BANJARMASIN – Mendekati peringatan Hari Pers Nasional ( HPN) 2025 yang akan berlangsung di Banjarmasin pada 9 Februari mendatang, PWI Kalsel melakukan pertemuan dengan Gubernur Kalsel, Muhidin, untuk melaporkan kesiapan event tersebut.
Laporan kesiapan ini disampaikan langsung Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie kepada Muhidin di kediaman pribadinya sesaat setelah Gubernur pulang menunaikan ibadah umroh, pada Kamis (23/1) petang.
Menurut Helmie, kesiapan HPN 2025 sudah hampir 100 persen dan tinggal menunggu kepastian kehadiran Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Sebelum Gubernur berangkat umroh kami juga telah melaporkan tentang HPN. Hari ini kami menyambut kedatangan gubernur dari Tanah Suci sekalian melaporkan kembali persiapan HPN ini,” katanya.
Ditambahkannya, hingga saat ini sudah ada 30 pengurus PWI provinsi yang menyatakan kesediannya hadir pada HPN 2025 Banjarmasin.
Selain itu, ada beberapa menteri kabinet yang telah menyatakan kesiapannya hadir di Banjarmasin.
“Ada 4 menteri yang sudah dipastikan hadir, diantaranya Menkomdigi, Muetya Hafid, Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur, Muhidin, menyatakan pihaknya siap mendukung HPN 2025 dan menyambut kedatangan presiden.
“Kita berharap Presiden Prabowo dapat hadir dan HPN nanti berjalan sukses,” paparnya. (PWIKalsel-RIW/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Banjarbaru pada peringatan HUT nya yang ke-27, untuk dapat terus mencetak generasi yang unggul untuk Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalimantan Selatan.
Hal ini diungkapkan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah. Gubernur mengatakan, bahwa usia 27 tahun menandakan kedewasaan dalam proses penyelenggaraan pendidikan. Regenerasi peserta didik terus berlangsung dari tahun ke tahun, kurikulum berubah seiring kebutuhan, dan fasilitas pendidikan terus mengalami pembaruan.
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah.
“Saya mengimbau kepada kepala sekolah dan tenaga pendidik, agar menguatkan koordinasi dan tata kelola di tingkat internal terlebih dahulu, sebagai bentuk kesiapan dalam menyukseskan program-program pemerintah di bidang pendidikan. Jika internal kuat, maka program-program niscaya akan berjalan sebagaimana mestinya dan tepat sasaran,” ungkap Husnul, Kamis (23/1).
Husnul menambahkan, pihaknya pun mendorong untuk dapat bekerja bersama, merangkul semua dalam mencetak generasi – generasi Banua yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia. generasi yang akan melanjutkan pembangunan di Kalimantan Selatan menuju Indonesia Emas 2045.
Sebagai tonggak penting dalam upaya menciptakan generasi emas 2045, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meluncurkan gerakan 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Kebiasaan tersebut antara lain bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
“Keluarga besar SMAN 3 Banjarbaru dapat terus beradaptasi dengan dinamika zaman dan kebijakan pemerintah. sehingga tercipta keselarasan dan sinkronisasi dalam membangun pendidikan yang lebih maju dan berkualitas,” ungkap Husnul.
Sementara itu, Kepala SMAN 3 Banjarbaru, Rahmah menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran Gubernur Kalsel yang diwakili Staf Ahli, Husnul Hatimah dalam memeriahkan HUT SMAGA Banjarbaru ke-27. Ditengah itu juga akan dilaksanakan peluncuran program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam langkah menyukseskan Asta Cita.
Rahmah juga menjelaskan, tujuh kebiasaan yang diperkenalkan dalam gerakan ini meliputi: bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan sehat dan bergizi, bermasyarakat, serta tidur cepat.
“Penerapan program ini juga sebagai penanda bahwa SMAN 3 Banjarbaru, salah satu lembaga pendidikan yang turut menyukseskan program Asta Cita. Dan ada beberapa rangkaian kegiatan di acara ini, antara lain yaitu bakti sosial, donor darah dan lomba senam anak Indonesia Hebat,” ungkap Rahmah.
Selain itu, Rahmah juga menyebut ada rangkaian jalan santai bersama dengan sejumlah siswa dan guru. Dan didukung penuh oleh komite sekolah, kemudian beberapa sponsor.
