Legislatif Dorong Disnakertrans Kalsel Gelar Pelatihan Inovatif

BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, mendorong Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi, menggelar pelatihan yang lebih inovatif, sesuai perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Bambang Yanto Permono, belum lama tadi.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, saat rapat kerja dengan Disnakertrans Kalsel

Bambang menjelaskan, pihaknya mengusulkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi, menjalin kerja sama dengan perusahaan, melalui pemanfaatan dana CSR, minimal 2,5 persen dari anggaran perusahaan untuk daerah. Dana ini diharapkan dapat membiayai pelatihan berbasis keterampilan baru.

“Saat ini yang sangat tepat dilaksanakan, diantaranya pelatihan digital seperti content creator, YouTuber dan TikToker,” ucapnya

Disampaikan Bambang, Komisi IV DPRD Kalsel berharap, tahun 2026 mendatang, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi, memiliki terobosan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja di seluruh kabupaten dan kota.

“Disnakertrans Kalsel harus mampu membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat di Kalsel,” jelasnya.

Lebih lanjut Bambang menyarankan pentingnya perlindungan pekerja lepas mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan, dengan usulan alokasi anggaran sekitar Rp16.000 per pekerja, melalui pembahasan APBD Murni 2026.

“Kami ingin ada peningkatan kesejahteraan bagi para pekerja di Banua,” tutupnya. (NHF/RIW/RH)

446 PNS Dianugerahi Satyalancana Karya Satya, Ini Harapan Gubernur Muhidin

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menganugerahkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun.

Penghargaan tersebut disematkan langsung Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, dalam kegiatan yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Selasa (26/8).

Acara ini juga turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, jajaran Forkopimda, serta para Kepala SKPD Pemprov Kalsel.

Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menegaskan, bahwa Satyalancana Karya Satya bukan hanya sekadar simbol, melainkan wujud nyata pengakuan negara atas dedikasi dan komitmen luar biasa para PNS dalam melayani masyarakat.

Gubernur Muhidin saat menyampaikan sambutan

“PNS adalah garda terdepan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan. Untuk itu, mereka yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun layak menerima penghargaan ini,” ucap Gubernur.

Muhidin juga berharap, penghargaan ini dapat menjadi penyemangat sekaligus teladan, baik bagi penerima maupun PNS lainnya, agar terus bekerja profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

“Laksanakan tugas dan kewajiban sebagai PNS dengan jujur dan bertanggung jawab. Tampil lah sebagai aparatur yang kaya gagasan, kreatif, dan inovatif. Mari satukan energi membangun Banua dengan semangat kerja bersama,” tegasnya.

Foto bersama usai penyerahan Satyalancana Karya Satya

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Noryadi, melalui Kepala Bidang Penilai Kinerja Aparatur dan Penghargaan, Lily Hidayat menyebutkan, sebanyak 446 PNS menerima penghargaan, yang terdiri dari berbagai tingkatan jabatan dan satuan kerja. Dengan rincian pengabdian 10 tahun sebanyak 272 orang, 20 tahun 65 orang, dan 30 tahun sebanyak 109 orang.

Menurutnya, penganugerahan Satyalancana Karya Satya diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh ASN di Kalsel untuk terus meningkatkan kinerja, loyalitas, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi para PNS untuk terus berkontribusi dalam membangun daerah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Banua,” tutupnya. (BDR/RIW/RH)

Kasus Perundungan di Sekolah Meningkat, Banjarmasin Andalkan BESTY PPA

BANJARMASIN – Kasus perundungan atau bullying di dunia pendidikan di Provinsi Kalimantan Selatan, mengalami peningkatan.

Seperti yang disampaikan Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan Pandu Aksana, pada Topik Kita Hari Ini bersama Abdi Persada FM, Selasa (26/8).

Pandu menjelaskan, tingginya laporan kasus perundungan ini, membuktikan bahwa kesadaran masyarakat semakin meningkat

Kabid PPA DP3AKB Kalsel Pandu Aksana

“Kasus perundungan di sekolah, paling banyak terjadi di kota besar seperti Kota Banjarmasin serta Banjarbaru,” ungkapnya.

Pandu mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan sosialisasi menghentikan perundungan di sekolah, dengan menjalin kerjasama semua pihak, diantaranya Dinas Pendidikan, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Sementara itu, Pemerintah Kota Banjarmasin, mengandalkan program Besty PPA atau Bersama Mengedukasi Siswa Tentang Bullying Perlindungan Perempuan dan Anak, untuk mencegah kasus perundungan di sekolah.

