Dukung Kenyamanan Jemaah, Posko PRSPDNF Fajar Harapan Sediakan Ribuan Porsi Konsumsi

BANJAR – Posko Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan, memberikan pelayanan maksimal bagi jemaah yang mengikuti pelaksanaan Momen 5 Rajab di Sekumpul, Martapura. Posko ini menjadi salah satu titik utama singgah dan pelayanan bagi ribuan jemaah yang datang dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Farhanie menjelaskan, bahwa Dinas Sosial berperan sebagai koordinator dua posko resmi yang disiapkan Pemprov Kalsel. Yakni Posko Fajar Harapan dan Posko Budi Sejahtera. Dari kedua posko tersebut, Posko Fajar Harapan menjadi salah satu pusat pelayanan utama bagi jemaah Momen 5 Rajab.

“Alhamdulillah, hari ini Posko Fajar Harapan mendapat kunjungan langsung dari Bapak Gubernur Kalimantan Selatan beserta Ibu, serta Kapolda Kalimantan Selatan dan Ibu. Dari sisi kami, Insya Allah siap melayani seluruh jemaah Momen 5 Rajab dengan sebaik-baiknya,” ujar Farhanie, Sabtu (27/12).

Kepala Dinas Sosial, M. Farhanie saat di wawancara (kanan)

Farhanie menyampaikan, pelayanan posko telah dipersiapkan sejak kedatangan jemaah hingga puncak pelaksanaan Momen 5 Rajab, termasuk dukungan pelaksanaan shalat berjemaah mulai waktu Maghrib.

Untuk menunjang kenyamanan ibadah, pihaknya menyiapkan fasilitas tempat wudhu di beberapa titik, masing – masing sekitar delapan titik di sisi kanan dan kiri area posko.

“Kami juga memaksimalkan kesiapan air bersih dengan menyiapkan beberapa tandon air, sehingga kebutuhan jemaah tetap terpenuhi,” jelasnya.

Dari sisi konsumsi, Posko Fajar Harapan mendapat dukungan dari dapur induk BPBD Provinsi Kalimantan Selatan. Konsumsi yang disiapkan diperkirakan mencapai 7.000 hingga 8.000 porsi, ditambah makanan ringan serta mie instan untuk jemaah yang singgah.

“Untuk hari ini saja, di Alhamdulillah kami mendapat dukungan hampir seribu porsi dari BPBD dan seluruhnya telah dibagikan kepada jemaah yang datang,” ungkap Farhanie.

Sementara itu, untuk fasilitas sanitasi, posko juga dilengkapi dengan mobil toilet berpendingin udara (AC) yang telah ditinjau langsung Gubernur Kalimantan Selatan.

“Mobil toilet ini dalam kondisi sangat baik dan telah ditempatkan di sekitar area panti guna menunjang kenyamanan jemaah,” tambahnya.

Posko PRSPDNF Fajar Harapan, mampu menampung sekitar 1.500 hingga 2.000 jemaah. Penataan lokasi salat pun telah diatur sedemikian rupa agar tertib dan nyaman, termasuk penempatan imam di bagian depan aula.

Terkait pesan Gubernur Kalimantan Selatan, Farhanie menegaskan bahwa Gubernur menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah yang hadir.

“Pesan beliau pada intinya adalah agar seluruh petugas benar-benar memberikan pelayanan yang maksimal dan terbaik kepada seluruh jemaah,” pungkasnya. (BDR/RIW/RH)

Pastikan Penanganan Banjir Terkendali, Kalsel Tetapkan Enam Daerah Berstatus Siaga

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan penanganan banjir di Kabupaten Balangan dan sejumlah wilayah lainnya berjalan terkendali. Langkah cepat diambil sejak awal kejadian melalui koordinasi lintas sektor, kesiapan peralatan, serta penguatan respons di tingkat daerah.

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin menegaskan, pemerintah daerah hadir dan sigap dalam setiap situasi darurat. Menurutnya, sejak laporan banjir diterima, pemerintah langsung mengaktifkan koordinasi dengan unsur keamanan dan instansi teknis, untuk memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama.

Gubernur Muhidin memastikan pemerintah bergerak cepat menanggulangi banjir

“Begitu ada laporan, langsung kita koordinasikan. Penanganan di lapangan dilakukan BPBD bersama Polres setempat, didukung TNI dan unsur terkait lainnya,” ujarnya saat meninjau Posko 6 Momentum 5 Rajab di Museum Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Sabtu (27/12).

