Puluhan Siswa SMK Wikrama 1 Kunjungi Perpus Palnam

BANJARMASIN – Sebanyak 26 peserta didik dan 5 orang guru pendamping Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wikrama 1 Banjarmasin melakukan kunjungan wisata literasi ke Perpustakaan Palnam milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, pada Selasa (7/1).

Suasana Kunjungan SMK Wikrama 1 Banjarmasin ke Perpustakaan Palnam

Kepala Program Jurusan MPLB SMK Wikrama 1, Agus Supriadi mengaku sangat senang dan terkesan dengan fasilitas yang dimiliki oleh perpustakaan palnam serta keramahan para petugas dalam pelayanan.

“Kami sangat senang berkunjung ke Dispersip Kalsel karena memang disini luar biasa dari sarana dan prasarananya,” jelasnya.

Agus menambahkan tidak hanya para guru, bahkan juga peserta didik juga sangat antusias membaca buku-buku dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan palnam.

“Siswa-siswi kami sangat senang ini, apalagi ini baru pertama kali kami datang kesini, mereka sangat antusias dengan kunjungan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani berharap kunjungan ini dapat meningkatkan minat baca dan literasi para siswa di Kalsel. (DispersipKalsel-NRH/RDM/RH)

Biaya Haji 1446 H/2025 M Turun, Ini Penjelasan Kemenag

JAKARTA – Pemerintah dan DPR telah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M dengan rata-rata sebesar Rp89.410.258,79 dengan asumsi kurs 1 USD sebesar Rp16.000 dan 1 SAR sebesar Rp4.266,67. Sehingga BPIH tahun ini turun sebesar Rp4.000.027,21 dibanding BPIH 2024 yang mencapai Rp93.410.286,00.

Penurunan BPIH berdampak pada turunnya Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang harus dibayar jemaah. Jemaah haji 2024 rata-rata membayar Bipih sebesar Rp56.046.171,60. Sementara rata – rata jemaah haji 2025 akan membayar Bipih sebesar
Rp55.431.750,78.

Penggunaan Nilai Manfaat yang dialokasikan dari hasil optimalisasi setoran awal jemaah juga turun. Rata-rata nilai manfaat per jemaah pada 2024 sebesar Rp37.364.114,40. Tahun ini, penggunaan nilai manfaat turun rata-rata per jemaah sebesar Rp33.978.508,01.

“Alhamdulillah pemerintah dan DPR sejak awal memiliki semangat yang sama untuk merumuskan pembiayaan haji yang lebih terjangkau oleh masyarakat,” terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief di Jakarta, Selasa (7/1)

Di saat yang sama, pemerintah dan DPR juga sepakat untuk menjaga dan merumuskan pelayanan yang terbaik untuk jemaah haji Indonesia.

Sebagai wakil Kementeriam Agama dalam Panitia Kerja BPIH, Hilman Latief menjelaskan sejumlah alasan hingga biaya haji bisa diturunkan.

Pertama, pada 2024, Kemenag berhasil melakukan banyak efisiensi hasil dari proses negosiasi dengan penyedia layanan di Arab Saudi. Efisiensi ini berhasil dilakukan terhadap berbagai komponen, baik akomodasi (hotel), konsumsi, maupun biaya layanan di Arafah – Muzdalifah – Mina (Armuzna). Total efisiensi ini mencapai Rp600 Miliar.

“Efisiensi juga bisa dilakukan pada komponen operasional layanan umum dalam negeri dan luar negeri,” sebut Hilman.

Alasan kedua, ⁠dalam Panja BPIH, usulan awal Kemenag dibahas kembali dengan mendasarkan pada realisasi anggaran penyelenggaraan haji 2024.

“Seperti saya sampaikan, efisiensinya cukup signifikan karena keberhasilan dalam proses negosiasi. Jadi usulan biaya haji tahun ini angkanya lebih dekat dengan realisasi haji 2024. Ini nanti akan kita optimalkan dalam proses negosiasi penyediaan layanan tahun ini,” sambungnya.

Lebih lanjut Hilman mengatakan, pihaknya mengapresiasi tim pengadaan Kemenag yang cukup ulet dalam bernegosiasi sehingga langkah melakukan efisiensi bisa dioptimalkan.

Alasan ketiga, lanjut Hilman, penurunan biaya haji tahun ini karena ada pembeliaan sejumlah alat kebutuhan jemaah yang sudah difokuskan pada 2024. Sehingga tahun ini belum perlu membeli lagi.

