BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Taman Budaya Kalsel, memeriahkan pagelaran di Pasar Wadai Ramadhan, setiap akhir pekan.
Kepada sejumlah wartawan, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan, Suharyanti, usai pembukaan Pasar Wadai Ramadhan akhir pekan tadi mengatakan, penampilan seni ini diikuti oleh seniman yang tersebar di Kabupaten/ Kota dan peserta didik di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel. Dimana, akan menampilkan hiburan bernuansa religi.
“Event Pesona Seni Ramadhan ini merupakan agenda rutin tahunan,” ucapnya
Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, didampingi Kasi Promosi dan Dokumentasi
Disampaikan Suharyanti, dalam pagelaran selama bulan puasa fokus dipusatkan di Pasar Wadai Ramadhan, setiap akhir pekan Sabtu dan Minggu, mulai pukul 16.30 hingga 21.00 WITA, berlokasi di Taman Siring Nol Kilometer atau Eks Kantor Gubernur Kalsel.
“Masyarakat tidak hanya berkunjung dan berbelanja ke Pasar Wadai Ramadhan, juga dapat melihat pertunjukan seni secara langsung,” pintanya
Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, ada beberapa penampilan yang akan menghibur masyarakat seperti Musik Etnik Religi dari Nuansa Etnik Musik, Gambus Ahma Projeck. Kemudian Madhihin Millenial, Koulastik Band Religi. Selanjutnya Prodi Seni Pertunjukkan menampilkan Band Religi, Voccapuccino Boys Nasyid, Al-Akthar Gambus. Selanjutnya SMAN 7 dan SMAN 1 Banjarmasin akan tampil Band Religi Pelajar, serta ditutup nantinya Group Barakatan Musik Panting Religi.
“Gelaran dimulai 1 Maret hingga 23 Maret 2025 mendatang,” tutup Yanti. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan berpartisipasi dalam kegiatan Pasar Wadai Ramadhan Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalsel dengan Pemko Banjarmasin
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono mengatakan, pihaknya bersyukur bisa berpartisipasi pada Pasar Wadai Ramadhan Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan Pemko Banjarmasin.
“Syukur Alhamdulillah Dislutkan Kalsel dapat mengikuti Pasar Wadai Ramadhan ini,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, belum lama tadi.
Kadislutkan Kalsel Rusdi Hartono saat meninjau
Pada kegiatan ini, lanjut Rusdi, pihaknya menampilkan produk UMKM binaan dari Dislutkan Kalsel.
“Selain itu, pada kegiatan ini Dislutkan Kalsel juga mensosialisasikan gemar makan ikan kepada pengunjung,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dislutkan Kalsel Martiah Akhdianti mengatakan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), sehingga pihaknya berpartisipasi dalam pelaksanaan Pasar Wadai Ramadhan Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Pada Pasar Wadai Ramadhan ini Dislutkan Kalsel ikut berpartisipasi,” ungkap Martiah.
Martiah mengatakan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), sehingga pihaknya berpartisipasi dalam pelaksanaan Pasar Wadai Ramadhan Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan pada Pasar Wadai Ramadhan tersebut menampilkan produk UMKM Bidang Perikanan,” ucapnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi dan kreativitas masyarakat dalam mengolah produk Perikanan.
“Pada Pasar wadai Ramadhan ini pihaknya memperkenalkan produk lokal hasil Perikanan kepada pengunjung,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan pembahas Raperda Green Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) melaksanakan rapat kerja perdana bersama mitra kerjanya. Senin (3/3).
Rapat kerja yang dipimpin oleh Ketua Pansusnya, Nor Fajeri itu menghadirkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPPAKB) Provinsi Kalsel dan Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalsel guna membahas langkah awal penyusunan raperda.
“Kita berharap proses pembahasan raperda yang dimaksud ini dapat berjalan dengan lancar, makanya perlu keterlibatan instansi vertikal dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk kembali rapat melaksanakan pendalaman pada 11 Maret 2025 mendatang,” ujar Nor Fajri.
Dengan adanya sumbangsih pemikiran dari berbagai unsur, dirinya berharap mampu menelurkan payung hukum yang berpihak kepada kepentingan rakyat dan hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat yang ada di “Banua”
Nor Fajeri menambahkan bahwa penyusunan Raperda GDPK ini harus selaras dengan kebijakan pembangunan daerah dan nasional, sehingga dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mengelola kependudukan di Kalimantan Selatan.
“Kami ingin regulasi ini tidak hanya menjadi dokumen hukum semata, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan dengan baik di lapangan,” tegasnya.
