Pemprov Kalsel Umumkan Kualifikasi Pendidikan untuk Formasi PPPK 2024

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) memberikan informasi terbaru terkait kualifikasi pendidikan untuk Formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2024.

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah melalui Kassubid Pengadaan dan Pemberhentian, Muhammad Randi, menjelaskan pengumuman ini bukanlah bagian dari pembukaan pendaftaran, melainkan panduan bagi calon peserta untuk mempersiapkan berkas dan mengetahui formasi yang akan dibuka pada penerimaan PPPK Tahun Anggaran 2024/2025.

Kasubbid Pengadaan dan Pemberhentian, BKD Kalsel, Muhammad Randi

“Pemprov Kalsel mendapatkan jatah formasi sebanyak 1.493 untuk PPPK tahun ini. Rinciannya meliputi 1.000 formasi bagi PPPK Guru, 175 formasi untuk PPPK Tenaga Kesehatan, dan 318 formasi untuk PPPK Tenaga Teknis,” ungkapnya, Selasa (17/9).

Randi mengatakan formasi ini diprioritaskan bagi non-ASN yang sudah terdata dalam sistem BKN serta tenaga honorer yang telah bekerja minimal dua tahun berturut-turut di lingkup Pemprov Kalsel.

“Oleh karena itu di imbau agar non ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel untuk mengikuti seleksi PPPK tahun ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, KemenPAN-RB juga telah menerbitkan kebijakan yang memungkinkan pelamar yang tidak lolos seleksi PPPK dapat dipertimbangkan untuk diangkat menjadi PPPK paruh waktu, meski rincian teknis pengangkatannya masih menunggu regulasi lebih lanjut.

Selain itu, untuk formasi PPPK Teknis, terdapat jabatan yang dibuka bagi lulusan dari berbagai jurusan.

“Jabatan penata layanan operasional kini tersedia bagi semua latar pendidikan, termasuk pengelola layanan operasional untuk lulusan D III, dan pranata administrasi perkantoran bagi lulusan SLTA/sederajat,” tutup Randi. (BDR/RDM/APR)

Wisuda STMIK Indonesia Banjarmasin, Paman Birin : SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Kalsel di Era Digital

BANJARMASIN – Dalam era globalisasi dan transformasi digital yang pesat, peran pendidikan menjadi sangat krusial dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing dan berinovasi sehingga pentingnya pendidikan dalam membangun masa depan daerah, khususnya di Kalimantan Selatan. Hal ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah, saat menghadiri Dies Natalis ke-XXXII dan Wisuda ke-XXVIII STMIK Indonesia Banjarmasin yang digelar di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Sabtu (14/9).

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini menyoroti peran vital perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan berkualitas yang siap menghadapi tantangan zaman.

“Provinsi kita yang kaya akan potensi alam dan budaya membutuhkan SDM yang unggul, tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki keterampilan, karakter kuat, serta daya saing tinggi,” ungkap Paman Birin.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel

Ia juga menekankan bahwa pengembangan SDM yang berkualitas merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk masa depan Kalimantan Selatan sehingga pendidikan menjadi kunci dalam mencetak generasi muda yang siap menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat lokal maupun global.

Selain itu, Gubernur memberikan apresiasi kepada STMIK Indonesia Banjarmasin yang telah berperan aktif selama lebih dari tiga dekade dalam menyediakan pendidikan berkualitas, terutama di bidang teknologi informasi. Menurutnya, lulusan dari sektor ini memiliki peran strategis di era digital seperti sekarang.

“Hari ini kalian tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga memulai babak baru dalam hidup kalian. Ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama di kampus harus menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja dan berkontribusi bagi masyarakat,” tuturnya.

Gubernur berharap para lulusan STMIK Indonesia Banjarmasin mampu menjadi inovator dan pemimpin masa depan yang membawa perubahan positif bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Suasana Dies Natalis ke-XXXII dan Wisuda ke-XXVIII STMIK Indonesia Banjarmasin

“Sebagai lulusan di bidang teknologi dan informasi, kalian berada di garis depan dari revolusi industri yang sedang berlangsung,”

Ia juga memberikan penghargaan tinggi kepada para dosen dan seluruh civitas akademika yang telah berkontribusi dalam mencetak generasi penerus bangsa.

