Pemprov Kalsel Libatkan Empat Kementerian Teknis Pada Musrenbang 2025

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Senin (5/5), di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru. Forum ini menjadi bagian penting dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahun ke depan.

Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor, menjelaskan, pada Musrenbang kali ini, Pemprov Kalsel mengundang enam kementerian, yakni Bappenas, Kemendagri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Kementerian Lingkungan Hidup.

Kepala Bappeda Kalsel, Ariadi Noor

Dari keenam kementerian tersebut, empat di antaranya merupakan kementerian teknis yang dinilai memiliki relevansi kuat dengan prioritas pembangunan di Banua.

“Empat kementerian teknis itu adalah Perhubungan, Pariwisata, Lingkungan Hidup, serta Pemuda dan Olahraga. Kita akan membangun pelabuhan internasional, stadion bertaraf internasional, mendorong pengembangan Geopark Meratus, dan penanganan lingkungan hidup secara menyeluruh,” ungkapnya, baru-baru tadi.

Ariadi menambahkan, Musrenbang ini juga menjadi forum penting untuk menyelaraskan RPJMD Kalsel dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Ia menegaskan, RPJMD Kalsel ditargetkan rampung dalam waktu empat bulan, lebih cepat dari ketentuan enam bulan yang diatur dalam regulasi.

“Percepatan ini penting karena RPJMD harus sudah menjadi perda, sebagai syarat untuk pelaksanaan program multi years atau tahun jamak pembangunan di Kalsel,” tegasnya.

Pemprov Kalsel juga menginginkan adanya keseriusan dari pemerintah kabupaten/kota. Ariadi menyampaikan harapan Gubernur Kalsel agar para bupati dan wali kota hadir langsung dalam Musrenbang.

“Harapan Pak Gubernur sangat jelas, kalau RPJMD provinsi tidak sejalan dengan kabupaten/kota, maka akan sia-sia. Karenanya, keterlibatan kepala daerah sangat diharapkan agar arah pembangunan bisa sejalan dan saling mendukung,” pungkasnya. (SYA/RIW/RH)

Lepas 44 ASN Korpri Purna Tugas, Gubernur Kalsel Apresiasi Pengabdian untuk Banua

BANJARMASIN – Sebanyak 44 Aparatur Sipil Negara (ASN) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Provinsi Kalimantan Selatan resmi memasuki masa purna tugas.

Suasana Pelepasan Purna Tugas ASN Korpri Pemprov Kalsel

Pelepasan purna tugas dilangsungkan di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Jumat (2/5), dan dipimpin Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin diwakili Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin.

Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan piagam penghargaan dan uang santunan kepada perwakilan ASN yang telah menyelesaikan masa tugasnya ini. Kegiatan ini turut dihadiri para Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Pj. Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin saat menyampaikan sambutan Gubernur Kalsel

Dalam sambutannya yang dibacakan Muhammad Syarifuddin, Gubernur Muhidin menyampaikan, bahwa masa purna tugas merupakan jenjang akhir dalam karir setiap ASN, yang menjadi bagian dari siklus alami dalam dunia kepegawaian.

“Setiap pegawai negeri, jenjang karir tertingginya adalah purna tugas atau pensiun. Suka atau tidak, masa pensiun akan dihadapi oleh setiap PNS. Oleh karena itu, masa purna tugas adalah proses yang alami dalam dunia kepegawaian, dan tidak perlu kita khawatirkan,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak para ASN yang telah purna tugas untuk menikmati masa pensiun sebagai buah dari perjuangan dan pengabdian mereka selama menjadi abdi negara.

“Mudah-mudahan, di hari-hari ke depan, Bapak/Ibu lebih banyak menikmati ketenangan, waktu luang, dan berkumpul bersama keluarga, serta tentunya lebih banyak waktu untuk beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tambahnya.

Di akhir sambutan, atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur Muhidin menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi – tingginya kepada seluruh ASN yang telah memberikan dedikasi dan pengabdian terbaik.

