Dirgahayu ke-79 RI, PPLIPI Kalsel Rayakan Dengan Silaturrahmi, Sosialisasi Anti Narkoba Hingga Baksos

BANJARBARU – Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) cabang Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar berbagai macam perlombaan dalam rangka memperingati dirgahayu ke 79 Republik Indonesia. Pada Jum’at (23/8), bersama P2LIPI cabang Kota Banjarbaru, PPLIPI cabang Kalsel kembali menggelar perlombaan yang bertempat di Kebun Raya Banua (KRB) di Banjarbaru, dengan menghadirkan berbagai macam perlombaan yang salah satunya lomba refleksi ibu hamil. Selain mengadakan berbagai perlombaan dan paduan suara di Kebun Raya Banua (KRB), PPLIPI cabang Kalsel juga giat menggelar sosialisasi di SMP 19 Kota Banjarmasin terkait sosialisasi pencegahan narkoba dan stop bulying. Serta juga menggelar bakti sosial terhadap kaum dhuafa.

Ketua DPW Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Kalsel, Nawang Wijayati menyampaikan, lomba refleksi ibu hamil tersebut bertujuan dalam rangka mendukung ibu-ibu hamil di Kalimantan Selatan agar selalu sehat dan melahirkan dengan aman, serta menurunkan resiko stunting pada bayi.

Ketua DPW Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Kalsel, Nawang Wijayanti (tengah)

“Kegiatan di Kebun Raya Banua ini menjadi sebuah rangkaian dalam rangka memperingati Dirgahayu ke 79 HUT RI, dimana kami juga melaksanakan dengan sejumlah organisasi di berbagai daerah,” ungkap Nawang.

Orang yang akrab disapa Ibu Nawang ini juga menjelaskan, alasan pihaknya memilih berkegiatan di Kebun Raya Banua (KRB) ini dikarenakan semangat PPLIPI cabang Kalimantan Selatan dalam meningkatkan pendapatan daerah, dikarenakan KRB merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik Pemerintah Provinsi Kalsel.

“Fasilitas di Kebun Raya Banua ini sangatlah luasa seperti adanya tempat edukasi, wahana permainan, dan tanaman – tanaman endemik khas banua,” ungkap Nawang.

Ditempat yang sama, Kepala Anjungan Kalsel di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Mumun Amuntai Rini, menyampaikan bahwa peringatan Dirgahayu ke 79 RI tentunya harus dimaknai dengan merayakannya melalui hal – hal yang positif, seperti yang dilaksanakan PPLIPI cabang Kalimantan Selatan dengan sosialisasi pencegahan narkoba dan stop bullying, serta menggelar bakti sosial.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilaksanakan PPLIPI cabang Kalimantan Selatan yang merayakan kemerdekaan RI dengan hal-hal yang positif,” tutup Mumun.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah, menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi PPLIPI cabang Kalimantan Selatan, yang turut serda mendukung pembangunan-pembangunan di banua ini. Kegiatan perlombaan ini merupakan salah satu cara dalam mempererat rasa persaudaraan antar sesama anggota PPLIPI.

“Dengan adanya silaturrahmi ini akan semakin mempererat hubungan PPLIPI yang sudah seperti keluarga,” ucap Husnul.

Husnul pun berharap, kegiatan silaturrahmi PLIPI cabang Kalimantan Selatan dapat rutin dilaksanakan dengan berbagai tujuan, visi dan misi PPLIPI di Kalimantan Selatan. (MRF/RDM/RH)

Meriahkan Harjad Ke-74 Kalsel dan HUT ke-79 RI, Diskominfo Implementasikan Germas Cinta Banua

BANJARBARU – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalsel dan Hari Kemerdekaan ke-79 RI, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Jalan Sehat yang diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Diskominfo Kalsel, Jum’at (23/8)

Dimulai dari halaman Kantor Diskominfo Kalsel, para peserta dilepas langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Muhamad Muslim untuk melakukan Jalan Sehat yang mengelilingi komplek perkantoran Setda Provinsi Kalsel, Banjarbaru.

Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Muhamad Muslim mengatakan jalan sehat ini merupakan bagian dari upaya Diskominfo Kalsel untuk mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya gaya hidup sehat.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim

“kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajak serta meningkatkan budaya Germas Cinta Banua dilingkungan masyarakat terlebih lagi lingkungan kita sendiri,” ucapnya.

Muslim menambahkan Germas Cinta Banua sendiri merupakan program yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Kesehatan yang diinisiasi oleh Raudatul Jannah (Acil Odah) dengan tujuan mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.