“Dedikasi para pengajar sangat penting dalam mendidik dan mempersiapkan para lulusan menjadi SDM unggul. Semoga STMIK Indonesia Banjarmasin terus menjadi pilar penting dalam dunia pendidikan di Kalimantan Selatan,” tutupnya.

Sementara itu, ketua STMIK Indonesia Banjarmasin, Seradi Angkasa dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total 412 mahasiswa aktif, pada wisuda tahun ini STMIK Indonesia Banjarmasin meluluskan 90 mahasiswa dari program studi Sistem Informasi, Teknik Informatika, Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi.

“Semoga lulusan dari kampus ini dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah khususnya Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (BDR/RDM/APR)

Calon Pimpinan DPRD Kalsel 2024-2029 Resmi Diumumkan, Ini Nama-namanya

Banjarmasin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Masa Bakti 2024–2029 secara resmi mengumumkan calon pimpinan dalam Rapat Paripurna yang diselenggarakan di gedung DPRD Kalsel pada Selasa, (17/9).

Rapat paripurna ini menjadi momen penting dalam proses pembentukan kepemimpinan baru DPRD Kalsel yang akan menjalankan tugas legislatif selama lima tahun ke depan.

Pada kesempatan ini, Ketua DPRD Kalsel Sementara, Supian HK selaku pimpinan rapat paripurna, mengumumkan empat nama calon pimpinan DPRD, yang terdiri dari satu calon ketua dan tiga calon wakil ketua.

“Adapun nama-nama yang diusulkan untuk diumumkan ialah Supian HK sebagai calon Ketua DPRD Provinsi Kalsel, serta Kartoyo, Muhammad Alpiya Rakhman dan Desy Oktavia Sari sebagai calon Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel,” ungkapnya.

Nama-nama Calon Pimpinan DPRD Kalsel 2024-2029

Proses pengusulan nama-nama ini merupakan hasil dari mekanisme internal partai politik yang memiliki kursi terbanyak di DPRD Kalsel, di mana Supian HK diusulkan oleh Partai Golkar, sementara Kartoyo diusulkan oleh Partai Nasdem, Muhammad Alpiya Rakhman oleh Partai Gerindra dan Desy Oktavia Sari oleh Partai Amanat Nasional.

Usulan ini mendapatkan persetujuan penuh dari seluruh anggota DPRD yang hadir dalam rapat tersebut, tanpa ada penolakan ataupun interupsi dari anggota Dewan lainnya. Persetujuan ini kemudian diresmikan melalui Keputusan Dewan Nomor 22 Tahun 2024 tentang Persetujuan DPRD Provinsi Kalsel Terhadap Penetapan Usulan Calon Pimpinan DPRD Provinsi Kalsel Masa Jabatan 2024–2029.

Ketua DPRD Kalsel Sementara, Supian HK didampingi Anggota DPRD Kalsel lainnya

Dalam keterangannya, Supian HK menyampaikan bahwa tahapan selanjutnya setelah persetujuan Dewan ini yakni mengajukan usulan tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) melalui Gubernur Kalimantan Selatan. Pengajuan ini merupakan langkah formal yang wajib dilakukan sebelum nama-nama yang telah diusulkan dapat dilantik secara resmi menjadi pimpinan definitif DPRD Kalsel.

Pengumuman ini menjadi titik penting dalam perjalanan pemerintahan Provinsi Kalsel, khususnya dalam bidang legislatif. Dengan terbentuknya pimpinan yang baru, diharapkan DPRD Kalsel dapat menjalankan fungsi pengawasan, anggaran, dan legislasi dengan lebih efektif dan efisien. (NRH/RDM/APR)

Setwan Banjarmasin Gelar Persiapan Jelang Peringatan Harjad Kota

BANJARMASIN – Menjelang Peringatan Hari Jadi Kota ke-498, berbagai persiapan digelar pihak Sekretariat DPRD kota Banjarmasin. Hal itu disampaikan Sekwan Banjarmasin Iwan Ristianto, kepada sejumlah wartawan, Selasa (17/9).

