KI Pusat RI Gelar FGD IKIP 2024 di Kalsel

BANJARMASIN – Komisi Informasi (KI) Pusat Republik Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan, bertempat di salah satu hotel berbintang Kota Banjarmasin, Jum’at (9/8).

Foto bersama usai pembukaan FGD IKIP 2024 di Kalsel

FGD ini dihadiri langsung oleh Komisioner KI Pusat, Gede Narayana, Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, Ketua KI Kalsel, Nawang Wijayanti dan Tim Ahli IKIP serta yang lainnya.

Komisioner KI Pusat, Gede Narayana saat diwawancara (tengah)

Komisioner KI Pusat sekaligus penanggung jawab penyusunan IKIP 2024, Gede Narayana, menjelaskan FGD tersebut merupakan rangkaian dari penyusunan IKIP serta menjadi program prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 dan tercantum dalam Perpres nomor 18 Tahun 2020.

“Kegiatan ini adalah salah satu proses tahapan dalam rangka pelaksanaan IKIP 2024, di mana FGD Ini juga membantu informan ahli untuk memberikan nilai terhadap keterbukaan Informasi Publik di Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Gede mengungkapkan penilaian IKIP dilakukan dengan metode pentahelix, yang menggunakan tiga indikator penilaian yaitu lingkungan politik, ekonomi dan hukum pada suatu daerah.

“Melalui indikator ini, IKIP dapat melihat sekaligus memotret bagaimana pelaksanaan Informasi Publik di Provinsi Kalsel, kemudian nilai akhir ditentukan berasal dari data fakta yang terjadi serta penilaian informan ahli,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KI Provinsi Kalsel Nawang Wijayanti menyambut baik atas digelarnya FGD tersebut di Kalimantan Selatan sehingga hal ini diharapkan dapat meningkatkan angka IKIP Kalsel melalui paparan ahli dan juga KI Pusat.

“Semoga kedepannya keterbukaan informasi publik ini bisa meningkat dan dirasakan secara menyeluruh bagi masyarakat di Kalimantan Selatan,” harapnya.

Dalam kesempatan itu juga, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim menjelaskan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor sangat berkomitmen untuk meningkatkan keterbukaan Informasi Publik melalui pemanfaatan semua unsur fasilitas.

“Hal ini dilakukan dalam upaya untuk mengawal dan meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Muslim menambahkan keterbukaan ini harus bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga masyarakat dapat berperan dalam memberi saran maupun kritik yang bisa membantu meningkatkan pembangunan di Kalsel.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan terus berkolaborasi dengan KI Kalsel serta berbagai pihak dalam upaya meningkatkan Informasi Publik ini,” tuturnya. (BDR/RDM/RH)

Jelang HUT Kemerdekaan RI, Paman Yani Gelorakan Persatuan dan Kebersamaan Masyarakat

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menggelorakan semangat persatuan dan kebersamaan antar bangsa.

Hal itu disampaikan Yani Helmi saat menggelar Sosialisasi Revitalisasi Aktualisasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila, di Desa Hidayah Makmur, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (9/8) sore.

Suasana Sosialisasi Revitalisasi Aktualisasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, di Desa Hidayah Makmur

Wakil rakyat akrab disapa Paman Yani menyampaikan, semangat persatuan dan kebersamaan tersebut merupakan warisan para pejuang kemerdekaan dalam melawan para penjajah. Karenanya, warisan itu menurutnya menjadi tanggung jawab bersama tanpa memandang suku, ras dan agama.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, saat menyampaikan sosialisasi tentang kebangsaan

Ia mencontohkan, semangat persatuan dan kebersamaan bisa ditunjukkan melalui gotong royong dalam merayakan HUT RI ke-79 pada 17 Agustus nanti.

“Misalnya gotong royong untuk sama-sama menghiasi komplek, desa dan tempat tinggal sekitar kita dengan bendera merah putih. Gotong royong menggelar lomba-lomba 17an,” jelas Paman Yani.

Dengan begitu Paman Yani menilai, kerukunan antar masyarakat Kalsel khususnya Tanah Bumbu terus terjalin.

Dalam kesempatan itu ia juga kembali mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga persatuan di tengah masa politik Pilkada saat ini.

“Jangan sampai karena berbeda pilihan malah memecah persatuan bangsa kita. Siapapun yang akan memimpin nanti dia lah yang harus kita hormati,” pungkas Paman Yani. (SYA/RDM/RH)

Gelar Workshop Penanganan Kasus Sengketa, PERSI Wilayah Kalsel Harapkan Rumah Sakit Tingkatkan Pelayanan

BANJARBARU – Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Kalimantan Selatan, berkerjasama bersama PERSI Pusat, menggelar workshop penanganan kasus pelayanan medik yang berpotensi sengketa hukum di Rumah Sakit, pada Jum’at (9/8). Workshop yang digelar selama 2 hari ini, menghadirkan berbagai narasumber yang berkompeten dibidangnya, salah satunya Ketua Umum PERSI Pusat Bambang Wibowo dan Ketua Kompartemen Hukum, Advokasi, Mediasi, dan Organisasi PERSI, Edi Sumarwanto

Kepada wartawan, Ketua PERSI Wilayah Kalsel Izaak Zoelkarnain Akbar menyampaikan, workshop ini dihadiri para peserta dengan persentase mencapai 80 persen berasal dari Kalimantan Selatan, baik dari Rumah Sakit Negeri maupun Swasta.