Ia menekankan, kesiapan daerah menjadi kunci utama dalam penanganan bencana. Seluruh peralatan kebencanaan telah tersedia di wilayah terdampak sehingga tidak perlu menunggu bantuan dari pusat pemerintahan provinsi.

“Peralatan sudah siap di daerah masing-masing, sehingga bisa langsung digunakan untuk membantu masyarakat,” katanya.

Muhidin mengungkapkan, laporan visual dari lapangan sempat membuatnya khawatir, terutama ketika melihat warga terjebak banjir akibat tingginya debit air.

“Ada laporan ibu dan anak yang sampai naik ke atap rumah. Ini yang menjadi perhatian serius kami, karena keselamatan warga adalah yang utama,” tuturnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Kalsel menetapkan status siaga di enam kabupaten. Status tersebut akan terus dievaluasi seiring perkembangan kondisi cuaca dan laporan lapangan.

“Kesiapsiagaan harus terus dijaga. Setiap laporan masyarakat harus cepat direspons,” tegasnya.

Selain banjir, pemerintah provinsi juga sigap menangani kejadian tanah longsor di Desa Aranio, Kabupaten Banjar. Berkat laporan cepat dari masyarakat, proses pembersihan dapat segera dilakukan.

“Begitu ada laporan longsor, langsung kita tindaklanjuti. Saya minta peralatan PUPR siaga di wilayah Hulu Sungai supaya penanganan tidak terlambat,” jelasnya.

Gubernur memastikan, secara umum kesiapan personel dan peralatan telah disebar di wilayah-wilayah rawan bencana. Tantangan terbesar, menurutnya, hanya muncul apabila terjadi kerusakan infrastruktur berat seperti akses jalan terputus.

“Selama akses masih ada, penanganan bisa cepat. Kalau sudah putus total, tentu butuh penanganan jangka lebih panjang,” pungkasnya.(SYA/RIW/RH)

Momen 5 Rajab, Penumpang Bandara Internasional Syamsudin Noor Meningkat

BANJARBARU – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) catat peningkatan aktivitas kebandarudaraan, pada Momen 5 Rajab.

Lima hari jelang gelaran akbar tersebut, tercatat pertumbuhan jumlah penumpang sebanyak 5% dengan total 50.057 penumpang yang telah dilayani di Bandara Internasional Syamsudin Noor pada periode 24 – 28 Desember 2025. Jumlah ini lebih tinggi dibanding periode sebelumnya dengan 47.874 penumpang.

Peningkatan jumlah aktivitas pesawat juga terlihat dari total 416 movements sepanjang periode ini. Kondisi ini meningkat sebesar 2% dibanding periode Haul Sekumpul sebelumnya dengan 409 movements.

“Kami sangat bersyukur atas besarnya antusiasme para pengguna jasa di momentum akhir tahun yang bertepatan dengan gelaran Momen 5 Rajab kali ini. Selama periode ini berlangsung, kami pun berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang spesial sebagai upaya mewujudkan Customer Journey yang bermakna dan tidak terlupakan dengan menghadirkan Posko Haul Sekumpul di Bandara Internasional Syamsudin Noor bagi para jamaah,” ungkap Stephanus Millyas Wardana, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Selama 8 hari, mulai 21 hingga 28 Desember 2025, di kedatangan domestik telah digelar Posko Relawan Sekumpul yang menyediakan makanan dan minuman ringan bagi para pengguna jasa.

Tidak hanya itu, pada kesempatan ini juga diberikan layanan angkutan taksi gratis dengan rute Bandara Internasional Syamsudin Noor menuju Sekumpul, Martapura.

Salah satu jamaah dari Palembang, Fatimah, menyampaikan apresiasinya.

“Saya sangat senang dengan adanya pelayanan dari Bandara Internasional Syamsudin Noor pada momen 5 Rajab ini. Sambutan yang hangat dengan para petugas yang ramah dan berbagai fasilitas gratis sungguh luar biasa,” pujinya.

Millyas menyampaikan apresiasi, atas kolaborasi dan best effort dari tim InJourney Airports mapun para stakeholder yang telah memberikan pelayanan terbaik selama periode peringatan momen 5 Rajab ini.

“Semoga hal-hal baik yang telah diupayakan dengan sepenuh hati dapat menjadi berkah bagi kita semua,” tutupnya.

Ribuan Jemaah Momen 5 Rajab, Padati Rest Area DPKP Kalsel

BANJARBARU – Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati rest area yang disiapkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan, di halaman kantornya, Jalan Panglima Batur, Banjarbaru, Minggu (28/12).