Kepala DP3A Banjarmasin Ramadhan menjelaskan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin, sengaja meluncurkan program BESTY PPA, untuk mengatasi tindakan perundungan ini.

Kepala DP3A Banjarmasin Ramadhan

“Program BESTY PPA ini dibentuk sebagai dukungan dan penguatan sistem perlindungan anak di satuan pendidikan, melalui pendekatan partisipasi berbasis teman sebaya,” jelasnya.

Ramadhan menambahkan, program BESTY PPA melibatkan langsung peran siswa sebagai teman sebaya, guru Bimbingan Konseling sebagai pelopor dan pelopor dalam pencegahan, serta penanganan bullying di sekolah sekolah. (SRI/RIW/RH)

Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan, Hadirkan Program Sahabat Inspiratif Dukung Kemandirian Disabilitas Borneo

BANJARMASIN — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Para peserta pelatihan disabilitas berfoto bersama perwakilan PT Pelindo

Pada tahun ini, Pelindo melanjutkan Program Sahabat Inspiratif dengan menggelar pelatihan keterampilan menjahit tas sasirangan, kerajinan manik-manik, serta pemberian bantuan alat bantu disabilitas, dengan total dukungan senilai Rp50.000.000.

Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Disabilitas Borneo pada Senin (25/8) ini, diikuti 20 peserta dengan penuh semangat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, serta instruktur pelatihan dari D’Lamiz.

Program ini merupakan rangkaian berkelanjutan yang telah berjalan sejak tahun 2023 dan 2024, serta terus diperkuat di tahun 2025 dengan harapan menciptakan kemandirian ekonomi bagi para penyandang disabilitas.

Selain pelatihan, Pelindo juga memberikan bantuan berupa 5 kursi roda, 5 tongkat netra, dan 20 pasang sepatu untuk penyandang cerebral palsy. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas sekaligus kualitas hidup para penerima manfaat.

Kehadiran 5 peserta tambahan dari Kampung Wisata Religi Kubah Basirih, yang merupakan desa binaan Pelindo, semakin memperluas dampak positif program ini.

Dalam sambutannya, Diah Sri Hadiati, Supervisor TJSL PT Pelindo (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan, menyampaikan apresiasinya atas semangat para peserta.

“Kami percaya keberlanjutan pelatihan ini sangat penting agar peserta dapat menguasai keterampilan secara optimal dan meningkatkan kemandirian mereka. Selain itu, melalui bantuan alat bantu disabilitas, kami berharap kualitas hidup sahabat-sahabat di Rumah Disabilitas Borneo semakin baik,” ujar Diah.

Ketua Rumah Disabilitas Borneo, Norhidayah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas konsistensi dukungan yang diberikan Pelindo.

“Kami sangat terbantu dengan adanya program Sahabat Inspiratif ini. Para peserta bukan hanya mendapat keterampilan baru, tetapi juga motivasi untuk lebih percaya diri dan mandiri. Bantuan alat bantu yang diberikan pun sangat bermanfaat bagi anggota kami,” ungkapnya.

Program ini juga menghadirkan narasumber Hamdanah dari D’Lamiz yang memberikan pelatihan keterampilan dasar dan lanjutan menjahit tas berbahan kain sasirangan. Kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi para peserta, sekaligus melestarikan kain khas Kalimantan Selatan sebagai identitas budaya lokal.

Dengan keberlanjutan program yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir, Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inisiatif sosial yang berdampak nyata. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, lembaga pelatihan, serta komunitas diharapkan dapat menciptakan ekosistem pemberdayaan yang kuat, sehingga penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat. (Pelindo-RIW/RH)

Gubernur Cup Mini Soccer 2025 Resmi Dibuka, Kalsel Siapkan Bibit Atlit Potensial

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin diwakili Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi, resmi membuka Gubernur Cup Open Turnamen Mini Soccer Tahun 2025, di Lapangan Vim Mini Soccer Banjarmasin, Senin (25/8) sore.

Suasana pembukaan Gubernur Cup Open Turnamen Mini Soccer 2025

Turnamen yang diikuti sebanyak 26 tim se-Kalimantan Selatan ini akan berlangsung selama sepekan, mulai 25 – 31 Agustus 2025.

Plt. Kadispora Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi, mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta, dan berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.

