada hari ini merupakan bentuk kepedulian Bank Kalsel membangun lingkungan hidup khususnya di Kalimantan Selatan dan kami akan selalu hadir, melayani Banua serta berkontribusi dalam pemulihan dan peningkatan ekosistem mangrove di Kalimantan Selatan khususnya di pesisir pantai,” ucap Fachrudin. (ADV-RIW/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel dan LPPL Abdi Persada FM Lakukan Studi Tiru ke RRI Banjarmasin

BANJARMASIN – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kalsel bersama Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Abdi Persada FM, melakukan kunjungan atau studi tiru ke Radio Republik Indonesia (RRI) Banjarmasin.

Kunjungan yang dilakukan pada Rabu (7/6) siang, dipimpin oleh Kepala Bidang Informasi Publik dan Media Diskominfo Kalsel Tarwin Patik Mustafa bersama dengan ketua Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada FM Anisah, dan Direktur Abdi Persada FM Ibnu Min Haji, kunjungan Diterima langsung oleh Kepala RRI Banjarmasin Darno beserta jajarannya.

Tarwin menjelaskan, kunjungan mereka ke RRI ini, untuk melakukan studi tiru terkait keberlangsungan radio ini.

“Kunjungan ini merupakan studi tiru karena di Diskominfo Kalsel ada Radio Abdi Persada FM,” ungkap Tarwin.

Sehingga, lanjutnya, dengan adanya kunjungan ini dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pengelolaan radio serta lainnya.

“Kami berharap dengan adanya studi tiru ini, kami dapat mengetahui bagaimana pengelolaan dan lainnya yang ada di RRI Banjarmasin,” ucap Tarwin..

Hal senada juga disampaikan Direktur Radio Abdi Persada FM Ibnu Min Haji.

Direktur LPPL Abdi Persada FM Ibnu Min Haji bersama Kabid Kepala Bidang Informasi Publik dan Media Diskominfo Kalsel Tarwin Patik Mustafa

Ia menyampaikan, kunjungan yang mengikutsertakan jajaran direksi Abdi Persada FM, ini dimaksudkan untuk menambah pengetahuan mengenai pengelolaan, program, serta lainnya, yang ada di RRI Banjarmasin.

Dalam kunjungan kali ini, diskusi terkait sistem kerja dewan pengawas, hingga program siaran menjadi pembahasan menarik yang didapatkan LPPL Abdi Persada FM dari LPP RRI Banjarmasin.

Kepala RRI Banjarmasin Darno menjelaskan, sebagai radio milik Pemerintah Pusat, tentunya saling berbagi ilmu pengetahuan yang ada di tempat mereka, kepada daerah merupakan kewajiban yang dapat mereka lakukan.

Kepala RRI Banjarmasin Darno

“RRI Banjarmasin menjadi pengayom bagi radio lokal yang ada di Kalsel ini,” ungkap Darno.

Dalam kesempatan tersebut, Darno mengatakan, mengenai struktur jabatan yang ada di RRI Banjarmasin. Serta pemilihan dan tugas dari Dewan Pengawas RRI yang dipilih langsung oleh Komisi 1 DPR RI.

“Serta saat ini RRI Banjarmasin juga tengah mengembangkan dunia usaha serta lainnya,” ujarnya.

Untuk diketahui LPPL Abdi Persada FM berkunjung ke RRI Banjarmasin, dalam rangka studi tiru untuk mengetahui, pengelolaan, program, serta lainnya, yang ada di tempat tertentu. (SRI/RDM/RH)

Bank Kalsel Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Award (BIA) 2023

BANJARMASIN – Bisnis Indonesia menggelar Bisnis Indonesia Award(BIA) 2023 dengan mengangkat tema Bertumbuh di Era Baru.

