Siapkan 570 Medali, Porwanas XIV Kalsel Resmi Dibuka Paman Birin

BANJARBARU – Lagu Indonesia Pusaka berkumandang di Gedung Olahraga (Gelora) Paman Birin, saat Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah tiba di bangunan milik pemerintah provinsi Kalsel tersebut, pada Kamis (22/8). Kehadiran keduanya, ditunggu – tunggu ribuan jurnalis dari 35 Provinsi di Indonesia, untuk membuka Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV Tahun 2024.

Defile kontingen Porwanas ke-14 saat pembukaan di Gelora Paman Birin

Momen pembukaan Porwanas, ditandai dengan penyalaan obor oleh Gubernur, Sahbirin Noor didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi, Raudatul Jannah, Ketua DPRD Provinsi, Supian HK, serta Ketua PWI Pusat, Hendry CH Bangun dan Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie. Selanjutnya, Paman Birin juga menerima piala bergilir Porwanas dari Ketua PWI Pusat, yang sebelumnya menerima piala dari Ketua PWI Jawa Barat, sebagai juara umum Porwanas sebelumnya.

Gubernur Kalsel menerima penghargaan dari Ketua PWI Pusat

Kepada wartawan usai pembukaan acara, Gubernur mengucapkan terima kasih kepada PWI yang telah mempercayakan perhelatan tingkat nasional ini, kepada Provinsi Kalsel sebagai tuan rumah.

“Ini luar biasa menggelorakan olahraga di Banua kita tercinta Kalimantan Selatan”, ujarnya.

Paman Birin berharap, melalui even nasional ini, tidak hanya kebugaran yang didapatkan para jurnalis melalui olahraga, tetapi juga ada nilai kebersamaan, persatuan dan keakraban, antara para jurnalis seluruh Indonesia.

“Dan mudah – mudahan Kalsel memberikan kesan tersendiri kepada jurnalis dari 35 provinsi yang hadir pada Porwanas tahun ini,” harapnya.

Di kesempatan pembukaan Porwanas tahun ini, Gubernur Kalsel mendapat penghargaan sebagai kepala daerah peduli olahraga. Pemberian penghargaan dilakukan langsung Ketua PWI Pusat, Hendry CH Bangun di hadapan ribuan penonton dan jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada even nasional ini, disiapkan sebanyak 570 medali, yang diperebutkan pada 11 cabang olahraga dan 1 lomba karya jurnalistik. Dengan rincian masing – masing 135 medali emas dan perak, serta 300 medali perunggu. Kontingen Provinsi Kalsel sendiri, diketahui sudah mendapatkan sejumlah medali emas dari cabang olahraga tradisional masyarakat Balogo dan cabang atletik. (RIW/RDM/RH)

Atlet Jabar, Margono Kembali Didiskualifikasi Keikutsertaan Pada Cabor Atletik Porwanas di Kalsel

BANJARMASIN – Atlet PWI Jawa Barat Margono kembali didiskualifikasi dari kepesertaan pada Cabang Olahraga (Cabor) Atletik Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan.

Didiskualifikasi atlet Jawa Barat tersebut, pada pelaksanaan Technical Meeting (TM) Cabor Atletik Porwanas Tahun 2024, di Gedung PWI Kalsel, Rabu (21/8).

Koordinator Cabor Atletik Iman Satria menjelaskan, didiskualifikasinya atlet PWI Jawa Barat tersebut merupakan hasil keputusan bersama pada Forum.

Koordinator Cabor Atletik Iman Satria

“Keputusan tersebut berdasarkan hasil kesepakatan bersama,” ungkap Iman.

Sementara itu, Technical Delegate Ray Melvin mengatakan, berdasarkan hasil Technical Meeting salah satu atlet PWI Jawa Barat didiskualifikasi.

Technical Delegate Cabor Atletik Ray Melvin

“Kendala kendala yang dihadapi pada Technical Meeting ini, sudah dapat diselesaikan secara bersama sama,” ucapnya.

Menurut Ray Melvin, pihaknya juga menerima keluhan dari para peserta.

“Kami menerima keluhan pada saat kualifikasi atlet ada yang tidak sesuai, namun kami kembali kepada aturan yang berlaku,” jelasnya.

Sedangkan, tambah Ray Melvin, adanya atlet PWI Jabar yang didiskualifikasi. Pihak juga berdasarkan aturan jika atlet yang bersangkutan terdaftar sebagai atlet Nasional.