Kadispora Provinsi Kalsel, Fitri Hernadi

Ia juga menyampaikan, bahwa ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, namun juga seleksi untuk menjaring talenta muda potensial.

“Dari setiap tim akan dipantau minimal lima pemain usia 23 tahun. Mereka berpeluang mewakili Kalsel, bahkan bisa memperkuat timnas Indonesia kedepan pada Piala Dunia Mini Soccer di Solo, Jawa Tengah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemain yang terpilih nantinya akan menjalani pembinaan dan pemusatan latihan (TC) agar siap menghadapi kompetisi tingkat dunia.

“Kami berharap dukungan masyarakat Kalsel, semoga ajang ini bisa melahirkan banyak bibit atlet yang membanggakan Banua di masa depan,” tambahnya.

Selain menjadi wadah pencarian bakat, Turnamen Gubernur Cup Mini Soccer 2025 juga menyediakan dana pembinaan terbesar di Kalimantan Selatan bagi tim yang berhasil meraih juara.

“Semoga seluruh peserta dapat menunjukkan permainan terbaiknya dengan menjunjung tinggi sportivitas, sehingga turnamen ini benar-benar menjadi wadah lahirnya atlet-atlet berprestasi yang membanggakan Kalimantan Selatan,” tutupnya. (BDR/RIW/RH)

Kementrian UMKM, Ajak Pemuda Kalsel Jadi Wirausaha Muda

BANJARMASIN – Asisten Deputi Inkubasi dan Digitalisasi Wirausaha Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Irwansyah Putra, mengajak para pemuda di Provinsi Kalimantan Selatan menjadi wirausaha muda.

Asisten Deputi Inkubasi dan Digitalisasi Wirausaha Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Irwansyah Putra

Ajakan ini disampaikan Irwan, saat menjadi narasumber, pada Aksi Perubahan Program Penambahan Minat Kewirausahaan Bagi Pemuda (PERMISA MUDA), di Banjarmasin, belum lama.

“Kementerian UMKM memberikan apresiasi kepada para pemuda yang berhadir, pada kegiatan ini. Mengingat kegiatan diselenggarakan di hari libur, namun tidak menyurutkan minat para pemuda,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Saat ini, lanjut Irwansyah, wirausaha menjadi pilihan dari para pemuda. Karena itu mental mental wirausaha inilah, yang harus ditumbuhkan pada jiwa anak muda Indonesia.

“Peranan Kementerian UMKM serta Pemerintah Daerah sangat penting, agar dapat bersama sama membangun dan meningkatkan minat pemuda dalam berwirausaha,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernadi menyampaikan, sebanyak 150 pemuda dari perwakilan 13 kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Selatan, mengikuti Aksi Perubahan Program Penumbuhan Minat Kewirausahaan Bagi Pemuda (PERMISA MUDA) di Banjarmasin.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendukung Program Kementerian UMKM, dalam mendorong peningkatan minat wirausaha muda di Banua,” ucapnya.

Salah satunya, dengan memberikan pelatihan peningkatan minat wirausaha bagi pemuda, yang diikuti perwalian pemuda dari 13 kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami berharap,pelatihan ini dapat memberikan dampak pada peningkatan minat berwirausaha bagi pemuda di Banua,” ujar Fitri. (SRI/RIW/RH)

Ratusan Burung Berkicau Ikuti Lomba Pra Piala Wali Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Ratusan burung berkicau ikuti Pra Lomba Piala Wali Kota Banjarmasin, di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Minggu (24/8). Lomba dibuka Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin.

Ketua Pelaksana Lomba Burung Berkicau, Jamek menjelaskan, lomba ini merupakan pra menuju Wali Kota Cup yang akan diselenggarakan pada 14 September 2025 mendatang.

Wali Kota Banjarmasin menggantungkan salah satu peserta lomba

“Pra Lomba ini untuk menuju Piala Wali Kota perdana, serta masuk dalam rangkaian hari jadi Kota Banjarmasin Tahun 2025,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Lomba, lanjutnya, diikuti sebanyak 900 burung berkicau, dengan kategori diantaranya, lomba burung Murai Borneo, Cucak Ijo, Konin, Non Gembung, Pleci, serta Kacer.

“Para peserta datang tidak hanya dari Kota Banjarmasin saja, tapi juga dari luar daerah seperti Kalimantan Timur serta Kalimantan Tengah,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin, memberikan dukungan terhadap pelestarian burung berkicau, khususnya burung Murai Batu Borneo, endemik asli Pulau Kalimantan.