Momen penyerahan penghargaan kepada Bank Kalsel di Jakarta

Tema tersebut dipilih untuk memberikan apresiasi kepada dunia usaha yang mampu menjaga pertumbuhan positif selama periode 3 tahun. BIA merupakan kegiatan tahunan Bisnis Indonesia Group. Pelaksanaan tahun ini
adalah yang ke-21 kali semenjak pertama kali digelar pada 2002.

Pada tahun ini, BIA menganugerahkan penghargaan kepada perusahaan berkinerja baik diberbagai
sektor, khususnya perusahaan terbuka yang tercatat di pasar modal, serta pemimpin puncak yang diberikan kepada 29 sektor industri, tujuh sektor perbankan, dan sekuritas.

Perusahaan penerima BIA 2023 dipilih berdasarkan penilaian Dewan Juri yang terdiri atas Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan 2017—2022 Wimboh Santoso, Wakil Menteri Keuangan 2014—2019 Mardiasmo, Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Lulu Terianto, Direktur PT Indovesta Utama Mandiri Rivan Kurniawan, dan Direktur PT Bahana TCW Investment Management Doni Firdaus.

Pada gelaran yang dihelat di Jakarta tersebut, Bank Kalsel dianugerahi penghargaan sebagai Perbankan Terbaik.

Penghargaan tersebut diterima oleh Andhy Andriawan selaku Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Jakarta, mewakili manajemen Bank Kalsel, akhir Mei lalu.

Bank Kalsel menjadi juara pada kategori Bank Pembangunan Daerah dengan aset Rp15 trilyun hingga Rp30 trilyun. Pada kategori ini, Bank Kalsel mengungguli empat BPD lainnya, yaitu Bank Sulselbar, Bank Kalbar, Bank DIY, dan Bank Sulutgo.

Sepanjang triwulan pertama tahun 2023, Bank Kalsel mencatatkan penyaluran kredit senilai Rp11,86 trilyun dan pembiayaan syariah senilai Rp1,88 trilyun. Nilai ini naik dari periode yang sama tahun sebelumnya, yang masing-masing senilai Rp10,00 trilyun dan Rp1,47 trilyun.

Dari sisi himpunan dana pihak ketiga, Bank Kalsel mencatatkan Rp17,39 trilyun yang terdiri dari giro senilai Rp6,94 trilyun, tabungan Rp4,47 trilyun, dan deposito Rp6 trilyun.

Aset Bank Kalsel terpantau naik 26,18% dari Rp17,57 trilyun menjadi Rp22,17 trilyun.

Pada kesempatan yang berbeda, Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi atas kemampuan Bank Kalsel dalam menjaga pertumbuhan kinerja positif selama periode tiga tahun yang penuh tantangan, khususnya selama masa pandemi COVID-19 yang penuh tantangan.

“Semua raihan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh insan Bank Kalsel, maupun dukungan serta kepercayaan dari seluruh Pemegang Saham dan nasabah setia Bank Kalsel. Semoga penghargaan ini menjadi pelecut semangat perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan, serta dapat berkontribusi dalam peningkatan ekonomi daerah,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Hadiri KBB Jabodetabek, Paman Birin : KBB Bantu Tingkatkan Kesejahteraan

JAKARTA – Keberadaan Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) sangat penting dalam membantu peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Banjar yang ada di berbagai penjuru dunia. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor dalam sambutannya di acara halal bi halal KBB Jabodetabek yang bertempat di Gedung Serbaguna GBK Senayan Jakarta, Sabtu (3/6), pagi.

Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel) mengibaratkan Organisasi KBB seperti kapal besar yang menyatukan warga banjar yang terpencar di berbagai daerah, dengan semangat kebersamaan dan kekompakan menuju haluan yang sama, yaitu pembangunan masa depan banua yang cerah dan niscaya diliputi rahmat dan keselamatan.

“Dengan saling mengenal dan bertemu insya allah akan tercetus gagasan konstruktif untuk membawa daerah kita ke arah yang lebih baik, terutama saat ini, banua kita menempati posisi strategis sebagai gerbang IKN Nusantara. Hal tersebut akan berdampak pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi,” ujar Paman Birin.