“Kita optimalkan alat yang ada saat ini, seperti mesin pembaca dokumen travel, alat pendataan bio visa, dan lainnya. Alhamdulillah ini bisa menurunkan biaya haji,” papar Hilman.

Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota jemaah haji. Jumlah ini terdiri atas 201.063 jemaah reguler, 1.572 petugas haji daerah, 685 adalah pembimbing pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 17.680 jemaah haji khusus. (KEMENAG-RIW/RDM/RH)

2025, RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Akan Terus Tingkatkan Pelayanan

BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, tahun 2025 ini akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, bagi masyarakat di seluruh Kabupaten dan Kota.

Kepada wartawan Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto, ditemui di ruang kerjanya, pada Selasa (7/1) menyampaikan, sebagai Rumah Sakit Daerah yang memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, dengan menggunaan teknologi modern, beberapa inovasi akan terus dikembangkan seperti “Sikepo” berguna untuk mengetahui kepuasan pasien, “Rileks” pengingat kontrol gigi pasien dan “M banking pro” yaitu mobil dental keliling penyuluhan kesehatan.

“Kegiatan Bakti Sosial terus kita galakkan, begitupun edukasi ke peserta didik dan penyuluhan bagi lansia tahun 2025 ini,” ucapnya

Teguh menjelaskan, untuk tahun 2024 ada sekitar 45 ribu kunjungan, baik pasien umum, BPJS kesehatan dan Koas. Dimana, satu bulannya berdasarkan data berkisar 3.000 orang lebih, tidak hanya usia produktif, anak-anak dan juga lanjut usia (lansia) yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota.

“Kami apresiasi masyarakat sudah tinggi kesadarannya untuk memeriksa kesehatan gigi dan mulut,” ungkapnya

Lebih lanjut Teguh menambahkan, bentuk pelayanan paling banyak penanganan kasus, seperti Necrosis Pulpa gigi berlubang dengan saraf mati mengakibatkan pembengkakan, Pulpitis Reversible berlubang biasa sederhana, dan Pulpitis Irreversible berlubang terkena saraf gigi, akan tetapi sarafnya masih aktif. Selain juga, kasus lain diantaranya Periodontitis Apikalis Klonis peradangan pada jaringan, Impaksi gigi gagal untuk tumbuh sepenuhnya (menembus) dari gusi, serta Mal Oklusi gigi atas dan bawah yang tidak sejajar.

“Dari semua kasus ini, pasien yang layani tidak hanya usia produktif juga anak-anak,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Momen 5 Rajab, Dinkes Kalsel Layani Ratusan Jemaah Guru Sekumpul

BANJAR – Puluhan posko kesehatan, didirikan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan selama Kegiatan Rutin Malam Senin Guru Sekumpul, tahun 1446 Hijriah atau 2025 Masehi. Posko – posko ini sudah melayani jemaah Guru Sekumpul sejak Sabtu (4/1) hingga Senin (6/1).

Tim Posko Kesehatan 58

Dari puluhan posko kesehatan itu, dua diantaranya dikelola jajaran UPTD Krisis dan Epidemi Kesehatan serta Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Provinsi Kalsel, yakni Posko Kesehatan 72 di dekat Jembatan Kembar, dan Posko Kesehatan 58 di depan Perpustakaan Kabupaten Banjar.

Kepada Abdi Persada FM, pada Selasa (7/1), Kepala BKOM Provinsi Kalsel, Susi Hermina mengatakan, posko kesehatan yang dikelola pihaknya, melayani jemaah Guru Sekumpul selama dua hari berturut-turut dari Sabtu hingga Minggu. Tercatat 300 jemaah datang untuk memeriksakan kesehatan di posko BKOM ini.

“Rata – rata jemaah yang datang didiagnosa mengalami batuk, pilek, maag, jantung, asma dan sesak nafas, serta demam untuk anak – anak. Selain itu hipertensi juga mendominasi penyakit yang dikeluhkan pasien,” ujar Susi.

Dari ratusan jemaah yang datang ke posko kesehatan BKOM Provinsi, menurut Susi, dua diantaranya terpaksa dievakuasi ke rumah sakit terdekat, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kondisi yang sama juga terjadi di Posko Kesehatan 72 yang dikelola UPTD Krisis dan Epidemi Kesehatan. Ratusan jemaah mendatangi posko, hingga Senin (6/1).

“Setidaknya hampir 200 jemaah Guru Sekumpul yang datang ke posko kami, dengan puncaknya pada Minggu, 5 Januari 2025 sebanyak 140 jemaah,” ujar Sulastri, mewakili Posko Kesehatan 72.