“Pemerintah Kota Banjarmasin mengapresiasi, atas digelarnya pra lomba burung berkicau ini, yang bertujuan untuk melestarikan keberadaan burung burung berkicau tersebut,” ungkapnya.

Terutama burung berkicau Murai Batu Borneo, yang menjadi favorit dari peserta pada Pra Lomba Burung Berkicau Piala Wali Kota Banjarmasin, yang digelar di Pendopo Kantor Ketahanan Pangan, Pertanian, serta Perikanan Kota Banjarmasin.

“Burung Murai Borneo ini merupakan endemik Kalimantan dan tidak ada di daerah lain di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan upaya peestarian,” ujar Yamin.

Para pemenang lomba burung berkicau mendapatkan piala, piagam, serta uang pembinaan. (SRI/RIW/RH)

Wakili Kalsel, Ridho dan Raudhah Sukses Raih Gelar Putra Putri Nusantara 2025

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mengapresiasi perwakilan Putra Putri Pariwisata Kalsel, meraih prestasi di tingkat Nasional, sebagai Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025.

Hal itu disampaikan, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Muhammad Syarifuddin, dalam rilisnya Senin (25/8)

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin

Syarifuddin mengatakan, pada ajang bergengsi yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif RI ini, perwakilan Putra Putri Pariwisata Kalimantan Selatan, M. Ridho Maulana dan Raudhah berhasil menorehkan prestasi gemilang, dengan meraih gelar Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi dunia pariwisata Banua. Dengan harapan sebagai duta pariwisata Indonesia, mereka memiliki tanggung jawab besar untuk menjembatani pemerintah, masyarakat dan pelaku industri pariwisata.

“Kami ingin mereka dapat semakin mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan, khususnya di Kalimantan Selatan,” harap Syarifuddin.

Disampaikan Syarifuddin, kontes ini tidak hanya menjadi ajang promosi keindahan dan keunikan Nusantara, tetapi menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata Indonesia hingga luar negeri. Selain itu,
keberhasilan M Ridho Maulana dan Raudhah menjadi hadiah istimewa, di Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan, serta momentum pengakuan Geopark Meratus sebagai situs dunia ke-16 oleh UNESCO pada 2025.

“Berkat usaha bersama dan persiapan yang matang, capaian ini hasil kerja keras dukungan banyak pihak, dan telah berhasil mengharumkan nama Banua,” ungkapnya

Selain M. Ridho Maulana dan Raudhah, perwakilan Kalsel lainnya juga menorehkan prestasi di ajang yang sama. Yakni Wangi Maret Ananda sebagai Best National Costume, sekaligus dinobatkan sebagai Putri Wastra Nusantara 2025, dan M. Ad’han Chalik terpilih Best Fashion Performance. (DISPAR.KALSEL-NHF/RIW/RH)

Pemprov Kalsel Pastikan Harga Bawang Merah dan Minyak Goreng Stabil

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan, harga kebutuhan pokok, khususnya bawang merah dan minyak goreng, dalam kondisi relatif stabil pada akhir Agustus 2025.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, melaui Plt Kepala Seksi Pengendalian Barang Pokok Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Angki Adi Suriani, menyampaikan, bahwa untuk komoditas bawang merah, ketersediaan pasokan dari luar pulau menjadi faktor utama yang mampu menekan potensi lonjakan harga.

“Pasokan bawang merah dari Jawa Tengah dan Jawa Timur kembali masuk dengan lancar, sehingga stok di pasaran aman dan masyarakat lebih mudah mendapatkannya dengan harga yang wajar,” ujar Angki usai menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Command Center Setda Provinsi Kalsel, Senin (25/8).

Menurutnya, rata-rata harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional maupun ritel modern kini berada pada kisaran Rp32.000 hingga Rp36.000 per kilogram. Harga tersebut masih terbilang stabil, jika dibandingkan beberapa waktu lalu, yang sempat menembus di atas Rp40.000 per kilogram.

Selain bawang merah, Pemprov Kalsel juga berhasil menekan harga minyak goreng, baik curah maupun kemasan sederhana, hingga berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari langkah pemerintah daerah yang terus memastikan ketersediaan pasokan minyak goreng di pasaran. Kami rutin berkoordinasi dengan distributor dan pelaku usaha, agar distribusi berjalan lancar hingga ke tingkat pengecer,” tambah Angki.

