BANJARMASIN – Pembukaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV PWI Kalsel yang rencananya digelar Selasa (20/8), diundur pada hari Kamis (22/8).
Perubahan jadwal pembukaan Porwanas ini diputuskan panitia dari PWI Kalsel setelah mempertimbangkan dengan matang.
“Untuk kemeriahan dan menggaungkan Porwanas, pembukaan yang sedianya hari Selasa diundur pada hari Kamis. Panitia ingin memastikan kehadiran Menpora dan seluruh kontingen PWI Provinsi untuk kemeriahan Porwanas,” ujar Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie yang telah berkoordinasi dan melaporkan perubahan jadwal pembukaan kepada Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.
Dikatakan Helmie, selain untuk memastikan kehadiran pejabat pusat yang membuka acara Porwanas secara resmi, pihaknya ingin agar seluruh kontingen provinsi bisa ikut menghadiri Porwanas.
Dijelaskannya, untuk jam dan rundown acara pembukaan tidak berubah. Hanya hari dan tanggal pembukaan saja yang diundur.
“Pada hari Selasa tanggal 20 masih ada beberapa kontingen provinsi yang baru datang. Jadi, agar semua kontingen provinsi bisa hadir saat pembukaan, maka jadwal pembukaan diundur hari Kamis tanggal 22,” jelas Helmie.
Ketua Seksi Wartawan Olahraga Wartawan (SIWO) PWI Kalsel, Irwansyah menjelaskan bahwa perubahan waktu pembukaan tidak memengaruhi rundown dan teknis pelaksanaan pertandingan. “Untuk TM dan jadwal pertandingan tetap sesuai technical handbook (THB). Pertandingan tetap sesuai jadwal, tidak terpengaruh perubahan hari pembukaan. Hanya seremoni pembukaan saja yang bergeser harinya,” ujar Irwan.
Ia berharap seluruh kontingen bisa menyesuaikan jadwal pertandingan dengan perubahan jadwal pembukaan. “Semoga koordinator cabor masing-masing kontingen bisa menyesuaikan waktu pertandingan dengan jadwal pembukaan agar waktunya tidak berbarengan,” katanya. (PWI.KALSEL-NHF/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan Soft Launching Biodiesel B-50 untuk Ketahanan Energi Nasional, pada Minggu (18/8) di Pabrik Biodiesel PT Jhonlin Agro Raya (JAR), Tbk Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Hadir pads soft launching itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin dan owner PT Jhonlin Grup Syamsuddin, Andi Arsyad alias Haji Isam.
Selain itu juga, hadir Dubes Indonesia untuk Singapura, Letjen Safri Syamsudin, Ditjen Planologi Kehutanan KLHK Hanif Faisol Nurofiq, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar, pejabat tinggi Polda Kalsel, Korem 101 Antasari, dan pejabat/undangan lainnya.
Soft Launching Biodiesel B-50 diawali dengan penekanan tombol oleh Mentan Amran didampingi Gubernur Paman Birin, Dubes Safri Syamsudin, Owner PT Jhonlin Grup H. Isam serta pejabat TNI.
Setelah penekanan tombol, tmdilakukan pengisian Bahan Bakar Nabati (BBN), secara simbolis .
Pada kesempatan itu, Mentan Amran menyebut, untuk memastikan peningkatan produksi dan menjamin terpenuhinya kebutuhan minyak sawit dalam negeri dan ekspor, pemerintah bersama swasta berupaya melalui beberapa kegiatan pengembangan kebun sawit untuk energi, khususnya pada kawasan yang sudah terdegradasi, sehingga kebutuhan minyak sawit untuk energi tidak menganggu kebutuhan untuk pangan, industri dalam negeri dan ekspor.
Launching ini ujarnya, dimaknai bahwa Indonesia itu mampu dan bisa semakin kuat sebagai negara yang memiliki ketahanan, kemandirian dan kedaulatan energi terutama yang bersumber dari energi baru terbarukan.
