Seleksi CAT PPPK Tahap 2 Dijadwalkan antara 17 April – 16 Mei 2025

BANJARBARU – Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menetapkan jadwal pelaksanaan seleksi Computer Assisted Test (CAT) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2, yang akan berlangsung mulai tanggal 17 April hingga 16 Mei 2025.

Plh. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan, Noryadi, melalui Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian, Mashudi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima informasi umum terkait jadwal pelaksanaan seleksi dari BKN.

Kabid PPIK, BKD Kalsel, Mashudi

“BKN telah menetapkan tanggal pelaksanaan seleksi CAT PPPK tahap 2 yakni tanggal 17 April sampai 16 Mei. Namun, untuk peserta PPPK tahap 2 lingkup Pemprov Kalsel kita masih menunggu tanggal pasti pelaksanaannya di antara rentang waktu tersebut,” ujar Mashudi, Selasa (15/4).

Sembari menunggu informasi resmi dari BKN, Mashudi mengimbau kepada seluruh peserta seleksi PPPK tahap 2 lingkup Pemprov Kalsel agar mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“Kami mengimbau agar calon peserta menjaga kesehatan dan terus belajar dengan giat. Insya Allah hasil yang didapat akan maksimal. Jangan lupa juga untuk mempersiapkan kelengkapan administrasi seperti KTP atau kartu keluarga bagi yang belum memiliki KTP, serta nomor peserta ujian,” pesannya.

Terkait lokasi pelaksanaan, Mashudi menjelaskan bahwa Gedung Idham Chalid di kawasan Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru telah ditetapkan sebagai tempat pelaksanaan tes CAT PPPK tahap 2, baik bagi peserta dari lingkup Pemprov Kalsel, kabupaten/kota, maupun instansi vertikal lainnya.

“Gedung Idham Chalid sudah disetujui untuk digunakan selama periode pelaksanaan seleksi, baik sebelum maupun sesudah hari H,” jelasnya.

Mashudi juga mengingatkan agar peserta selalu memantau informasi resmi dari BKD Kalsel melalui website atau akun media sosial, serta bisa langsung datang ke kantor BKD untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

“Untuk info lebih lanjut nanti bisa cek website dan Instagram BKD Kalsel, atau langsung datang ke kantor untuk menanyakan secara jelas,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Dinas PMD Kalsel, Bantu Peningkatan Kegiatan Ekonomi BUMDesMa 2026

BANJARBARU – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu lembaga ekonomi milik desa yang dapat melakukan peningkatan kesejahteraan masyarakat antar desa. Untuk itu, perlu adanya perhatian serius dari Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten pada setiap BUMDes yang ada.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Faried Fakhmansyah, melalui Kasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama, mengungkapkan bahwa Dinas PMD Kalsel mengharapkan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesMa) yang tergabung dalam kawasan perdesaan prioritas yang ditetapkan oleh kementerian Desa, yakni Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tabalong, bisa menyiapkan masing – masing BUMDesMa dalam rangka penyediaan makan bergizi gratis (MBG).

“Keberadaan BUMDesMa sebagai lembaga perekonomian antar desa ini sangat penting dengan menyertakan modal mereka ke dalam BUMDesMa dapat menggerakkan perekonomian dengan meningkatkan pendapatan masyarakat dalam MBG,” ungkap Andie, Selasa (15/4).

Kasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama

Dampaknya adalah, ketika masyarakat mendapatkan bantuan MBG, maka pengelola BUMDesMa juga akan mendapatkan kesejahteraan dengan mendapatkan penghasilan dari pengelolaan gagasan MBG.

