Penuh Kebersamaan, Gubernur Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Sahur Bersama Jajaran Pemprov Kalsel

BANJARMASIN – Penuh suasana kebersamaan, Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin melakukan sahur bersama jajaran Pimpinan SKPD Provinsi Kalsel di kediaman pribadinya, Jalan Lingkar Dalam Selatan, Kota Banjarmasin, pada Minggu (23/3) dini hari.

Gubernur dan Wagub Kalsel mengobrol menunggu waktu bersahur

Terlihat sejumlah petugas tampak melakukan persiapan sahur. Mulai menyiapkan panggangan daging, sayur-sayuran hingga menu lainnya.

Aroma masakan begitu menggoda selera para hadirin yang mulai berdatangan. Meja bundar diisi sejumlah kepala dinas dan jajaran Forkopimda yang tengah berdialog dengan Gubernur Kalsel, Muhidin.

Tampak hadir Pj. Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin serta para pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel

Selanjutnya, sekitar pukul 03.15 WITA, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman beserta rombongan tiba di kediaman. Di meja itu, Gubernur, Muhidin menyambut hangat dengan bersalaman dan berbincang santai.

Di dalam rombongan, turut ikut Gamma A. Thohir (putra Boy Thohir) merupakan Komisaris Nusantara United FC, bersama Mahendra Agakhan Thohir (Putra Erick Thohir).

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan jelang bersahur

Menjelang sahur, Gubernur dan Wagub beserta Gamma A. Thohir serta Mahendra Agakhan Thohir terlihat mengobrol santai.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan sahur bersama dengan seluruh jajaran SKPD Provinsi Kalsel dan bertemu kedua anak dari Boy Thohir dan Erick Thohir, kita berbincang sembari menyantap makanan sahur,” sampai Gubernur Kalsel, Muhidin tersenyum.

Selepas sahur, agenda selanjutnya melaksanakan Sholat Subuh berjamaah. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Gubernur Muhidin Buka Puasa Bersama Jajaran PT Barito Putera Plantation dan Masyarakat Batola

BATOLA – Gubernur Kalsel, Muhidin turut berbuka puasa dengan jajaran PT Barito Putera Plantation, keluarga besar Hasnur Group serta masyarakat sekitarnya, Sabtu (22/3) di Jalan Anjir Talaran kilometer 10 Desa Antar Raya Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala.

Gubernur Kalsel saat tiba di lokasi acara

Kedatangan Gubernur, Muhidin disambut Bupati Barito Kuala, Bahrul Ilmi, Presiden Komisaris Hasnur Group, Rachmadi Sulaiman, dan Presiden Direktur Hasnur Group, Jayanti Sari beserta jajaran, serta masyarakat yang diundang dalam kegiatan.

Gubernur, Muhidin mengatakan, pada Ramadan 1446 Hijriah tahun ini, pihaknya telah mengagendakan sejumlah pertemuan dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan ke-13 kabupaten/kota dan meminta kepada Wagub Hasnuryadi untuk menghadirinya.

Suasana buka puasa bersama yang dihadiri Gubernur Kalsel

“Kami berdua mohon dukungan masyarakat Kalsel, agar bisa menjalankan amanah masyarakat Kalsel sebagai gubernur dan wakil gubernur, bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Muhidin.

Gubernur juga menyebutkan, kedekatannya dengan Bupati Barito Kuala, Bahrul Ilmi.

Bahkan berlangsung saat menjalani masa Retreat para kepala daerah se Indonesia di Akmil Magelang beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, Gubernur, Muhidin berharap usaha yang dijalankan PT Hasnur Group dan jajarannya, berjalan lancar dan sukses serta bisa terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Banua tercinta ini.