Pada kesempatan ini, Paman Birin mengukuhkan Pengurus KBB Jabodetabek periode 2022-2027, ia berharap semoga KBB dapat menjadi corong penyampaian aspirasi dan gagasan masyarakat lokal terhadap pembangunan kualitas sosial dan budaya.

“Kita adalah satu keluarga besar, harus saling mendukung dan menguatkan di tanah orang, bukan hanya dengan warga banjar, kita juga harus menjaga kerukunan dengan suku dan etnis lainnya,” ujar Ketua KBB Sedunia ini.

Senada dengan Paman Birin, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK mengatakan pertemuan ini merupakan wujud perhatian pemerintah Kalsel akan kesejahteraan ‘urang banjar’ dan kelestarian budaya banjar di seluruh dunia.

“Besar harapan kita, seluruh masyarakat Banjar yang hadir hari ini, agar selalu memelihara kekompakan dan kebersamaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini, serta turut berperan aktif dalam membantu percepatan pembangunan Banua dan peningkatan kesejahteraan seluruh warga Banjar di seluruh dunia, wabil khusus yang ada di wilayah Jabodetabek,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI dan DPD RI, Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel Raudatul Jannah, Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Kalsel, Dewan Pembinan KBB Jabodetabek Jenderal TNI (Purn.) AM Hendropriyono, Perwakilan KBB Sedunia dari Malaysia, Brunei Darusalam, dan Singapura, serta warga Banjar yang bermukim di Jabodetabek.

Kehadiran ‘kula-kula’ Banjar tersebut disambut hangat oleh Ketua Pengurus KBB Jabodetabek, A. M. Fachir dengan berbagai suguhan makanan khas banjar dan penampilan kesenian Banjar seperti Tari Baihik, Madihin dari Grup Kesenian Jhon Tralala, hingga Bakuntau. Rangkaian acara ditutup dengan pidato motivasi dari Rhoma Irama dan tausiyah dari Ustadz Ahmad Sofiyan Al Banjary. (DPRD.KALSEL/NRH/RDM/RH)

Pengurus Persambi Lakukan Konsolidasi, Paman Yani : Kita Support Atlet dan Pelatih Banua

BANJARMASIN – Peringatan Hari Pancasila yang merupakan Momen Untuk Bangkit Membangun Prestasi Bangsa, Kamis (1/6), dimanfaatkan oleh Pengurus Persatuan Sambo Indonesia (PERSAMBI) Kalsel, untuk melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Persambi Kalsel, Muhammad Yani Helmi , di Banjarmasin.

Pertemuan ini untuk melaporkan semua kegiatan yang sudah dijalankan Persambi Kalsel, serta evaluasi dan persiapan Kejuaraan Pra PON dan PON yang akan diselenggarakan di Sumatera Utara dan Aceh akan datang. Selain itu juga mendiskusikan bagaimana pembinaan dan meningkatkan prestasi Kalsel ditingkat nasional.

Ketua Harian Yayat Hadiyat, didampingi Pelatih Riky dan Team Pembina Prestasi serta Team Hukum Runik Erwanto, melaporkan target dan medali yang di dapat dalam even Kejurnas yang diadakan di Jakarta dengan peningkatan peringkat signifikan sebagai modal mendapatkan tiket Pra PON untuk PON di Sumut-Aceh.

“Kami juga melaporkan tentang salah satu atlet Sambo, yang bernama Ridha, yang merupakan Mahasiswa JPOK ULM Banjarbaru, itu adalah atlet perempuan dari Kalsel yang mewakili Indonesia di Kejuaraan Dunia di Kazakhstan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Persambi Kalsel Muhammad Yani Helmi menyambut baik apa yang telah disampaikan para pengurus ini. Ia berpesan kepada seluruh pengurus agar menjaga kekompakan, merawat team, kerjasama dan saling meberikan support kepada atlet dan pelatih yang membawa nama Kalsel di tingkat nasional dan dunia.