Iwan mengatakan, saat ini untuk pemasangan tenda dan dekorasi sudah mulai dilakukan, guna memperindah di setiap sudut ruangan, dengan kain berwarna warni, menyambut perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang berusia hampir lima abad.

Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto

“Gelaran tahunan ini rutin dilaksanakan untuk memeriahkan Harjad kota seribu sungai,” ucapnya

Disampaikan Iwan, untuk Rapat Paripurna Sidang Istimewa akan digelar pada Sabtu 21 September 2024 mendatang pukul 10.00 Wita, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Sementara Rudy Heriyadi didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Sementara Harry Wijaya, dihadiri Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, beserta kalangan Legislatif dan Eksekutif.

Tampak satu tukang memasang dekorasi, di halaman parkir Gedung DPRD kota Banjarmasin

“Pagi sebelum digelar Rapur Istimewa, biasanya berziarah ke Makam Sultan Suriansyah,” jelasnya

Lebih lanjut Iwan menambahkan, anggaran
Rapat Paripurna Sidang Istimewa ini sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya berkisar 400 juta rupiah, yakni untuk keperluan dekorasi, konsumsi dan lain-lain. Gelaran Ramah Tamah setelah acara dilaksanakan di halaman parkir Gedung DPRD Banjarmasin.

“Kami juga menyediakan panggung untuk penampilan musik panting menyambut tamu,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

Dina Aulia Sumbangkan 2 Medali Emas Untuk Kalsel

MEDAN – Atlet Pelari Putri Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih dua medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

Keberhasilan atlet putri Kalsel Dina Aulia, setelah mencapai garis finis pada nomor lari gawang 100 meter dengan catatan waktu 11,62 detik. Serta pada nomor lari 100 meter, di Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center, di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada akhir pekan tadi.

Selain menyabet emas, Dina juga memecahkan rekor PON dengan catatan waktu 11.62 detik atas nama Tyas asal Jabar.

“Saya bersyukur serta terimakasih bisa mempersembahkan medali emas untuk Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Begitu juga untuk seluruh masyarakat di Banua, yang telah memberikan dukungan dan doa kepada atlet Kalsel yang tengah berjuang di PON Aceh dan Sumut.

“Keberhasilan ini berkat latihan keras selama dua tahun di Pelatnas Jakarta. Hingga membuahkan hasil saat ini,” ucapnya.

Untuk target kedepannya, atlet lari Kalsel ini mengharapkan dapat masuk Tim Seagames (Asean Games) Tahun 2025 di Thailand.

“Target selanjutnya setelah di PON ini, saya berharap masuk tim Seagames Tahun 2025 mendatang,” ujarnya

Untuk persiapan tersebut, ia akan terus berlatih dan berjuang untuk membawa nama Provinsi Kalimantan Selatan serta Indonesia tersebut.

Dina berharap, dukungan dari semua pihak agar harapan tersebut dapat terwujud.

“Target lainnya saya juga berharap dapat mengikuti olimpiade kedepannya,” ucap Dina. (PON.KALSEL/SRI/RDM/APR)

Gema Maulid 40 Malam, Momentum Maulid Nabi Motivasi Tingkatkan Kualitas Keimanan

BANJARMASIN – Gema Maulid 40 Malam di Kalimantan Selatan, Merupakan Momentum memotivasi meningkatkan kualitas keimanan.

Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang dibacakan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Kalsel Rahmaddin pada Jumat (13/9) menjelaskan, Gema Maulid 40 Malam 1446 Hijriah hari ke 10 yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, hendaklah dimanfaatkan meningkatkan kualitas iman, dengan mengambil hikmah, kearifan dan mengenang kembali perjalanan hidup, serta keteladanan Nabi Besar Muhammad SAW yang diwariskan kepada umat manusia sepanjang hayat.

