DPRD Banjarmasin Terima Usulan Prakarsa Pemko Raperda Tentang Rumah Mediasi

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menerima usulan Prakarsa Pemerintah kota tentang Rumah Mediasi, melalui Rapat Paripurna Tingkat I, pada Rabu (23/10)

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, disela Rapat Paripurna mengatakan, dari pemandangan umum fraksi-fraksi telah menerima pengajuan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rumah Mediasi untuk dibahas ke tingkat selanjutnya.

Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, saat memberikan komentarnya

“Saat ini ada 7 fraksi yang memberikan tanggapan,” ucapnya

Menurutnya, kehadiran payung hukum ini sangat penting, untuk memberikan solusi bagi masyarakat yang terjadi perselisihan, agar tidak berlanjut hingga ke Kepolisian dan Pengadilan. Pihaknya mengapresiasi ini. Langkah yang tepat sebagai solusi kedepannya.

“Setiap sengketa atau perselisihan warga, dapat segera didamaikan, tidak sampai ke ranah hukum,” jelasnya

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menambahkan, tujuan pengajuan Raperda Rumah Mediasi, akan dipusatkan di setiap kantor Kelurahan, melibatkan langsung Lurah Babinkantibmas dan Babinsa. Sehingga, harus memiliki payung hukum, karena dengan pendanaan.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, saat menyampaikan sambutan

“Rumah Mediasi ini diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki permasalahan dapat diselesaikan secara kekeluargaan,” tutupnya.

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD kota Banjarmasin Rikval Fachruri, didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, Mathari, Muhammad Isnaini dan Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto, dihadiri Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Kalangan Legislatif dan Eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Hasil Pra Rakorprov, KONI Kalsel Sepakat Porprov Dilaksanakan Tahun 2025

BANJARMASIN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Pra Rapat Koordinasi Provinsi (Rakorprov), dan mencapai kesepakatan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel dilaksanakan di tahun 2025 mendatang. Meski sebelumnya adanya rencana pelaksanaan di tahun 2026.

Pra Rakorprov ini dilaksanakan di Gelanggang Remaja Olahraga (GOR) Hasanuddin HM, Rabu (23/10).

Pra Rakorprov ini dipimpin Wakil Ketua Umum Peningkatan Prestasi KONI Kalsel Gusti Perdana Kusuma.

“Pada Pra Rakerprov ini membahas waktu, tempat, cabor yang dipertandingkan pada Porprov Kalsel mendatang,” ungkapnya.

Pada Pra Rakerprov ini, lanjutnya, untuk Pelaksanaan Porprov Kalsel terbanyak diajukan pada Tahun 2025 mendatang, dilaksanakan.

“Sehingga disepakati untuk Porprov Kalsel dilaksanakan di Tahun 2025,” ungkap Gusti Perdana.

Untuk tempat pelaksanaan, tambahnya, hanya satu daerah yang mengajukan diri, yakni Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Kesiapan tersebut, diakui langsung oleh Sekretaris Umum KONI Tala Aries Trisnantri.

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Tala Aries Trisnantri

“KONI Kabupaten Tanah Laut sudah siap melaksanakan kegiatan pelaksanaan Porprov Kalsel,” ucapnya.

Bahkan, lanjut Aries, Pemerintah Kabupaten Tala sudah menganggarkan untuk pelaksanaan Porprov pada Tahun 2025 mendatang.

“Selain sudah siap anggaran, begitu juga untuk kesiapan tempat pertandingan,” ucap Aries.

Dukungan terhadap pelaksanaan Porprov di Tahun 2024 juga disampaikan Plh Ketua KONI Kotabaru Zulkipli AR.

Plh Ketua KONI Kotabaru Zulkipli AR

Menurutnya, Pemerintah Kotabaru telah menganggarkan untuk keikutsertaan pada pelaksanaan Porprov Kalsel di Tahun 2025 tersebut.

“Sehingga kami mendukung pelaksanaan Porprov Kalsel dilaksanakan di Tahun 2025 mendatang,” ucapnya.

