Diskominfo Kalsel Laksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas 2025

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas untuk Tahun Anggaran 2025, kegiatan berlangsung di halaman kantor Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Senin (6/1) pagi.

Suasana Penandatanganan Kinerja dan Pakta Integritas lingkup Diskominfo Kalsel 2025

Penandatanganan ini dipimpin dan disaksikan langsung oleh Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim dan diikuti seluruh pejabat serta staf di lingkup Diskominfo Kalsel.

Muslim mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja seluruh lini dari pejabat hingga ke staf Diskominfo Kalsel.

“Penandatanganan ini merupakan komitmen bersama, agar capaian yang ingin diraih pada Tahun 2025 dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu kunci utama peningkatan kinerja adalah disiplin, termasuk dalam hal sederhana seperti menghadiri apel pagi. Oleh karena itu, kegiatan penandatanganan yang semula dijadwalkan pukul 09.00 WITA dimajukan saat apel pagi.

“Ini saya lakukan untuk melihat komitmen dan kedisiplinan para pegawai di awal Tahun 2025,” jelasnya.

Muslim berharap, semangat dan capaian kinerja yang telah diraih sepanjang Tahun 2024 dapat menjadi motivasi untuk lebih baik lagi di tahun 2025.

“Saya berharap kita bersama-sama dapat meningkatkan kinerja dan capaian yang sudah kita raih di 2024. Semoga di 2025, semuanya lebih meningkat lagi,” tutupnya. (DISKOMINFOKALSEL-BDR/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Bahas Dokumen Arsip COVID-19

BANJARMASIN – Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kearsipan DPRD Banjarmasin, membahas dokumen arsip COVID-19.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Pansus Raperda Penyelenggara Kearsipan DPRD Banjarmasin Aliansyah, baru-baru tadi mengatakan, penanganan pandemi COVID-19 yang terjadi sejak 2020 – 2023 lalu, sangat penting dijadikan arsip Pemerintah kota, agar dapat diketahui oleh seluruh generasi muda nantinya.

Ketua Pansus Raperda Penyelenggaraan Kearsipan DPRD Banjarmasin Aliansyah, saat diwancara

“Dokumen ini untuk mengetahui berbagai langkah dilakukan dan jumlah korban jiwa,” ucapnya

Disampaikan Aliansyah, saat ini kota seribu sungai sudah berusia 498 tahun, dengan panjangnya proses perjalanan dalam rangka pembangunan, maka setiap dokumen haruslah diarsipkan dengan baik. Pihaknya tidak ingin dokumen-dokumen berharga akan hilang, tetapi dilindungi dengan baik.

“Raperda ini sebagai payung hukum untuk menertibkan arsip-arsip yang belum tertata rapi,” jelas Ali

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banjarmasin Ihsan Al Haq menambahkan, pandemi COVID-19 tidak terjadi setiap tahun, sangat wajar dijadikan arsip. Apalagi kejadian itu telah membuat gempar tidak hanya Banjarmasin juga dunia, maka ini akan menjadi sejarah di kemudian hari.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banjarmasin Ihsan Al Haq, saat memberikan komentarnya

“Dengan tercipta pola kearsipan yang baik dan mudah diakses, sebagai bentuk kekayaan daerah,” tutupnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Kearsipan DPRD Banjarmasin, menggelar rapat selama dua hari pada tanggal 2-3 Januari 2025.

Rapat dipimpin Ketua Pansus Aliansyah didampingi Wakil dan anggota, dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banjarmasin Ihsan Al Haq, dan Kabag Hukum Jefri Fransyah, bertempat di ruang Komisi I DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Hadiri Momen 5 Rajab Guru Sekumpul, Ini Harapan Gubernur Kalsel Muhidin

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin menghadiri Momen 5 Rajab Kegiatan Rutin Malam Senin Guru Sekumpul, pada Minggu (5/1). Gubernur hadir dan berbaur bersama jemaah Guru Sekumpul, di kawasan Posko Singgah 3 Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Jalan Ahmad Yani, Kota Banjarbaru. Gubernur, Muhidin tiba di posko didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Fathul Jannah bersama rombongan.