“Kita harus mengambil pelajaran dan meneladani sifat mulia yang dimiliki Baginda Rasulullah SAW,” ucapnya

Sementara itu, tausiyah yang disampaikan Tuan Guru Muhammad Yannor meminta, ada empat sifat Nabi Besar Muhammad SAW yang patut diteladani dan diamalkan yakni Sidik orang yang jujur, Amanah dapat dipercaya, Fathonah berarti orang yang cerdas, dan Tablig artinya orang yang menyampaikan. Dimana, dengan diamalkan sehari-hari tentu akan meningkat kualitas keimanan masing-masing.

“Peringatan Maulid bukan sekedar bersilaturahmi tetapi sifat Nabi Besar Muhammad SAW sebagai suri tauladan,” jelasnya

Suasana Gema Maulid 40 Malam pembacaan Sholawat bersama

Lebih lanjut Yannor menambahkan, gelaran
Gema Maulid 40 Malam ada beberapa hikmah yang dapat diambil antara lain, umat Islam diajak memperbanyak shalawat untuk Rasulullah SAW, masyarakat akan semakin memperkuat rasa cinta umat kepada Rasul akhir zaman, dengan memantapkan dalam menjalankan ajaran beliau, serta menjadi momentum lebih meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT.

“Mari hadiri dan meriahkan Gema Maulid yang diselenggarakan oleh umat Islam tidak hanya di Mahligai, Mushalla, Masjid serta lingkungan sekitar,” tutup Yannor

Tausiyah yang disampaikan Tuan Guru Muhammad Yannor

Untuk diketahui, Gema Maulid 40 Malam hari ke 10 diisi dengan bersholawat bersama dari group Jami’ul Musthofa dari Manarap Pal 8 Kabupaten Banjar, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an Qoriah Izka Izzati. Turut hadir, ASN lingkup Pemprov Kalsel diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Inspektorat, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, RSJ Sambang Lihum, dan RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, serta jamaah Kecamatan Banjarmasin Utara, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. (NHF/RDM/RZN)

Gema Maulid 40 Malam Diharapkan Dapat Berikan Syafaat Bagi Warga Banua

BANJARMASIN – Pada malam ke 12 kegiatan Gema Maulid 40 Malam yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor (Paman Birin) diharapkan dapat memberi syafaat bagi masyarakat Banua.

Harapan tersebut disampaikan Paman Birin, melalui sambutan yang dibacakan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kehadiran masyarakat yang telah hadir pada Gema Maulid 40 malam,” ucapnya di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (15/9) malam.

Dilaksanakannya, Gema Maulid 40 malam ini sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan syafaat Baginda Rasulullah kepada masyarakat di Banua,” ujarnya.

Paman Birin mengucapkan maaf apabila terdapat kesalahan dalam pelaksanaan Gema Maulid 40 malam.

Pada pelaksanaan Gema Maulid 40 malam ke 12 ini menghadirkan penceramah Tuan Guru Abuya Arrazi Hasyim, Qori Ma’rifah dan diiringi oleh grup Maulid Habsyi Ihya Ulumuddin dari Martapura.

Kegiatan Gema Maulid 40 Malam turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kalsel Supian HK, sejumlah pejabat dan karyawan SKPD lingkup Pemprov Kalsel, antara lain Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata , BPSDMD, Biro Organisasi, RSUD Ulin Banjarmasin serta masyarakat dari Kota Banjarmasin khusus dikawasan Kuin Cerucuk, Kuin Selatan, serta Belitung. (SRI/RDM/RZN)

Gema Maulid 40 Malam, Paman Birin : Dengan memperbanyak shalawat, hati kita akan terikat kepada Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT

Banjarmasin – Gelaran “Gema Maulid 40 Malam 1446 Hijriah” dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas inisiasi Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, terus berlangsung dengan antusiasme yang tinggi.

Pada malam ke-13 ini, acara kembali dihelat di Gedung Mahligai Pancasila dengan dihadiri ratusan jamaah yang terdiri dari masyarakat dan ASN dari berbagai instansi pemerintahan.

Pada malam istimewa yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal, hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, Muhammad Jaini, menyampaikan sambutan mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, Senin (17/9).

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan tersebut dan apresiasi kepada Sahbirin Noor, yang akrab disapa Paman Birin, atas komitmennya menggelar peringatan Maulid selama 40 malam berturut-turut.

