Komisi I DPRD Kalsel Kunjungi Dinas PMD Tabalong untuk Pantau Penggunaan Dana Desa

TANJUNG – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tabalong pada Rabu (26/3). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau penggunaan Dana Desa di Kabupaten Tabalong dan memastikan dana tersebut dikelola secara efektif dan efisien dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim, disambut hangat oleh Kepala Bidang Pembinaan Administrasi Desa Dinas PMD Tabalong, Yenny Septiani. Dalam kesempatan tersebut, Habib Hamid Bahasyim menyampaikan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk menindaklanjuti pengelolaan dana desa yang ada di Kabupaten Tabalong.

“Alhamdulillah hari ini kita melakukan kunjungan ke Dinas PMD Kabupaten Tabalong. Banyak sekali masukan tentang dana desa dan juga indikasi-indikasi bagaimana meningkatkan dana kesra untuk memajukan desa masing-masing,” ujarnya.

Suasana Kunjungan Komisi I DPRD Kalsel ke Dinas PMD Tabalong

Hamid Bahasyim berharap, kunjungan kerja ini dapat memberikan informasi yang akurat mengenai pengelolaan dana desa di Kabupaten Tabalong dan menghasilkan rekomendasi guna perbaikan pengelolaan di masa yang akan datang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Administrasi Desa Dinas PMD Tabalong, Yenny Septiani menjelaskan bahwa dana desa di Kabupaten Tabalong telah digunakan dengan baik untuk berbagai pembangunan desa. Beberapa kegiatan pembangunan yang didanai oleh dana desa di antaranya adalah pembangunan infrastruktur, sekolah, serta puskesmas.

“Kami telah menggunakan dana desa untuk berbagai kegiatan pembangunan desa, seperti pembangunan jalan desa, pembangunan sekolah, dan pembangunan puskesmas,” kata Yenny Septiani.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk memastikan pengelolaan dana desa berjalan transparan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa. (ADV-NRH/RDM/RH)

Sambut Idul Fitri, Perum Bulog Kalsel Pastikan Stok Beras Aman

BANJARMASIN – Perum Bulog Kalimantan Selatan memastikan, stok beras untuk kebutuhan masyarakat mencukupi hingga 7 bulan ke depan. Termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri, yang tinggal beberapa hari lagi.

Kesiapan stok beras ini, disampaikan Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kalsel, Muhammad Akbar Said, saat buka puasa bersama rekan media di Banjarmasin, pada Rabu (26/3) petang.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kalsel (lima dari kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan

Akbar menyampaikan, bahwa stok beras yang saat ini ada disejumlah gudang milik Bulog, mencapai hampir 26 ribu ton, atau tepatnya sebanyak 25.900 ton. Dimana jumlah ini mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga 7 bulan ke depan.

“Selain beras, kami juga masih memiliki stok gula pasir 145 ton, minyak goreng 17 ribu liter, dan tepung terigu 467 kilogram,” jelas Akbar.

Selain itu, menurut pria yang baru berkantor di Banjarmasin pada awal pekan tadi, Bulog Kalsel juga mencatatkan realisasi serapan gabah petani, hingga mencapai 110 persen dari target.

“Hingga April nanti, kami ditargetkan untuk menyerap gabah petani sebanyak 6.280 ton. Namun hingga Maret ini, capaiannya sudah melebihi target tersebut,” tegasnya.

Akbar memaparkan, serapan gabah ini berasal dari daerah – daerah sentra produksi pertanian di Kalimantan Selatan. Yakni kawasan Kabupaten di Banua Enam, Tanah Laut, Barito Kuala, Kabupaten Banjar dan juga Tanah Bumbu.

“Kami langsung datang ke petani untuk membeli gabah sesuai harga pembelian pemerintah, 6.500 rupiah per kilogram. Kami bekerjasama dengan Dinas Pertanian setempat dan juga unsur TNI untuk mengetahui di lokasi mana saja yang sudah panen, akan langsung kami datangi dan membeli gabah petani secara tunai,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Gubernur Muhidin Resmikan Jalan Baru Akses Bandara Syamsudin Noor

BANJARBARU – Setelah tertunda lebih dari sebulan, jalan baru akses bandara Syamsudin Noor di Banjarbaru akhirnya diresmikan. Semula jalan baru ini akan diresmikan Presiden, Prabowo Subianto, saat menghadiri puncak Hari Pers Nasional 9 Februari lalu. Namun ternyata Presiden batal datang, dan peresmian pun tidak jadi dilaksanakan.