“Dengan aksi seperti ini, diharapkan dapat mendorong serta memotivasi dan terus memberikan kontribusi positif bagi SKPD lainnya dan juga masyarakat untuk terus mengimplementasikan Germas Cinta Banua,” ungkapnya.

Selain jalan sehat, acara ini juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize yang dihimpun oleh berbagai bidang yang ada di Diskominfo Provinsi Kalsel termasuk dari Kepala Diskominfo Kalsel.

“Doorprize ini dari kita untuk kita, dari rekan-rekan berbagai bidang dan juga Abdi Persada FM untuk lebih menambahkan kegembiraan dengan hadiah utama sebuah sepeda lipat,” tutup muslim. (BDR/RDM/RH)

Perdana Digelar, Pemprov Kalsel Apresiasi Festival Bumi Lambung Mangkurat

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah, menghadiri pembukaan festival bumi lambung mangkurat, yang dilaksanakan selama 4 hari, mulai Jum’at (23/8) hingga Senin (26/8). Festival ini dilaksanakan di Falza Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat di Banjarbaru, dengan berbagai kegiatan seperti tari seni, hingga bazar UMKM.

Dalam sambutan Gubernur disampaikan, Pemerintah Provinsi Kalsel menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya festival bumi lambung mangkurat ini, yang untuk pertama kalinya diselenggarakan.

“Semoga festival dengan berbagai rangkaian kegiatannya, dapat berjalan dengan baik dan lancar, sehingga dapat melestarikan dan membumikan budaya yang ada di banua kita, serta dapat mewariskan jejak sejarah banua, bagi generasi muda,” ungkap Husnul.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah

Dengan mengangkat tema Menggali Kembali Jejak Rempah, merupakan sebuah tema yang tidak hanya menggambarkan kekayaan alam banua kita, tetapi juga mencerminkan sejarah panjang peradaban kita, yang telah menjadi bagian penting dari jalur rempah nusantara.

“Melalui festival ini, kita dapat menggali kembali, dan memperkenalkan kepada generasi muda serta dunia luar, tentang peran penting Kalimantan Selatan, dalam sejarah perdagangan rempah-rempah, yang telah membentuk identitas dan budaya kita,” ungkap Husnul.

Festival bumi lambung mangkurat yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan festival gerbang nusantara, yang terintegrasi dengan festival budaya meratus dan pekan budaya banua ini, adalah sebuah momentum yang sangat penting bagi kita, untuk memperkuat jati diri budaya dan tradisi banua.

“Saya berharap, festival bumi lambung mangkurat ini, dapat menjadi salah satu ikon budaya baru di kalimantan selatan, yang mampu menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Cabor E-sport di Hari Ketiga Porwanas ke XVI di Kalsel Memasuki Babak Semifinal dan Final

BANJARMASIN – Cabang Olahraga E-sport di hari ketiga pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke 14 di Provinsi Kalimantan Selatan, mempertandingkan babak semifinal dan final pada nomor mobile legends, di Gedung Hypermart, Jumat (23/8).

Koordinator Cabor E-sport PWI Kalimantan Selatan Fachrul mengatakan, pada hari ketiga pertandingan Cabor E-sport mulai masuki babak semifinal, kemudian pada sore harinya babak semifinal.

Koordinator Cabor E-sport PWI Kalsel Fachrul

“Saat ini sudah memasuki hari ketiga babak semifinal serta final untuk nomor mobile legends,” ungkapnya.

Untuk daerah yang masuk babak semifinal nomor mobile legends, yaitu, Provinsi Kalimantan Selatan, Semifinal, Jawa Barat, Riau, serta Kalimantan Tengah.

“Sehingga, dapat dipastikan pada hari ketiga pelaksanaan pertandingan cabor E-sport akan ada yang mendapatkan medali,” ucapnya.

Selain mempertandingkan nomor mobile legends, di hari ketiga ini juga mempertandingkan nomor Perorangan PES.

Dalam kesempatan tersebut Fachrul mengatakan, Cabor E-sport ini merupakan salah satu olahraga yang disambut antusias oleh para peserta.

Hal tersebut, terbukti dengan 24 provinsi yang mengikuti pertandingan E-sport.

“Jumlah total peserta cabor E-sport sebanyak 24 provinsi yang ada di Tanah Air,” ucapnya.

Dengan jumlah atlet sebanyak 155 orang dari perwakilan masing masing daerah tersebut.

“Banyaknya peserta yang mengikuti pertandingan E-sport ini, karena permainan games ini mudah dilakukan serta dapat dimana saja orang bermain games,” ujar Fachrul. (SRI/RDM/RH)

Hadiri Kejurprov Forki, Ketua DPRD Berkomitmen Majukan Olahraga Kalsel

BANJARMASIN – Selepas menghadiri pembukaan Porwanas XIV di Banjarbaru, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK, kembali turut serta berhadir pada pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Kalsel yang bertempat di GOR Hasanuddin HM pada Kamis (22/8).