“Kita harus menjaga ketersediaan energi dan akses masyarakat terhadap energi terbarukan dengan harga yang terjangkau, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.
Menurut Amran, energi terbarukan terus diimplementasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak penggunaan B15 di tahun 2015, B20 di tahun 2019, B30 di tahun 2022, hingga B35 saat ini sudah dijalankan sejak tahun 2023.
Ke depan, melalui program prioritas energi nasional yaitu implementasi program biodiesel B50 dan Bioetanol E10, diharapkan penggunaan bahan bakar nabati (biofuel) terus mengalami peningkatan secara nasional, sehingga dapat menekan impor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM).
Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah telah memulai inisiasi pemanfaatan minyak sawit pada program biodiesel sejak tahun 2019, dimana terdapat prototipe pengembangan biodiesel yang terbuat dari 100% minyak kelapa sawit (B100).
Mentan Amran juga menyebut, penggunaan biodiesel ini dapat menghemat devisa negara untuk impor solar yang membebani keuangan negara rata-rata hingga Rp 300-400 triliun per tahun.
Di sisi lain, dengan pemanfaatan minyak sawit untuk B50 ini, sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasar ekspor sawit yang sering menghadapi kampanye negatif serta berbagai persyaratan yang mengganggu ekspor sawit nasional.
Melalui kegiatan soft launching ini akan menjadi catatan sejarah tersendiri sebagai pelopor implementasi B50 di tanah air.
“Ini (Soft Launching Biodiesel B-50,red) adalah sejarah baru bagi Indonesia,” ujar Amran lagi.
Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada PT Jhonlin Agro Raya yang menginisiasi program Biodiesel B-50 untuk ketahanan energi nasional dalam menindaklanjuti kebijakan dan program pemanfaatan CPO sebagai bahan baku Bahan Bakar Nabati (BBN) yang terbarukan serta menjadikan Kalsel sebagai daerah pertama di Kalimantan, untuk pelaksanaan B-50 ini.
Pemerintah Provinsi ujar Paman Birin, juga sangat menyambut baik, dan mengapresiasi program pemanfaatan CPO sebagai bahan baku BBN yang terbarukan.
Hal ini sejalan dengan program Pemprov Kalsel untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit melalui Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk penyediaan bahan bakunya berupa Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.
“Selain itu, Banua kita juga telah mendeklarasikan diri sebagai gerbang Ibu Kota Negara (IKN) alah satunya kita harus siap menjadi daerah pendukung dan daerah penyangga. Maka dari itu, berbagai upaya dan inovasi, serta kolaborasi diantara kita semua, harus kita lakukan untuk mengembangkan dan memajukan hilirisasi baik untuk sektor pangan maupun energi,” sebut Paman Birin.
Disebutkan, data statistik perkebunan 2023, tercatat Kalsel memiliki luasan kelapa sawit lebih dari 400 ribu hektar, yang diusahakan 86 perusahaan perkebunan besar swasta atau negara, dan sekitar 24 persen diusahakan rakyat atau lebih dari 107 ribu hektar.
Dalam hal ini, Pemprov Kalsel berkomitmen mendukung dan mendorong peningkatan produktivitas kelapa sawit, dengan PSR pola 1 ataupun PSR pola 2. Perkembangan PSR pola 1 dari 2019 sampai 2024 lebih dari 5.000 hektar, sedangkan PSR pola 2 tahun 2023 lebih dari 720 hektar.
Diharapkan kebun-kebun sawit yang produktivitas nya di bawah 10 ton per hektar per tahun atau kebun dengan benih sawit palsu dapat mengikuti program PSR ini.
Paman Birin lalu mengajak semua, untuk berkomitmen mendukung program pemanfaatan CPO sebagai bahan baku BBN yang terbarukan melalui B-50 untuk ketahanan energi nasional dan ketahanan pangan. Jika upaya ini berhasil, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani, dan mampu mendongkrak perekonomian Kalsel. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Dalam rangka mengajak masyarakat untuk turut serta dalam melestarikan budaya Banjar, Museum Lambung Mangkurat Kalsel menggelar lomba Baturai Pantun.
