Banjarmasin – Keterbatasan akses air bersih yang dialami sebagian masyarakat di Kota Banjarmasin mendapat respons melalui penyaluran bantuan air bersih oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Memasuki hari kedua penanganan, Dinas Sosial Provinsi Kalsel bersama sejumlah pihak terkait kembali mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di beberapa titik yang membutuhkan.
Penyaluran dilakukan di Masjid Miftahul Janah, Jalan HKSN Kompleks AMD Permai, Perumahan Pemprov Abdi Persada, kawasan HKSN dekat SMP 13 Banjarmasin, serta di samping Musholla Mahallul Khair, kawasan Pelabuhan Lama.
Kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi Dinas Sosial Provinsi Kalsel, TP PKK Provinsi Kalsel dan PDAM Bandarmasih, dengan melibatkan unsur Pramuka Kwarda Provinsi Kalsel.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Muhammad Farhanie melalui Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Bidang Penanggulangan Bencana, Yoefi Fahromi mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bentuk respons pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar.
Menurutnya, air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat sehingga bantuan didistribusikan langsung ke sejumlah lokasi yang mengalami keterbatasan akses.
“Penyaluran ini merupakan bagian dari penanganan krisis air bersih untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar. Kami bersama pihak terkait berupaya agar bantuan dapat diterima langsung warga yang membutuhkan,” ujar Yoefi.
Dalam proses pendistribusian, air bersih diangkut menggunakan mobil tangki menuju lokasi yang telah ditentukan. Warga kemudian mengambil air dengan membawa wadah masing-masing.
Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Staf Ahli TP PKK Provinsi Kalsel Gusti Muhammad dan Ketua Bidang II TP PKK Provinsi Kalsel Anie Hanisyah.
Keterlibatan TP PKK, PDAM Bandarmasih dan unsur Pramuka Kwarda Provinsi Kalsel menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor untuk mendukung masyarakat yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih.
Dinsos Kalsel memastikan distribusi bantuan terus memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi krisis air bersih.
Penyaluran bantuan air bersih ini sekaligus menunjukkan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, PDAM Bandarmasih dan unsur masyarakat dalam merespons kebutuhan dasar warga di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin. (BDR/RIW/EPS)

