Diskominfo Kalsel Gelar Bimtek Pengelolaan Website KIM.id

BANJARMASIN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kalimantan Selatan terkait pengelolaan website KIM.id, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Selasa (29/10).

Kegiatan yang diikuti 100 peserta ini menghadirkan 4 narasumber dari Kementerian Kominfo, Praktisi Analis KIM.id, Diskominfo Kalsel serta Dinas PMD Kalsel tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim.

Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Muhamad Muslim mengatakan selain meningkatkan keterampilan teknis, Bimtek ini bertujuan memberdayakan KIM agar mampu membangun jaringan informasi sosial dan berperan sebagai penghubung informasi masyarakat dalam rangka diseminasi informasi.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim saat membuka Kegiatan Bimtek KIM.id

“Melalui KIM.id, kami yakin akan ada dukungan yang lebih luas dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat,” ujarnya.

KIM, lanjut Muslim, merupakan organisasi yang dibentuk dari masyarakat dan untuk masyarakat, yang menyajikan informasi mengenai potensi daerah dan dikemas secara variatif sehingga mudah diterima.

“Dengan Bimtek ini, kami berharap KIM dapat meningkatkan produktivitas dalam menghasilkan konten yang terus bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan bahwa dari total 100 KIM yang terdaftar, hanya 30 persen yang aktif mengelola media untuk mendiseminasikan informasi dari pemerintah daerah sehingga melalui Bimtek ini, diharapkan partisipasi KIM meningkat secara signifikan, sehingga target 80 persen KIM aktif dapat tercapai.

Suasana Bimtek Pengelolaan Website KIM.id

“Masalah yang sering dihadapi oleh KIM hampir sama di setiap daerah, antara lain keterbatasan kapasitas SDM, perangkat teknologi yang belum memadai, minimnya anggaran, serta tantangan dalam produksi dan pemilihan konten,” kata Muslim.

Kemudian, untuk memperkuat kapasitas KIM di masa depan, Diskominfo Kalsel berencana menggelar Jambore KIM pada 2025 mendatang.

“Jambore ini menjadi wadah bagi KIM untuk saling bertukar ide dalam menyampaikan informasi dari pemerintah daerah. Informasi sekecil apapun, jika dikemas menarik, pasti akan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan MoU untuk optimalisasi diseminasi informasi antara Dinas Kominfo Kalsel dengan sejumlah OPD Kalsel, diantaranya Dinas PMD, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian dan Media untuk pembinaan serta pengembangan KIM di wilayah Kalsel. (BDR/RDM/APR)

DPRD Kalsel : Pelaksanaan SKD CPNS di Lingkup Pemprov Berjalan Lancar

Banjarbaru – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2024 mendapat perhatian Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Kalsel.

Rombongan Komisi I DPRD Kalsel yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rais Ruhayat didampingi Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Ahmad Bahasyim dan Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Noor langsung melakukan pemantauan ke lokasi seleksi yang terletak di kawasan perkantoran Gubernur Kalsel, pada Senin (28/10).

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Noor mengatakan, sebagai mitra kerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, pihak berkewajiban untuk melihat keadaan dan pelaksanaan kegiatan SKD CPNS Tahun 2024.
Ia menilai, secara umum pelaksanaan SKD CPNS Tahun 2024 ini sudah berjalan dengan baik, patut dipertahankan dan dikembangkan lagi.

“Sudah kita anggap bagus dan terus dikembangkan, dipertahankan, dan kalau kemudian ada evaluasi nanti kita akan bersama-sama mengevaluasinya dan membenahinya. Tapi secara umum sudah bagus,” jelasnya.

Ilham menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan seleksi ini yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dengan harapan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan berhasil mendapatkan calon-calon PNS yang memenuhi persyaratan.

“Yang menarik adalah sistem CAT yang digunakan sehingga langsung setelah selesai proses ujian akan langsung keluar (nilainya) sehingga ini akan memudahkan dari pihak BKD untuk menentukan kelulusan dari pesertanya,” tuturnya.

Ilham berharap, melalui seleksi ini dapat menghasilkan lulusan CPNS yang benar-benar terbaik untuk menjalankan roda pemerintahan, khususnya di Kalsel.