Salah seorang peserta lomba Baturai Pantun, menggunakan kostum unik untuk menambah poin penilaian
Baturai Pantun (Pantun Banjar) sendiri merupakan salah satu warisan budaya Banjar berupa pantun jenaka yang ditulis dan dilisankan dalam Bahasa Banjar.
Lomba yang diikuti puluhan masyarakat umum ini, diselenggarakan di halaman Museum Lambung Mangkurat, di Banjarbaru, Jumat (16/8).
Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar mengatakan, selain untuk memeriahkan dua hari besar di bulan ini, lomba Baturai Pantun juga merupakan wujud dukungan museum terhadap kelestarian budaya Banjar.
Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar, saat menyampaikan sambutan pada lomba Baturai Pantun
“Kami juga mengajak masyarakat untuk turut serta melestarikan budaya Banjar seperti Baturai Pantun ini,” kata Akbar.
Ia menjelaskan, dasar penilaian pada perlombaan itu diantaranya jumlah pantun yang dibuat dan keahlian dalam melisankan pantun.
“Untuk hadiah totalnya uang tunai jutaan Rupiah,” jelas Akbar.
Selain Baturai Pantun, Museum Lambung Mangkurat Kalsel juga menggelar berbagai lomba adu ketangkasan antar pegawai.
Perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kalsel ke-74 dan HUT RI ke-79 itu, digelar untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan solidaritas antar pegawai museum.
“Memang ada lomba antar pegawai yang kami selenggarakan juga diantaranya bakiak, balogo, balap kelereng, balap karung dan estafet sarung,” pungkas Akbar. (SYA/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, melaksanakan rapat koordinasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2024, yang dilaksanakan di Gedung Idham Chalid, Setdaprov Kalsel pada Jum’at (16/8).
Dalam sambutannya Sahbirin Noor menyampaikan, rakoor ini sangat penting dilaksanakan dalam rangka kesiapan menghadapi bencana karhutla, pada musim kemarau seperti sekarang ini. 0ersiapan sumber daya manusia, peralatan, perlengkapan, posko karhutla, harus dilakukan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (tengah)
“Langkah antisipasi lebih awal sangatlah penting. Meski saat ini karhutla di Banua masih terkendali, karena beberapa waktu lalu hujan masih mengguyur,” ucap Sahbirin Noor.
Ia meyakini dengan mencegah melakun pencegahan dini pada karhutla, maka akan mendapatkan hasil yang lebih baik, apabila tidak melakukan persiapan dengan matang.
“Semampu kita berusaha bersama kekuatan rakyat untuk melakukan pencegahan,” tutup Sahbirin Noor.
Di tempat yang sama, Kepala BPBD Kalsel Raden Suria Fadliansyah menyampaikan, sebagaimana arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, BPBD Kalsel telah siap siaga lebih dini seperti mempersiapkan perlengkan sarana dan prasaran pemadaman api, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk berjibaku dilapangan.
“Sarana dan prasarana kita hingga SDM sudah sangat siap dan terlatih untuk dilapangan,” ucap Suria.
Dari data Pusdalops BPBD Provinsi Kalsel, karhutla sudah mulai terdeteksi muncul, seperti, di Banjarbaru 6 Lahan, Kabupaten Banjar 3 Lahan, HSU, Balangan. Selain tu juga di Batola masing-masing 1 Lahan, dan Tanah Laut 4 lahan yang terbakar. Beberapa daerah telah terdeteksi terdapat titik panas/hotspot pada pertengahan tahun 2024 hingga bulan Agustus yaitu sebanyak 2.205 titik. Dari jumlah tersebut, terbanyak adalah di Kabupaten Balangan yang mencapai 1.166 titik. (MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Bank Kalsel Syariah dengan penuh syukur merayakan Milad Unit Usaha Syariah yang ke-20, pada Selasa (13/8). Acara ini dihadiri Direktur Utama, Fachrudin, Komisaris Utama, Hatmansyah, Ketua Dewan Pengawas Syariah, Hafiz Anshary, Anggota Dewan Pengawas Syariah, Darul Qutni, Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi, dan jajaran Kepala Divisi maupun perwakilan serta seluruh Insan Bank Kalsel.