Gubernur dan Wagub didampingi Forkopimda Kalsel meninjau jalan pasca peresmian

Kini, pada 26 Ramadan atau pada Rabu (26/3) sore, jalan baru akses bandara itu akhirnya diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin didampingi Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur dan Wakil Gubernur, didampingi sejumlah unsur Forkopimda Kalsel. Diantaranya Ketua DPRD Provinsi, Kapolda Kalsel, serta Danrem 101/Antasari. Peresmian ini dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama serta sholat Maghrib berjamaah di lokasi jalan.

“Akses baru ke Bandara Syamsuddin Noor, sudah bisa gunakan setelah diresmikan pada hari ini. Walau tertunda lama, kemudian masyarakat sudah banyak melewati jalan ini, mudah – mudahan membawa kebaikan dan keberkahan,” ujar Gubernur, Muhidin dalam sambutannya.

Gubernur Kalsel menjalankan sholat Maghrib berjamaah pasca buka puasa bersama di lokasi jalan

Gubernur menilai, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan saat ini sudah mulai mengalami kemajuan dalam pembangunan jalan. Apalagi keberadaan jalan baru, sangat membantu dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Selain itu, keberadaan jalan baru, juga akan meningkatkan kemajuan daerah serta mendorong daya saing.

Kepada Dinas PUPR Kalsel, Gubernur juga berpesan, agar kedepannya dibangun saluran pembuangan air yang baik untuk akses jalan bandara ini. Sehingga jalan terhindar dari genangan air, dan juga mencegah penyalahgunaan tepian jalan sebagai lokasi berjualan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Yasin Toyib melaporkan dalam sambutannya, bahwa pembangunan ruas jalan akses baru bandara Syamsudin Noor ini, merupakan usulan dari Pemprov Kalsel. Dimana kemudian pembangunannya dilakukan melalui Instruksi Presiden sejak 2023. Ruas jalan yang dibangun sepanjang 2,7 kilometer dengan biaya 130 milyar Rupiah.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi – tingginya kepada Gubernur Kalsel atas dukungan serta arahan, sehingga pembangunan jalan akses baru Bandara Internasional Syamsuddin Noor tidak ada hambatan hingga akhirnya diresmikan hari ini,” tutup Yasin. (RIW/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Tunda Pelebaran Jalan Simpang 3 Sungai Andai

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang menyampaikan, pelebaran Jalan Simpang Tiga Sungai Andai dilakukan penundaan.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Banjarmasin Suri Sudarmadiyah, ditemui di gedung DPRD Banjarmasin belum lama tadi mengatakan, adanya efisiensi anggaran sebesar Rp 12 miliar khusus di Dinas PUPR, telah berdampak beberapa program pekerjaan pembangunan mengalami penundaan, salah satunya pelebaran Jalan Simpang Tiga Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara.

Kepala Dinas PUPR Banjarmasin Suri Sudarmadiyah, saat diwancara

“Sejumlah proyek infrastruktur banyak ikut terdampak di tahun 2025 ini,” ucapnya

Disampaikan Suri, rencananya untuk pelebaran Jalan Simpang 3 Sungai Andai, akan diprogramkan melalui APBD Perubahan 2025 ini, karena sudah lama usulan warga sekitar, yang menilai hampir setiap hari terjadi kemacetan, terutama saat jam aktifitas tinggi baik pagi dan sore hari.

“Sebelumnya tahun 2024 lalu kita sudah nelakukan pengukuran jalan itu,” jelasnya

Lebih lanjut Suri menambahkan, untuk pembangunan yang sudah berjalan, tetap akan dilanjutkan, salah satunya Jembatan dekat Masjid Sultan Suriansyah dan Jembatan penghubung Jalan Sungai Andai serta Cemara Ujung. Sehingga, warga tidak perlu khawatir.

“Rencananya April 2025 akan kembali dilanjutkan pembangunan tersebut,” tutup Suri. (NHF/RDM/RH)

Mudik Gratis Lebaran Pemprov Kalsel, Diserbu Warga Banua

BANJARMASIN – Mudik Gratis Lebaran yang disediakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan disambut antusiasme oleh warga Banua

Kepada Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi menyampaikan, untuk mudik gratis yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perhubungan dalam dua jam dibuka pendaftaran, kuota yang dibuka langsung habis diserbu warga.

Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

“Beberapa waktu lalu pada saat dibagikan link pendaftaran mudik gratis, dalam dua jam langsung habis,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Rabu (26/3).

Tentunya, lanjut Fitri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersyukur atas antusiasme masyarakat tersebut.

“Untuk tahun ini kuota yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mudik gratis sebanyak 370 kursi,” ucapnya.

Mudik gratis lebaran ini, tidak hanya disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tetapi disediakan juga oleh Polda Kalsel.