Kejurprov Forki ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah yang ditandai dengan pemukulan gong.

Supian HK berharap melalui ajang ini akan lahir atlet-atlet karate hebat yang kelak akan mengharumkan nama banua di tingkat nasional bahkan internasional.

“Kita lihat banyak sekali peserta usia dini yang ikut ajang ini, semoga mereka kelak bisa membawa nama harum Kalsel,” ungkapnya.

Lebih lanjut sebagai wakil rakyat, Supian HK berkomitmen untuk terus mendukung dunia olahraga, termasuk karate. Menurutnya, ini salah satu upaya untuk membangun Kalsel yang lebih sehat dan berprestasi.

“Ada 2 ajang besar olahraga di Kalsel, tadi pagi Porwanas dan sekarang Kejurprov karate, kami sebagai wakil rakyat akan mendukung penuh semua event olahraga ini agar Kalsel lebih banyak prestasinya di nasional,” tutupnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Konsisten Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah, BSI Terima Penghargaan dari OJK

JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, terutama di kalangan generasi muda.

Hingga 31 Juli 2024, BSI berhasil membuka 1,4 juta rekening anak, termasuk Tabungan Haji Muda, Tabungan Junior, dan Tabungan Simpanan Pelajar, dengan total saldo sebesar Rp1,4 triliun.

Melalui berbagai inisiatif untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah tersebut, BSI meraih penghargaan atas Implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) kategori Bank Umum Syariah Terbaik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya BSI dalam memperkenalkan sistem keuangan syariah kepada generasi muda di Indonesia.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi, menyatakan, bahwa BSI memiliki strategi untuk memaksimalkan potensi besar dari nasabah di Indonesia, di mana 87 persen dari 220 juta penduduknya adalah Muslim.

“BSI punya strategi untuk bagaimana memaksimalkan potensi kita yang ada untuk kami integrasikan ke dalam Islamic Ecosystem, seperti masjid, zakat, infaq, sodaqoh, wakaf, umrah, termasuk sekolah-sekolah Islam,” ujar Hery dalam peluncuran program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang diinisiasi OJK bersama Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) di Jakarta, pada Rabu (22/8).

BSI juga telah bekerja sama dengan lebih dari 40 ribu sekolah di Indonesia dalam pengelolaan dana pendidikan, manajemen kas, serta kolaborasi program pendidikan dan beasiswa bagi siswa berprestasi. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang baik kepada seluruh civitas akademika bahwa ekonomi syariah adalah sistem yang relevan dan dapat diterapkan untuk mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.

Selain itu, BSI memiliki program School Visits to BSI di mana siswa dan santri diajak untuk melihat lebih dekat bagaimana kegiatan dan lingkungan kerja di kantor BSI. Program ini merupakan bagian dari upaya BSI dalam mengimplementasikan Islamic Ecosystem, dengan melibatkan siswa dan santri dari sekolah Islam Terpadu atau pesantren.

BSI juga rutin mengadakan program CEO Mengajar, sebuah program literasi keuangan syariah yang menyasar anak-anak muda, khususnya mahasiswa. Program ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru mengenai perkembangan ekonomi syariah di Indonesia, serta menjadi referensi bagi para mahasiswa dalam menentukan pilihan karir di masa depan.

Salah satu inisiatif utama BSI dalam meningkatkan literasi keuangan syariah adalah penyelenggaraan BSI International Expo. Acara ini mencakup pameran, business matching, seminar, dan hiburan, serta melibatkan lebih dari 265 tenant, termasuk UMKM binaan BSI yang berpartisipasi dalam business matching dengan pembeli internasional.

BSI juga memiliki Program Digitalisasi Tabungan Anak, yang dirancang untuk membiasakan budaya menabung sejak dini. Melalui program ini, pembukaan rekening anak dapat dilakukan kapanpun dan di manapun tanpa perlu datang ke cabang, sejalan dengan transformasi BSI menuju Digital Financial Solution Banking melalui aplikasi BSI Mobile. BSI berharap bahwa digitalisasi ini akan mempermudah literasi keuangan anak sejak dini, mempersiapkan mereka meraih cita-cita.

