Pansus I DPRD Kalsel Susun Perda Naungi Ormas

BANJARMASIN – Keberadaan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Provinsi Kalimantan Selatan, sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah terus menjadi perhatian DPRD Provinsi Kalsel.

Suasana rapat Pansus I DPRD Kalsel, sumber (Humas DPRD Kalsel)

Melalui Panitia Khusus (Pansus) I, DPRD Kalsel menggelar rapat pembahasan substansi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan Kemasyarakatan, pada Rabu (11/6). Raperda ini bertujuan untuk memberikan payung hukum bagi seluruh ormas yang ada di Kalsel.

Wakil Ketua Pansus I, Habib Hamid Bahasyim, menjelaskan, bahwa pertemuan yang melibatkan Tenaga Ahli, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalsel, serta Biro Hukum Setda Kalsel ini bertujuan mengkaji kembali substansi Raperda, khususnya terkait pembinaan dan perlakuan terhadap ormas yang berbadan hukum maupun yang belum berbadan hukum.

Salah satu anggota Pansus I yang cukup aktif dalam rapat, Dirham Zein, menekankan pentingnya pendataan ormas oleh Kesbangpol.

“Ormas ini didirikan dengan tujuan yang baik. Mereka bergerak di berbagai bidang seperti sosial, seni, budaya, kemasyarakatan, hingga keagamaan. Oleh karena itu, bagi ormas yang ingin terdaftar, terutama yang telah berbadan hukum dan memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT), dipersilakan mendaftar ke Kesbangpol. Nantinya, mereka berhak memperoleh dana pembinaan,” jelas Dirham.

Pansus I berkomitmen menyusun Perda yang akomodatif dan berpihak pada penguatan peran ormas dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan. (ADV-NHF/RIW/RH)

Supian HK : Siap Kolaborasi Tingkatkan Infrastruktur dan Pelayanan Kesehatan

BANJARBARU – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK ikuti Seminar Interaktif Penyakit Jantung dan Metabolik bertempat di Ruang Rupatama Polda Kalsel pada Jumat (13/6) pagi.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, saat mengikuti Seminar Interaktif Penyakit Jantung dan Metabolik (kiri)

Bakti Kesehatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025 ini, menghadirkan Dr. Agung Hadi Susanto, selaku pemateri utama dalam seminar ini.

Suasana Seminar Interaktif Penyakit Jantung dan Metabolik, sumber (Humas DPRD Kalsel)

Supian HK mengatakan, seminar ini sangat penting untuk mendukung upaya- upaya yang berkaitan dengan kesehatan, terutama dalam hal menjaga dan mencegah penyakit jantung.

“Seminar seperti ini sangat penting bagi kita bagaimana kita bisa mendeteksi dan mencegah penyakit jantung, kita dengar dari pemateri tadi bahwa penyakit jantung adalah salah satu penyebab utama kematian di dunia,” ucap Supian HK.

Apresiasi pun disampaikan langsung Supian HK kepada Polda Kalsel, yang telah menginisiasi bakti kesehatan ini. Ia mengaku siap berkolaborasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kalsel.

“Terimakasih pak Kapolda serta jajaran yang sudah mengadakan seminar ini, kami dari DPRD Kalsel akan terus berkomitmen dan siap berkolaborasi untuk meningkatkan infrastruktur dan pelayanan kesehatan di Kalsel terutama dalam pelayanan kesehatan jantung.” tegas Supian HK

Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dalam sambutannya mengatakan, bagi institusi kepolisian, isu kesehatan terutama yang berkaitan dengan penyakit jantung, merupakan persoalan yang sangat relevan dan memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas kepolisian yang bersifat dinamis.

Oleh karena itu, menurutnya seminar ini bukan hanya momentum untuk menambah pengetahuan semata, melainkan juga menjadi ajakan reflektif untuk lebih sadar, peduli, dan bertanggung jawab atas kondisi kesehatan pribadi maupun di lingkungan kerja. (ADV-NHF/RIW/RH)

Festival Sepakbola U 45 Piala Gubernur Kalsel, Resmi Digelar

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Festival Sepakbola Usia 45 Piala Gubernur Kalsel Muhidin Tahun 2025, di Lapangan Sepakbola Kayu tangi Banjarmasin.

Festival secara resmi dibuka Gubernur Kalsel Muhidin, diwakili Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernandi, Jumat (13/6).

“Festival sepakbola untuk usia 45 tahun kali ini, diikuti 20 tim dari perwakilan 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkap Fitri, kepada sejumlah wartawan.

Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernandi

Pihaknya bersyukur, festival diikuti dengan antusias oleh para peserta, meski usia mereka sudah tidak muda lagi.

“Kami berharap semangat bertanding dari para pemain sepakbola usia 45 ini, dapat memberikan contoh kepada pemain sepakbola usia muda di Banua, agar dapat memberikan prestasi,” ucap Fitri.

Sementara itu, para pemain sepakbola legend, menyambut antusias festival sepakbola usia 45 Piala Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin Tahun 2025.

Antusiasme tersebut disampaikan salah satu pemain sepakbola legend Kalimantan Selatan Frans Sinatra Huwae.

“Kami selaku pemain sepakbola legend tentunya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, yang kembali menggelar festival sepakbola usia 45 ini,” ungkap Frans.

Tentunya festival ini dapat menjadi ajang silaturrahmi para pemain sepakbola legend tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi pemain sepakbola muda di Banua.

