BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, bekerjasama dengan ICT Watch Indonesia menggelar pelatihan teknologi kecerdasan buatan bertajuk HerTech Perempuan Berdaya Artificial Intelligence (AI).
Kegiatan yang bertujuan untuk membekali perempuan dan calon pekerja dengan keterampilan praktis di bidang kecerdasan buatan ini, diikuti ratusan peserta dari ASN dan berbagai organisasi perempuan di Kalimantan Selatan, yang dilaksanakan di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, pada Rabu (6/8).
Pelatihan menghadirkan dua narasumber utama, yakni Staf Ahli Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Donny Budhi Utoyo dan Program Director ICT Watch Indonesia, Prasati Dewi.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin diwakili Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Muhamad Muslim mengatakan, pelatihan ini selaras dengan visi pembangunan SDM unggul yang dicanangkan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin.
“Oleh karena itu, kita ingin membekali para peserta di sini untuk keterampilan menggunakan dan mengelola AI, guna siap menyambut masa depan yang lebih dinamis bersama kecerdasan buatan,” ujar Muslim.
Ia juga menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia perempuan Banua dalam bidang teknologi informasi khususnya terhadap teknologi AI.
“Melalui peningkatan kapasitas SDM di bidang AI, kita harapkan ada peningkatan produktivitas kerja sekaligus mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien,” tambahnya.
Lebih lanjut, Muslim menegaskan bahwa teknologi AI akan membawa banyak manfaat apabila digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.
“AI akan bekerja secara maksimal dan membawa kemaslahatan jika dimanfaatkan oleh pihak yang adaptif dan inovatif. Kita tidak perlu merasa terintimidasi dengan kehadiran AI, justru manfaatkan untuk mempercepat, mempermudah, dan mengoptimalkan kinerja,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Wakil Menteri Komdigi RI, Donny Budhi Utoyo menyampaikan apresiasi, atas terselenggaranya kegiatan pelatihan yang bersifat edukatif dan memberdayakan.
“Kami mengapresiasi komitmen Pemprov Kalimantan Selatan yang secara aktif memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan teknologi AI,” kata Donny.
Menurut Donny, langkah yang dilakukan Kalimantan Selatan merupakan contoh nyata penerapan transformasi digital yang inklusif.
“Bukan hanya fokus pada aspek teknologinya, tetapi juga menekankan pentingnya literasi digital bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Donny menegaskan pihaknya siap mendukung berbagai inisiatif positif yang dilakukan Pemprov Kalsel dalam pemanfaatan AI.
“Kami mendukung dan terus mendorong pemahaman dan pemanfaatan AI secara positif dan produktif di tengah masyarakat,” pungkasnya. (BDR/RIW/RH)