“BSI berkomitmen, bismillah, siap mendukung program GENCARKAN melalui kolaborasi dan sinergi program BSI dan GENCARKAN, joint event, serta sosialisasi dan kampanye kepada masyarakat,” tutup Hery. (ADV-RIW/RDM/RH)

Siapkan Uang Layak Edar 5,1 M, BI dan TNI AL Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke 5 Pulau 3T di Kalsel

BANJARMASIN – Bank Indonesia (BI) bersama TNI Angkatan Laut, menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran sirkulasi uang rupiah di lima pulau 3T (terdepan terluar dan terpencil) di Kalimantan Selatan. Yakni Pulau Matasiri, Pulau Tanjung Kunyit, Pulau Kerumputan, Pulau Tanjung Serudung, dan Pulau Sebuku. Ekspedisi Rupiah Berdaulat ini, berlangsung dari 23-29 Agustus 2024.

Tamu dan undangan berfoto di depan KRI Terapang 648 sebelum pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024

Pelepasan keberangkatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat ini, dilakukan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kalsel, Agus Dian Nor, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Fadjar Madjardi dan Paban II Ops Sopsal TNI AL, Kolonel Laut (P) Andri Kristianto, di pelabuhan Trisakti Banjarmasin, pada Jumat (23/8).

Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat berfoto bersama di KRI Terapang 648 sebelum keberangkatan

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Ekspedisi Rupiah Berdaulat adalah bentuk nyata dari komitmen Bank Indonesia untuk menjaga kedaulatan Rupiah.

“Kami ingin memastikan setiap warga negara, terutama di daerah – daerah 3T, memiliki akses terhadap uang layak edar,” jelasnya.

Program ini, menurut Fajar, juga merupakan wujud dari amanat Undang-Undang P2SK untuk memperkuat sistem keuangan yang sehat dan inklusif.

Untuk mendukung kegiatan ini, Bank Indonesia telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp5,1 miliar yang akan dibawa untuk penukaran uang di lima pulau tujuan. Selain itu, ERB juga menyertakan program edukasi dan sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah dan simbol kedaulatan negara.

Ekspedisi ini juga berkomitmen untuk mengatasi masalah uang lusuh yang beredar di masyarakat.

“Kami mendorong masyarakat di pulau – pulau tujuan untuk menukar uang lusuh mereka dengan uang baru dan layak edar,” ungkap Fadjar.

Dengan penukaran ini, diharapkan kualitas uang di masyarakat akan meningkat, mendukung kelancaran transaksi, dan memperkuat kepercayaan terhadap Rupiah.

Selama ERB yang berlangsung 7 hari, Bank Indonesia juga memberikan bantuan kepada masyarakat berupa sembako, alat kesehatan, alat olahraga, serta fasilitas transportasi dan kebutuhan lainnya untuk masyarakat di pulau – pulau terluar tersebut.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024, melibatkan 16 peserta dari Bank Indonesia dan 40 orang TNI AL, menggunakan KRI Terapang 648, untuk menjangkau pulau-pulau tersebut.

Kolonel Laut (P) Andri Kristianto, Paban II Ops Sopsal Mabes TNI AL menegaskan, sinergi antara Bank Indonesia dan TNI AL dalam ekspedisi ini sangat penting untuk memastikan uang Rupiah tersebar merata.

“Kami berkomitmen untuk memastikan setiap pulau yang menjadi target dapat merasakan manfaatnya,” tutupnya.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat juga merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan menegakkan kehadiran negara di wilayah-wilayah terpencil. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan akses masyarakat terhadap uang layak edar, tetapi juga memperkuat rasa kebanggaan, kecintaan, dan pemahaman terhadap Rupiah serta membantu memfasilitasi kebutuhan sosial di daerah terluar. (RIW/RDM/RH)

Pamor Borneo 2024: Mengakselerasi Pertumbuhan UMKM, Investasi dan Pariwisata di Kalimantan Selatan

BANJARMASIN – Pamor Borneo 2024, yang telah berlangsung di Banjarmasin dari 10 hingga 14 Agustus 2024, membawa dampak signifikan bagi ekonomi Kalimantan Selatan. Acara yang diselenggarakan bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-74 provinsi Kalimantan Selatan tersebut, berhasil menggabungkan showcasing UMKM unggulan, pariwisata, dan investasi dengan hiburan yang meriah, memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung dan pelaku ekonomi lokal.

“Selama acara, sektor UMKM Kalimantan Selatan mencatatkan hasil yang luar biasa. Total penjualan produk UMKM mencapai Rp1,16 miliar, dengan total pengunjung mencapai 100 ribu orang,” jelas Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Fadjar Madjardi, dalam siaran persnya yang diterima Abdi Persada FM pada Kamis (22/8) sore.