Rest area ini menjadi salah satu titik singgah utama bagi jemaah sebelum dan usai mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan peringatan 5 Rajab 1447 Hijriah.

Sejak pagi hari, lokasi tersebut telah dipenuhi jemaah yang datang dari berbagai penjuru, baik dari dalam maupun luar Kalimantan Selatan. Rest area yang berada di jalur kiri, bukan jalur utama lalu lintas, sengaja disiapkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah yang ingin beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman mengatakan, bahwa penyediaan rest area ini merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada masyarakat, khususnya para jemaah yang mengikuti momen keagamaan 5 Rajab.

“Hari ini kami bersama – sama menyiapkan rest area untuk mendukung pelaksanaan momen 5 Rajab. Kami juga telah melaporkan kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda, baik untuk jalur dalam maupun jalur utama, kami turut membantu dengan menyiapkan pos-pos pelayanan,” ujar Syamsir Rahman.

Selain menyediakan tempat istirahat, DPKP Kalsel juga melengkapi rest area dengan fasilitas ibadah, seperti tempat shalat dan wudhu, sehingga jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman. Seluruh fasilitas dan layanan yang disediakan dapat dinikmati jemaah secara gratis.

“Alhamdulillah, hari ini kami menyiapkan seluruh menu makanan secara gratis. Mulai dari nasi bungkus, bakso, sate, ketupat, lontong, pencok, hingga durian. Mudah-mudahan apa yang kami sediakan ini dapat membantu dan menjadi keberkahan bagi jamaah yang mengikuti 5 Rajab,” lanjut Syamsir.

Syamsir menambahkan, jamaah yang singgah di rest area tidak hanya berasal dari wilayah Kalimantan Selatan, tetapi juga datang dari berbagai daerah lain, seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Jakarta, hingga Pulau Sumatera.

“Yang datang bukan hanya dari dalam daerah, tetapi juga dari luar Kalimantan Selatan. Alhamdulillah, seluruh kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman,” tuturnya.

Untuk mendukung kelancaran pelayanan, DPKP Kalsel menggandeng Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Selatan, serta Dharma Wanita Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Para relawan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan, mulai dari penyiapan hingga pembagian makanan, termasuk memotong sate, menyiapkan ketupat, hingga proses pemotongan sapi.

Dalam kesempatan tersebut, Syamsir Rahman juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan peringatan 5 Rajab berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi semua pihak.

“Mudah-mudahan momen 5 Rajab ini berjalan lancar dan kita semua mendapatkan berkah. Kita doakan Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda, serta kita semua selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan keberkahan,” tambahnya.

Adapun jumlah makanan yang disiapkan di rest area ini cukup besar, antara lain sekitar 1.500 nasi bungkus, 1.000 porsi bakso, 1.500 tusuk sate, 750 porsi ketupat, 500 porsi mi merah, serta aneka gorengan dan minuman panas maupun dingin, seperti kopi, teh, minuman kaleng, dan jus. Secara keseluruhan, total makanan yang disediakan diperkirakan mencapai 9.000 hingga 10.000 porsi.

“Silakan semuanya menikmati berkah yang telah Allah SWT berikan. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan nyaman dan sukses,” tutup Syamsir. (MRF/RIW/RH)

Momen 5 Rajab, RSGM Gusti Hasan Aman Hadirkan Layanan Kesehatan Terpadu

BANJAR – Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, memberikan pelayanan kesehatan terpadu, di dua posko Momen 5 Rajab. Yakni di Posko 2, bergabung dengan beberapa SKPD Pemprov Kalsel, dan posko tersendiri di Jalan Pasayangan, Simpang 4 Darussalam Martapura Kabupaten Banjar.

Plt Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, Mashuda menyampaikan, kehadiran posko Kesehatan ini menjadi bagian penting, untuk memastikan kondisi fisik jemaah tetap prima di tengah padatnya aktivitas ibadah.

Plt Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, Mashuda

Untuk di posko 2, jajaran RSGM melayani sejumlah jemaah dengan beragam keluhan kesehatan. Dominan adalah tekanan darah tinggi, kelelahan, serta pusing akibat perjalanan jauh dan aktivitas fisik yang cukup intens.

Sinergi ini menghadirkan tenaga medis yang lengkap, mulai dari dokter umum, perawat, hingga apoteker, untuk memberikan pelayanan menyeluruh kepada jemaah.

“Tingginya mobilitas jemaah menjadi faktor utama munculnya keluhan tersebut,” ungkapnya kepada wartawan, Minggu (28/12).