Ia menjelaskan, stabilitas harga minyak goreng di bawah HET juga dipengaruhi kelancaran pasokan dari produsen di luar daerah serta adanya pengawasan langsung dari tim Dinas Perdagangan, yang secara berkala turun ke pasar tradisional maupun ritel modern.

Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap harga dan ketersediaan stok kebutuhan pokok, guna menjaga stabilitas inflasi daerah sekaligus melindungi daya beli masyarakat. (MRF/RIW/RH)

Tiga Tokoh Kalsel, Terima Penghargaan dari Presiden RI

Tiga tokoh Kalimantan Selatan, yakni, Abdussamad Sulaiman, H Syamsuddin Andi Arsyad (alm) dan Abidin (alm), serta Syamsuddin Andi Arsyad (Haji Isam), menerima anugerah penghargaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8).

Pembacaan Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 73, 74, 75, 76, 78 PK Tahun 2025 tentang pemberian tanda jasa dan kehormatan, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara langsung oleh Presiden kepada para penerima.

Abdussamad Sulaiman menerima penghargaan Bintang Mahaputera Pratama, yang berjasa dalam pertumbuhan ekonomi daerah hingga nasional melalui bisnis sektor pertambangan batu bara dan membuka banyak lapangan pekerjaan di Kalimantan Selatan.

Wagub Kalsel saat menerima penghargaan atas nama ayahanda Sulaiman HB

Penghargaan Bintang Mahaputera Pratama yang diberikan kepada almarhum Abdussamad Sulaiman, disematkan Presiden RI Prabowo Subianto kepada sang anak, yakni Hasnuryadi Sulaiman yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Kalsel, didampingi istri drg. Ellyana Trisya.

Kemudian penghargaan Bintang Mahaputera Pratama juga diberikan kepada almarhum Abidin, yang diterima putrinya Mariana, karena berjasa mengangkat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan dalam sektor batu bara.

Selanjutnya tokoh Kalimantan Selatan yang juga menerima penghargaan Bintang Mahaputera Pratama, adalah pengusaha asal Tanah Bumbu, Samsuddin Andi Arsyad yang juga berjasa di bidang pertambangan batu bara, transportasi dan infrastruktur.

Ditemui terpisah, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, yang telah memberikan penghargaan tersebut kepada mendiang ayahnya, Abdussamad Sulaiman.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan penghargaan yang begitu indah ini kepada Founder Hasnur Group yakni abah kami tercinta Haji Abdussamad Sulaiman bin H Basirun. Penghargaan ini tentunya juga untuk almarhumah mama kami tercinta Hj Nurhayati,” ungkap Hasnuryadi Sulaiman.

Pada kesempatan tersebut, Hasnuryadi Sulaiman mewakili keluarga besar Hasnur Group juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh karyawan dan masyarakat Banua, Kalimantan Selatan.

“Tentunya penghargaan ini juga tak lepas dari jerih payah seluruh karyawan dan masyarakat Kalimantan Selatan yang terus memberikan kepercayaan kepada Hasnur Group hingga tumbuh berkembang saat ini,” ujarnya.

Penghargaan juga diberikan pimpinan kepada lembaga tinggi negara yakni Ketua MPR,nAhmad Muzani, Ketua DPR, Puan Maharani, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, dan Ketua DPD, Sultan Bachtiar Najamudin. Seluruhnya mendapatkan Bintang Republik Indonesia Utama.

Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih juga turut mendapatkan penghargaan Mahaputra. Antara lain Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sosial Syafiullah Yusuf, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala BGN Dadan Hindayana, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar.

Sejumlah tokoh nasional lainnya yang menerima penghargaan yakni Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Wiranto, A.M. Hendropriyono, Marty Natalegawa, Retno Marsudi, Hassan Wirajuda, Juwono Sudarsono, hingga seniman dan budayawan seperti Herlina Christine Natalia Hakim, Taufiq Ismail, Seto Mulyadi, Slamet Rahardjo, Waldjinah, dan pematung Nyoman Nuarta.

Bintang penghargaan juga diberikan kepada ahli waris sejumlah tokoh yang telah wafat, seperti almarhum Rachmawati Soekarnoputri, Fahmi Idris, Hoegeng Iman Santoso, Benyamin Sueb, Mochtar Lubis, Idris Sardi, hingga K.H. Maimun Zubair. (Biroadpim-RIW/RH)

Exit mobile version