Suasana sholat hajat milad UUS
Diawali dengan shalat Maghrib berjamaah, dilanjutkan dengan shalat Hajat sebagai bentuk rasa syukur dan doa untuk keberkahan dan kesuksesan Bank Kalsel Syariah ke depannya.
Adapun bantuan yang bersumber dari dana zakat karyawan/ti Bank Kalsel yang diserahkan sebesar Rp351.400.000. Penyerahan secara langsung diserahkan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin kepada Pengurus Panti Asuhan Al Amin Banjarmasin, Budari, Perwakilan anak panti asuhan Al Amin Banjarmasin, Rumah Tahfidz Angkatan Muda Cahaya Islam dan Kaum Masjid, bertempat di Kantor Bank Kalsel Cabang Syariah Banjarmasin, di Jalan S. Parman.
Turut mendampingi Komisaris Utama Bank Kalsel, Hatmansyah, Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank Kalsel, Hafiz Ansyari, Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank Kalsel, Darul Qutni.
Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan syariah yang telah diberikan selama dua dekade ini.
“Unit Usaha Syariah dalam hal ini Bank Kalsel berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sehingga dapat terus melayani masyarakat Kalimantan Selatan dengan lebih baik, berlandaskan prinsip-prinsip syariah dan memberikan kontribusi dalam meningkatkan perekonomian berbasis syariah,” ungkap Fachrudin.
Sementara itu, salah satu penerima bantuan biaya operasional panti asuhan Al Amin, Budari menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang telah diterima.
“Terima kasih kepada Bank Kalsel Syariah atas kepeduliannya. Bantuan ini akan sangat membantu kami dalam operasional panti nantinya dan kami berharap dengan milad UUS ke-20 kedepannya semakin berkembang dan tetap menjadi mitra yang peduli terhadap kesejahteraan sosial,” pungkas Budari. (ADV-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke 79 Republik Indonesia, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan program “Give Away”.
Labkesda Kalsel
Kepala Labkesda Provinsi Kalsel, Eda Varia Rahmi mengatakan program “Give Away” tersebut dilaksanakan selama empat hari yaitu 15-19 Agustus 2024 dengan cara pelanggan yang melakukan pemeriksaan kesehatan di Labkesda Provinsi Kalsel berfoto di spot-spot tema kemerdekaan yang ada di Labkesda Kalsel. Kemudian pelanggan juga harus memfollow akun Instagram Labkesda Prov Kalsel, memposting foto dan tag ke Instagram Labkesda Provinsi Kalsel.
“Tiga foto terbaik atau paling menarik akan mendapatkan hadiah yang diumumkan pada 19 Agustus 2024,” jelasnya, Jum’at (16/8).
Selain itu, lanjut Eda, Labkesda Provinsi Kalsel juga memberikan souvenir menarik untuk 10 orang pelanggan pertama dengan jumlah biaya pemeriksaan minimal Rp100 ribu. Program ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke 74 Provinsi Kalimantan Selatan.
“Pemberian souvenir menarik ini berlaku selama tiga hari yaitu 14 hingga 16 Agustus 2024,” ungkapnya.
Eda menambahkan program “Give Away” ini sebagai salah satu sarana promosi sehingga masyarakat semakin mengenal Labkesda Provinsi Kalsel dan diharapkan mereka tertarik untuk memeriksakan kesehatan di Labkesda milik Pemprov Kalsel.
“Apalagi Labkesda Kalsel ini sudah terakreditasi nasional sehingga pelayanan pengujian sudah terjamin mutunya,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora)nya siap memberangkatkan Kontingen Kalsel ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2024 di Medan dan Aceh.
Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalsel Heru Susmianto mengatakan, untuk persiapan keberangkatan kontingen Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, sudah siap.
“Dispora Kalsel memiliki kewajiban untuk membiayai keberangkatan Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan ke PON tersebut,” ungkap Heru.
Sehingga, lanjutnya, dengan begitu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap memberangkatkan Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan untuk berlaga pada ajang bergensi olahraga di Tanah Air tersebut.
Karena Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah melakukan pembayaran biaya akomodasi, untuk Kontingen Provinsi Kalsel ke PON Tahun 2024 di Medan dan Aceh.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah membayarkan biaya akomodasi, transportasi serta lainnya, untuk keikutsertaan di PON Medan,” ungkap Heru.
Maka dengan begitu, saat ini ID Card keikutsertaan di PON Medan telah dikeluarkan.
“Saat ini tinggal pembayaran secara transfer untuk keikutsertaan pada PON di Aceh. Yang dalam waktu dekat juga terbayarkan semuanya,” ucap Heru.
Dalam sehari atau dua hari mendatang untuk pembayaran di Aceh sudah rampung. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin meluncurkan program baru, untuk mempermudah warga taat membayar pajak.
Program ini diluncurkan oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina didampingi Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, di Kantor BPKPAD Kota Banjarmasin, Kamis (15/8).
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina
“Program yang diluncurkan berupa Stimulus Pajak dan Kanal Pembayaran Digital,” ungkap Walikota.
Pemerintah Kota Banjarmasin, lanjutnya, memberikan apresiasi kepada BPKPAD Kota Banjarmasin yang telah meluncurkan program baru untuk mengoptimalkan pendapatan pajak daerah.
“Kami berharap dengan adanya program baru ini, dapat menyadarkan warga bahwa pembayaran pajak itu adalah sebuah kewajiban, untuk membangun Kota Banjarmasin,” tutur Walikota.
Selain itu, dengan taat membayar pajak dapat menyebabkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin mengalami peningkatan
“Saat ini PAD Kota Banjarmasin dari waktu ke waktu semakin meningkat. Sehingga berkontribusi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah,” ujarnya.
Pada Tahun 2023 di angka 31 persen lebih, kemudian di Tahun 2024 mengalami kenaikan menjadi 32 persen lebih dan angka nya semakin meningkat.
“Kami berharap dalam program yang baru dari BPKPAD Kota Banjarmasin dapat meningkatkan PAD Kota Banjarmasin,” ucap Walikota. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, Festival Wisata Budaya Internasional tahun 2024, dapat semakin kepariwisataan di Banua.
Penampilan Negara Delegasi India, kesenian tari khas daerahnya
Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kalsel Husnul Khatimah, pada Kamis (15/8) malam mengatakan, Festival Wisata Budaya Internasional (FWBI) dilaksanakan mulai tanggal 13 – 18 Agustus dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan, maka moment inipun dimanfaatkan sebagai ajang untuk mempromosikan Pariwisata Banua sekaligus pertukaran budaya antar negara.
“Ciri khas yang menjadikan kekuatan Kalsel, adalah kerukunan yang kokoh ditengah kemajemukan masyarakat,” ucapnya
Disampaikan Husnul, dengan kuatnya sistem budaya lokal yang mampu beradaptasi dengan perubahan, meski tidak meninggalkan identitas kultural, tentu selama berada di Kalsel dapat melihat kekayaan yanh ada dengan membentuk pola interaksi masyarakat yang ramah, mewujud dalam bentuk kerajinan, serta karya seni, kuliner.
“Sesuai visi mewujudkan Kalsel yang maju dan terdepan, Pemerintah Provinsi Kalsel sedang gencar menggali potensi-potensi daerah baru, agar tidak ketergantungan terhadap sumber daya alam yang suatu saat pasti akan habis,” ungkapnya
Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, Muhammad Noor menjelaskan, pihaknya menggelar Gala Dinner dalam rangka memaksimalkan potensi promosi destinasi wisata dan menjalin kerjasama pariwisata lingkup Kalsel dengan para investor luar negeri. Ia berharap, kunjungan wisatawan mancanegara akan semakin meningkat. Selama ini, untuk destinasi wisata di Kalimantan Selatan memiliki kekayaan alam dan budaya yang layak untuk diekspos.