Kehadiran orang nomor satu di Kalimantan Selatan tersebut, disambut hangat jemaah Guru Sekumpul yang sudah memadati halaman depan kantor Dinas Kehutanan hingga ke jalan raya.

“Selamat datang jemaah haul Abah Guru Sekumpul yang hadir ke sini, baik jemaah dari Kalsel maupun luar daerah. Mudah-mudahan, peringatan haul ke-20 ini membawa berkah bagi kita semua,” ujar Muhidin dalam sambutannya.

Gubernur Muhidin saat menghadiri Momen 5 Rajab Guru Sekumpul dari kantor Dishut Kalsel. (Sumber foto: Biro Adpim Pemprov Kalsel)

Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf, apabila pemerintah daerah kurang memberikan pelayanan selama kegiatan rutin Guru Sekumpul berlangsung.

Dimana diketahui, Pemprov Kalsel telah menyiapkan berbagai keperluan jemaah yang datang. Baik berupa makanan dan minuman, penginapan serta posko kesehatan, untuk membantu jemaah menjalani ibadah dengan nyaman.

“Ada beberapa tempat yang kami monitor, posko – posko yang menyiapkan kebutuhan jemaah seperti di posko 3 ini. Walaupun jauh dari Sekumpul, yang penting kita bisa khusyu beribadah dan mengikuti kegiatan ini,” sampai Muhidin sambil tersenyum.

Untuk membantu jemaah yang tidak dapat mendekat ke lokasi utama Momen 5 Rajab Kegiatan Rutin Malam Senin Guru Sekumpul, Pemerintah Provinsi Kalsel, menurut Muhidin, telah menyiapkan proyektor besar untuk ditonton para jemaah selama kegiatan berlangsung.

“Mudah-mudahan, pian yang datang jauh dari kampung disehatkan badan. Terutama yang dari Balikpapan, Palangkaraya dan bahkan dari Riau serta provinsi lainnya,” harap Muhidin menutup sambutannya.

Pada kesempatan ini, Gubernur secara tulus mengucapkan terimakasih atas kedatangan para jemaah dari berbagai daerah dan para relawan yang turut membantu suksesnya Momen 5 Rajab Kegiatan Rutin Malam Senin Guru Sekumpul, hingga Minggu (5/1) lalu. Sebagai tuan rumah, Gubernur Kalsel turut mendoakan agar semua niat ibadah para jemaah yang hadir langsung maupun tidak, dapat diterima dengan baik, dan dipenuhi keberkahan dalam hidupnya.

“Sekali lagi, saya terimakasih kasih atas kedatangan bubuhan pian sabarataan dan mengharapkan ibadah kita diterima Allah SWT, berkat mehaul Abah Guru Sekumpul di Martapura,” pungkasnya.

Sekitar pukul 19.00 WITA, Gubernur, Muhidin beserta isteri, Fathul Jannah berbaur dengan jemaah di posko singgah dan melangsungkan sholat Magrib berjamaah, kemudian menyaksikan tiap rangkaian kegiatan Momen 5 Rajab melalui layar lebar. (RIW/RDM/RH)

Berdasarkan Data Sinyal Telepon, Momen 5 Rajab Sekumpul 1446 H Tercatat 4,1 Juta

BANJAR – Jamaah Kegiatan Rutin Malam Senin (Momen 5 Rajab) Sekumpul Martapura, terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Mushola Arraudhah Sekumpul dipenuhi jamaah sejak subuh

Jika tahun lalu jamaah diperkirakan berjumlah 3,3 juta jiwa, pada Momen 5 Rajab 1446H jumlahnya meningkat menjadi 4,1 juta jiwa.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Banjar, AKBP Ifan Hariyat, usai puncak peringatan Momen 5 Rajab, di Sekumpul, Martapura, pada Minggu (5/1) malam.