Suasana pelayanan kesehatan posko RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, di Jalan pasayangan, Simpang 4 Darussalam Martapura Kabupaten Banjar

Mashuda menyampaikan, untuk posko tersendiri di Jalan Pasayangan, Simpang 4 Darussalam Martapura Kabupaten Banjar, jemaah yang datang juga mengalami berbagai keluhan. Diantaranya hipertensi, asam lambung, sesak napas, hingga kelelahan akibat perjalanan jauh.

“Kami menyiagakan tenaga medis dan paramedis, obat-obatan, serta dua unit ambulans yaitu ambulan umum dan ambulan dental,” jelasnya.

Lebih lanjut Mashuda menambahkan, kehadiran Posko Kesehatan RSGM Gusti Hasan Aman ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dalam memberikan pelayanan kesehatan yang humanis, responsif, dan maksimal pada setiap kegiatan keagamaan berskala besar.

“Kita bekerja demi menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat selama kegiatan berlangsung,” tutupnya. (NHF/RIW/RH)

Buka Empat Hari, Jemaah Momen 5 Rajab Padati Posko 2 di Dispar Kalsel

BANJAR – Posko 2 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, sukses memberikan pelayanan kepada jemaah momen 5 Rajab kegiatan rutin Guru Sekumpul. Berlokasi di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Ahmad Yani Kilometer 7 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. posko 2 dipadati jemaah dari berbagai daerah sejak Sabtu hingga Minggu 27 – 28 Desember 2025.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady menyampaikan, bahwa pelayanan Posko 2 berlangsung selama empat hari berturut-turut, mulai H-2 sebelum puncak kegiatan, saat hari pelaksanaan, hingga H+1 setelah kegiatan rutin 5 Rajab. Posko dibuka untuk memenuhi kebutuhan jemaah yang jumlahnya terus meningkat pada hari puncak.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, didampingi Direktur RSUD Ulin Among Wibowo

“Kami menyediakan ribuan porsi makanan dan minuman gratis, di antaranya 4.000 porsi nasi yang terdiri dari 3.500 nasi putih dan 500 nasi samin, 3.000 roti, serta 2.500 porsi gorengan,” ujarnya.

Disampaikan Iwan, posko ini tidak hanya menyediakan konsumsi gratis, tetapi juga layanan kesehatan dan fisioterapi bagi jemaah. Seluruh layanan diberikan secara gratis sebagai bentuk kolaborasi lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Posko 2 ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Pariwisata Kalsel, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin, Biro Kesra, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, serta Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Ulin, Among Wibowo menambahkan, posko kesehatan kolaborasi dari RSUD Ulin dan RSGM Gusti Hasan Aman, serta layanan terapi dari Dispora Kalsel, disiagakan membantu jemaah yang mengalami kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh, serta padatnya arus lalu lintas menuju Sekumpul, Kabupaten Banjar.

“Kami apresiasi jemaah yang datang dari berbagai daerah, seperti Palangkaraya, Sampit, Barito Kuala, hingga luar provinsi, yang telah memanfaatkan posko 2 dalam memberikan pelayanan tersebut,” tutupnya. (NHF/RIW/RH)

Sajikan Ribuan Porsi Makanan, Posko 1 Pemprov Kalsel Sukses Layani Jemaah Momen 5 Rajab

BANJARMASIN – Posko 1 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, di Halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, sukses memberikan pelayanan kepada jemaah Momen 5 Rajab Kegiatan Rutin Guru Sekumpul, sejak H-1 hingga H+1.

Kepala Dispersip Kalsel, Sri Mawarni menyampaikan, posko 1 terdiri dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Perdagangan, Rumah Sakit Ansyari Saleh, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Sekretariat DPRD Kalsel.

Kadispersip Kalsel Sri Mawarni

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur, bahwa amanah yang diberikan kepada kami untuk mengawal suksesnya Momen 5 Rajab ini, di Posko 1 sampai arus balik masih memberikan pelayanan,” ungkapnya.

Pada arus balik Senin (29/12), Posko 1 tetap memberikan pelayanan berupa makanan dan minuman gratis kepada para jemaah yang singgah.

Dikatakan Mawar, selama pelaksanaan kegiatan tersebut, total makanan yang disediakan sebanyak 3 ribu porsi lebih, begitu juga dengan aneka kue sekitar 2 ribu porsi lebih, serta minuman.

“Pelayanan pada Posko 1 ini, dibuka sejak sehari sebelum pelaksanaan, puncak pelaksanaan, serta sehari setelah pelaksanaan kegiatan Momen 5 Rajab tersebut,” ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, para jemaah antusias singgah di posko 1, untuk beristirahat.