Plh Kepala Dispar Kalsel, Muhammad Noor, saat diwancara awak media
“FWBI ini diharapkan juga meningkatkan perekonomian kreatif di Banua,” jelasnya
Lebih lanjut Muhammad Noor menambahkan, momen ini, juga dimanfaatkan dengan menggelar City Tour untuk mengenalkan Geopark Meratus kepada para Delegasi dari Negara India, Meksiko dan Tibet. Selain ke destinasi wisata seperti di Kabupaten Banjar Pasar Terapung Lok Baintan, Tahura Sultan Adam di Parahyangan, serta Kampung Purun Banjarbaru, Museum Wasaka dan Museum Lambung Mangkurat Kalsel.
“Para delegasi dapat menikmati berbagai kuliner di Kalsel dan mengunjungi sejumlah obyek wisata yang ada,” tutupnya
Untuk diketahui, diakhir acara Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kalsel Husnul Khatimah, menyerahkan sertifikat dan plakat, kepada para Delegasi dari Negara India, Meksiko dan Tibet, menutup pertemuan masing-masing menampilkan tarian kesenian Negaranya. (NHF/RDM/RH)
BANJARBARU – Sebanyak 42 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024 resmi dikukuhkan oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Kamis (15/8) sore.
Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, memberikan selamat kepada anggota Paskibraka 2024
Para anggota Paskibraka yang terdiri dari 21 putra dan 21 putri terbaik di Kalsel ini telah menjalani berbagai tahapan seleksi dan pelatihan intensif selama beberapa bulan. Mereka akan bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih pada upacara peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Gubernur Kalsel, Banjarbaru, pada 17 Agustus 2024.
Foto bersama usai pengukuhan Paskibraka 2024
Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menyampaikan apresiasi dan kebanggaan terhadap seluruh anggota Paskibraka Tingkat Provinsi Tahun 2024 yang terpilih.
“Kalian adalah putra-putri terbaik yang telah terpilih melalui proses seleksi dan akan mengemban tugas mulia pada peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia,” ungkapnya.
Gubernur juga tak lupa memberi apresiasi yang sebesar-besarnya kepada tim pembina yang telah bekerja keras dalam membimbing para anggota Paskibraka hingga mencapai tahap ini.
“Kepada para tim seleksi, pelatih, instruktur dan pendamping, terima kasih atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan, sehingga 42 orang Paskibraka dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengemban tugas pada pengibaran dan penurunan bendera merah putih,” ucapnya.
Lebih lanjut, Gubernur juga menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekedar tugas seremonial tetapi menjadi sebuah tanggung jawab besar.
“Dengan terpilihnya adik-adik sekalian sebagai Paskibraka, artinya adik-adik telah dipercaya untuk menjaga kehormatan bangsa dan negara,” ujarnya.
Gubernur mengingatkan bahwa para anggota Paskibraka Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2024 selalu menjaga kehormatan Paskibraka, baik dalam pelaksanaan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Lebih dari itu, Paskibraka bukan hanya tentang mengibarkan dan menurunkan bendera, tetapi adalah wadah pembentukan karakter bagi para pemuda Indonesia, sekali lagi saya ucapkan selamat kepada pada adik-adik,” tutupnya.
Untuk diketahui, bertindak sebagai pemimpin upacara pada pengukuhan tersebut serta pembawa baki pada pengibaran bendera nantinya ialah Noor Azkya Allima, siswi Kelas 10 dari SMA Banua Kalsel yang juga putri bungsu dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah.
Turut hadir pada upacara pengukuhan, Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah, Forkominda Kalsel, Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, dan para orang tua anggota Paskibraka serta tamu undangan lainnya. (BDR/RDM/RH)