“InsyaAllah mudik gratis ini akan di lepas pada Jumat 28 Maret 2025 oleh Gubernur Kalsel Muhidin atau yang mewakili,” ujar Fitri.

Sedangkan, tambahnya, untuk kesiapan pelaksanaan mudik gratis ini, pihaknya telah membicarakan dengan pihak terkait untuk jurusan Kotabaru.

“Karena jurusan Kotabaru terdapat penyeberangan sehingga diperlukan kerjasama lebih lanjut,” ungkapnya.

Setelah berkoordinasi dengan beberapa pihak, akhirnya untuk angkutan penyeberangan menuju Kotabaru gratis. Hanya, pada saat kembali menjadi tanggungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)

Dispora Kalsel Apresiasi Kemenangan Timnas Sepakbola Indonesia

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan da Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas kemenangan Timnas Sepakbola Indonesia melawan Bahrain di Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Selasa (25/3).

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono mengatakan, dilaksanakannya nonton bareng ini untuk memberikan dukungan kepada Timnas Sepakbola Indonesia tersebut.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

“Dispora Kalsel menggelar nonbar Timnas Sepakbola Indonesia melawan Bahrain,” ungkap Budiono, kepada sejumlah wartawan, Selasa Malam (25/3).

Selain itu, lanjutnya, nonton bareng ini tentunya sebagai bentuk nasionalisme anak bangsa terhadap Timnas Sepakbola Indonesia agar lolos pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.

“Nonton bareng yang dilaksanakan Dispora Kalsel ini, bersama dengan Komunitas Sepakbola Masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Dispora Kalsel menilai permainan sepakbola Timnas Sepakbola Indonesia melawan Bahrain malam ini luar biasa, meski pada awal pertandingan kedua tim sama sama tegang.

“Namun, Timnas dapat menguasai pertandingan, dengan hasil 1-0 untuk kemenangan Indonesia,” ucap Budiono.

Dalam kesempatan tersebut Budiono juga mengatakan, pada Pertandingan Indonesia melawan Cina mendatang, Dispora Kalsel berencana untuk melaksanakan nonton bareng lagi.

“InsyaAllah pada pertandingan selanjutnya Dispora Kalsel akan melaksanakan nonbar, selama ada waktu serta kesempatan,” ucap Budiono. (SRI/RDM/RH)

Sinergi DPRD dan Pemprov Kalsel, Ranwal RPJMD 2025-2029 Resmi Ditetapkan

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Provinsi mulai merancang arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Rencana Awal (Ranwal) Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang berlangsung di Ruang Rapat Ismail Abdullah, Gedung DPRD Kalsel, Selasa (25/3).

Penandatanganan dilakukan Gubernur Kalsel, Muhidin bersama Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo disaksikan Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifudin, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Ariadi Noor, Kepala Biro Organisasi Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra, serta sejumlah pimpinan dan anggota DPRD dari gabungan komisi-komisi.

Penandatanganan Ranwal RPJMD Kalsel Tahun 2025-2029

Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo menegaskan bahwa DPRD berkomitmen untuk mengawal dan mendukung setiap program pembangunan yang telah dirancang agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Banua.

“RPJMD ini adalah panduan penting dalam membangun Kalimantan Selatan yang lebih maju dan sejahtera. DPRD siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memastikan program-program yang disusun berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Muhidin, menjelaskan bahwa RPJMD 2025-2029 mengusung visi Kalsel Bekerja (Kalimantan Selatan Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera) menuju Gerbang Logistik Kalimantan.

Visi tersebut akan diwujudkan melalui lima fokus utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur yang andal, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berbasis syariah, penguatan ketahanan lingkungan, serta tata kelola pelayanan publik yang lebih efektif.

“Ini adalah langkah awal. Selanjutnya, kita akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam musyawarah perencanaan pembangunan, serta berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri agar RPJMD ini semakin solid dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Muhidin menambahkan tiga buah mega proyek yang menjadi fokus utama dalam RPJMD Kalsel Tahun 2025-2029 yaitu Jembatan Pulau Laut, Stadion Olahraga bertaraf Internasional dan Jalan Poros Tengah Tapin-Tabalong. Ia juga memastikan ketiga mega proyek rencana pembangunan ini akan dirampungkan dalam kurun lima tahun selama dirinya menjabat Gubernur Kalsel.