Kepada Abdi Persada FM, Sulastri mengatakan, dari ratusan pasien yang datang, 10 diantaranya harus dievakuasi ke RSU Ratu Zaleha Martapura, untuk mendapatkan perawatan medis.

“Sebagian besar pasien diketahui memiliki penyakit hipertensi, dan banyak juga yang mengeluhkan nyeri pada bagian perut serta kelelahan yang berlebihan,” tutup Lastri.

Seluruh jemaah yang harus dirujuk ke rumah sakit terdekat, dipastikan mendapat pelayanan maksimal, sesuai arahan Gubernur, Muhidin. (RIW/RDM/RH)

Layanan Angkutan Umum Banjarbakula Gratis Berakhir 7 Januari

BANJARMASIN – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan menggratiskan, angkutan umum Banjarbakula hingga 7 Januari 2025.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi mengatakan, hal ini berdasarkan arahan dari Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, untuk kelancaran Momen 5 Rajab 1446 Hijriah.

Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

“Layanan gratis tersebut sudah diberikan sejak 1 hingga 7 Januari 2025 ini,” ungkap Fitri.

Menurutnya, untuk saat ini belum ada rencana untuk dilakukan perpanjangan layanan gratis tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Fitri juga mengatakan, terjadi peningkatan penumpang angkutan umum Banjarbakula di Tahun 2024.

“Dari pengguna angkutan pribadi seperti kendaraan roda dua serta empat, semua ke angkutan umum tersebut,” ujarnya.

Dan, tidak hanya pada layanan angkutan umum Banjarbakula, tetapi juga pada BRT.

“Kami berharap pada tahun 2025 ini Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan berharap, semakin meningkat lagi masyarakat yang menggunakan angkutan umum Banjarbakula serta BRT,” ucap Fitri. (SRI/RDM/RH)

Berangkat Umroh, Gubernur Kalsel Muhidin Berpesan Agar Pejabat Pemprov Persiapkan Asesmen

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin didampingi isteri Fathul Jannah, berpamitan untuk berangkat menjalankan ibadah umroh kepada Pimpinan SKPD Kalsel di VIP Room Lanud Sjamsuddin Noor pada Senin (6/1) sore.

Suasana pengantaran umrah Gubernur Kalsel Muhidin di VIP room Syamsuddin Noor

Kedatangan Gubernur Kalsel, Muhidin bersama isteri, Fathul Jannah beserta rombongan disambut hangat Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar; Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Sri Raharjo dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel, Muhammad Tambrin, serta pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Sebanyak 104 orang tim khusus Gubernur yang berangkat umrah. Sebelumnya, 90 orang telah diumrahkan berangkat terlebih dahulu yang kemudian disusul 14 orang pada 8 Januari, akan berangkat dari Jakarta menuju Makkah, Arab Saudi.

“Mudah-mudahan pertemuan ataupun keberangkatan kita membawa keberkahan serta keselamatan kita semua. Kita berangkat umrah pada 8 Januari dari Jakarta,” sampai Gubernur Kalsel, Muhidin.

Gubernur, Muhidin mengucapkan terima kasih atas kehadiran para jajaran unsur Pimpinan SKPD Kalsel menunggu keberangkatannya, Selepas berangkat umrah nanti, Muhidin menyerahkan segala urusan mengenai pembangunan daerah maupun kinerja jajarannya kepada Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar.

“Kalau tidak ada saya, Sekdaprov Kalsel yang menggantikan saya kan. Nanti, Pak Roy yang menilai sendiri gimana baiknya dan perkembangan itu, tentu saja sebagaimana visi kita: bekerja bersama, merangkul semua,” ungkap Muhidin.

Muhidin juga mengingatkan para pejabat Eselon II Pemprov Kalsel yang akan menjalani asesmen pada 13-14 Januari nanti di Dinas Psikologi TNI AU di Jakarta. Setelah melewati itu, pihaknya akan tahu yang terbaik untuk pembangunan daerah.

“Kita tidak ingin juga mengorbankan kepala dinas, jika terbaik akan kita pilih. Tujuannya adalah demi melayani masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar pun menyampaikan bahwa momentum ini sangat berharga bagi keluarga Muhidin beserta rombongan tim khususnya yang akan berangkat umrah. Di kesempatan itu, turut mendoakan agar keselamatan selama perjalanan ibadah umrah dilancarkan dan dimudahkan nantinya.

“Bapak Gubernur, Muhidin, mohon doakan juga buat kami di sini, dan kami harapkan pian kembali dengan selamat,” tutupnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version