Kapolres mengatakan jumlah tersebut dihitung dari banyaknya sinyal telepon yang masuk ke kawasan Banjarbaru dan Martapura sejak H-1 puncak kegiatan.

Kapolres Banjar AKBP Ifan Hariyat

“Paling meningkat signifikan itu pada Minggu petang, jumlah sinyal telepon yang masuk ke area Martapura meningkat drastis,” katanya.

Melihat kenaikan jumlah jamaah yang terus meningkat, Ifan Hariyat menyebut pihaknya akan mensiasatinya dengan menambah jumlah kantong parkir khususnya di kawasan Banjarbaru dan Martapura.

“Untuk kantong parkir sendiri saat ini sudah ada yang dari Tapin, Batola dan Banjarbaru. Kita akan upayakan menambang jumlah kantong parkir pada kegiatan berikutnya,” jelasnya.

Sepanjang pelaksanaan kegiatan, Ifan Hariyat mengaku tidak ada laporan terkait tindak kejahatan. Hanya saja tidak sedikit jamaah yang terpisah dari rombongan dan keluarga, meski akhirnya bisa kembali bergabung berkat bantuan relawan.

“Kalau jamaah yang meninggal ada satu orang di hari puncak kegiatan. Warga asal Balangan,” ungkapnya.

Kelancaran puncak peringatan Momen 5 Rajab di Sekumpul tidak terlepas dari bantuan petugas dan relawan.

Gubernur Kalsel Muhidin, melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Ahmad Bagiawan, mengaku persiapan yang dilakukan relawan Sekumpul dari tahun ke tahun semakin membaik.

“Tentunya ini sangat patut diapresiasi, karena segala sesuatu yang dibutuhkan jamaah terkait kegiatan di Sekumpul ini bisa dibantu langsung oleh relawan,” ucapnya.

Untuk diketahui dari data Polda Kalsel, relawan Momen 5 Rajab Sekumpul tahun ini tercatat sebanyak 32.000 orang se-Kalsel. Sementara dari pihak TNI-Polri menurunkan sebanyak 1600 personel gabungan.(SYA/RDM/RH)

14 Sekolah di Banjarmasin Laksanakan Makan Bergizi Gratis

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis dari Badan Gizi Nasional, secara serentak, yang dimulai pada Senin 6 Januari 2025 ini.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, untuk dapurnya sudah ada di Kota Banjarmasin, serta petugasnya telah mendapatkan pelatihan.

“Pelatihan diberikan oleh Badan Gizi Nasional serta Akademi Militer,” ungkapnya.

Pengelolaan Dapur Umum tersebut dikelola oleh Korem serta Kodim Kota Banjarmasin.

“Pelaksanaan makan bergizi gratis telah dilaksanakan di Kota Banjarmasin,” ucap Walikota.

Untuk pelayanan program bergizi gratis ini, dilaksanakan di 14 Sekolah di Kota Banjarmasin. Salah satunya di SMPN 18 Banjarmasin, yang dipantau Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Ahmad Baihaqi.

“14 sekolah di Banjarmasin mulai menjalankan program Makan Bergizi Gratis mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga SMA/SMK,” jelas Baihaqi.

Plt Kadisdik Banjarmasin Ahmad Baihaqi

Total ada sebanyak 6.531 peserta didik yang mendapatkan program Presiden RI, Prabowo Subianto tersebut.

14 sekolah tersebut, yaitu SDN Pemurus Dalam 1, ⁠SDN Pemurus Baru 2, ⁠SDN Pemurus Dalam 8, ⁠SMPN 19, ⁠SMPN 18, ⁠SMAN 9, dan SMAN 10 Banjarmasin. Kemudian TK Trisula II Perwari, ⁠TK Adhyaksa XIV, ⁠SDN Pangeran 3, ⁠SMPN 24, ⁠SMP 21, ⁠SMPN 13 dan ⁠SMKN 4 Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

DPRD Kalsel Pastikan Evaluasi Pemberlakuan Opsen 66 Persen Selama 6 Bulan Kedepan

KAPUAS – Mendekati pemberlakuan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar 66 persen pada 5 Januari 2025 mendatang, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) mencoba menggali informasi ke provinsi tetangga, Kalimantan Tengah, tepatnya ke Kabupaten Kapuas, untuk mengetahui bagaimana tanggapan Pemerintah Daerah dan masyarakat Kapuas terhadap rencana pemerintah pusat tersebut.