Ketua PERSI Wilayah Kalsel Dr. dr. Izaak Zoelkarnain Akbar Sp.OT (K)

“Workshop ini bertujuan untuk memberikan pembekalan sesuai Undang – Undang terbaru bahwa Rumah Sakit merupakan penyelenggaraan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setinggi – tingginya,” ungkap Izaak.

Dengan adanya workshop penanganan kasus pelayanan medik yang berpotensi sengketa hukum di Rumah Sakit, maka seluruh Rumah Sakit khususnya di Kalimantan Selatan, akan melakukan pelayanan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, aturan, serta melakukan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat.

“Komunikasi efektif dari pihak RS dengan masyarakat harus diutaman. Apabila hal ini tidak dilaksanakan, maka akan menjadi penyebab utama terjadinya sumber masalah dan kesalahpahaman antar kedua belah pihak,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum PERSI Pusat Bambang Wibowo menyampaikan, workshop ini sangatlah diperlukan oleh pihak Rumah Sakit (RS), dimana salah satu tugas RS adalah memberikan pelayanan hukum terhadap tenaga medis. Sehingga diharapkan dengan adanya workshop ini dapat meningkatkan kapasitas kepercayaan pihak RS ketika menghadapi persoalan hukum.

“Terutama yang terkait dengan sengketa medis mampu dikelola dan diselesaikan dengan baik,” ucapnya.

Bambang menambahkan, hal utama selain pemberian pelayanan hukum terhadap tenaga medis dari pihak RS. Adalah mencegah adanya persoalan sengketa yang dimaksudkan.

“Pihak RS harus maksimal dalam meningkatkan mutu pelayanan mereka, agar tidak terjadi sengketa yang dimaksudkan,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

KPU Banjarmasin Gelar Sosialisasi Visi dan Misi Bakal Calon Kepala Daerah

BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum Banjarmasin menggelar sosialisasi tentang visi-misi dan program Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota tahun 2024.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah, pada Jumat (9/8) mengatakan, saat ini bagi Bakal Calon Walikota dan Wakilnya yang akan maju dalam pemilihan kepala daerah, harus membuat visi dan misi menyesuaikan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). Dengan demikian, pihaknya menggelar sosialisasi dengan menghadirkan Narasumber, diantaranya Kepala Bappeda Litbang, Dinas Kesehatan dan Badan Kepegawaian Daerah Banjarmasin.

“Visi-misi dan program Balon Walkot dan Wakilnya harus bersesuaian dengan RPJPD, agar siapapun yang terpilih nanti, pembangunan dapat kesinambungan,” ucapnya

Disampaikan Rusnailah, Bakal Calon Kepala Daerah nanti, pada saat pendaftaran tanggal 27 – 29 Agustus mendatang, tidak hanya menyerahkan bukti dukungan partai politik, juga wajib melampirkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

“Hingga saat ini masih belum ada Balon Walkot atau Wakilnya melakukan konsultasi,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Ahmad Syauqi menambahkan, untuk materi yang disampaikan, pembangunan di kota seribu sungai yang menyesuaikan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), selama 20 tahun ke depan, salah satunya menjadikan sebagai pintu gerbang logistik.

Kepala Bappeda Litbang Banjarmasin Ahmad Syauqi, saat menyampaikan materi

“Pedoman ini menjadikan maju terdepan pembangunan yang juga dikenal sebagai kota jasa dan perdagangan,” tutupnya

Foto bersama : Ketua KPU Banjarmasin dan Peserta Sosialisasi Visi dan Misi Balon Walkot dan Wakilnya

Untuk diketahui, KPU Banjarmasin menggelar Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024 dan penyusunan visi-misi serta program Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota, dibuka secara resmi Ketua KPU Banjarmasin Rusnailah, didampingi Komisioner KPU, Sekretaris KPU dan Jajaran KPU Banjarmasin, dihadiri Unsur Forkopimda dan Perwakilan Partai Politik Banjarmasin, bertempat disalah satu hotel berbintang Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Pembayaran Pajak Secara Online Tingkatkan PAD di Banjarmasin

BANJARMASIN – Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin menerapkan pembayaran pajak secara online atau digital, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin Edy Wibowo menjelaskan, sejak beberapa tahun lalu pihaknya telah menerapkan sistem pembayaran secara online tersebut, dan saat ini semakin banyak warga menggunakan pembayaran online ini.

Kepala BPKPAD Banjarmasin Edy Wibowo

“Saat ini masyarakat yang menggunakan layanan pembayaran online semakin meningkat,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Jumat (9/8).

Sehingga, lanjut Edy, pihaknya terus melakukan peningkatan sistem untuk kenyamanan pada saat pembayaran online tersebut berlangsung.

“Dalam sistem pembayaran online ini pihaknya bekerjasama dengan beberapa pihak terkait lainnya. Untuk kelancaran sistem pembayaran online.