Buka puasa diisi tausiah oleh Muhammad Mubarak, sekaligus memimpin doa berbuka, dan imam shalat Magrib berjamaah.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan bantuan/santunan secara simbolis kepada sejumlah warga selaku perwakilan dari Desa Antar Baru, Desa Antar Raya, Desa Antar Jaya, Desa Teluk Tamba, Desa Tamba, Desa Balukung, Desa Rantau Bamban, Desa Jambu Baru, dan Desa Palingkau. Ditambah penyerahan paket ramadhan untuk para karyawan/karyawati Hasnur Group. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Disambut Antusias Warga, Wagub Hasnuryadi Safari Ramadan di Masjid Raya Riyadhussalihin – HSU

HULU SUNGAI UTARA – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, bersama Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya, disambut hangat Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Sahrujani, di rumah dinasnya saat tiba pada pukul 17.00 WITA.

Kedatangan orang nomor dua di Kalimantan Selatan itu dalam rangka kegiatan Safari Ramadan 1446 Hijriah, yang berlangsung di Masjid Raya Riyadhussalihin, Jl. KH. Idham Chalid, Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU, pada Sabtu (22/3) sore.

Wagub Kalsel bersalaman dengan habaib dan ulama HSU

Disambut dengan antusias oleh masyarakat, Wagub Hasnuryadi dan rombongan yang didampingi Bupati dan Wakil Bupati HSU tiba di Masjid Raya Riyadhussalihin pada pukul 17.30 WITA.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Ahmad, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dan pemberian cinderamata dari Wakil Gubernur kepada Bupati dan Wakil Bupati HSU.

Dalam sambutannya, Wagub Hasnuryadi Sulaiman menceritakan bagaimana perjuangan abahnya Abdussamad Sulaiman HB atau Haji Leman dalam membangun Kalimantan Selatan semasa hidupnya, baik dari dunia politik, dunia usaha ataupun sepakbola.

Wagub Kalsel saat memberikan sambutan pada Safari Ramadhan di HSU

“Termasuk Barito Putera, abah membangun klub sepak bola ini untuk menyatukan seluruh masyarakat Banua kita Kalimantan Selatan, tanpa memandang budaya, agama, suku dan lainnya,” ceritanya.

Menurutnya, Abahnya begitu semangat ingin merangkul semua elemen masyarakat melalui sepak bola tanpa memandang latar belakangnya.

Baginya, sepakbola bukan sekadar olahraga, tetapi juga alat pemersatu yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat. Dalam setiap pertandingan, tak ada sekat sosial, politik, atau ekonomi yang ada hanyalah semangat kebersamaan, sportivitas, dan kebanggaan akan daerah Banua Kalimantan Selatan.

“Sepakbola menjadi jembatan bagi persaudaraan, tempat di mana semua orang bisa bersorak dan berjuang bersama, tanpa memandang perbedaan. Inilah cita-cita yang Abah amanah kan ke ulun. Dan Insya Allah ulun akan terus memperjuangkan aspirasi warga, khususnya masyarakat HSU untuk kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat yang ada di Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Wagub juga bercerita bahwa kakeknya berasal dari Marabahan dan neneknya berasal dari Amuntai.

“Kedua daerah ini memiliki ikatan emosional bagi saya. Dan untuk itu, saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi tak terhingga kepada seluruh masyarakat yang hadir disini atas sambutannya yang luar biasa ini. Kalau ulun ke Amuntai, serasa ulun pulang ke kampung halaman,” kenangnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati HSU, Sahrujani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Kalsel yang dalam beberapa tahun terakhir terus melaksanakan pembangunan di daerahnya, termasuk pembangunan jalan, jembatan dan infrastruktur lainnya.

“Termasuk Jalan Bypass Bayur – Panangkalaan yang menelan biaya hampir Rp75 Miliar bantuan dari Pemprov Kalsel,” ujarnya.

Untuk itu dirinya berterimakasih dan berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus terjalin dengan baik demi kemajuan daerah.

“Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam sektor lainnya seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Bupati HSU juga menekankan bahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya memberikan dampak terhadap konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami yakin, dengan dukungan penuh dari Pemprov Kalsel dan kerja sama yang solid, Kabupaten HSU akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara dalam tausiyahnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) KH. Said Masrawan mengatakan, semangat Ramadhan hendaknya tetap membekas dalam kehidupan sehari-hari umat Islam, meskipun bulan Ramadhan sebentar lagi akan berlalu.