“Kami juga berterimakasih kepada tim panitia, guru dan staf, beserta sejumlah pihak yang bertugas dalam memeriahkan HUT SMAN 3 Banjarbaru. Semoga, kita mendapatkan keberkahan selalu,” tutup Rahmah. (BIROADPIM-MRF/RIW/RH)
BANJARMASIN – Menjelang Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel menjalin kerjasama dengan media massa.
Suasana penandatanganan MoU dengan perwakilan Media Massa
Kepada sejumlah wartawan, disela acara penandatanganan di Kantor Sekretariat PWI Kalsel di Banjarmasin pada Kamis (23/1), Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie mengatakan, dalam rangka menyukseskan Hari Pers Nasional (HPN) pada tanggal 7 – 9 Februari mendatang, pihaknya melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan 40 media massa baik cetak, elektronik dan online. Ia berharap, gelaran ini dapat berjalan lancar dan sukses.
“Tujuan dari kerjasama ini adalah, agar rangkaian kegiatan HPN dapat terpublikasi secara luas kepada masyarakat,” ungkapnya
Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, saat di wancara awak media
Disampaikan Helmie, dalam Hari Pers Nasional (HPN) nanti, akan digelar seminar Nasional bertema “Prabowonomic” membahas ketahanan pangan, menghadirkan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, sebagai pembicara utama (keynote speaker), bersama ahli pangan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan sejumlah pembicara lainnya.
“HPN diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalsel. Salah satunya mengenai pangan, karena Kalsel sebagai Gerbang Logistik Pangan di Kalimantan,” jelasnya
Helmie menambahkan, pihaknya juga menggelar seminar tentang masalah kewartawanan. Yakni membahas isu penumpang gelap dunia jurnalistik, yang merusak kredibilitas profesi wartawan. Hal ini penting karena wartawan sudah bekerja dengan baik, tetapi dirusak oleh oknum yang tidak jelas identitasnya.
“Seminar tidak hanya mengundang wartawan seluruh Indonesia, tetapi para pejabat pemerintah daerah, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominko) se-Indonesia,” tutup Helmie
Turut mendampingi prosesi penandatanganan MoU, Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin, jajaran pengurus PWI Kalsel, dan dihadiri Pimpinan Mdia Cetak Elektronik dan Online. (NHF/RIW/RH)
BANJARMASIN – Plh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M Syarifuddin, pimpin langsung Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk laksanakan sidak pada Distributor (D2) Minyakita, di beberapa titik di area Banjarmasin, pada Kamis (23/1) pagi.
Suasana sidak Plh Sekdaprov dan TPID Kalsel disejumlah toko penjual Minyakita di Banjarmasin
Pada arahan sebelum melaksanakan sidak, Syarifuddin menyampaikan, bahwa sidak ini adalah bentuk tindak lanjut dari temuan yang disampaikan Rakornas Pengendalian Inflasi yang dilaksanakan pada Senin (20/1).
“Sidak ini merupakan tindak lanjut dari rakornas TPID Senin kemarin yang dipimpin oleh Mendagri dan Plt Sekjen Kemendagri, bahwa ada temuan Minyakita ini dijual dengan harga di atas HET(harga eceran tertinggi),” sampainya.
Meskipun secara data, untuk harga di Kalsel masih relatif aman, Syarifuddin menyampaikan bahwa TPID Kalsel ingin memastikan kestabilan harga tersebut, melalui sidak ini.
“Dengan sidak ini kita ingin memastikan kestabilan harga minyak di distributor. Apalagi sebentar lagi bulan Ramadan, kemungkinan akan ada gejolak harga,” ujarnya.
Adapun beberapa titik yang disinggahi oleh Syarifuddin beserta rombongan TPID adalah, Toko Tasya di Jalan Simpang Bali, Toko Iwan H. Rani di Pasar Harum Manis dan Toko Amel Ibak di Jalan RK Ilir.
Pada interview usai laksanakan sidak, Syarifuddin sampaikan bahwa harga minyakita pada distributor ada di kisaran harga 15.800 hingga 16.000 rupiah.
“Setelah kita lakukan sidak, ternyata memang harga jual di distributor ini bervariasi di 15.800 hingga 16.000 rupiah. Memang di atas HET 15.700, tapi masih relatif aman,” sampainya.
Syarifuddin mengatakan bahwa kemungkinan kendala yang ada adalah pada distribusi.