Ketua Komisi II yang membidangi Ekonomi dan Keuangan, Muhammad Yani Helmi, saat memimpin langsung rombongan ke DPRD Kabupaten Kapuas mengatakan, kunjungan ini selain untuk menyamakan persepsi dengan provinsi tetangga terkait keputusan pemerintah pusat tentang pajak opsen 66 persen yang akan berlaku di awal tahun 2025, juga sekaligus ingin mengetahui bagaimana tanggapan pemerintah daerah dan masyarakatnya.

“Ternyata di sini (Kalteng) belum ada sosialisasi yang merata barangkali. Sementara di Kalsel sendiri ini sudah jadi pemberitaan yang luar biasa,” kata Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini

Ia menambahkan, Pemprov Kalsel berencana akan tetap memberlakukan kenaikan opsen pajak 66 persen ini yang dibarengi dengan kebijakan dari Gubernur Kalsel, Muhidin dengan memberikan diskon 50 persen untuk pembayaran PKB kepada masyarakat Kalsel selama 6 bulan ke depan.

Meski demikian, Paman Yani menyatakan, setelah 6 bulan ke depan, DPRD Kalsel khususnya Komisi II akan melakukan evaluasi bagaimana pendapatan Pemprop Kalsel dan bagaimana kondisi masyarakat Kalsel apakah terpengaruh secara signifikan terhadap kesejahteraannya.

“DPRD Provinsi Kalimantan Selatan pasti akan mengevaluasi apa yang terjadi, perkembangan dari pajak opsen ini,” jelasnya.

Selanjutnya, Paman Yani menghimbau kepada masyarakat Kalsel agar tetap tenang dan bersabar menghadapi pemberlakukan pajak opsen 66 persen.

Dirinya meyakinkan bahwa DPRD Kalsel akan tetap bersama masyarakat Kalsel untuk terus memperjuangkan agar kenaikan pajak yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan juga pemerintah provinsi tidak membebani masyarakat Kalsel yang kondisi perekonomiannya dirasakan masih sulit.

“DPRD Provinsi Kalsel akan bersama dengan masyarakat untuk mengawal pajak 66 persen ini supaya jangan terlalu tinggi,” pungkasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Awali 2025 dengan Kebaikan, Bank Kalsel Serahkan Bantuan Rombong Barakah Kepala UMKM Banjarmasin

BANJARMASIN – Bank Kalsel memulai tahun 2025 dengan semangat berbagi melalui program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dengan menyerahkan bantuan Rombong Barakah kepada empat pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) pra sejahtera, di wilayah Kota Banjarmasin. Acara berlangsung pada Jumat (3/1), sebagai bentuk komitmen Bank Kalsel dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor UMKM.

Dirut Bank Kalsel saat menyerahkan bantuan Rombong Barakah

Penyerahan bantuan dilakukan langsung Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, yang secara bergantian memberikan Rombong Barakah kepada Pardi (usaha pentol), Iskandar (usaha pentol), Hayat (usaha gorengan), Obung Abdul Rifal (usaha bubur ayam). Acara tersebut turut disaksikan Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi; Kepala Bank Kalsel Cabang Utama, Suriadi; Kepala Bank Kalsel Cabang Syariah Banjarmasin, Sufian, Kepala Bank Kalsel Cabang Pembantu Duta Mall Banjarmasin, serta perwakilan Divisi Sekretaris Perusahaan.

Setelah penyerahan dilakukan, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan, program Rombong Barakah ini adalah wujud nyata kepedulian Bank Kalsel untuk membantu masyarakat pra sejahtera dalam meningkatkan taraf hidup mereka melalui pemberdayaan ekonomi para Mustahik penerima manfaat.