“Mudah-mudahan, pengabdian Bapak/Ibu tercatat sebagai perbuatan yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT, membawa kebaikan dan manfaat bagi masyarakat. Teruslah mengabdi untuk negeri dan Banua Kalimantan Selatan,” tutupnya. (BDR/RIW/RH)

Mudahkan Wisatawan Temukan Informasi Wisata, Pemprov Kalsel Upayakan Sidapakase Diakses Semua Platfrom

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengupayakan, Sistem Data Pariwisata Kalimantan Selatan atau SIDAPAKASE, dapat diakses semua kalangan dari berbagai platform.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan – Muhammad Noor mengatakan, Sistem Data Pariwisata Kalimantan Selatan atau SIDAPAKASE ini, merupakan salah satu inovasi yang dikembangkan, untuk memuat berbagai informasi seputar pariwisata di 13 kabupaten/kota. Dimana, aplikasi ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi wisatawan menemukan informasi tentang destinasi wisata, hotel, kuliner, dan travel agen yang tersebar di seluruh Kalsel.

“Sistem Data Pariwisata Kalimantan Selatan atau SIDAPAKASE, menjadi pintu gerbang utama untuk memperkenalkan pesona Kalimantan Selatan kepada dunia,” ucapnya

Disampaikan Muhammad Noor, aplikasi ini harus memiliki kelengkapan dan keakuratan data. Sehingga, Dinas Pariwisata 13 kabupaten/kota, dapat mensinkronkan data-data kepariwisataan yang ada di daerahnya masing-masing.

“Wisatawan dapat melakukan akses Informasi Pariwisata Kalsel, berdampak
mendorong perekonomian daerah melalui kemajuan sektor pariwisata,” jelasnya

Lebih lanjut Muhammad Noor menambahkan, saat ini pihaknya akan terus berkoodinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, agar SIDAPAKASE dapat diakses melalui platform IOS. Khususnya generasi muda yang banyak menggunakan gawai pintar.

“Aplikasi SIDAPAKASE telah tersinkronisasi dengan Sistem Informasi Indikator Kepariwisataan Nasional (SISPARNAS) milik Kementerian Pariwisata RI,” tutupnya. (NHF/RIW/RH)

Pantau Kesiapan Atlet Menembak, Perbakin Kalsel Gelar Kejurprov 2025

BANJARMASIN – Pengurus Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kalimantan Selatan, menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), di Kota Banjarmasin, mulai 29 April hingga 3 Mei 2025.

Ketua Panitia Kejurprov Menembak Harianto menjelaskan, Kejurprov menembak tahun ini diikuti sebanyak 217 atlet dari 12 kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua Panitia Kejurprov Menembak Kalsel Harianto

“Untuk peserta Kejurprov Menembak Tahun 2025 ini diikuti peserta cukup banyak,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, belum lama tadi.

Dengan rincian, lanjut Harianto, kejuaraan ini mempertandingkan 8 kelas indoor putra dan putri/ kemudian 9 kelas outdoor putra dan putri.

“Kejurprov menembak ini menjadi tolak ukur untuk kesiapan atlet menembak Provinsi Kalimantan Selatan, pada Pekan Olahraga Provinsi Tahun 2025 di Kabupaten Tanah Laut mendatang,” ucapnya.

Pada Porprov tersebut, cabor menembak akan mempertandingkan tembak sasaran, berburu, serta reaksi yang terdiri dari 12 kelas tanding.

Sementara itu, Sekretaris Umum Perbakin Kalsel Sudirno menyampaikan, pada Kejurprov Menembak Tahun 2025 di Kota Banjarmasin ini, pihaknya melibatkan kelompok usia dini. Mengingat saat ini Perbakin Kalsel memberikan perhatian kepada pembinaan atlet usia dini tersebut.

Sekretaris Umum Perbakin Kalsel Sudirno

Tentunya, lanjut Sudirno, pembinaan atlet usia dini ini, untuk mencari bibit bibit atlet menembak berpotensial agar kedepannya dapat memberikan prestasi pada cabang olahraga menembak.

“Saat ini terjadi penurunan kualitas latihan yang berdampak pada penurunan prestasi serta lainnya,” ucapnya.

