Dapur Sehat Kementerian Kelautan dan Perikanan Kini Ada di Kalsel

BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan menjadi salah satu lokus program makan menu ikan bergizi gratis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Kadislutkan Kalsel Rusdi Hartono melalui Kasi Pengelolaan Hasil Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Martiah Akhdianti menjelaskan, pihaknya bersyukur karena Provinsi Kalimantan Selatan ditunjuk sebagai lokus program Kementerian Kelautan dan Perikanan makan menu ikan gratis tersebut.

Kasi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dislutkan Kalsel Martiah Akhdianti

“Program ini bekerjasama dengan Balai Gizi Nasional serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyalurkan kegiatan tersebut,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, belum lama tadi.

Sepanjang tahun 2024 ini, kegiatan makan menu ikan gratis telah dilaksanakan di beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan, seperti di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kota Banjarmasin, serta daerah lainnya.

Dan, saat ini Kalimantan Selatan memiliki dapur sehat yang berlokasi di Kota Banjarmasin.

“Bantuan dapur sehat tersebut diberikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Untuk dapur sehat ini diberikan kepada lima Kota yang ada di wilayah Kalimantan, Jawa, serta Sulawesi.

Dapur sehat tersebut, jelasnya, berupa adanya bangunan hingga alat masak, dan personil yang terdiri dari juru masak, serta ahli gizi.

Tentunya, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas bantuan dapur sehat, untuk pengolahan menu makan ikan gratis tersebut.

“Diharapkan dengan adanya dapur sehat ini, gerakan gemar makan ikan semakin meningkat di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Martiah. (SRI/RDM/RH)

PWI Kalsel Kembali Gelar Turnamen Futsal antar Wartawan se-Kalsel

BANJARMASIN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan bekerjasama dengan PT Adaro Indonesia kembali menggelar turnamen futsal antar wartawan se-Kalimantan Selatan.

Dijadwalkan, turnamen futsal antar wartawan bertajuk “PWI-Adaro Cup 2024” ini bakal dilaksanakan selama dua hari, yakni Sabtu-Minggu, 21 hingga 22 Desember 2024 di Borneo Indoor Futsal, Banjarmasin.

Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie mengatakan, panitia pelaksana yang diketuai Rahmat Aidi dan kawan-kawan dari SIWO menyampaikan, persiapan yang dilakukan sudah memasuki tahap akhir.

“Alhamdulillah, persiapan kawan-kawan di kepanitiaan sudah hampir mencapai 100 persen, baik itu kesiapan venue penyelenggaraan, hingga perangkat pertandingan,” ujarnya ditemui di Kantor PWI Kalsel, Rabu (18/12).

Selain menjadi ajang silaturahmi antar wartawan, gelaran turnamen futsal PWI-Adaro Cup 2024 ini juga merupakan kegiatan dalam rangkaian menyambut Hari Pers Nasional 2025.

Pun digelar sejak Sabtu (21/12) pagi, namun acara pembukaan baru akan dilakukan di hari kedua atau tepatnya pada Minggu (22/12).

“Kita berharap, Pak Gubernur Kalsel H Muhidin dapat membuka gelaran turnamen futsal PWI-Adaro Cup 2024 ini,” ucap Helmie.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PT Adaro Indonesia yang mendukung penuh dan menjadi sponsorship turnamen futsal ini.

“PT Adaro Indonesia ini merupakan mitra yang selalu mendukung kegiatan PWI Kalsel. Tak hanya kegiatan di bidang olahraga seperti turnamen futsal ini, namun pada sejumlah kegiatan PWI Kalsel, PT Adaro Indonesia selalu mendukung penuh, baik itu pelaksanaan UKW hingga kegiatan-kegiatan yang bertujuan dalam meningkatkan kualitas SDM-SDM wartawan di Banua,” ujarnya.

Tak lupa, Zainal Helmie juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalsel dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga yang juga selalu mendukung kegiatan keolahragaan yang dilaksanakan PWI Kalsel.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pertandingan futsal yang diikuti desk-desk liputan dan PWI-PWI kabupaten/kota se-Kalsel ini menggunakan format setengah kompetisi, kemudian dilanjutkan dengan sistem gugur pada fase berikutnya.

Manarik disaksikan, tim-tim futsal desk liputan dan PWI kabupaten/kota se-Kalsel akan bersaing memperebutkan hadiah uang pembinaan, yakni Rp10 juta untuk juara 1, Rp6 juta untuk juara 2, Rp4 juta untuk juara 3, dan Rp3 juta untuk juara 4. (PWI Kalsel/RDM/RH)

Exit mobile version