Pembinaan Kesamaptaan, Satpol PP dan Damkar Kalsel Siapkan 38 Personel Baru Hadapi Tugas Lapangan

BANJARBARU – Sebagai bentuk komitmen dalam membentuk personel yang tangguh dan siap bertugas, Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar pelatihan kesamaptaan bagi 38 personel baru yang terdiri dari ASN, PPPK, dan pegawai paruh waktu.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 15 hari dan ditutup dengan prosesi pembaretan yang menjadi simbol kesiapan peserta dalam mengemban tugas di lapangan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalsel, Zakly Asswan mengatakan, pembinaan tersebut dirancang untuk memperkuat fisik, mental, serta kedisiplinan para personel baru sebelum mereka turun langsung ke masyarakat.

Pelatihan dilakukan secara bertahap guna menyesuaikan dengan kondisi fisik masing – masing peserta dan menghindari kelelahan berlebih.

“Kami tidak ingin memberikan pelatihan secara drastis karena dapat merusak fisik mereka. Maka dari itu, kami lihat dulu kemampuan masing – masing. Alhamdulillah, semua peserta yang mengikuti pembaretan hari ini berhasil menyelesaikan tahap ini dengan baik,” Kata Zakly, Selasa (3/6) sore.

Kepala Satpol PP dan Damkar Pemprov Kalsel, Zakly Asswan (tengah) saat diwawancara

Zakly menuturkan, pelatihan ini menggandeng instruktur profesional dari Dandim POM serta merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, yang menekankan pentingnya pembentukan karakter dan kebersamaan dalam tubuh Satpol PP.

Menariknya, dari total peserta, satu di antaranya merupakan ASN disabilitas yang tetap diberikan pembekalan melalui materi teori walau tidak mengikuti sesi fisik, sebagai bentuk komitmen inklusif dalam proses pembinaan.

Materi yang diberikan cukup lengkap dan komprehensif, meliputi baris-berbaris (PBB), teori dan praktik pengamanan kantor pemerintahan, etika dan table manner, teknik pengawalan pejabat, penanganan kerawanan sosial, serta simulasi penanganan aksi unjuk rasa.

“Ini baru ilmu dasar, ke depan akan terus berkelanjutan. Tujuannya adalah memastikan seluruh personel paham benar akan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai Satpol PP,” tambah Zakly.

Dengan bekal pelatihan ini, para personel baru diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional dan humanis, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat di wilayah Kalimantan Selatan. (BDR/RIW/RH)

Tinggalkan Balasan

Exit mobile version