Nor Fajeri juga menegaskan pentingnya integrasi program kependudukan dengan berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, agar kebijakan yang dihasilkan mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan adanya Raperda ini, DPRD Kalsel berharap dapat memberikan landasan hukum yang kuat bagi pemerintah daerah dalam mengelola pertumbuhan penduduk secara berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Banua. (NRH/RDM/RH)
TAPIN – Kemegahan ornamen Masjid Hasnur Asy Syajarah berwarna putih keemasan berdiri kokoh, bersama ribuan masyarakat dan para habaib yang berdatangan, untuk menghadiri kegiatan peresmian masjid tersebut.
Masjid Hasnur Asy Syajarah yang diresmikan Wagub Kalsel
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman yang meresmikan Masjid Hasnur Asy Syajarah, juga turut dalam berbuka puasa bersama dengan warga di Sungai Puting, Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin pada Senin (3/3) sore.
Sembari menunggu jemaah berdatangan, acara dimulai dengan pembacaan syair Maulid Al Habsy dari Grup Maulid Ijtima’ul Majelis. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ustadz Saudi.
Pada momentum ini, Wagub Kalsel, Hasnuryadi juga memberikan dana santunan kepada anak – anak yatim dan pemberian paket Ramadhan 1446 Hijriah. Dan mengusung tema: “Ramadhan Membentuk Pribadi yang Jujur dan Ikhlas.”
Wagub Kalsel berfoto bersama anak – anak yatim usai peresmian masjid di Tapin
Dalam sambutannya, Wagub Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan, bahwa masjid ini adalah amanah kedua orangtuanya yang mesti direalisasikan menjadi masjid untuk masyarakat di Tapin.
“Pada sore ini, Alhamdulillah dapat bersilaturahmi dan melaksanakan buka puasa bersama-sama kita, teriring juga doa kepada almarhum H. Abdussamad Sulaiman HB (Haji Leman) dan almarhumah Hj. Nurhayati,” sampai Hasnuryadi Sulaiman di atas podium.
Pada kesempatan itu, Hasnuryadi juga mendoakan almarhum Abdussamad Sulaiman bin H. Basirun bin H. Muhammad Noor bin H. Anang Dullah bin H. Ibak yang selama ini menjadi pijakan hidup dan karirnya. Jabatan yang diterimanya sekarang, dimana CEO Barito Putera itu memohon doa kepada masyarakat agar dirinya dapat amanah dalam menjalankan tugasnya sebagai Wakil Gubernur.
Lewat masjid ini dari keluar besar Hasnur Group, Hasnuryadi ingin adanya tempat ibadah itu bermanfaat bagi masyarakat di sekitar. Sesuai nama masjidnya, putera keempat Haji Leman itu menjelaskan bahwa memiliki makna seperti pohon yang rindang dan mampu menaungi bagi sekitarnya.
“Mohon doanya teruntuk saya, mudahan-mudahan dapat amanah dan mengabdi untuk masyarakat Kalimantan Selatan. Dengan peresmian masjid ini, moga bermanfaat sebagaimana keinginan kedua orangtua saya,” ungkap Hasnuryadi penuh khidmat.
Sementara itu Presiden Direktur Hasnur Group, Jayanti Sari mengatakan bahwa pendirian Masjid Hasnur Asy Syajarah ini untuk melanjutkan amanah almarhum Abdussamad Sulaiman atau Haji Leman.
“Dengan semangat keberadaan Masjid Hasnur Asy Syajarah, sesuai amanah Founder Hasnur Group mendirikan tempat ibadah ini. Saya berharap ini dapat bermanfaat bagi masyarakat ke depan,” tegas Jayanti.
Bangunan masjid ini tak sekadar berdiri begitu saja, menurut Jayanti, menginginkan sebagai bentuk kebersamaan dalam menjalani ibadah. Dengan begitu, Dia berharap semua mendapat keridhaan Nya.
Terlihat banyak para habaib seperti Habib Ali Zainal Abidin, Al Habib Abu Bakar bin Abdul Qadir Mauladdawilah (Jawa Timur), Habib Haidar Al Hamid dan para ulama sekitarnya.
Dalam rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiyah Tuan Guru Jaro (KH. M. Ahmad Sanusi) dan ditutup oleh Habib Abubakar Mauladawiah. Lalu diakhiri dengan pembacaan tahlil, doa dan dzikir jelang buka puasa oleh Guru Ahmad Barmawi. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
JAKARTA – Fathul Jannah, istri Gubernur Kalsel, Muhidin, resmi dilantik menjadi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalsel Periode 2025-2030 oleh Selvi Gibran Rakabuming, istri Wakil Presiden, yang juga Ketua Dekranas Pusat di Auditorium Sekretariat Wakil Presiden, Senin (3/3).