“Bahkan atlet tersebut merupakan atlet Provinsi dan Nasional yang masih aktif, bahkan pada Tahun 2022 atlet tersebut meraih prestasi,” ucapnya.

Sehingga, berdasarkan hasil keputusan bersama serta aturan yang ada jika atlet yang pernah tanding ditingkatkan Nasional tidak diperbolehkan mengikuti ajang Porwanas.

Hal tersebut berdasarkan peraturan keikutsertaan pada poin ketiga. Berdasarkan aturan tersebut maka Atlet PWI Jawa Barat tersebut didiskualifikasi.

Berdasarkan pantauan pada saat TM berlangsung, sebelum dinyatakan diskualifikasi terhadap atlet Margono tersebut, peserta TM yang hadir menyatakan, Margono pada pelaksanaan Porwanas di Malang, Jatim, telah didiskualifikasi.

Didiskualifikasinya atlet PWI Jawa Barat ini, dengan bukti jejak digital jika yang bersangkutan merupakan atlet Nasional. Namun Kontingen PWI Jawa Barat memasukkan kembali Margono pada Porwanas Tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)

Cabor Atletik Porwanas XIV di Kalsel Laksanakan Technical Meeting

BANJARMASIN – Jelang Pelaksanaan Pertandingan Cabor Atletik Pekan Olahraga Wartawan Nasional (PORWANAS) Ke XIV di Provinsi Kalimantan Selatan, maka dilaksanakan Technical Meeting (TM) untuk bersama sama membahas peraturan pertandingan, di Gedung PWI Kalsel, Rabu (21/8).

Koordinator Cabor Atletik Iman Satria menjelaskan, TM yang dilaksanakan oleh pihaknya berjalan hampir tiga jam lamanya. Untuk mencapai kesepakatan bersama, sebelum berlangsung pertandingan, pada Kamis 22 Agustus 2024, di Stadion Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Koordinator Cabor Atletik Iman Satria

“Alhamdulillah kami dapat menyelesaikan TM meski berlangsung selama tiga jam,” ungkap Iman.

Lamanya TM tersebut karena adanya kendala yang disampaikan oleh peserta dari provinsi lainnya.

“Namun, kendala tersebut dapat terselesaikan secara bersama sama,” ucap Iman.

Menurut Imam, pertandingan cabor atletik akan dimulai pada 22 Agustus 2024

“Pertandingan atletik dengan nomor 5 ribu meter, 3 ribu meter, serta estafet 400 meter,” ujar Iman.

Sedangkan Technical Delegate Ray Melvin mengatakan, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Banjarmasin, pihaknya siap mendukung pelaksanaan cabor atletik Porwanas ke XVI di Provinsi Kalimantan Selatan.

“PASI Kota Banjarmasin siap memfasilitasi pertandingan cabor atletik,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie mengharapkan, pelaksanaan pertandingan cabor atletik ini dapat berjalan dengan aman. Tidak mengalami kendala yang berarti. Mengingat, ajang Porwanas ini untuk menambah akrab jalinan silaturahmi antar wartawan yang ada di Tanah Air.

Pada cabor atletik ini diikuti 24 provinsi yang siap memperebutkan total 18 medali. (SRI/RDM/RH)

Buktikan Karya Penyandang Disabilitas, Panti Fajar Harapan Gelar Konser Kemerdekaan

BANJAR – Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan, menggelar konser kemerdekaan dalam rangka HUT kemerdekaan RI. Konser Kemerdekaan ini dilaksanakan di halaman panti, pada Senin (18/8) malam.

Kepada wartawan, kepala PRSPDNF Fajar Harapan Jumri menyampaikan, bahwa konser kemerdekaan ini membuktikan, bahwa para penyandang disabilitas netra dan fisik, mampu berkarya, serta melakukan aktualisasi diri mereka dalam berkesian, berkebudayaan dan yang lainnya, seperti masyarakat pada umumnya.

Kepala PRSPDNF Fajar Harapan Jumri

“Jadi konser kemerdekaan ini untuk semangat merdeka berkarya, bahwa pada HUT ke-79 kemerdekaan RI itu anak anak disabilitas netra maupun fisik bisa melakukan ekspresi, dan aktualisasi diri mereka dalam berkesian, berkebudayaan, dan lain sebagainya,” ungkap Jumri.