“Nilai-nilai ibadah seperti puasa, shalat, sedekah, serta kebiasaan memperbanyak dzikir dan doa harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Said Masrawan juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tumbuh selama Ramadhan seharusnya tidak hanya bersifat musiman, tetapi menjadi karakter seorang Muslim dalam kehidupan bermasyarakat.

Tampak hadir pejabat lingkup Kalsel, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Rahmaddin, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Berkatullah, dan Kepala Satpol PP Zakly Asswan. Hadir juga Direktur Teknik Barito Putera Frans Sinatra Huwae, hingga Kapten Barito Putera Riski Pora serta Forkopimda HSU. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

BRIDA Kalsel Terus Tingkatkan Standarisasi dan Penguatan Usaha Maupun Sumber Daya Manusia di Banua

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan, terus bergerak dalam peningkatan standarisasi serta penguatan usaha maupun Sumber daya manusia di banua.

Plt Kepala BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan, Husnul Hatimah menyampaikan, hal ini merupakan komitmen dari BRIDA Kalsel dalam penguatan dari berbagai sektor, terlebih daya saing sumber daya manusia.

“Kami terus bergerak dalam peningkatan standarisasi serta penguatan usaha maupun Sumber daya manusia di banua, hal ini tentu perlu didukung penguatan dari berbagai sektor, terlebih daya saing sumber daya manusia dan membangkitkan perekonomian inovatif untuk mendukung berbagai sektor,” ucap Husnul.

Dilanjutkannya, melalui standarisasi serta penguatan usaha maupun sumber daya manusia, para masyarakat akan dapat mengoptimalkan paparan materi yang diberikan oleh narasumber untuk pengembangan usaha mereka.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, para peserta dan usahanya akan terus bertumbuh, dan mampu menjadi penopang perekonomian banua ke depannya,” tutup Husnul. (MRF/RDM/RH)

Dinas PMD Kalsel Tingkatkan Kemandirian dan Kemajuan Desa

BANJARBARU – Untuk meningkatkan kemandirian dan kemajuan desa guna mendukung visi Presiden dan Gubernur Kalsel, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan, akan memperbanyak desa yang mandiri, mengingat status desa terbagi menjadi lima kategori yaitu tertinggal, sangat tertinggal, berkembang, maju, dan mandiri.

Kepala Dinas PMD Provinsi Kalimantan Selatan, Faried Fakhmansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengadakan Rapat Koordinasi dan Forum Perangkat Daerah Tahun 2026, dengan membahas strategi untuk meningkatkan kemandirian dan kemajuan desa.

“Saat ini, dari total 1.871 desa yang ada di Kalsel, 808 desa telah mencapai status mandiri, sementara 844 desa berstatus maju, dan sisanya masih dalam kategori berkembang. Dengan pencapaian 88 persen desa mandiri dan maju, fokus ke depan adalah mengangkat desa-desa yang masih berkembang,” ungkap Faried.

Dilanjutkan Faried, Kalsel diharapkan dapat berkontribusi dalam swasembada pangan nasional. Selain itu, Ia menekankan pentingnya ketahanan pangan, dengan alokasi minimal 20 persen dari dana desa untuk mendukung program tersebut.

“Oleh karena itu, perlunya adanya pemantauan dan penyelesaian kendala yang ada di lapangan agar setiap desa dapat melaksanakan amanah yang diberikan dengan baik,” lanjut Faried.

Dinas PMD Kalsel berkomitmen akan memberikan pendanaan untuk membantu pengembangan desa serta mempercepat pembangunan fisik dan ketahanan bencana melalui Bidang pengembangan kawasan perdesaan.

“Diharapkan status desa dapat meningkat secara akumulatif, baik dari aspek ekonomi maupun lingkungan,” tutup Faried. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version