Suasana pelantikan Ketua Dekranasda dari 34 Provinsi di Indonesia
Fathul Jannah dilantik bersama 33 Ketua Dekranasda Provinsi Masa Bakti 2025-2030 yang dirangkai dengan Buka Puasa Bersama, dan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-45 Dekranas Tahun 2025.
Usai dilantik, Fathul Jannah mengungkapkan rasa syukur serta komitmennya untuk terus mengembangkan sektor UMKM kerajinan daerah, khususnya di Kalimantan Selatan.
Pelantikan ini, ungkap Fathul Jannah, menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat peran Dekranasda dalam membina dan memberdayakan perajin lokal.
“Kami ingin memastikan produk kerajinan UMKM Kalsel memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Fathul Jannah juga menegaskan bahwa Dekranasda Kalsel akan terus berupaya meningkatkan inovasi, pemasaran digital, serta memperluas jaringan pasar bagi produk – produk UMKM unggulan daerah.
Selain itu, Fathul Jannah juga percaya bahwa dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan perajin, industri kerajinan mampu menjadi salah satu sektor unggulan yang berkontribusi bagi perekonomian daerah.
Sementara itu dalam sambutannya pada pelantikan, Selvi Gibran Rakabuming mengungkapkan, sebagai salah satu penyokong perekonomian nasional, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus berupaya mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin berkembang dan berdaya saing.
Dalam mendukung upaya tersebut, Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming, mengajak para Ketua Dekranasda Provinsi untuk lebih aktif dalam membina dan memberdayakan UMKM di daerah masing – masing.
“Tugas dari Ketua Dekranasda Provinsi untuk lebih aktif lagi, bagaimana mengajak para pengusaha UMKM di daerah masing-masing untuk dibina, diberikan sosialisasi, dan diberikan edukasi,” ujar Selvi.
Selvi menuturkan, bahwa masih banyak pelaku UMKM yang belum mendapatkan pendampingan secara optimal. Oleh karena itu, Ia meminta kepada seluruh Ketua Dekranasda Provinsi untuk memastikan UMKM di daerahnya mendapatkan bimbingan yang komprehensif. Selain itu, Ia juga mengarahkan agar pengusaha UMKM tidak hanya diperkenalkan ke pasar lokal, tapi juga didorong untuk memperluas jangkauan hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
“Yang terpenting adalah pengusaha UMKM itu memang harus dibina dan didampingi, dari A sampai Z. Entah nanti diajak banyak-banyak mengikuti pameran, bazar, kemudian dicarikan pasar lagi. Atau lebih baik lagi, diajak promosi sampai ke luar negeri. Nah, itu yang akan kita inginkan selama 5 tahun ke depan,” imbuhnya.
Lebih jauh, Selvi memaparkan bahwa saat ini UMKM telah berkontribusi sebesar 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap hampir 97% tenaga kerja. Dengan potensi yang besar tersebut, para Ketua Dekranasda diharapkan dapat terus berperan aktif dalam mendukung UMKM melalui berbagai cara.
“Jadi ibu-ibunya ini juga harus aktif, itu pesan saya. Jadi harus aktif, harus bisa mencarikan pasar untuk pengusahanya, bisa memberikan sosialisasi, kemudian pelatihan – pelatihan itu harus terus diberikan kepada pengusaha UMKM, jangan lupa. Kemudian harus selalu berinovasi, kemudian bisa juga dengan mengajak desainer-desainer,” urainya.
Pada kesempatan yang sama, Selvi juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-45 kepada Dekranas, yang hari jadinya bertepatan dengan pelantikan para Ketua Dekranasda Provinsi.
“Saya mengucapkan selamat ulang tahun untuk Dewan Kerajinan Nasional dan seluruh pengurus Dewan Kerajinan Nasional, mulai dari pusat, provinsi, dan kota/kabupaten. Saya ucapkan terima kasih atas dedikasinya, atas waktu, tenaga, support (dukungan) yang sudah diberikan untuk selalu membina para pengusaha UMKM dan menjaga warisan budaya Indonesia,” ucapnya.
Melalui pelantikan dan peringatan ulang tahun ini, Selvi berharap, Dekranas terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman, terutama di era digitalisasi yang semakin berkembang.
“Sehingga perlu komitmen dari kita semua, serta kerja keras kita bersama untuk memperluas sosialisasi dan pemasaran, memperkuat kerja sama dan kolaborasi, agar Dekranas dapat terus mendukung pemberdayaan UMKM dan ekonomi masyarakat, tentunya sesuai dengan visi Bapak Presiden Prabowo,” pungkasnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)