Lima BUMDesa Terbaik Kalsel, Ikuti The 6th Kampoeng Kreasi 2025

BANJARBARU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk mengangkat dan memperkuat ekonomi desa melalui partisipasi dalam acara The 6th Kampoeng Kreasi (PAKASI) 2025 yang digelar pada 29 Mei hingga 1 Juni 2025 lalu, di Surabaya.

The 6th Kampoeng Kreasi (PAKASI) 2025

Kalimantan Selatan bersiap untuk menunjukkan daya tarik dan potensi luar biasa dari desa-desa unggulannya. Dalam pameran spektakuler ini, Provinsi Kalsel diwakili 5 BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa) terbaik yang telah membuktikan inovasi dan keberlanjutan dalam pengelolaan potensi lokal mereka.

Yaitu BUMDesa Pesona Rejo dari Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, BUMDesa Mitra Hidayah Mandiri dari Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, BUMDesa Maju Jaya dari Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, BUMDesa Sumber Rejeki dari Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, dan BUMDesa Usaha Mulia dari Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalimantan Selatan, Faried Fakhmansyah melalui Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Desa, Muhammad Agus Fariady mengungkapkan semangat, dan harapan besar dari keikutsertaan ini.

“Tentu saja, kami tidak hanya menampilkan produk-produk unggulan, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan menarik seperti talkshow tematik, pelatihan kreatif dan forum diskusi yang melibatkan pelaku usaha dan instansi pemerintah dari seluruh Indonesia,” ucap Agus, baru – baru tadi

Menurutnya, Partisipasi Kalimantan Selatan dalam Kampoeng Kreasi 2025 sejalan dengan visi Gubernur Kalsel “Kalsel Bekerja” (Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera).

Ia menambahkan bahwa ini adalah langkah strategis untuk mengubah desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.

Dengan semangat “Bekerja Bersama, Merangkul Semua”, Dinas PMD Kalimantan Selatan bertekad untuk membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha desa.

“Melalui ajang Kampoeng Kreasi 2025, Kalimantan Selatan ingin menunjukkan bahwa desa-desa bukan hanya objek pembangunan, tetapi juga subjek utama yang mampu memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat ketahanan pangan dan mencapai pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” tutup Agus. (PMD.KALSEL/MRF/RIW/RH)

Kalsel Menjadi 3 Provinsi Tercepat Pembentukan Koperasi Merah Putih

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil mencatat prestasi membanggakan, dengan menjadi salah satu dari tiga provinsi tercepat secara nasional dalam pelaksanaan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus (Musdes/Kel Khusus) untuk pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes MP).

Kalsel masuk 3 besar tercepat dalam pembentukan koperasi merah putih

Capaian ini berdasarkan data resmi dari portal https://kopdesmerahputih.kop.id. Provinsi Kalsel sukses mencapai target 100 persen pembentukan Kopdes MP di seluruh 2.015 desa dan kelurahan (1.871 desa dan 144 kelurahan), lebih cepat dua hari dari target yang ditetapkan Gubernur Kalsel, Muhidin, yakni 31 Mei 2025.

Dalam peluncuran dan dialog Kopdes MP yang berlangsung di GOR Babussalam pada Rabu, 21 Mei 2025 lalu, Gubernur Kalsel, Muhidin menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk merealisasikan target tersebut. Dengan slogan “Bekerja Bersama Merangkul Semua”, Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif.

Gubernur Kalsel Muhidin

“Koperasi Merah Putih adalah koperasi yang dibentuk di tingkat desa atau kelurahan sesuai instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dengan tujuan, mempercepat penguatan ekonomi desa melalui usaha kolektif berbasis kebutuhan lokal, seperti simpan pinjam, logistik, atau klinik desa,” ungkap Muhidin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalsel, Faried Fakhmansyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi.

“Capaian ini berkat arahan Gubernur Kalsel, serta dukungan penuh dari seluruh bupati, wali kota, camat, lurah, kepala desa, OPD, hingga instansi vertikal. Ini adalah buah dari kerja bersama,” ujar Faried, baru – baru tadi.

Berdasarkan data pada Dashboard Kopdes MP Provinsi Kalsel per 29 Mei 2025 pukul 12.37 WITA, tercatat 100 persen desa dan kelurahan telah disosialisasikan dan melaksanakan Musdes/Kelurahan khusus untuk pembentukan Koperasi Merah Putih.

“Keberhasilan ini menandai komitmen kuat Provinsi Kalsel dalam mendorong kemandirian ekonomi desa serta memperkuat kelembagaan ekonomi berbasis masyarakat melalui koperasi,” tutup Faried. (PMD.KALSEL/MRF/RIW/RH)

Exit mobile version