“Kami mengucapkan marhaban ya syahrul rabiul awal, bulan di mana kekasih Allah SWT dilahirkan. Mari kita doakan agar Paman Birin mampu melaksanakan rangkaian Maulid selama 40 malam ini dengan lancar dan penuh berkah,” katanya.

Sementara itu, tausiyah disampaikan Imam Besar Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Tuan Guru H Saifurahman yang mengajak jamaah untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, terutama di bulan kelahirannya. Ia menjelaskan bahwa, memperbanyak shalawat dapat mempererat hubungan spiritual antara umat dengan Sang Pencipta.

“Dengan memperbanyak shalawat, hati kita akan terikat kepada Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT,” terangnya.

Acara ini dihadiri oleh ratusan jamaah, termasuk masyarakat dari Banjarmasin Selatan, serta para ASN dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), dan Sekretariat DPRD Kalsel.

Hadir pula Anggota DPRD Kalsel Dapil III, H. Achmad Maulana yang juga memberikan dukungan penuh terhadap acara ini, serta beberapa pejabat SKPD di lingkup Pemprov Kalsel yakni Kepala Dinas Perdagangan Sulkan, Kepala Biro Organisasi Galuh Tantri Narindra, Wakil Direktur RSUD Ulin Berkatullah, serta Kepala Disnakertrans Kalsel Irfan Sayuti. (NRH/RDM/RZN)

HUT PEPABRI ke 65 dan FKPPI ke 46, Paman Birin Dorong Intensifkan Bina Generasi Muda

BANJARMASIN – Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (PEPABRI) dan Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri ABRI (FKPPI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar acara Syukuran HUT PEPABRI ke 65 dan FKPPI ke 46 di gedung Mahligai Pancasila, Sabtu (14/9).

Kegiatan syukuran bersama ini mengangkat tema “Dengan nilai-nilai Pancasila dan Semangat Bhinneka Tunggal Ika, Kita Kokohkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Untuk Membangun Negeri Mencapai Cita-cita Proklamasi”.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso mengucapkan selamat ulang tahun ke 65 PEPABRI dan ke 46 FKPPI.

“Semoga pencapaian usia yang semakin matang ini menjadi tonggak baru bagi kedua organisasi untuk terus berkiprah dan memberikan sumbangsih yang lebih besar lagi bagi pembangunan di Kalsel pada khususnya dan Indonesia pada umumnya,” harapnya.

Paman Birin menyatakan dalam konteks kekinian, peran PEPABRI dan FKPPI menjadi semakin krusial, terutama dalam membina generasi muda. Di tengah arus globalisasi dan gempuran informasi yang tak terbendung, lanjutnya, generasi muda membutuhkan sosok panutan yang bisa menginspirasi generasi muda untuk tetap mencintai tanah air dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

“Oleh karena itu, saya mendorong PEPABRI dan FKPPI untuk terus mengintensifkan program-program pembinaan generasi muda. Kegiatan seperti latihan kepemimpinan, seminar kebangsaan, atau bakti sosial bersama kaum muda, akan sangat bermanfaat dalam menanamkan nilai-nilai kejuangan dan nasionalisme,” jelasnya.

Paman Birin menekankan bahwa regenerasi dan transfer nilai-nilai kejuangan adalah sebuah keniscayaan. Para purnawirawan memiliki peran moral untuk mewariskan semangat patriotisme kepada generasi penerus.

“Tanpa proses ini, kita beresiko kehilangan identitas dan jati diri sebagai bangsa,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PEPABRI, Agum Gumelar dalam amanatnya yang dibacakan Ketua PEPABRI Kalsel, Nasib Alamsyah, mengungkapkan bahwa dalam pengabdiannya, PEPABRI akan selalu mengedepankan persatuan dalam setiap pemikiran dan tindakannya.

“Kesemua itu dilandasi bahwa Pemilu Tahun 2024, baik Pemilihan Presiden maupun Pemilihan Legislatif akan menjadi momentum bagi kelangsungan pembangunan nasional menuju Indonesia Maju sesuai dengan tujuan nasional bangsa Indonesia,” terangnya.