Pengemasan Beras hasil pertanian pada Kawasan Perdesaan Agropolitan Tanah Bumbu, oleh Bumdesma Agro Gemilang Kusan Tengah

“Kalau untuk BUMDesMa yang dibina oleh Pemerintah Provinsi Kalsel ada 3 Kabupaten dan 3 BUMDesMa yang tergolong dalam kawasan perdesaan prioritas. Yaitu BUMDesMa Agrowisata Hortikultura Kabupaten Tabalong, BUMDesMa Agropolitan Tanah Bumbu, dan BUMDesMa Agromina Politan Kabupaten Banjar,” tutup Andie. (MRF/RDM/RH)

Pertengahan Mei 2025, POPDA Kalsel Mulai Digelar

BANJARMASIN – Pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan digelar pada 15 sampai 22 Mei 2025.

Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel melalui Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto menjelaskan, saat ini Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan sedang mempersatukan, untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami sudah mengirim surat pemberitahuan untuk waktu pelaksanaan POPDA Kalsel pada 15 sampai 22 Mei 2025, di Kota Banjarmasin,” ungkap Heru.

Saat ini, lanjutnya, untuk pendaftaran atlet masih berlangsung melalui sistem online.

“Sedangkan untuk kesiapan pelaksanaan saat ini sudah siap, tinggal menunggu keabsahan atlet pelajar yang mengikuti POPDA Tahun 2025 di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Pada pelaksanaan POPDA Tahun 2025 ini akan dipertandingkan pada 11 Cabang Olahraga (Cabor) siap dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar (POPDA) Kalimantan Selatan Tahun 2025.

“Pada POPDA Kalsel akan diikuti 11 cabang olahraga, diantaranya, gulat, karate, judo, panjat tebing, panahan, atletik, angkat besi, dayung, menembak, taekwondo, serta renang,” jelas Heru.

Untuk Cabor Gulat meski tidak dipertandingkan tingkat nasional tetapi karena cabang olahraga unggulan Kalsel maka di pertandingan pada POPDA Kalsel.

“Pertandingan popda ini untuk membibitan atlet junior Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Heru. (SRI/RDM/RH)

Taman Budaya Kalsel akan Gelar Aruh Teater

BANJARMASIN – Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan menjalin kolaborasi dengan Forum Komunikasi Pekerja Seni Kampus (FKPSK) Kalsel, menggelar Aruh Teater.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, baru-baru tadi mengatakan, gelaran Aruh Teater ini dalam rangka memperingati Hari Teater Sedunia, dengan berbagai pementasan mengangkat tema “Lokalitas Kalimantan Selatan” dan akan diikuti seniman dari 13 Kabupaten/Kota.

“Aruh Teater akan kita gelar mulai 16 hingga 19 April 2025, dipusatkan di Taman Budaya Kalsel,” ucapnya

Disampaikan Suharyanti, selama 4 hari nanti, akan dilaksanakan berbagai pertunjukan, workshop dan Bazar UMKM. Pihaknya juga melibatkan generasi Z, untuk melakukan promosi di media sosial beserta organisasi yang mendukung komunitas teater tersebut.

“Berbagai lomba seni antar Pelajar dengan tiga cabang, pertama menyanyi vokal solo, kedua membaca puisi dan ketiga bakisah bahasa banjar. Dan juga workshop kesenian, penulisan naskah teater serta tentang keaktoran,” jelas Yanti

Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, selama ini untuk seni drama di Kalimantan Selatan sudah banyak peminatnya di kalangan pelajar maupun masyarakat umum. Oleh karena itulah, Aruh Teater dapat menjadi wadah mengembangkan kreativitas, berlatih komunikasi, dan membangun hubungan interpersonal.

“Masyarakat dapat berkunjung untuk memeriahkan Aruh Teater. Dimana, tidak hanya disuguhkan berbagai pertunjukan seni, juga dapat membeli makanan dan minuman di Bazar UMKM,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Syukuri Usia 61 Tahun, Bank Kalsel Gelar Donor Darah

BANJARMASIN – Setiap 25 Maret, diperingati sengaja Hari Ulang Tahun Bank Kalsel, bank pembangunan daerah milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Perayaan HUT ke-61 tahun ini, tidak berhenti pada hari H, berupa buka puasa bersama di rumah kediaman Gubernur Kalsel, Muhidin pada Ramadhan lalu. Tetapi juga dirangkai dengan sejumlah kegiatan sosial, salah satunya donor darah yang dilaksanakan pada Selasa (15/4) di kantor cabang pusat Bank Kalsel, di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Suasana donor darah di Bank Kalsel