“Posko 1 ini, dilengkapi dengan halaman yang luas, tempat istirahat, sehingga banyak jemaah yang memanfaatkan fasilitas tersebut,” tutur Mawar.

Ke depan, lanjutnya, pada pelaksanaan tahun depan, pihaknya akan terus melakukan perbaikan agar jemaah terlayani dengan sebaik-baiknya.

“Sekali lagi kami mengucapkan syukur telah memberikan pelayanan kepada para jemaah di posko 1 ini, sesuai dengan arahan dari Gubernur Kalsel Muhidin. Kami berharap, tahun depan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik,” tutup Mawar. (SRI/RIW/RH)

Berjalan Kondusif, Momen 5 Rajab Sekumpul Dihadiri Hampir 5 Juta Jemaah

BANJAR – Pelaksanaan Momen 5 Rajab Sekumpul 1447 Hijriah di Martapura, Kabupaten Banjar, Minggu (28/12), berlangsung aman, tertib, dan sukses, meskipun dihadiri jutaan jemaah dari berbagai daerah.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti kesiapan aparat keamanan dan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Kapolres Banjar AKBP Fadli menyampaikan, jumlah jemaah yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 5 juta orang, berdasarkan analisis data sinyal seluler dari sejumlah operator telekomunikasi yang masuk ke wilayah Martapura dan sekitarnya.

Kapolres Banjar saat memberikan keterangan kepada wartawan

“Berdasarkan data sinyal dari provider Telkomsel, XL, dan Indosat, jumlah jemaah yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 4,95 juta jiwa. Dengan jumlah sebesar itu, Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar AKBP Fadli, Minggu (28/12).

Ia menegaskan, keberhasilan pengamanan Momen 5 Rajab tidak lepas dari perencanaan dan persiapan matang jajaran Polda Kalimantan Selatan di bawah pimpinan langsung Kapolda Kalsel, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah, instansi terkait, dan relawan.

Menurutnya, berbagai langkah strategis telah disiapkan sejak awal, mulai dari pendirian dapur lapangan, penyiapan kantong – kantong parkir, pengamanan jalur sungai, hingga pengaturan lalu lintas dan koordinasi lintas sektor.

“Di bawah komando langsung Bapak Kapolda Kalimantan Selatan, seluruh jajaran menyiapkan pelayanan maksimal bagi jemaah. Koordinasi dilakukan secara intensif dengan instansi terkait dan para relawan, sehingga pengamanan dan pelayanan dapat berjalan optimal,” jelasnya.

AKBP Fadli juga menyampaikan, pengaturan lalu lintas, baik saat kedatangan maupun kepulangan jemaah, berhasil dilakukan secara menyeluruh sehingga arus pergerakan massa tetap terkendali meski jumlah jemaah sangat besar.

“Alhamdulillah, mulai dari kedatangan hingga kepulangan jemaah dapat terorganisasi dengan baik. Situasi secara umum aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.

Meski demikian, Kapolres Banjar mencatat terdapat empat jemaah yang meninggal dunia pada hari H kegiatan. Seluruhnya disebabkan faktor kesehatan dan telah ditangani sesuai prosedur.

“Dua orang meninggal dunia saat dirawat di RS Ratu Zaleha Martapura, satu orang sempat dirawat di kawasan Simpang Empat, dan satu orang lainnya meninggal di lokasi lalu langsung diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkapnya.

Keberhasilan pelaksanaan Momen 5 Rajab Sekumpul juga didukung pengelolaan transportasi, khususnya melalui jalur sungai.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Widhiyana, menyebut ribuan jemaah memanfaatkan transportasi air untuk menuju lokasi kegiatan.

“Hingga siang hari tercatat ada 1.400 kapal tercatat bersandar di dermaga-dermaga yang telah kami siapkan. Secara keseluruhan ada 13 dermaga yang difungsikan untuk melayani jemaah,” terangnya.

Ia menambahkan, mengingat debit air sungai masih cukup tinggi akibat curah hujan, pengawasan tetap dilakukan secara ketat. Tercatat satu insiden kapal terbalik, namun seluruh penumpang berhasil diselamatkan.

“Secara umum, pelaksanaan angkutan sungai berjalan aman dan lancar. Kami tetap mengimbau jemaah untuk berhati-hati, khususnya saat perjalanan pulang,” pungkasnya. (SYA/RIW/RH)

Exit mobile version