“Saat ini Gubernur Kalsel Paman Birin sangat konsen dengan olahraga Kalsel agar dpt mendongkrak peringkat Kalsel di PON yg akan datang, sehingga perlu program untuk pencarian bibit-bibit baru, khususnya di cabang olahraga Sambo ini. Bahkan seluruh cabor di Kalsel,” ujar Paman Yani.

Menurutnya, salah satu caranya adalah berkolaborasi dengan pemerintah provinsi Kalsel.

“Bisa kita kolaborasikan dengan Dispora maupun Disdik melalui pelatihan atau Coaching Clinic guru-guru olahraga di SMA/SMK se Kalsel,” jelasnya lagi.

Tak lupa, Paman Yani juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Gubernur Kalsel Paman Birin yang telah memberikan perhatian dan dukungannya kepda olahraga di banua ini. (RDM/RH)

Raih 4 Penghargaan Nasional BKN Award 2023, Paman Birin : Penyemangat Pelayanan Kepegawaian Semakin Maju

JAWA BARAT – Kabar gembira! Pemerintah Provinsi Kalsel meraih 4 (empat) penghargaan nasional Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Award Tahun 2023 yang digelar di Bandung pada Selasa (30/5).

Salah satu penghargaan yang diterima provinsi Kalsel

Pertama Kalsel meraih Peringkat 1 Kategori Penerapan Pemanfaatan Data-Sistem Informasi dan CAT disusul Jatim, Jabar, Aceh dan Sumatera Utara.

Kemudian, Kalsel berhasil meraih Peringkat 2 Kategori Pengembangan Kompetensi, bersama dengan Jatim di peringkat 1 dan Jabar, Jateng serta NTT di peringkat selanjutnya.

Penghargaan ketiga adalah Peringkat 3 yang berhasil diraih oleh Kalsel pada kategori Perencanaan Kebutuhan dan Mutasi Kepegawaia, bersama dengan Kaltim dan Jabar di peringkat 1 dan 2, serta NTB dan Jatim di peringat 4 dan 5.

Keempat, Pemprov Kalsel meraih peringkat 3, Kategori Implementasi Penerapan Manajemen Kinerja, bersama Kaltim dan Jabar di peringkat 1 dan 2 serta Lampung dan Jatim di peringkat 4 dan 5.

Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin menyampaikan, bahwa penghargaan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat dalam bidang manajemen kepegawaian di Kalsel.

“Alhamdulilah. Suatu kebanggaan bagi Kalsel atas penghargaan tingkat nasional untuk empat kategori ini. Penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus memberikan pelayanan dalam manajemen kepegawaian yang semakin baik dan maju,” ujarnya.

Paman Birin pada kesempatan itu juga mengapresiasi kinerja yang selama ini telah dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel yang terus berinovasi dan bergerak maju dalam implementasi penerapan manajemen kinerja.

Seluruh pemenang BKN Award Tahun 2023 diumumkan dalam Forum Evaluasi Pengelolaan Manajemen Kepegawaian ASN se-Indonesia melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2023 di Bandung, Jawa Barat.

Instansi Pemerintah yang dinilai meliputi Instansi Pusat (Kementerian/Lembaga Negara/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian); dan Instansi Daerah (Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten & Pemerintah Kota).

Ini merupakan tahun kesembilan sejak BKN Award diluncurkan pada tahun 2015 dengan tujuan untuk memacu kinerja K/L/D dalam melaksanakan elemen penilaian indeks implementasi manajemen ASN.

Pemberian BKN Award bagi pengelola kepegawaian diharapkan menjadi pemacu peningkatan kualitas pengelolaan ASN, khususnya dalam mendukung sistem manajemen ASN berbasis sistem merit.

Pengumuman BKN Award 2023 itu turut dihadiri Menteri PAN RB RI, Abdullah Azwar Anas, Plt. Kepala BKN Bima Haria Wibisana dan Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil. (Biroadpim-RIW/RH)

Exit mobile version