Pemprov Kalsel Sambut Baik Kegiatan Bimtek Keluarga Berintegritas dari KPK RI

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menyambut baik kegiatan yang mengikutsertakan puluhan pasangan pejabat eselon I, II, dan III, dalam penyelenggaraan kegiatan bimbingan teknik (bimtek) yang memiliki tujuan preventif atas tindakan korupsi. Bimtek Keluarga Berintegritas hasil kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Inspektorat Daerah bersama KPK RI ini, dilaksanakan di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Kamis (26/9).

Dalam sambutan tertulis Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Sekda Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar menyampaikan, bahwa perilaku korupsi dapat terbentuk dari budaya yang ada dalam keluarga sendiri. Hal tersebut amat memprihatinkan, dan kiranya menjadi bahan renungan untuk kita semua, bagaimana budaya keluarga selama ini, dapat dibimbing dengan baik.

“Integritas akan mengarahkan seseorang pada perilaku-perilaku baik, sekaligus menjadi rem atas tindakan-tindakan yang melanggar nilai dan norma sosial,” ungkap Roy.

Korupsi dapat terbentuk dari budaya yang ada dalam keluarga sendiri. keluarga yang terbiasa dengan gaya hidup mewah, menuntut materi secara berlebihan, hingga terbiasa memanfaatkan fasilitas negara, adalah faktor-faktor yang dapat mendorong seseorang untuk meraup lebih banyak dari haknya, alias korupsi.

“Hal tersebut amat memprihatinkan, dan kiranya menjadi bahan renungan untuk kita semua. bagaimana budaya keluarga kita selama ini. sudahkah kita mampu membimbing keluarga dengan baik,” lanjut Roy.

Sementara itu, dalam paparannya saat menjadi Narasumber, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Kumbul Kuswiyanto Sujadi, menyampaikan bahwa tanda terimakasih kepada Bapak Gubernur Paman Birin atas kerjasamanya dalam bersinergi untuk memberantas korupsi. Ia menyebut kegiatan bimtek ini ke-58 di seluruh Indonesia.

Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Kumbul Kuswiyanto Sujadi

“Tentunya, ada maksud dan tujuan bahwa bimtek ini kita lakukan. Bapak dan ibu sekalian, kita semua memahami bahwa perilaku korupsi adalah kejahatan yang luar biasa,” ucap Kumbul.

Dampak dari pola korupsi, berpengaruh pada aspek kemiskinan, pengangguran dan degradasi moral di Indonesia. Sehingfa budaya korupsi harus dihindari dan mencegahnya dari lingkungan keluarga sendiri, kemudian masyarakat sekitar.

“Kebanyakan perilaku korupsi dianggap menjadi budaya yang biasa. Oleh karena itu, keluarga berintegritas perlu diwujudkan agar membangun perilaku anti-korupsi,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Satu Dekade Gubernur Kalsel Telah Kembangkan Pariwisata Nasional hingga Internasional

BANJARMASIN – Selama Satu Dekade Kepemimpinan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, telah mampu mengembangkan Pariwisata baik Nasional hingga Internasional.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (25/9) mengatakan, selama dua periode dalam kepemimpinan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, telah banyak membawa perubahan pada sektor pariwisiata yakni berbagai kegiatan digelar baik skala Nasional dan Internasional guna meningkatkan kunjungan wisatawan di seluruh Kabupaten dan Kota.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin

“Tahun 2024 ini ada dua event masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) yakni Festival Bambu Rafting di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan dan Ruai Rindu Meratus di Kabupaten Tapin yang akan dilaksanakan pada Oktober mendatang, dan mendapat dukungan oleh Kemenparekraf RI,” ucapnya

Disampaikan Syarifuddin, bentuk kepedulian Paman Birin terhadap kemajuan Pariwisata di Banua, sejalan dengan tagline “Kalsel Menjemput Dunia, agar Pariwisata dapat semakin dikenal di seluruh Dunia. Dimana, telah terbukti dengan suksesnya gelaran Nasional dan Internasional yang telah dilakasanakan seperti Tour de Loksado, Banua Triathlon, Festival Budaya Pasar Terapung hingga Festival Wisata Budaya Internasional.