Namun, tambah Sudirmo, Perbakin Kalsel saat ini terus melakukan upaya peningkatan prestasi atlet kembali di Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RIW/RH)

Buka Kios Pangan, DPKP Kalsel Pastikan Kecukupan Pangan Banua

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi, terus memastikan ketersediaan pangan di Banua. Berbagai program terus dibuat untuk mendukung hal tersebut, salah satunya Kios Pangan yang terletak di area kantor Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel di Banjarbaru.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman mengungkapkan, bahwa keberadaan Kios Pangan ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan aksesibilitas pangan yang terjangkau bagi masyarakat.

“Kios pangan ini kita siapkan untuk memasok produk – produk pertanian dan bahan – bahan pokok agar tidak terjadi kelangkaan komoditas tertentu,” ungkap Syamsir, baru – baru tadi.

Kios Pangan Milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel ini, juga menyediakan berbagai macam pasokan sayur – sayuran yang diambil langsung dari para petani. Sehingga Kios Pangan ini bukan hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari – hari, tetapi juga membantu para petani di Kalimantan Selatan.

“Mudah – mudahan dengan adanya Kios Pangan ini dapat membantu masyarakat,” tutup Syamsir. (MRF/RIW/RH)

Raih Penghargaan Prestisius, Bank Kalsel Dikukuhkan Sebagai Penerima Golden Trophy TOP BUMD Awards 2025

JAKARTA – Bank Kalsel kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan dalam ajang TOP BUMD Awards 2025 kategori BUMD Perbankan, yang diselenggarakan majalah Top Business mengangkat topik : Tata Kelola dan Digitalisasi dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD.

Tahun ini penghargaan yang diterima lebih prestisius, dimana Bank Kalsel dikukuhkan sebagai penerima Golden Trophy karena selama 3 (tiga) tahun berturut-turut menerima penghargaan Top BUMD Award dengan predikat Bintang 5.

Tak hanya itu, Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin berhasil dinobatkan sebagai TOP Pembina BUMD 2025, sementara Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dinobatkan sebagai TOP CEO BUMD 2025.

Untuk mendapatkan penghargaan tersebut, setiap BUMD harus melewati proses penilaian yang tidak mudah oleh Dewan Juri Top BUMD Awards 2025. Proses itu terbagi dalam beberapa tahap, dari pengisian kuesioner, wawancara penjurian, dan sidang pleno dewan juri.

Berlangsung di salah satu hotel berbintang di Jakarta, pada Senin (28/4), acara puncak Top BUMD Awards 2025 dihadiri 800-an orang yang berasal dari berbagai kalangan. Seperti petinggi BUMD, Kepala Daerah penerima penghargaan, pakar/konsultan bisnis, media massa, dan lain-lain.

Saat berada di atas podium usai menerima penghargaan, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengungkapkan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterima.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari kerja keras, kolaborasi, dedikasi semua pihak, khususnya binaan dan bimbingan Bapak Gubernur selaku Pemegang Saham Pengendali serta seluruh pemegang saham Bank Kalsel se-Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Pihaknya terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerja terbaiknya, memperkuat inovasi layanan, dan menjalankan perannya secara maksimal sebagai lokomotif pembangunan ekonomi Banua.

Penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh insan Bank Kalsel untuk selalu beradaptasi dengan disrupsi digital yang terjadi di dunia perbankan dan berharap agar seluruh insan Bank Kalsel tidak cepat berpuas diri.

“Kami memahami bahwa tantangan perbankan ke depan semakin kompetitif. Oleh karena itu, kami akan terus mendorong penguatan digital, memperluas jaringan, serta meningkatkan kualitas SDM agar Bank Kalsel mampu tumbuh lebih kuat, adaptif, dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.

Diwawancarai seusai acara, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Isharwanto mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, menyampaikan rasa syukur, apresiasi dan terima kasih atas penghargaan prestisius yang diterima Gubernur Kalsel, Muhidin dan Bank Kalsel.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi, meningkatkan tata kelola, dan memperkuat kontribusi nyata dalam mewujudkan Kalimantan Selatan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan”, pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Biro Ekonomi, Farhani, Tenaga Ahli Gubernur Tim Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Muhammad Amin, serta Tenaga Ahli Gubernur Tim Kebijakan Pembangunan Daerah Nurul Fajar Desira. (ADV-RIW/RH)

Exit mobile version