Selain itu, lanjut Agum, PEPABRI meyakini sebagai bangsa yang mengutamakan persatuan dan kesatuan, maka setiap kegiatan berbangsa dan bernegara perlu didukung oleh rasa persatuan dan kesatuan, senasib sepenanggungan, kesetiakawanan sosial, serta semangat kebersamaan.

“Itulah bagian dari makna keutuhan bangsa yang menjadi landasan bagi tercapainya tujuan pembangunan nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris FKPPI Kalsel, Zulfadli Gazali mengajak anggota FKPPI Kalsel untuk mengisi kemerdekaan dengan semangat juang para pendahulu. Ia berharap momentum ini dapat menambah kecintaan generasi muda kepada bangsa dan negara sehingga bisa lebih giat lagi mengabdikan diri dalam pembangunan.

Peringatan HUT ke 65 dan FKPPI ke 46 diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua PEPABRI Kalsel dan Sekretaris FKPPI Kalsel. Sebelumnya, momentum HUT tersebut dirangkai dengan beberapa kegiatan diantaranya penyaluran tali asih bantuan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor kepada puluhan pensiunan prajurit, pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta ziarah dan tabur bunga ke makam pahlawan. (NRH/RDM/RH)

PWI Kalsel Gelar Syukuran dan Berikan Bonus Para Atlet Peraih Medali di Porwanas XIV

BANJARMASIN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel menggelar Syukuran Kesuksesan Porwanas 2024, sekaligus penyerahan bonus, kepada para atlet yang berprestasi, di ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) bertempat di Aula PWI Kalsel, Jalan Pangeran Hidayatullah Banjarmasin, Jumat (13/9) siang.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kalsel, Adi Santoso menyampaikan, pihaknya sangat bahagia dan bangga dengan prestasi yang ditorehkan oleh para Wartawan Kalsel, karena prestasi ini harkat dan martabat Banua Kalsel Babussalam ikut terangkat dan sekaligus mencerminkan kolaborasi Wartawan dan Pemerintah berjalan sinergis.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kalsel, Adi Santoso, saat diwancara awak media

“Selamat dan sukses serta apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada seluruh atlet Porwanas telah bekerja keras menunjukkan kemampuan terbaik, hingga mengharumkan nama Banua di kancah Nasional,” ucapnya

Disampaikan Adi, para atlet Porwanas Kalsel, dapat terjaring sebagai atlet olahraga profesional. Sehingga, bakat dan kemampuan yang dimiliki terus dikembangkan dan menghasilkan, guna prestasi yang lebih membanggakan lagi hingga ke tingkat Internasional.

“Kesuksesan menjadi Juara Umum, dapat melahirkan banyak karya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kalsel,’ pintanya

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel Zainal Hilmie, menjelaskan, pemberian bonus kepada para atlet yang berpestasi, di ajang Porwanas ini sebagai apresiasi PWI Kalsel, terhadap para wartawan telah berjuang yang baru saja diselenggerakan, di Kalimantan Selatan pada tanggal 19 – 26 Agustus 2024 lalu.

“Adapun bonus untuk peraih emas mendapatkan masing-masing senilai 3 juta rupiah, peraih medali perak 2,5 juta rupiah, dan untuk medali perunggu 2 juta rupiah per atlet,” jelasnya

Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie menyerahkan piagam kepada Rini Dwi Masmuda, Juara 1 Lomba Reportase Radio

Lebih lanjut Helmie menambahkan, untuk penyerahan bonus untuk memenuhi janji Pengurus PWI Kalsel yang sebelumnya sudah disampaikan. Selain itu, mengapresiasi perjuangan para atlet yang sudah semaksimal mungkin. Dimana, Porwanas XIV mempertandingkan cabang olahraga yaitu, Atletik, Badminton, Balogo, Biliar, Bridge, Catur, E-sport, Domino, Futsal, Tenis Lapangan, dua cabor IKWI Karaoke dan Tenis meja serta karya jurnalistik yakni Reportase Radio, Karya Tulis, Videografi juga Fotografi.

“Kalau melihat dari bonus ini belum seberapa dengan apa yang sudah diberikan atlet membawa nama harum di Kalsel,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version