Salah satu event tahunan Parade Kelotok Hias di Sungai Martapura

“Peserta yang ikut tidak hanya dari luar daerah juga Mancanegara, bahkan datangnya Negara delegasi ke Kalsel” jelas Syarifuddin yang juga sebagai Pj Bupati Tapin

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, tingginya kunjungan wisatawan ke Banua, tentu berdampak bagi masyarakat sekitar seperti kemajuan usaha para pelaku ekonomi kreatif, perhotelan, transportasi dan rumah makan. Selain itu, peran dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdawis) turut serta untuk semakin mempromosikan Destinasi Wisata di media sosial masing-masing.

“Kami berharap dapat semakin mensejahterakan bagi masyarakat di Kalsel,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Peraih Medali Cabor Gulat Kalsel PON Aceh-Sumut Diberi Bonus dari Ketua PGSI Kalsel

BANJARMASIN – Tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Cabang Olahraga (Cabor) Gulat Kalsel menggelar malam ramah tamah bersama Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PBSI) Kalsel Zakly Asswan, di Kota Banjarmasin, Rabu (25/9) malam.

Ketua PGSI Kalsel Zakly Asswan

Zakly mengatakan, pihaknya bersyukur atas raihan prestasi atlet gulat Provinsi Kalimantan Selatan di PON Aceh dan Sumut ini.

“Alhamdulillah prestasi gulat Kalsel di PON 2024 sudah cukup baik,” ungkap Zakly.

Tentunya, lanjutnya, keberhasilan ini atas dukungan dari Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin, yang perduli terhadap peningkatan prestasi olahraga di Banua.

“Paman Birin merupakan pemimpin yang peduli terhadap perkembangan olahraga di Banua,” ucapnya.

Sehingga, tambah Zakly, dengan adanya dukungan Paman Birin, maka prestasi olahraga di Provinsi Kalimantan Selatan terus mengalami peningkatan.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memberikan bonus secara pribadi kepada atlet gulat peraih medali pada ajang PON Aceh-Sumut.

Zakly mengatakan, pemberian bonus secara pribadi kepada para atlet peraih medali pada ajang PON Aceh dan Sumut Tahun 2024. Untuk menghargai perjuangan para atlet gulat yang telah mencapai prestasi.

“Pemberian bonus ini merupakan berbagi rejeki untuk atlet gulat yang telah membawa nama harum Banua,” ujarnya.

Menurut Zakly, meski nilainya tidak seberapa namun diharapkan bonus tersebut dapat membantu para atlet gulat meraih medali.

“Setelah ajang PON ini kami terus melakukan pembinaan terhadap para atlet agar terus berprestasi, untuk Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Zakly. (SRI/RDM/RH)

HSS Juara 1 Pada Seleksi Pepelingasih Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2024

BANJARMASIN – Perwakilan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Berhasil Meraih Juara 1 Pada Lomba Seleksi Duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024, di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Kamis (26/9).

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi mengatakan, lomba Seleksi Duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) ini, sudah menghasilkan juara.

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi

“Pelaksanaan Seleksi Pepelingasih sudah selesai dan mendapatkan juara 1,2, serta 3,” ungkap Rokhyatin.

Rokhyatin mengatakan, Dispora Kalsel menilai pada seleksi tahun ini terjadi, peningkatan kualitas para peserta dalam menyampaikan proposal upaya penanganan lingkungan hidup di Banua.

“Juara 1 Khairunnisa Apriliati dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, juara 2 Erma Normiati Tanah Bumbu, serta juara 3 Muhammad Bakhtiar Tanah Laut,” jelasnya.

Pemprov Kalsel minta kepada para juara Seleksi Duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih dapat memberikan kontribusi untuk lingkungan di Banua.