Dengan adanya konser kemerdekaan, Jumri berharap agar masyarakat luas, dapat mengetahui bahwa penyandang disabilitas pun, memiliki potensi yang dapat dikembangkan.

“Pada dasarnya Konser Kemerdekaan di PRSPDNF Fajar Harapan ini, agar harapannya klient kami dapat termotivasi untuk mengembangkan diri, dan masyarakat luas dapat mengetahuinya bahwa meskipun penyandang disabilitas dengan keterbatasannya, masih banyak potensi yang bisa dibina dan dikembangkan,” lanjut Jumri.

Fajar Harapan, akan terus membekali pada klient penyandang disabilitas dengan berbagai keterampilan, seperti menjahit, memijat, dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan, agar dapat menjadi modal bagi mereka, apabila sudah menyelesaikan pendidikan di panti sosial fajar harapan.

“Yang namanya disabilitas ada dua yakni netra dan fisik, yang masing-masing mempunyai ciri khas tersendiri. Jadi untuk mereka akan terus dibekali dengan berbagai keterampilan, seperti belajar menjahit,” ucap Jumri.

Ia mengungkapkan, keterampilan yang diajarkan untuk penyandang disabilitas netra lebih terbatas dibandingkan disabilitas fisik. Sehingga pihaknya mengarahkan keterampilan disabilitas netra ke kesenian, kebudayaan, termasuk pembinaan spiritual.

“Kami berusaha semaksimal mungkin agar keterbatasan mereka agar dapat menjadi seperti kebiasaan orang lain,” tutup Jumri. (MRF/RDM/RH)

Sukseskan Event Pemprov, Diskominfo Kalsel Siap Dukung Berbagai Fasilitas

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan siap mendukung suksesnya sejumlah event besar yang digelar Pemerintah Provinsi dalam rangka memeriahkan HUT ke-79 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalsel.

Kesiapan itu dilakukan dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim serta diikuti oleh pejabat struktural di lingkup Diskominfo Kalsel, bertempat di Aula Kantor Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Senin (19/8).

Suasana Rapat Diskominfo Kalsel dalam rangka mensukseskan HUT Ke-79 RI dan Harjad Ke-74 Kalsel

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim mengatakan kegiatan tersebut diantaranya Kirab Merah Putih ke-5, Pemecahan Rekor Muri Pemebentangan Kain Sasirangan, dan Kalsel Expo 2024.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim saat diwawancara usai rapat koordinasi

“Semua pegawai di lingkungan Diskominfo Kalsel memberikan perhatian lebih untuk mensukseskan kegiatan tersebut, khususnya dalam sektor komunikasi informasi dan jaringan,” ujarnya.

Muslim juga mengungkapkan pihaknya akan berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan kirap merah putih yang akan dipimpin langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang direncanakan pada 24 Agustus mendatang.

“Untuk kirab Diskominfo Kalsel akan menurunkan sekitar 30 rider untuk mengikutinya,” kata Muslim.

Pihaknya juga siap mendukung penyediaan jaringan komunikasi di sejumlah rest area yang masih blank spot dengan memanfaatkan layanan internet satellit.

“Ada beberapa lokasi yang akan jadi tempat persinggahan yang akan kita siapkan layanan fasilitas internet satelit, mengingat di lokasi tersebut belum dibangun infrastruktur BTS,” ucapnya.

ia mengungkapkan terkait pemecahan rekor muri pembentangan kain sasirangan, bahwa pihaknya akan menurunkan 90 orang pegawai.

“Kita akan berpartisipasi pada kegiatan tersebut, dan kita akan turunkan sekitar 90 orang,” ungkapnya.

Lebih jauh terkait dengan Kalsel Expo, Muslim menuturkan akan mengusung tema transformasi digital dan menyampaikan sejumlah program yang menjadi tugas pokok Diskominfo Kalsel.

“Kita juga akan mengadakan podcast, layanan e-absensi, dan kuis interaktif berhadiah menarik,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

TP PKK Kalsel Dukung Pelaksanaan Gowes Geopark Meratus Untuk Tingkatkan Pariwisata

BANJARMASIN – Tim Penggerak PKK Kalsel dukung pelaksanaan Gowes Geopark Meratus untuk meningkatkan pariwisata di Banua.

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Raudatul Jannah menyampaikan, dilaksanakan kegiatan Gowes Geopark Meratus ini sebagai ajang untuk mempromosikan destinasi wisata di Kalimantan Selatan.