Apabila diundur pelaksanaan di tahun 2026 pihaknya menolak rencana tersebut. Karena sudah dianggarkan di tahun 2025 tersebut. (SRI/RDM/RH)

DPRD Provinsi Kalsel Berharap Mutu Pendidikan di Kalsel Semakin Meningkat

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan agar mutu pendidikan di Kalsel semakin meningkat di tahun 2025.

Harapan itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, usai memimpin rapat kerja Komisi IV DPRD Kalsel bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Rabu (23/10), dengan agenda pembahasan program kerja tahun 2025.

“Singkatnya kami ingin mengetahui apakah program-program prioritas yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, termasuk juga anggarannya, kita tentunya ingin melihat apakah sudah pas atau belum,” katanya.

Dari rapat kerja tersebut, Jihan juga menemukan sebuah fakta bahwa posisi Angka Harapan Lama Sekolah (AHLS) dan Angka Rata-Rata Lama Sekolah (ARLS) tahun 2023 Kalsel di regional Kalsel sangat memprihatinkan. Untuk itu, ia berharap agar hal tersebut mendapatkan perhatian serius dari Pemprov Kalsel.

“AHLS kita di Regional Kalsel berada di posisi 3 dengan angka 12,86, sedangkan ARLS berada di posisi empat dengan angka 8,55. Tentu kita berharap ke depannya hal-hal semacam ini harus mendapatkan perhatian,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Lewat Rombong Barakah, Bank Kalsel Buka Jalan Sukses Bagi UMKM Pra Sejahtera

BANJARMASIN – Bank Kalsel terus menunjukkan komitmen nya mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kalimantan Selatan. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel, kembali menyerahkan bantuan berupa 3 (tiga) Rombong Barakah kepada pelaku UMKM di wilayah Banjarmasin.

Bantuan ini diserahkan langsung Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin secara bergantian kepada 3 (tiga) penerima Rombong Barakah. Yaitu Wahyu Pazeri (Usaha Minuman Es), Andi Chandra (Usaha Onde – Onde), Normawati (Usaha Minuman Capcin). Adapun acara penyerahan berlangsung di Basement Kantor Pusat Bank Kalsel pada Senin (21/10) . Penyerahan bantuan didampingi Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi dan Kepala Cabang Utama Banjarmasin, Suriadi, serta Kepala Bagian Corporate Communication and Customer Care, Nindri Yuwani.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan, bahwa pemberian rombong gratis ini didasarkan pada hasil tinjauan lokasi dan tempat tinggal penerima yang termasuk dalam kategori 8 asnaf. Dimana, dana tersebut bersumber dari 2,5 persen gaji pegawai Bank Kalsel yang dipotong setiap bulannya serta donasi masyarakat yang dikumpulkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel.

“Kami berharap kedepannya bantuan Rombong Barakah ini dapat membawa keberkahan bagi para pelaku UMKM di Kalimantan Selatan, sehingga dagangan mereka laris manis dan berdampak untuk meningkatkan perekonomian di Kalimantan Selatan. Dalam hal ini juga, saya mengajak masyarakat Kalimantan Selatan untuk terus mendoakan agar bisnis Bank Kalsel semakin sukses, sehingga kami dapat terus memberikan keberkahan bagi Banua,” ucap Fachrudin.

Sementara itu, perwakilan pelaku UMKM penerima rombong barakah, Normawati yang merupakan penjual minuman, mengucapkan terima kasih kepada Bank Kalsel melalui UPZ Bank Kalsel atas rombong baru yang diterimanya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bank Kalsel melalui UPZ Bank Kalsel atas bantuan Rombong Barakah ini. Sebelumnya, saya hanya berjualan dengan peralatan yang bisa dikatakan tidak layak pakai dan Alhamdulillah dengan adanya rombong baru ini, saya bisa lebih mudah menjajakan produk dan menarik lebih banyak pelanggan. Semoga usaha saya semakin berkembang dan bisa ikut berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus berusaha dan memberikan yang terbaik, serta Bank Kalsel semakin maju dan berjaya,” pungkas Normawati. (ADV-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version