“Kemungkinan kendalanya ada pada distribusi. Nanti setelah sidak ini, kita ketahui gejolak harganya bagaimana, baru kemudian kita cari bagaimana solusinya,” sampainya.
Kegiatan ini diikuti jajaran TPID Kalsel, seperti dari Biro Perekonomian, Dinas Perdagangan, Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Satgas Pangan Polda Kalsel, dan juga TPID Kota Banjarmasin. (Biroadpim-RIW/RH)
BANJARMASIN – Komandan Korem 101/Antasari Brigadir Jenderal Ilham Yunus, menerima audiensi Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie bersama rombongan, Kamis (23/1).
Kedatangan pengurus PWI Kalsel berkaitan dengan pematangan kesiapan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2025 mendatang.
“Kami siap memberikan dukungan untuk kesuksesan dan kelancaran HPN di Kalsel,” kata Danrem.
Orang nomor satu di Korem 101/Antasari itu langsung meminta kepada jajarannya agar intens berkomunikasi dengan pengurus PWI Kalsel terkait HPN mendatang.
“Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memberikan pengamanan bila Presiden Republik Indonesia (RI) datang,” imbuhnya.
Sementara itu, Kasi Ops Korem 101/Antasari Kolonel Inf Tunggul Jati menambahkan, pihaknya akan memberikan pengamanan maksimal pada acara nasional tersebut.
“Kami menyiapkan 4.000 personel untuk pengamanan presiden,” imbuhnya.
Melihat kesiapan pengamanan itu, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie mengapresiasi dan memastikan panitia HPN akan terus berkoordinasi dengan Korem 101/Antasari terkait gelaran HPN, terutama saat rencana kegiatan Presiden Probowo Subianto pada puncak HPN di Banjarbaru
“Terima kasih atas dukungan dan jaminan pengamanan pelaksanaan HPN di Kalsel, semoga semua rangkaian acara nanti berjalan sukses dan lancar,” harapnya.
HPN 2025 dijadwalkan akan digelar di Banjarmasin dan Banjarbaru pada 7-9 Februari mendatang.
Selain agenda hari puncak HPN, rangkaian kegiatan juga diisi dengan agenda Seminar Pers Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nusantara, Seminar Ekonomi Pancasila Prabowonomics, Summit Nasional Media Massa ‘Media Sustainability di Era Kecerdasan Buatan”, Siwo Awards, Bakti Sosial dan beragam agenda lainnya.
Turut mendampingi dalan audiensi tersebut, Kasipers Korem 101/Antasari Kolonel Kav Widodo Pujianto, Pasi Lidpam Korem 101/Antasari Mayor Inf Wartono, Kasiter Korem 101/ Antasari Letkol Inf Ferizal, Kasiops Korem 101/Antasari Kolonel Inf Tunggul Jati.
Sementara dari PWI Kalsel, Sekretaris Toto Fachrudin. Wakil Ketua Bidang Pendidikan Kiki Arianzah dan Sekretasris Siwo PWI Kalsel, Didin Ariyadi. (PWIKalsel-RIW/RH)
BANJARMASIN – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Selatan, Ilham Nor, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, bertempat di salah satu cafe, Kamis (23/1).
Dalam kegiatan yang diikuti puluhan warga yang tinggal di Kecamatan Banjarmasin Barat tersebut, Ilham menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait isu-isu ketertiban umum, seperti permasalahan parkir, kebersihan lingkungan, hingga fasilitas mandi cuci kakus (MCK).
“Masukan-masukan dari masyarakat ini akan kami sampaikan kepada pemerintah setempat agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Suasana sosper 6/2020 oleh Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Noor
Ilham juga berharap peserta sosialisasi dapat membantu menyebarluaskan isi Perda tersebut kepada masyarakat luas. Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap aturan ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang tertib dan aman.
“Jika ada hal-hal yang mengganggu ketertiban umum, masyarakat dapat segera melaporkan kepada pemerintah atau DPRD agar permasalahan tersebut bisa segera diatasi,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat Banjarmasin dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. (NRH/RIW/RH)
BANJARMASIN – Banjir di Kecamatan Banjarmasin Selatan, diklaim merupakan kiriman air padang dari kawasan Gambut, Kabupaten Banjar.
Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin Hizbul Wathoni menjelaskan, alasan belum surutnya banjir di kawasan Kecamatan Banjarmasin Selatan hingga saat ini, selain karena banjir rob, juga karena adanya air kiriman dari kawasan Gambut.
Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin Hizbul Wathoni
“Belum surutnya air dikawasan Kecamatan Banjarmasin Selatan ini, karena adanya kiriman dari kawasan Gambut,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Kamis (23/1).
Akibatnya, lanjut Thoni, banjir tidak kunjung surut, terutama di Kelurahan Pemurus Dalam, Tanjung Pagar, Pemurus Baru, dan beberapa kawasan sekitarnya.
Thoni mengatakan, saat ini pihaknya juga mengupayakan sejumlah langkah termasuk pembersihan sungai, untuk mengurangi ketinggian air di kawasan tersebut.
Untuk mengatasi pengurangan intensitas air pasang terakhir, pihaknya meningkatkan kinerja pasukan turbo atau pembersih sungai dan drainase, pada saat curah hujan tinggi.
“Pada saat terjadi curah hujan tinggi ini, kami melalui UPT telah meningkatkan kinerja pasukan turbo Dinas PUPR Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Dinas PUPR Kota Banjarmasin memiliki 5 tim pasukan turbo yang saat ini telah diarahkan, untuk membersihkan sungai serta drainase di Kota Banjarmasin.
“Kami berharap dengan diterjunkannya pasukan turbo ini, dapat mempercepat penurunan ketinggian air pasang di Kota Banjarmasin,” ucap Thoni. (SRI/RIW/RH)
JAKARTA – Gubernur Kalsel, Muhidin, menerima langsung hasil asesmen pejabat dari Dinas Psikologi TNI Angkatan Udara (Dispsiau) Halim Perdana Kusuma Jakarta pada Rabu (22/1).
Hasil tes asesmen ini diserahkan Kepala Dinas Psikologi TNI AU Marsma TNI Zamzani, melalui Sekretaris Dipsiau, Kolonel Kes Theresia Soepi.
Selain menerima hasil tes asesmen itu, Muhidin juga menerima kenang – kenangan miniatur pesawat tempur dari Dinas Psikologi TNI AU.
Selepas menerima hasil asesmen, selanjutnya Gubernur, Muhidin akan menindaklanjuti sebagai dasar penempatan pejabat di lingkup Pemprov Kalsel.
“Alhamdulilah, hari ini kita sudah menerima hasil tes asesmen pejabat. Hasil ini akan menjadi dasar untuk menempatkan pejabat sesuai kompetensinya,” kata Muhidin.
Muhidin juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Dinas PsikologiTNI AU yang telah melaksanakan uji kompetensi secara independen dan profesional.
Gubernur Kalsel ini juga memastikan, berdasarkan hasil inilah, nantinya penempatan pejabat di lingkup Pemprov Kalsel akan sesuai dan tentunya mampu bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Banua.
“Insya Allah, penempatan pejabat yang sesuai dengan kapasitas akan mempercepat pelayanan dan pembangunan di Banua. Prinsipnya, kita bekerja bersama merangkul semua untuk kepentingan masyarakat Banua tercinta,” terang Muhidin.
Sementara itu, Sekretaris Dipsiau, Kolonel Kes Theresia Soepi, menyampaikan rasa bangga pihaknya dipercaya Pemprov Kalsel sebagai penyelenggara Asesmen pejabat.
“Sekali lagi, kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Kalsel yang telah memberikan kepercayaan kepada Dinas Psikologi TNI melaksanakan asesmen center ini. Semoga hasil ini menjadi yang terbaik untuk Pemprov Kalsel,” ungkap Theresia Soepi.
Tes asesmen dilaksanakan selama 2 (dua) hari, pada 13 hingga 14 Januari 2025 yang diikuti seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator lingkup Pemprov Kalsel, serta beberapa pejabat dari Pemkab/Pemko wilayah Kalsel.
Adapun tahapan yang harus dilalui untuk para peserta Esselon II adalah Psikotes, CAT Assessment, Tes Tertulis, serta Pengerjaan DCI dan Pembuatan Paparan Analisis Kasus.
Sedangkan untuk para peserta Esselon III adalah Pembuatan Materi Paparan Analisis Kasus, Pembuatan DCI, Leaderless Group Discussion (LGD) dan wawancara.
Uji kompetensi dengan assessment center ini diikuti total 38 peserta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 33 Pejabat Administrator. (Biroadpim-RIW/RH)