RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Kolaborasi dengan IKORGI Gelar Baksos di SMAN 2 Banjarmasin

BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, berkolaborasi dengan Ikatan Konservasi Gigi Indonesia (IKORGI) menggelar Bakti Sosial di SMAN 2 Banjarmasin, pada Senin (7/10)

Kepada sejumlah wartawan, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto di sela kegiatan mengatakan, bakti sosial ini dalam bentuk Pengabdian Masyarakat SINI VII Ikatan Konservasi Gigi Indonesia (IKORGI) dengan mengangkat tema tentang “Penanganan Karies Gigi pada Remaja”, guna memberikan edukasi cara merawat gigi sejak dini dan persiapan memasuki sekolah lanjutan seperti ke TNI/Polri/ dan Kedinasan.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto, saat diwancara

“Kami berupaya menurunkan angka karies gigi terurama yang masih usia remaja,” ucapnya

Disampaikan Teguh yang juga sebagai Ketua IKORGI Kalsel, bakti sosial di SMAN 2 Banjarmasin telah diikuti 1400 peserta didik, kemudian setelah dilakukan skrining ada sekitar 100 orang lebih siswa siswi kelas XI dan XII diberikan tindakan seperti menambal gigi dan penanganan saluran akar. Terkait jumlah dokter menangani untuk kegiatan ini, ada sebanyak 250 dokter terdiri dari dokter gigi spesialis dan dokter gigi umum.

“Gelaran ini kita juga bekerjasama dengan FKG ULM dan PDGI Kalsel,” jelasnya

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Banjarmasin Mukeniansyah menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi gelaran ini merupakan kedua kali oleh RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel. Sebelum bakti sosial para peserta didik kelas XI dan XII diberikan penyuluhan melalui Zoom Meeting yang diikuti dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Dimana, untuk mengetahui berbagai macam penyebab penyakit gigi, bahaya kalau dibiarkan gigi berlubang dan penanganan gigi setelah diberikan tindakan oleh dokter gigi.

Kepala SMAN 2 Banjarmasin Mukeniansyah, memberikan komentarnya

“Gelaran dipusatkan di Aula SMAN 2 Banjarmasin,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Cabor Renang NPC Kalsel Raih Medali Emas Pertama Untuk Banua di Peparnas 2024 di Solo

SOLO – Cabang olahraga Renang Atlet National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Kalimantan Selatan berhasil menyumbangkan medali emas pertama, untuk Banua di Peparnas Tahun 2024 di Solo.

Pelatihan Para Renang NPCI Kalsel Djuhriannoor mengatakan, pihaknya tentu bersyukur atas raihan medali emas dan perak untuk atlet renang NPC Kalsel ini.

Pelatih Para Renang NPC Kalsel Djuhriannoor

“Tentu kami bersyukur telah menyumbangkan medali emas untuk Provinsi Kalimantan Selatan, di Peparnas Solo ini,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Senin (7/10).

Atlet renang NPC yang berhasil meraih medali emas atas nama Rafli pada kategori gaya dada 100 meter.

Tidak hanya berhasil menyumbangkan medali emas untuk Kalsel, cabor renang ini juga menyumbangkan medali perak, yang diraih Ansari pada kategori gaya bebas 400 meter.

“Hari ini Renang NPC kalsel telah menyumbangkan dua medali yaitu emas dan perak,” ucapnya.

Djuhriannoor berharap, prestasi kedua atlet renangnya tersebut, dapat diikuti oleh atlet NPC lainnya yang bertanding di Peparnas Tahun 2024 di Solo ini, dapat memberikan prestasi terbaiknya. (SRI/RDM/RH)

Empat Pimpinan DPRD Kalsel Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Supian HK Kembali Jabat Ketua

BANJARMASIN – Empat orang pimpinan definitif DPRD Provinsi Kalimantan Selatan masa jabatan tahun 2024-2029 melakukan pengambilan sumpah dan janji pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel yang dilaksanakan pada Senin, (7/10).

Suasana Pengambilan Sumpah Janji Pimpinan DPRD Kalsel Masa Jabatan 2024-2029

Legislator dari Fraksi Partai Golkar, Supian HK, yang notabene merupakan Ketua DPRD Provinsi Kalsel masa jabatan tahun 2019-2024, kembali didaulat menjadi Nakhoda Perwakilan Rakyat “Rumah Banjar” masa jabatan tahun 2024-2029.

Menyusul, menduduki jabatan sebagai wakil ketua, yang pertama Kartoyo dari Fraksi NasDem, kedua Muhammad Alpiya Rakhman dari Fraksi Gerindra, dan yang ketiga Desy Oktavia Sari dari Fraksi Partai Amanat Nasional. Ketiganya merupakan pendatang baru di “Rumah Banjar.”

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Kalsel yang sudah memberikan kepercayaan kepada para pimpinan. Ia juga mengajak seluruh anggota DPRD Provinsi Kalsel untuk bahu-membahu memberikan kontribusi terbaik.

“Dengan terlaksananya pengucapan sumpah atau janji yang sudah disaksikan bersama tadi, maka pimpinan DPRD Provinsi Kalsel masa jabatan tahun 2024 – 2029 mulai memasuki masa tugas yang diwajibkan untuk memimpin lembaga DPRD yang diamanahkan oleh rakyat Kalsel untuk lima tahun yang akan datang,” ujar Supian HK.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, mengucapkan selamat kepada pimpinan definitif DPRD Provinsi Kalsel yang baru saja diambil sumpah dan janji yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin, Gusrizal.