Ketua TP PKK Kalsel Raudatul Jannah

“Karena kawasan Kiram Park ini masuk dalam kawasan Geopark Meratus. Sehingga, ajang gowes untuk memperkenalkan wisata yang ada di kawasan Kiram,” ungkap Raudatul Jannah.

Dengan, lanjutnya, bersepeda merupakan salah satu sarana upaya untuk bisa meningkatkan pola hidup sehat.

“Gowes Geopark Meratus ini dapat menikmati keindahan alam serta udara yang alami dikawasan Kiram, Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, warga di Provinsi Kalimantan Selatan diajak untuk menjaga gaya hidup sehat dengan berolahraga.

“Olahraga merupakan salah satu kegiatan untuk gaya hidup sehat, tentunya langkah ini antisipasi pencegahan daripada pengobatan,” ucap Raudatul Jannah.

Dengan bersepeda merupakan salah satu upaya untuk menjalankan gaya hidup sehat, untuk menjaga kebugaran tubuh.

“Tubuh yang bugar maka seseorang tidak mudah sakit. Sehingga, produktivitas selalu terjaga. Untuk turut membangun Banua,” ujarnya. (SRI/RDM/RH)

FWBPT 2024 Sukses Digelar Selama 4 Hari

BANJARMASIN – Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Kalimantan Selatan 2024, Sukses digelar selama 4 hari.

Dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, diwakili Plh Kepala Dispar Kalsel Muhammad Noor, pada Sabtu (17/8) malam mengatakan, Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Kalimantan Selatan telah dikunjungi 16 ribu pengunjung, selama 4 hari pelaksanaan terhitung sejak 14 – 17 Agustus. Dimana, telah mencerminkan gaya hidup masyarakat Banjar sejak zaman dahulu, adanya akitvitas jual beli yang sering dilakukan di atas perahu.

Plh Kadispar Kalsel, Muhammad Noor, saat memberikan sambutan

“Pelestarian budaya lokal merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan daya tarik pariwisata di Banua,” ucapnya

Disampaikan Muhammad Noor, pihaknya sangat berterimakasih dukungan stakeholder terutama Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, terkait dalam penyelenggaran festival wisata budaya pasar terapung 2024. Ia meminta, semua generasi muda akan mengenal budaya di Banua, dengan melibatkan dalam melestarikan.

“Agenda rutin tahunan ini sebagai bentuk rasa syukur dan hiburan kepada masyarakat di Kalsel,” jelasnya

Suasana Parade Kelotok Hias di Sungai Martapura Banjarmasin

Untuk diketahui, penutupan festival wisata budaya pasar terapung 2024, dimeriahkan dengan parade kelotok hias yang diikuti oleh SKPD dan lembaga vertikal lingkup Pemprov Kalsel, dan kesenian wayang Banjar, sekaligus penyerahan hadiah stand kampung banjar terbaik diraih dari Kabupaten Kotabaru, gelaran dipusatkan di Pal Nol Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Meriahkan HUT ke 79 RI, Ribuan Warga Banjarmasin Ikuti Jalan Santai Yang Digelar Paman Yani

BANJARMASIN – Jalan santai (funwalk) dalam rangka merayakan HUT ke-79 Kemerdekaan RI yang digelar Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi diikuti lebih dari 1.400 peserta, Minggu (18/8).

Sebelumnya, ribuan peserta jalan santai bersama Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Kemudian pada jam 07.30 WITA, para peserta dilepas langsung oleh Paman Yani didampingi istri, Yuana Dewi Yani Helmi.

Dengan semangat, para peserta beserta Paman Yani sekeluarga menyusuri jalan Sungai Jingah menuju Taman Satwa Jahri Saleh dan finish di tempat semula.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi

“Warga yang ikut jalan santai ini dari kampung Sungai Jingah, Surgi Mufti, Sultan Adam, Sungai Andai, Muara Kuin, Alalak, Sungai Baru dan sejumlah kawasan di Banjarmasin,” jelasnya.

Tak sekadar olahraga, Paman Yani berharap melalui jalan santai ini dapat menguatkan rasa kebersamaan, persatuan dan nasionalisme antar warga, khususnya di kawasan Sungai Jingah.

“Dengan agenda tahunan ini, semakin mempererat persatuan kita dalam bingkai kebersamaan membangun Banua untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan RI,” jelasnya.