“Para pemenang pada lomba Pepelingasih Tahun 2024 ini, hendaknya terus berkarya di bidang lingkungan hidup,” ujarnya.

Para juara diharapkan, dapat memberikan kontribusi untuk Banua. Sehingga, semangat juang para pemuda dibidang lingkungan hidup inilah, yang terus dibina oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami berharap, para pemenang jangan sampai berhenti pada proposal penelitian saja, tetapi dapat menindaklanjuti proposal tersebut, untuk menjadi sebuah karya kedepannya,” ucap Rokhyatin. (SRI/RDM/RH)

FGD Peternakan, Perikanan dan Pertanian, Paman Birin Dukung Upaya Barantin Lindungi Sumber Daya Hayati Kalimantan

BANJARMASIN – Sebagai upaya melindungi sumber daya yang ada di Indonesia khususnya Kalimantan, Balai Karantina Indonesia (Barantin) memperkuat sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan para pelaku usaha bidang peternakan, perikanan dan pertanian untuk bersama-sama melindungi dan menjadi penjaga gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN).

Para peserta FGD

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Asisten bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan mengapresiasi serta mendukung penuh langkah-langkah Barantin dalam melindungi sumber daya yang ada di Kalimantan.

“Barantin merupakan lembaga baru yang dibentuk Presiden Joko Widodo pada tahun 2023, dan memiliki peran strategis terhadap perlindungan sumber daya hayati dari ancaman hama penyakit, hewan, ikan dan tumbuhan berbahaya. Bahkan, sebagai economic tools dalam perdagangan dunia untuk negara,” ucap Paman Birin pada acara Focus Group Discussion (FGD) bersama Dinas/Instansi dan Pelaku Usaha Bidang Peternakan, Perikanan dan Pertanian di Banjarmasin, pada Rabu (25/9).

Suasana FGD yang digagas Barantin dsn Pemprov Kalsel

Paman Birin mengatakan, Barantin harus bisa menjadi jembatan bagi akses ekspor serta fasilitator pemenuhan standar dan persyaratan ekspor komoditas pertanian, perkebunan dan perikanan di pasar internasional.

“Sinergitas pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota haruslah menjadi fokus kita untuk di kolaborasi. Mari kita bersama-sama bergerak untuk terus mendorong ekspor komoditas baik berupa produk hewan, ikan dan tumbuhan bisa terlaksana secara berkesinambungan dan berkelanjutan, serta aman dari segala bentuk macam hama penyakit dan hal-hal yang bisa membahayakan diri kita,” ungkapnya.

Paman Birin berharap, FGD ini dapat menjadi pembuka pintu akses pasar agar produk – produk dari Kalsel dapat menembus pasar global.

“Oleh sebab itu, sekali lagi saya tegaskan bahwa kami sangat mendukung dan mengapresiasi FGD ini selain dalam penguatan sinergitas Barantin dengan Pemda juga dalam mendukung ekspor produk pertanian seperti hewan, ikan dan tumbuhan,” tutupnya.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Utama Barantin, Bambang menjelaskan, kegiatan ini juga untuk mencegah keluarnya hama dan penyakit ikan dan organisme pengganggu tumbuhan tertentu dari wilayah negara Republik Indonesia apabila negara tujuan menghendakinya.

“Sebagaimana kita ketahui, sebagai gerbang IKN, Kalsel perlu meningkatkan kewaspadaan karena akan mengalami peningkatan aktivitas perekonomian dan perdagangan. Dan Barantin siap mengawal impor yang masuk ke Indonesia khususnya di Kalsel yang merupakan gerbang IKN,” jelasnya.

Ia mengatakan, Barantin tidak bisa secara maksimal menjaga Indonesia khususnya Kalimantan dalam menjaga dari berbagai penyakit.

“Barantin tidak bisa bekerja sendiri, maka dari itu peran dari entitas lain serta peran masyarakat sangatlah diperlukan. Marilah kita bersama sama untuk melindungi sumberdaya yang ada di Indonesia khususnya yang ada di Kalimantan,” tutupnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version