“Harapan kita bagi mereka yang terpilih, semangat untuk bekerja. Sedang yang belum terpilih janga putus asa, masih ada kesempatan lain,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan SKD CPNS di lingkup Pemprov Kalsel Tahun 2024 yang dilaksanakan sejak tanggal 26 – 28 Oktober 2024 dibagi dalam delapan sesi pelaksanaan. Untuk satu sesi diikuti sebanyak 500 peserta dengan jumlah total sebanyak 4.289 orang.

Keseluruhan peserta akan memperebutkan 125 formasi yang terbagi dalam 6 jabatan fungsional, yakni Arsiparis, Auditor, Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintah Daerah (P2UPD), Perencana, dan Analis Ketahanan Pangan. (ADV-NRH/RDM/APR)

Petani Banjarmasin Ujicoba Penanaman Benih Padi Varietas Siam Madu

BANJARMASIN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin mendapatkan bantuan pupuk dan benih padi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin Yuliansyah menjelaskan, di tahun 2024 ini pihaknya telah menerima bantuan pupuk dan bibit padi, akan disalurkan secepatnya kepada para petani di Kota Banjarmasin.

Kepala DKPPP Banjarmasin Yuliansyah

“Bantuan pupuk dan benih padi telah kami terima,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Senin (28/10).

Saat ini, untuk benih padi untuk panen dua kali dalam satu tahun, menurutnya mulai ditanam pada November mendatang.

“Petani di Kota Banjarmasin mencoba penanaman benih padi varietas siam madu bantuan Pemprov Kalsel pertama kali,” ucapnya.

Yuliansyah mengatakan, saat ini petani di Kota Banjarmasin telah melakukan panen pertama mereka, dan selesai Oktober ini, serta sebagian petani telah melakukan penyemaian.

“Sehingga, pada bulan Nopember mendatang mencoba melakukan penanaman benih padi varietas siam madu di Kota Banjarmasin ini,” ujarnya.

Beras siam madu ini memiliki rasa yang akan disenangi oleh warga Kota Banjarmasin.

”Dengan adanya bantuan tersebut tentunya dapat membantu petani yang ada di Kota Banjarmasin,” ucap Yuliansyah. (SRI/RDM/APR)

Gubernur Ingatkan Pentingnya Menjaga Semangat Nilai Kejuangan 45 Melalui Kekuatan Rakyat Banua

Banjarmasin – Dewan Harian Daerah Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan 45 (DHD 45) Provinsi Kalimantan Selatan, menyelenggarakan Sosialisasi “Semangat Nilai – Nilai Kejuangan 45 Melalui Kekuatan Rakyat Banua”, pada Senin (28/10) di Banjarmasin.

Sosialisasi dibuka Gubernur Kalsel melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan sekaligus menyampaikan sambutannya.

Disampaikan, Gubernur menyambut positif atas terselenggaranya sosialisasi nilai kejuangan 45 ini, karena menjadi momentum penting bagi semua untuk mengenang dan menyegarkan kembali semangat perjuangan para pahlawan yang telah berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa.

Nilai-nilai yang terkandung dalam kejuangan 45 seperti nasionalisme, patriotisme, dan semangat pantang menyerah adalah warisan yang harus dijaga dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Di era modern yang penuh tantangan ini terutama di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi, semangat kejuangan perlu dijaga agar bangsa ini tetap kuat berdiri dan kokoh,” ujarnya.

Gubernur juga mengapresiasi inisiatif dengan harian DHD 45 Provinsi Kalsel yang senantiasa konsisten dalam memperluaskan nilai-nilai kejuangan kepada masyarakat.

Sosialisasi bertemakan “Satukan pemikiran dan kekuatan semangat mewujudkan DHD 45 yang berdayaguna untuk kemaslahatan Banua” ini berlangsung 28 – 29 Oktober yang diikuti pengurus DHD 45 tingkat provinsi (DHD) dan kabupaten/kota (DHC) se Kalsel.

Disampaikan ketua panitia kegiatan, Supianoor dalam laporannya, bahwa tujuan kegiatan adalah dalam rangka upaya penanaman nilai-nilai dan semangat kejuangan 45 bagi organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan di Provinsi Kalsel, menumbuhkembangkan semangat juang dan jiwa nasionalisme serta nilai-nilai Pancasila pada generasi penerus bangsa.

Diharapkan peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai dan semangat kejuangan 45 di lingkungan keluarga, masyarakat sebagai sarana untuk berkarya melaksanakan kegiatan bermanfaat bagi kepentingan bersama.