“Pentingnya penuntasan Jembatan Pulau Laut yang menghubungkan daratan Kalimantan dan Kotabaru itu untuk mempermudah akses bagi masyarakat dan juga berkaitan dengan akses menuju IKN. Saat ini selain daerah, pemerintah provinsi juga masih mengupayakan dukungan dari kementerian pekerjaan umum pusat dalam penuntasan jembatan Pulau Laut,” jelasnya,

Untuk stadion olahraga bertaraf internasional, lanjut Muhidin, Pemprov Kalsel kini tengah menyeleksi lahan yang cocok untuk dibangun. Begitu pula untuk jalan poros tengah Tapin-Tabalong, masih dalam koordinasi bersama kabupaten yang terlibat, khususnya dalam pembebasan lahan tanah untuk jalan tersebut.

“Nanti habis lebaran ini kita mulai bergerak,” tuturnya.

Dengan semangat Bekerja Bersama, Merangkul Semua, sinergi antara DPRD dan Pemprov Kalsel diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi pembangunan daerah yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan. (NRH/RDM/RH)

Rayakan HUT ke-61, Gubernur Muhidin Minta Bank Kalsel Lebih Profesional dan Transparan

BANJARMASIN – Ramadhan hari ke-25 atau bertepatan dengan Selasa (25/3), menjadi momen membahagiakan bagi Bank Kalsel, karena memasuki usia ke-61 tahun. Perayaan tahun ini, diselenggarakan dengan sederhana berupa Buka Puasa Bersama di kediaman pribadi Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, di kawasan Lingkar Dalam Banjarmasin.

Hadir langsung pada Bukber HUT ke-61 Bank Kalsel ini, Gubernur, Muhidin beserta istri, Fathul Jannah, Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman beserta istri, drg. Ellyana Trisya, dan juga Pj Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin beserta istri, Masrupah.

Turut hadir Kepala Kantor Perwakilan BI Kalsel, Fajar Madjardi, Kepala OJK Kalsel, Agus Maiyo, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel,. Syafruddin, jajaran Forkopimda Kalsel dan para kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Tidak ketinggalan, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin beserta jajaran direksi dan seluruh karyawan Bank Kalsel, turut hadir merayakan hari jadinya yang ke-61 secara sederhana.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, pada HUT tahun ini, pihaknya mengadopsi tagline Bekerja Bersama Merangkul Semua milik Gubernur, sebagai tema perayaan hari jadi ke-61.

“Hanya saja tagline Bekerja Bersama Merangkul Semua ini kami sadur ke Bahasa Inggris, menjadi Working Together Embracing Everyone,” jelasnya.

Fachrudin juga berterimakasih kepada Gubernur, Muhidin beserta seluruh kepala daerah di Kalsel, yang sudah membantu pencapaian modal inti minimum, di angka 3 triliun rupiah, sesuai aturan yang disyaratkan OJK untuk mempertahankan status bank umum untuk Bank Kalsel.

“Alhamdulillah Bank Kalsel sudah melampaui target modal inti minimum, hingga 3 koma 5 triliun. Sehingga OJK tidak perlu memberikan “surat cinta” kepada Bank Kalsel,” ujar Fachrudin yang disambut tawa seluruh tamu undangan.

Pada kesempatan ini,. Fachrudin juga meminta kesediaan Gubernur, Muhidin untuk menyerahkan bantuan CSR Bank Kalsel bagi panti asuhan, mushola serta tahfidz di Kalsel.

“Perlu kami laporkan pak Gubernur, setiap tahunnya UPZ Bank Kalsel memberikan bantuan CSR pada setiap perayaan hari jadi. Untuk pengumpulan dana tahun 2024 melalui UPZ, terkumpul sebanyak 8 miliar rupiah,” tutup Fachrudin.

Gubernur dan Direktur Utama Bank Kalsel berfoto bersama para penerima bantuan CSR

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi kinerja Direktur Utama Bank Kalsel beserta seluruh direksi dan jajaran karyawannya. Apresiasi ini terutama terkait pencapaian modal inti minimum di atas 3 triliun rupiah.

“Insya Allah tahun ini kita akan menambah 500 miliar lagi,” janji Muhidin.

Lebih jauh Muhidin mengingatkan Bank Kalsel, untuk meningkatkan performanya, agar lebih profesional dan transparan. Sehingga Bank Kalsel mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat Banua, baik untuk menabung, meminjam bahkan berinvestasi melalui Bank Kalsel.

“Kepercayaan masyarakat itu sangat penting, untuk mendukung keberlanjutan Bank Kalsel kedepannya. Tidak lupa juga peran dari Bank Indonesia serta OJK yang memberi masukan untuk kemajuan Bank Kalsel,” tutup Muhidin.