“Kami berharap seluruh pemain sepakbola legend serta wasit dapat menjaga sportivitas serta kejujuran selama pertandingan berlangsung,” tutupnya. (SRI/RIW/RH)

Resmi Berakhir, Rakor TKTB XXIV Sepakati Tema Suluh Budaya Gerbang Nusantara

BANJAR – Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya Kalimantan Selatan, telah
menyusun Juknis Pelaksanaan Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia ke-24 pada September mendatang. Dimana tema yang akan diusung nantinya, adalah Suluh Budaya Gerbang Nusantara.

Suasana Rakor TKTB ke -24

Kepada sejumlah wartawan, usai rakor Kamis (12/6) Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti mengatakan, penyusunan juknis Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia ke-24 merupakan salah satu langkah persiapan, dalam rangka menyambut acara yang akan dihelat September 2025 mendatang.

“Tema itu disepakati seluruh Kepala Taman Budaya se-Indonesia baik yang hadir langsung, maupun yang mengikuti secara daring,” ucapnya

Kunjungan Kepala Taman Budaya dari 16 Provins, ke Museum Lambung Mangkurat Kota Banjarbaru

Disampaikan Suharyanti, pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan seluruh Kepala Taman Budaya se-Indonesia, agar dapat mengirimkan perwakilannya untuk hadir langsung pada TKTB September nanti di Kalael. Mengingat saat ini, yang hadir langsung pada rakor 11-13 Juni 2025, baru 16 dari 28 provinsi terdaftar.

“Meskipun ada efisiensi anggaran,  kita berharap semua provinsi bisa berhadir di acara puncak TKTB ke 24,” harap Yanti

Sementara itu, Ketua Forum Taman Budaya se-Indonesia, Ary Herianto menilai, Kalsel sangat siap menjadinruan rumah TKTB ke-24. Penilaian ini didasarkan pada kesiapan yang sudah diperlihatkan Kalimantan Selatan selama 3 hari terakhir, saat menggelar rakor TKTB.

Meski begitu Ary memberi masukan, agar kegiatan TKTB nantinya tidak hanya sekadar seremonial semata, tetapi juga memberikan peran berarti dalam perkembangan dunia seni budaya.

“Kami berharap, penyelenggaraan tahun ini di Kalsel, dapat lebih baik dari tahun sebelumnya,” harapnya

Lebih lanjut Ary menambahkan, kegiatan yang akan dilaksanakan selama empat hari pada September nanti, diantaranya akan menampilkan pertunjukan seni, pameran perupa diskusi, dan pawai budaya.

“TKTB ke-24 menjadi wadah mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda, agar semakin mencintai dan bangga dengan budayanya,” tutup Ary

Rapat Koordinasi Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia ke 24 di Kalimantan Selatan, dipusatkan di Tahura Sultan Adam Kabupaten Banjar, setelah sebelumnya mengunjungi Museum Lambung Mangkurat di Kota Banjarbaru, Taman dan Pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Susur Sungai Pasar Terapung Lok Baintan, pada Jumat (13/6), guna mengenalkan beberapa destinasi wisata andalan di Banua. (NHF/RIW/RH)

Kenalkan Jaringan Kantor Baru, Bank Kalsel Gelar Jalan Santai Bersama ASN Pemprov Kalsel

BANJARBARU – Bank Kalsel menggelar jalan santai, bagi ASN lingkup Komplek Kantor Gubernur Kalimantan Selatan di Banjarbaru, pada Jumat (13/6) pagi. Hadir pada jalan santai ini, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, Komisaris Independen Bank Kalsel, Syahrituah Siregar, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, dan jajaran direksi Bank Kalsel, serta ratusan ASN dari sejumlah SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Jalan santai dimulai dari halaman kantor Bank Kalsel di Komplek Perkantoran Gubernur di Banjarbaru, dan berakhir di lokasi yang sama. Rencananya kantor baru Bank Kalsel ini, akan diresmikan, pada hari jadi Provinsi Kalsel, 14 Agustus 2025 mendatang.

“Dengan jalan santai ini, seluruh karyawan dan pejabat di lingkup pemerintah provinsi, supaya bisa tahu lah dengan kantor baru ini,” ujar Muhammad Syarifuddin sesaat sebelum mengikuti jalan santai.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, kantor baru ini akan menggantikan kantor Bank Kalsel, yang selama ini ada di basement kantor Setdaprov.

“Lokasi kantor baru ini sangat strategis. Dekat dengan masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan juga kantor SKPD di lingkungan komplek perkantoran Gubernur di Banjarbaru. Sehingga sangat memudahkan ASN dan juga masyarakat, untuk melakukan transaksi,” urainya.

Kantor baru Bank Kalsel, berada tepat disebelah kantor Bapenda Provinsi, dengan halaman luas, untuk parkir kendaraan roda empat dan dua. Saat ini proses pembangunan sudah dirampungkan, dan menunggu penyelesaian interior serta sarana prasarana pendukung.

Sementara itu, jalan santai yang digelar pada Jumat (13/6), menyediakan 200 lebih hadiah atau door prize bagi para ASN yang mengikuti kegiatan. Hadiah yang disiapkan Bank Kalsel, diantaranya lemari es, televisi serta sejumlah hadiah menarik lainnya. (ADV-RIW/RH)

Exit mobile version