“Momentum pengucapan sumpah janji pimpinan DPRD Provinsi Kalsel masa jabatan tahun 2024-2029 ini, merupakan bagian penting dalam proses demokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan di Kalsel. Di bawah kepemimpinan baru ini, semoga kolaborasi antar legislatif dan eksekutif semakin kuat,” ujar Paman Birin, sapaan akrab Sahbirin Noor. (ADV-NRH/RDM/RH)

Gema Maulid 40 Malam Salah Satu Bukti Cinta Kepada Nabi SAW

BANJARMASIN – Gema Maulid 40 Malam menjadi salah satu bukti kecintaan Umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Biro Organisasi, Galuh Tantri Narindra saat pelaksanaan malam ke-32 kegiatan Gema Maulid 40 Malam di Gedung Mahligai Pancasila pada Sabtu (5/10).

Kepala Biro Organisasi, Galuh Tantri Narindra membacakan sambutan Gubernur Kalsel

Sahbirin menjelaskan melalui acara ini diharapkan dapat semakin meningkatkan ketakwaan umat Islam kepada Allah SWT dan memperkuat rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

“Terimakasih kepada ratusan jamaah yang telah berhadir dalam Gema Maulid 40 Malam ini,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan, Penceramah, Profesor Abdul Hafiz Anshari dalam tausiyahnya. Menurutnya, bukti cinta kepada Nabi SAW adalah dengan mengikuti Nabi SAW yaitu dengan menghidupkan sunnahnya.

Prof A Hafiz Anshari menyampaikan tausiyah di malam 32 Gema Maulid 40 Malam

“Balasan terhadap orang yang mengikuti Nabi SAW adalah surga,” terangnya.

Untuk diketahui, malam ke 32 Gema Maulid 40 Malam dimulai dengan pembacaan Sholawat Barzanji oleh grup Maulid Jaassurur dari Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Muhammad Rosyadi.

Turut hadir pada malam ke 32 Gema Maulid ini, antara lain pejabat, karyawan dan karyawati SKPD lingkup Pemprov Kalsel diantaranya Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Badan Riset dan Inovasi Daerah, Biro Kesra dan RSUD Ansari Saleh. (NRH/RDM/RH)

Gema Maulid 40 Malam, Tingkatkan Kualitas SDM Kalsel

BANJARMASIN – Tidak terasa, Gema Maulid 40 Malam yang digagas Gubernur, Sahbirin Noor, sudah hampir memasuki babak akhir. Sejak dimulai pada 4 September lalu, jemaah dari berbagai lokasi di Kalsel selalu memenuhi gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin setiap malamnya. Termasuk pada Minggu (6/10) malam, atau pada malam ke-33.

Sepekan jelang berakhirnya Gema Maulid 40 Malam, gedung Mahligai Pancasila dipenuhi warga dari kota Banjarmasin dan sekitarnya, serta dari Anjir, Barito Kuala. Termasuk dari kalangan ASN lingkup Pemprov Kalsel. Yakni dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Disdukcapil, Dinas ESDM, Biro Administrasi Pembangunan dan dari RSJ Sambang Lihum.

Saat mewakili Gubernur, Sahbirin Noor sebagai tuan rumah kegiatan pada malam ke-33, Pjs Bupati Hulu Sungai Tengah sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalsel, Farid Fakhmansyah mengatakan, bahwa Gema Maulid 40 Malam ini sejalan dengan visi misi Gubernur, untuk meningkatkan kualitas SDM di Kalsel.

Pjs Bupati HST (kiri) saat mewakili Gubernur Kalsel sebagai tuan rumah Gema Maulid malam ke-33

“Paman Birin sengaja memilih bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW untuk menggelar kegiatan keagamaan ini. Tujuannya agar jemaah dari mencontoh akhlak dari manusia paling mulia yang pernah dilahirkan ke dunia,” jelasnya.

Farid menyampaikan pepatah lama yang menegaskan keputusan untuk melaksanakan Gema Maulid ini. Yakni memiliki rencana satu tahun, maka tanamlah padi. Jika memiliki rencana 10 tahun, maka tanamlah pohon. Dan jika memiliki rencana 100 tahun, maka didiklah manusia.

“Penting bagi kita untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalsel, dengan kegiatan keagamaan seperti yang dilaksanakan malam ini,” tutupnya.

Tidak lupa, Farid Fakhmansyah mewakili Gubernur juga berterima kasih dengan kehadiran seluruh jemaah meramaikan Gema Maulid, dan memohon maaf apabila masih ada kekurangan dalam pelayanan.

Hadir memberikan tausiyah pada malam ke-33 ini, pimpinan Majelis Ta’lim Nurul Ikhwan Alalak Barito Kuala, Tuan Guru Abdullah Sani. Sementara ayat – ayat suci Al-Qur’an dilantunkan Qoriah, Robiatul Adawiyah dan sholawat okeh grup Maulid Habsyi Raudhatul Mustofa dari Kelayan B Banjarmasin. (RIW/RDM/RH)

Exit mobile version