Gubernur didampingi Direktur Utama Bank Kalsel saat memberikan secara simbolis bantuan CSR UPZ Bank Kalsel

Sesuai permintaan Bank Kalsel, pada kesempatan buka puasa bersama memperingati HUT ke-61 Bank Kalsel, Gubernur, Muhidin menyerahkan secara simbolis bantuan CSR Bank Kalsel, kepada perwakilan panti asuhan, mushola dan juga tahfidz di Banua.

Usai buka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah dan juga sholat hajat untuk HUT ke-61 Bank Kalsel. (RIW/RDM/RH)

Kementerian Desa dan Kementerian Pertanian akan Tingkatkan Ketahanan Pangan Melalui BUMDesa di Kalsel

BANJARBARU – Untuk memperkuat ketahanan pangan di Indonesia, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjalin kerjasama strategis dengan Kementerian Pertanian (Kementan). Program ini bertujuan mendukung BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa) dalam mengelola ketahanan pangan di tingkat desa.

Kepala Seksi Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa, Indah Novita Purnamasari, menyampaikan bahwa dalam kolaborasi ini, BUMDesa dapat bekerjasama dengan kelompok tani atau Gapoktan yang mendapatkan bantuan dari Kementan. Melalui mekanisme ini, Kementan akan memberikan hibah benih kepada kelompok tani terpilih sedangkan BUMDesa dapat berperan sebagai penyedia rumah benih, pembeli hasil panen, atau bahkan melakukan sistem bagi hasil dengan kelompok tani.

“Peran ini dilakukan BUMDesa dengan memanfaatkan Dana Desa yang telah dialokasikan untuk ketahanan pangan desa,” ucap Novi, mewakili Kadis PMD Kalsel, Faried Fakhmansyah, baru – baru tadi.

Di Kalsel sendiri Kerjasama ini akan dilaksanakan di 33 lokasi yang tersebar di 11 kabupaten. Setiap kabupaten akan memiliki tiga desa yang terlibat dalam program ini. 

“Pembinaan terhadap BUMDesa akan difokuskan pada kesiapan pengelolaan ketahanan pangan, mulai dari legalitas badan hukum hingga peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di desa,” lanjut Novi.

Ia menekankan pada pembinaan agar BUMDesa siap untuk mengelola ketahanan pangan secara berkelanjutan. Melalui program ini, diharapkan BUMDesa dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan di desa-desa seluruh Indonesia khususnya Kalsel.

“Dengan kolaborasi ini, diharapkan ketahanan pangan dapat terjaga dengan baik, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa melalui pemanfaatan BUMDesa yang lebih optimal,” tutup Novi. (MRF/RDM/RH)

Guna Meningkatkan Pelayanan, Lab K3 Kalsel Gelar IHT

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan pelayanan, Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Lab K3) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar In House Training (IHT) bagi seluruh pegawainya.

Suasana In House Training (IHT) di Aula Lab K3 Kalsel

Kepada wartawan, Kepala Lab K3 Kalsel Noorlianisyah, ditemui di ruang kerjanya Senin (24/3) mengatakan, kegiatan In House Training (IHT) dimulai sejak 3 Maret – 20 Maret tadi, Senin hingga Kamis, gelaran dipusatkan di Aula Lab K3 Kalsel Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin. Materi yang disampaikan diantaranya Analisis Sampel (air minum, limbah domestic, air bersih, dan sungai) di Laboratorium, kemudian Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Medis di Lingkungan Kerja, Program Keselamatan Kerja Kecelakaan Kerja dan Sistem Pelaporan.

Kepala Lab K3 Kalsel Noorlianisyah

“Kami sebelumnya juga menggelar In House Training (IHT) Publik Speaking Servise Exelent,” ucapnya

Noorlianisyah menyampaikan, In House Training (IHT) akan dilanjutkan 8 April 2025 mendatang, dengan materi seperti Bantuan Hidup Dasar, Ergonomi dan Interpretasi Hasil Kalibrasi Peralatan, Manajemen Peralatan di Laboratorium Barang Masuk dan Barang Keluar Serta Stock Of Name, Identifikasi Risiko Sesuai Iso 17025 dan Kaji Ulang Manajemen Sesuai Iso 17025.

“Pematerinya bukan hanya dari Provinsi, serta beberapa dari luar daerah,” jelasnya

Lebih lanjut Noorlianisyah menambahkan, dengan digelarnya In House Training (IHT) dapat semakin meningkatkan pelayanan, melalui jalinan komunikasi, khususnya bagi perusahaan-perusahaan yang tersebar tidak hanya di 13 kabupaten/kota serta lintas Provinsi yakni Kalimantan Tengah.

“Selama IHT untuk pelayanan pengujian tetap dilakukan setiap akhir pekan,” tutup Lily. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version