Salah satu warga yang beruntung mendapatkan sepeda listrik

Jalan santai berakhir seru dengan pengundian berbagai hadiah menarik bernilai puluhan juta rupiah. Mulai dari aneka perabotan rumah tangga, penanak nasi, kipas angin, mesin cuci, lemari es, televisi, sepeda listrik hingga umroh. (NRH/RDM/RH)

Dinsos Kalsel Gelar Berbagai Lomba Untuk Semarakkan HUT ke 79 RI

BANJARMASIN – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar berbagai lomba dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 79 Republik Indonesia.

Lomba dalam memeriahkan HUT ke 79 RI dan Hari Jadi ke 74 Provinsi Kalsel dimulai dengan Lomba Gerak Jalan Santai Keluarga Besar Dinsos Kalsel yang dilepas langsung oleh Sekretaris Dinsos Kalsel, Murjani pada pukul 09.00 wita di halaman kantor Dinsos Kalsel, Sabtu (17/8).

Rute gerak jalan santai dimulai dari halaman kantor Dinsos Kalsel di Jalan Suprapto Banjarmasin. Kemudian menyusuri jalan Merdeka – Jalan Lambung Mangkurat – Jalan AS Musaffa dan kembali ke halaman kantor Dinsos Kalsel.

Lomba Balogo di halaman kantor Dinsos Kalsel

Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi menjelaskan kegiatan lomba ini rutin dilakukan setiap tahun. Selain jalan santai, lanjutnya, juga digelar lomba kelereng, lomba balogo, lomba catur, lomba makan kerupuk, lomba domino dan lomba-lomba lainnya.

Kabid Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi

“Ini merupakan bentuk kegembiraan, kebersamaan dan kegotongroyongan kita dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 74 Provinsi Kalsel dan HUT ke 79 RI,” jelasnya.

Achmadi mengungkapkan Dinsos Kalsel juga menyediakan berbagai hadiah menarik untuk para peserta lomba yang beruntung, seperti sepeda gunung, mesin cuci, kompor gas, kipas angin, penanak nasi dan berbagai hadiah menarik lainnya.

“Banyak sekali hadiah-hadiah yang kami sediakan untuk keluarga besar Dinsos Kalsel yang berlomba pada hari ini,” terangnya.

Melalui kegiatan lomba ini, diharapkan kebersamaan dan patriotisme di kalangan keluarga besar Dinsos Kalsel semakin terjalin erat.

“Lomba-lomba ini merupakan salah satu bentuk kekompakan, kegotongroyongan, kebersamaan, rasa bangga memiliki Indonesia dan bagian dari Banua tercinta yang harus diteruskan kepada generasi selanjutnya,” tuturnya.

Suasana keakraban dan kebersamaan juga terasa, dimana panitia menyajikan santapan ubi dan pisang goreng serta minuman bagi keluarga besar Dinsos Kalsel. (NRH/RDM/RH)

Sekwan Kalsel Ajak Jajarannya Maknai HUT ke 79 RI Sebagai Refleksi Diri

BANJARMASIN – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia dengan penuh hikmat, pada Sabtu (17/8).

Dalam kesempatan ini, Sekretaris DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Jaini bertindak sebagai Pembina Upacara. Ia berharap di momentum berharga ini, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD Kalsel bisa merefleksikan diri.

Suasana Upacara HUT ke 79 RI di halaman kantor DPRD Kalsel

Selain itu, Muhammad Jaini juga mengajak seluruh peserta upacara turut mendoakan para pejuang dan pahlawan Republik Indonesia yang telah gugur, maupun juga yang masih mendarmabaktikan diri mereka pada negara ini.

“Sesuai dengan tema hari Hari Ulang Tahun Reublik Indonesia kali ini, yaitu ‘Nusantara Baru, Indonesia Maju’ mudah-mudahan ini bisa kita realisasikan dan juga harus terparti di dalam jiwa kita sehingga kita bisa lebih memaknai hari kemerdekaan ini,” jelasnya.

Upacara dilaksanakan di halaman gedung “Rumah Banjar”, upacara ini dipimpin oleh Muhammad Fatih Akhyel Wirandi dan yang mendapat kehormatan untuk mengibarkan bendera Merah Putih, yaitu Rafael Citra Ditama, Aditya Ocean Pratama, dan M. Amin Al-Isra. (ADV-NRH/RDM/RH)

Exit mobile version