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Korem 101/Antasari, Badan Kesbangpol Kalsel, DHD 45 Provinsi Kalsel, Ketua Harian DHD 45 Provinsi Kalsel Zulfadli Gazali, dan Ketua Dewan Paripurna DHD 45, Gusti Muhammad Hatta.

Adapun peserta sosialisasi, 46 orang dari pengurus DHD 45 dan unsur dewan paripurna, 39 pengurus harian DHC, dari organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, serta para peninjau (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Peringati Sumpah Pemuda ke-96, Generasi Pemuda FKPPI Kunjungi Museum Lambung Mangkurat

BANJARBARU – Salah satu bentuk kegiatan generasi pemuda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI – Polri (FKPPI) Kalimantan Selatan dalam memaknai hari sumpah pemuda ke-96, pihaknya menggelar kegiatan di Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalsel, di Banjarbaru, Selasa (28/10).

Kegiatan yang dilaksanakan, berupa pengenalan sejarah yang ada di Kalsel, kepada para generasi pemuda FKPPI Kalsel, seperti melihat perjuangan para pahlawan dalam menyebarluaskan agama islam di banua lambung mangkurat ini. Para generasi pemuda FKPPI Kalsel ini dengan khidmat, mendengarkan paparan dari tim Museum Lambung Mangkurat, yang menjelaskan sejarah penyebaran agama islam di banua, hingga kemenagan para pahlawan dalam mengusir penjajah dari banua ini. Contohnya saja perjuangan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (datu Kelampayan) dalam menyebarkan agama islam dimasa penjajahan.

Kepada Abdi Persada FM, salah seorang Pengurus Museum Lambung Mangkurat, Muhammad mengaku gembira, akan kedatangan FKPPI Kalsel yang memiliki minat yang besar dalam belajar sejarah penyebaran agama di banua.

Generasi muda FKPPI Kalsel kunjungi Museum Lambung Mangkurat

“Para generasi muda ini tak sungkan dalam bertanya untuk mengetahui bagaimana sejarah di Kalimantan Selatan ini,” ungkap Muhammad.

Pihaknya juga mengharapkan dengan adanya kegiatan belajar pengetahuan sejarah ini, para generasi pemuda FKPPI Kalsel dapat menyebarluaskannya kepada teman – teman mereka, sehingga perjuangan para pahlawan akan diketahui masyarakat luas, terlebih khususnya para pemuda yang sudah kekurangan minat dalam pengetahuan sejarah banua.

“Kami mengapresiasi kegiatan generasi pemuda FKPPI Kalsel di Museum Lambung Mangkurat ini, dimana para pemuda dengan khidmatnya belajar sejarah,” tutup Muhammad.

Sementara itu, Sekretaris HIPWI FKPPI Kalsel Nawang Wijayati, menyampaikan bahwa generasi pemuda FKPPI Kalsel, terlebih khususnya generasi muda Kalsel, harus tau bagaimana perjuangan para pemuka agama dalam menyebarluaskan agama di Kalimantan Selatan ini, apalagi perjuangan mereka masih dalam masa peperangan (memperebutkan kemerdekaan RI).

“Ketika anak – anak muda penerus bangsa ini memahami bagaimana sulitnya, bertahapnya, masuknya semua agama di Kalimantan Selatan ini, maka kami berharap semua pihak dapat menjaga ke aneka ragaman budaya yang ada di banua ini,” ungkap Nawang.

Ia menambahkan, hari sumpah pemuda merupakan hari besar nasional yang harus dirayakan bersama – sama semua pihak, termasuk generasi pemuda FKPPI Kalsel, dengan menanamkan semangat perjuangan para pemuka agama dalam menyebarluaskan keyakinan mereka.

“FKPPI Kalsel menginginkan para generasi pemuda FKPPI Kalsel, agar dapat menanamkan sifat – sifat pemuka agama, yang tak kenal lelah dalam menyebarkan agama islam,” sahut Nawang.

Nawang mengharapkan, kegiatan – kegiatan seperti sekarang ini, dapat menjadi kegiatan rutin FKPPI Kalsel, sehingga sejarah penyebaran agama di banua kalsel tidak akan terlupakan dan akan terus diingat dari masa kemasa.

“Kami memilih Museum Lambung Mangkurat karena dimuseum ini terdapat berbagai sejarah yang perlu diketahui oleh para generasi pemuda,” tutupnya. (MRF/RDM/APR)

Exit mobile version