Hadir pada donor darah ini, sejumlah kepala daerah di Kalimantan Selatan. Termasuk unsur Forkopimda Provinsi Kalsel, dan sejumlah pimpinan lembaga vertikal yang ada di Kalsel.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menjelaskan, donor darah ini merupakan wujud kepedulian sosial Bank Kalsel, terhadap masyarakat Banua, dan juga merupakan salah satu komitmen Bank Kalsel, untuk memberikan sumbangsih kepada sesama yang membutuhkan pertolongan.

“Donor darah ini merupakan program rutin, yang dilakukan dalam rangkaian HUT Bank Kalsel setiap tahunnya. Diharapkan, kegiatan ini dapat lebih meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama. Karena setitik darah kita dapat menolong orang yang sangat memerlukan,” ujar Fachrudin.

Fachrudin juga berharap, agenda donor darah ini terus berkelanjutan dan dilaksanakan oleh berbagai pihak. Sehingga masyarakat tidak kesulitan pada saat memerlukan pertolongan.

Pada rangkaian HUT ke-61 dengan tema “Working Together Embracing Everyone” ini, Bank Kalsel bekerjasama dengan PMI kota Banjarmasin menargetkan sebanyak 500 kantong darah dapat terkumpul. (ADV-RIW/RDM/RH)

Gubernur Muhidin Pastikan Peringatan Hari Jadi di Perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin memastikan, penyelenggaraan puncak hari jadi (Harjad) ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025 ini dilangsungkan di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru.

Suasana coffee morning yang dipimpin Gubernur Kalsel

Pelaksanaan puncak peringatan hari jadi setiap tanggal 14 Agustus ini merupakan kali pertama dilakukan di Kota Banjarbaru, setelah ditetapkan sebagai ibukota provinsi.

“Kalau biasanya peringatan hari jadi di Kantor Gubernur di Banjarmasin, tahun ini kita laksanakan di ibukota provinsi di Banjarbaru,” ujar Gubernur, Muhidin usai memimpin pertemuan/coffee morning di ruang Idham Khalid Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru, pada Senin (14/4).

Rencana pelaksanaan peringatan hari jadi juga dibahas dalam coffee morning yang diikuti para kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel itu.

Tidak saja peringatan puncak, dijadwalkan juga akan digelar beberapa event yang merupakan rangkaian peringatan hari jadi, seperti pameran pembangunan, panggung hiburan untuk masyarakat dan sebagainya.

“Kalau sudah ada rangkaian peringatan hari jadi seperti pameran dan hiburan, jadi puncak hari jadi singkat saja,” ujar Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Taufik Hidayat mengusulkan dalam pertemuan.

Gubernur, Muhidin memimpin rapat didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, Sekdaprov Muhammad Syarifuddin, serta para asisten.

Dalam arahannya, Gubernur, Muhidin ingin agenda tahun ini digelar secara sederhana, tetapi meriah dan melibatkan masyarakat umum. Tidak kalah penting, melibatkan pelaku UMKM.

Dalam kesempatan itu juga dibahas penetapan pakaian seragam yang akan digunakan pada hari jadi tersebut. Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda akan mengenakan baju adat Banjar berwarna biru muda dan untuk Forkopimda Kalsel mengenakan warna hitam, sementara SKPD Kalsel memakai warna biru dongker.

Pada kegiatan coffee morning itu juga diserahkan penghargaan kenaikan pangkat yang diterima sejumlah pejabat Eselon II. Seperti Pj. Sekdaprov Muhammad Syarifuddin, Kepala Bapenda Subhan Nor Yaumil, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Rusdi Hartono dan Direktur RSJ Sambang Lihum, dr. Yuddy Riswandi Noora. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version