“Bank Kalsel percaya bahwa kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari kontribusi pelaku usaha UMKM. Bantuan Rombong Barakah, menjadi salah satu titik awal yang baik di tahun 2025 untuk membantu dan mendukung UMKM pra sejahtera agar dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga mereka. Bantuan ini bukan hanya sekadar fasilitas fisik, tetapi juga wujud komitmen untuk merangkul semua dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif di Kalimantan Selatan,” ucap Fachrudin.

Sementara itu, perwakilan penerima bantuan rombong barakah yang merupakan pemilik usaha pentol, Pardi mengungkapkan rasa syukurnya, dan terima kasih kepada Bank Kalsel melalui Unit Perngumpul Zakat (UPZ) atas bantuan tersebut.

Dengan bantuan ini, Pardi berharap dapat memulai usaha yang lebih layak dan berharap dapat meningkatkan penghasilan keluarga.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bank Kalsel atas bantuan ini, karena sangat berarti bagi usaha saya dan keluarga. Bantuan ini tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga semangat baru bagi kami untuk terus berusaha lebih keras, sehingga diharapkan mampu menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan ekonomi keluarga kami,” ujarnya.

Untuk Bank Kalsel, Pardi mendoakan terus sukses dan maju, agar dapat terus menjalankan program – program yang dapat membantu banyak UMKM pra sejahtera untuk maju bersama.

Sebagai informasi, bagi donatur yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu yang membutuhkan, dapat ikut berpartisipasi dalam program – program kegiatan yang diinisiasi Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui rekening Bank Kalsel Syariah dengan nomor 6500844928 (Zakat) dan 6500846214 (Infak dan sedekah) atas nama Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel dan untuk konsultasi dan konfirmasi transfer bisa melalui WA Center UPZ Bank Kalsel di nomor 0811505153. (ADV-RIW/RDM/RH)

Tingkatkan Efektivitas Kerja, DPRD Kalsel Sharing Bersama DPRD Kalteng

PALANGKARAYA – Kunjungan kerja Komisi I DPRD Kalimantan Selatan ke DPRD Kalimantan Tengah menjadi momentum penting untuk saling bertukar informasi dan memperkuat sinergi antar dua provinsi.

Fokus dari studi komparasi ini adalah membahas tugas dan fungsi Komisi I, yang mencakup urusan pemerintahan, hukum dan keamanan, pada Jumat (3/1).

Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rais Rohayat mengungkapkan bahwa pembahasan utama pertemuan adalah terkait peran dan kehadiran tenaga ahli dalam mendukung kegiatan komisi di DPRD.

“Kami melihat bahwa di DPRD Kalteng, tenaga ahli telah dimanfaatkan secara optimal sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub). Kami akan mencoba menerapkan hal serupa di DPRD Kalsel untuk meningkatkan efektivitas kerja,” jelasnya.

Suasana Pertemuan Komisi I DPRD Kalsel dan DPRD Kalteng

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kalteng, Pajarudinnor dan Kepala Bagian Persidangan DPRD Kalteng, Giwung beserta jajaran menyambut hangat kunjungan Dewan Kalsel.

“Diskusi yang dilakukan memungkinkan kami saling belajar tentang berbagai isu, termasuk tenaga ahli, pokok pikiran (pokir), dan kegiatan dewan lainnya. Pertukaran ini sangat bermanfaat untuk menemukan solusi inovatif yang dapat diterapkan masing-masing pihak,” ungkap Pajarudinnor.

Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa komunikasi dan kerja sama antar DPRD lintas provinsi dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kinerja legislatif di tingkat daerah.

Langkah strategis yang diambil DPRD Kalsel untuk mengadaptasi praktik terbaik dari DPRD Kalteng menjadi salah satu contoh kolaborasi yang konstruktif. (ADV-NRH/RDM/RH)

Exit mobile version