Dalam kesempatan itu, Edy mengungkapkan, dengan adanya pembayaran online ini wajib pajak semakin meningkat dalam membayar pajaknya.

“Pembayaran pajak ini sebagai salah satu penyumbang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Peningkatan tersebut dilihat dari adanya pertumbuhan ekonomi dari tahun 2022 ke 2023 hingga saat ini, pembayaran pajak dari warga Kota Banjarmasin terus mengalami peningkatan.

“Jika sebelumnya pendapatan dari sektor pajak sebesar 250 Miliar lebih kini meningkatkan sampai 300 Miliar lebih,” ujarnya.

Kenaikan tersebut, akibat meningkatkan pembayaran pajak oleh warga Kota Banjarmasin, karena tersedianya sistem pembayaran online atau Digital. Sehingga, warga tidak perlu datang ke kantor untuk melakukan pembayaran. (SRI/RDM/RH)

Meriahkan Harjad Kalsel dan HUT RI, Labkesda Kalsel Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

BANJARMASIN – Untuk memeriahkan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan dan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalsel menggelar pemeriksaan kesehatan gratis.

Kepala Labkesda Provinsi Kalsel, Eda Varia Rahmi mengatakan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut akan dilaksanakan pada 14 Agustus 2024 bertepatan dengan puncak acara Peringatan Harjad ke 74 Kalsel di Siring Nol KM Banjarmasin.

Kepala Labkesda Kalsel, Eda Varia Rahmi

“Pemeriksaan kesehatan gratis tersebut meliputi pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, kolesterol dan golongan darah,” jelasnya, Jum’at (9/8).

Tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat, menurut Eda, Labkesda Provinsi Kalsel juga turut memeriksa makanan yang dikonsumsi selama acara puncak Peringatan Harjad ke 74 Kalsel tersebut. Makanan VIP diperiksa sesuai dengan standar, sementara beberapa makanan secara acak juga dipilih untuk memastikan keamanan konsumsi makanan selama acara berlangsung.

“Kita akan ada pemeriksaan tiga barometer yakni nitrid , sianida dan arsen,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kalsel, serta menunjukkan dukungan yang kuat dari Labkesda Provinsi Kalsel untuk kesehatan. (NRH/RDM/RH)

Paman Birin Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2024, Komitmen Sukseskan Program JKN-KIS di Banua

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin menerima Universal Health Coverage (UHC) Award Tahun 2024 sebagai bentuk hadiah bagi masyakarat Banua di momentum peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke- 74.

Paman Birin yang didampingi Raudatul Jannah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award, langsung dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin pada Penyerahan Penghargaan Universal Health Coverage dengan tema ”Satu Dekade Program JKN-KIS Untuk Negeri Sebagai Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Daerah Dalam Memberikan Perlindungan Kesehatan Bagi Masyarakat Indonesia” di Jakarta, pada Kamis (8/8).

Para penerima penghargaan berfoto bersama

Usai menerima penghargaan, Paman Birin mengatakan, penghargaan yang dirinya terima ini adalah hadiah bagi masyarakat Kalimantan Selatan yang telah bersama-sama turut berkontribusi dalam menjalankan program
Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia lSehat (JKN-KIS) di Banua.

”Ini penghargaan yang luar biasa dan sebuah persembahan untuk rakyat Kalimantan Selatan sebagai hadiah hari jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-74. Selamat dan terimakasih kepada masyarakat Banua,” katanya.

Paman Birin pun berharap, penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk ikut mendaftarkan kepesertaannya menjadi bagian dari program JKN-KIS.

”Seperti apa yang disampaikan Wakil Presiden tadi, semoga ini dapat memotivasi kita semua dalam mendukung program JKN-KIS sehingga cakupan kita bisa mencapai 100 persen,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyampaikan, UHC merupakan konsep pembangunan kesehatan global yang memastikan setiap individu memiliki akses pelayanan kesehatan yang adil, komprehensif dan bermutu tanpa adanya hambatan financial.

”Di Indonesia diwujudkan melalui program JKN- KIS. Yang pencapaian ini tidak lepas dari peran sinergi dan kolaborasi yang solid antara BPJS Kesehatan, Kementerian, Lembaga dan seluruh Pemerintah Daerah,” ucapnya.

Wapres Ma’ruf Amin berharap, provinsi dan kabupaten kota yang menerima penghargaan hari ini telah menunjukkan dedikasi dan komitmen tinggi dalam mewujudkan UHC dengan cakupan perlindungan kepesertaan JKN-KIS 95 persen dari total penduduk

”Mari sama-sama kita dukung optimalisasi pelaksanaan program JKN-KIS dengan layanan yang terjangkau, berkualitas dan merata untuk masyarakat dengan perluas jangkauan kesehatan sampai 100 persen, libatkan tokoh masyarakat dan agama dalm mensosialisakan program JKN-KIS,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan penghargaan UHC kepada 33 Provinsi, 96 kota dan 364 kabupaten dengan disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhajir Effendi serta President International Social Security Association (ISSA), Mohammed Azman. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version