Pencapaian signifikan lainnya, tambah Fadjar, termasuk ketertarikan dari Cendani Pty Ltd Australia, terhadap produk home decor lokal, kerjasama ekspor untuk tujuh produk olahan makanan melalui Javara dari PT Kampung Kearifan Indonesia, serta promosi sebelas UMKM fashion ke Jepang oleh desainer nasional Irna Mutiara.

“Selain itu, terdapat total pembiayaan potensial sebesar Rp7,5 miliar antara UMKM lokal dan perbankan, membuktikan dukungan kuat terhadap pengembangan produk UMKM lokal di pasar domestik dan internasional,” tambahnya.

Keberhasilan ini didorong suasana acara yang menarik, di mana pengunjung dimanjakan dengan penampilan artis nasional terkemuka. Berbagai penampilan tersebut semakin dimeriahkan dengan beragam talkshow, permainan, dan penampilan dari band lokal, yang tidak hanya menambah semangat dan keceriaan acara tetapi juga meningkatkan minat dan keterlibatan masyarakat.

Dari sisi Investasi, South Borneo Investment Forum (SBIF) 2024, salah satu side event Pamor Borneo 2024, berperan penting dalam mendorong investasi yang berkelanjutan. Dihadiri 17 delegasi dan investor potensial dari sepuluh negara sahabat, termasuk Duta Besar Filipina, Kamboja, dan Belarusia, acara ini mencakup sesi talkshow yang membahas topik-topik penting seperti perkembangan ekonomi, strategi investasi, dan kebutuhan energi baru terbarukan.

Diskusi ini diikuti sesi one-on-one meeting yang menghasilkan 11 Letter of Intent (LoI) dengan total nilai investasi mencapai Rp3,02 triliun.

“Proyek-proyek yang mendapatkan perhatian meliputi Rumah Potong Unggas (RPU) Modern, Waste Management, PLTA Kusan, dan Budidaya Ikan Gabus dan Bandeng, yang diharapkan memberikan kontribusi besar bagi ekonomi daerah,” urainya.

Di sektor pariwisata, Pamor Borneo 2024 mempromosikan Geopark Meratus sebagai destinasi unggulan. Acara ini berhasil menarik perhatian masyarakat terhadap keindahan alam Geopark Meratus dan mendukung proses sertifikasi sebagai UNESCO Global Geopark.

“Upaya ini bertujuan untuk menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal, menjadikan Geopark Meratus sebagai tujuan wisata berkelanjutan dengan potensi manfaat ekonomi jangka panjang,” tutupnya.

Sebagai bagian dari Pamor Borneo 2024, Pekan QRIS Nasional (PQN) yang berlangsung dari 12 hingga 17 Agustus 2024 berkolaborasi dengan berbagai stakeholder internal dan eksternal, termasuk Bank Kalsel dan PNM. PQN menyajikan serangkaian kegiatan seperti showcase UMKM, perlombaan, talkshow, dan hiburan, secara efektif mempromosikan penggunaan QRIS sebagai kanal pembayaran digital. Dengan 684 ribu pengguna QRIS dan volume transaksi mencapai 16,52 juta pada semester pertama 2024, PQN menunjukkan keberhasilan digitalisasi sistem pembayaran di Kalimantan Selatan.

Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI), yang berlangsung dari 1 hingga 18 Agustus 2024, juga menambah kemeriahan pada acara Pamor Borneo 2024. FERBI berfokus pada edukasi tentang pentingnya penggunaan rupiah dan menumbuhkan semangat kebangsaan dengan tema BAMARA (Banua Maju Rupiah Terjaga), yang menekankan komitmen untuk menjaga stabilitas mata uang dan mempromosikan penggunaan rupiah dalam transaksi sehari-hari.

Dalam festival ini, Yusnita Putri dari Universitas Lambung Mangkurat, yang merupakan perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan, berhasil meraih Juara ke-2 Duta / Penggerak Milenial CBP Rupiah 2024 dalam ajang CBP Rupiah Championship, menambah prestise acara dan memberikan dorongan positif terhadap penggunaan rupiah di kalangan milenial.

Secara keseluruhan, Pamor Borneo 2024 berhasil menjadi platform yang efektif dalam memperluas pasar UMKM, mendorong investasi, dan mempromosikan pariwisata berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah daerah, OPD terkait, instansi vertikal dan berbagai stakeholder lainnya menciptakan momentum kuat untuk pengembangan ekonomi Kalimantan Selatan. Dengan hasil yang menggembirakan, hiburan berkualitas, dan rangkaian acara menarik, Pamor Borneo 2024 menandai tonggak penting dalam perjalanan menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan demi mendukung Kalimantan Selatan sebagai Pintu Gerbang IKN. (BIKalsel-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version