DPRD Banjarmasin Minta Waspada Peredaran Buah Kecubung

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan, terkait peredaran buah kecubung di kota ini.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Mathari, baru-baru tadi mengatakan, sejak pekan lalu kasus buah kecubung menjadi viral, yakni bagi yang mengkonsumsi akan mengalami mabuk, berhalusinasi, keracunan bahkan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum. Ia meminta, para orangtua harus waspada, terutama bagi memiliki anak-anak masih berusia remaja.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Mathari, saat memberikan komentarnya

“Orang tua harus peka terhadap perubahan perilaku anak sehari-hari,” pintanya

Disampaikan Mathari, peran lingkungan sekitar untuk mengantisipasi sejak dini, sangat penting, yakni memperhatian pada objek anak-anak remaja yang berkumpul, guna mencegah keterlibatan peredaran ataupun penyalahgunaan buah kecubung. Mengingat, kalau menjadi korban buah kecubung, akan memerlukan waktu dalam penyembuhan mentalnya.

“Kami prihatin dengan kasus ini dan berharap cepat tertangani,” jelasnya

Lebih lanjut Mathari menambahkan, pihak Kepolisian dapat terus gencar membasmi peredarannya, tidak hanya narkoba saja. Karena, efek dari buah kecubung akan merusak masa depan generasi muda, terutama dari segi kesehatan.

“Masyarakat harus mengetahui bahayanya, yaitu tidak hanya narkotika tetapi psikotropika,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Salurkan 9 Ribu Lebih Paket Sembako PKH

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah membagikan sebanyak 9.888 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di 13 kabupaten/kota se-Kalsel.

Ribuan paket sembako yang diangkut sejumlah pick up ini dilepas langsung oleh Paman Birin dan Acil Odah di halaman gedung Mahligai Pancasila, Senin (15/7).

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK, Raudatul Jannah melepas rombongan penyaluran bantuan sembako PKH

Paman Birin menyampaikan pembagian sembako yang merupakan Program Keluarga Harapan (PKH) ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang kurang mampu,” katanya.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah bersama penerima PKH

Program ini tidak hanya memberikan bantuan secara finansial, lanjut Paman Birin, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup melalui akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial lainnya.

“Pada kesempatan ini, kami ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam pelaksanaan program ini. Mulai dari pemerintah pusat dan daerah, para pendamping sosial, hingga masyarakat yang telah aktif berpartisipasi,” ucapnya.

Paman Birin berharap dengan adanya bantuan ini, keluarga penerima manfaat dapat semakin berdaya dan mandiri. Ia juga mengajak seluruh penerima bantuan untuk memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, demi kesejahteraan keluarga dan masa depan anak-anak generasi penerus bangsa.

Salah seorang warga penerima bantuan, Wardah dari Kertak Baru Ilir menyampaikan rasa gembira dan terima kasihnya atas bantuan yang diterima.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk memenuhi keperluan sehari-hari,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Plt Kepala Dinas Sosial Kalsel, Muhammadun dan sejumlah pejabat SKPD lingkup Pemprov Kalsel. (NRH/RDM/RH)

Latsarmil Komcad Gelombang Pertama Tahun 2024 Resmi Digelar

BANJARBARU – Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Pertahanan Negara gelombang pertama Tahun 2024, resmi digelar.

Penyematan tanda keikutsertaan Komcad oleh Pangdam VI/Mulawarman (kiri) kepada salah seorang peserta

Upacara pembukaan dipimpin Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayjen Tri Budi Utomo, di Lapangan Kejujuran Rindam VI/Mulawarman, Banjarbaru, Senin (15/7) pagi.

Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen Tri Budi Utomo memimpin upacara pembukaan Latsarmil Komcad TA 2024

Dalam amanat tertulisnya, Menteri Pertahanan Republik Indonesia – Prabowo Subianto menyampaikan apresiasinya kepada peserta yang berhasil lolos untuk mengikuti pelatihan kemiliteran ini.

Pelatihan yang diikuti oleh masyarakat umum ini menurutnya penting untuk semakin memperkuat perhatanan militer nasional, terutama bagi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Sementara itu, Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen Tri Budi Utomo, menjelaskan Komcad merupakan program bersifat sukarela atau tidak wajib, yang diamanatkan oleh UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Peserta yang berhasil lolos seleksi pendaftaran akan mengikuti pendidikan dasar militer selama kurang lebih 2 bulan.

“Antusias masyarakat sangat tinggi, dari 500 kuota yang disediakan, jumlah pendaftar yang masuk mencapai 750 orang, bahkan untuk gelombang kedua nanti sudah ada 450 nama yang terdaftar,” katanya.

Guna memastikan Komcad tetap memiliki sifat dasar kemiliteran, Mayjen Tri Budi Utomo menyebut, setiap tahunnya akan ada pelatihan rutin bagi lulusan selama kurang lebih 12 hari.

Ia menuntut peserta Komcad mampu memiliki integritas dalam melaksanakan setiap tugas agar bisa diterima oleh masyarakat.

“Paling penting juga dia harus siap dimobilisasi untuk melaksanakan tugas yang nantinya akan diminta negara dalam suatu kegiatan atau tugas negara,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Festival Sepakbola Piala Paman Birin

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar, Festival Sepakbola Usia 14 (U 14) Piala Paman Birin Tahun 2024, di Lapangan Sepakbola Sanggar Kelompok Belajar (SKB) Mulawarman, di Kota Banjarmasin, Senin (15/7). Acara dibuka Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Digelarnya kegiatan ini dalam rangka mendukung peningkatan olahraga sepakbola pelajar di Banua,” ungkap Gubernur, kepada sejumlah wartawan.

Diharapkan, pada Kejuaraan ini melahirkan atlet atlet usia dini yang kedepannya dapat membanggakan Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain itu, Paman Birin (sapaan gubernur) juga berharap Festival Sepakbola U 14 ini, bisa menjadi ajang pencarian bibit unggul, untuk atlet sepakbola di Banua.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya mengharapkan kegiatan festival usia muda , terus dilaksanakan,” ujarnya.

Sehingga dengan adanya turnamen ini, menurutnya untuk mengevaluasi latihan latihan para atlet muda ini, di tempat latihan mereka masing masing.

“Kami berharap, dengan begitu akan menghasilkan bibit unggul untuk atlet sepakbola di masa depan,” ucap Gubernur.

Sementara itu, Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto didampingi Kasi Pengembangan Olahraga Rekreasi, Tradisional, dan Layanan Khusus Dispora Kalsel Rijal Hamid mengatakan, kegiatan ini sudah dilaksanakan untuk yang ke 10 kalinya.

Tahun ini diikuti peserta sebanyak 24 Tim dari perwakilan 13 Kabupaten dan Kota di Banua.

Dengan total hadiah yang disediakan oleh panitia sebesar Rp50 juta. (SRI/RDM/RH)

Lewat Kegiatan Mahasiswa, Pelindo Salurkan Program PELITA di Kalsel

BANJARMASIN – Pelindo Lingkungan Tanpa Anak Stunting (PELITA), gandeng Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin salurkan bantuan sebesar 87 juta rupiah untuk penanganan program stunting di Kelurahan Telaga Biru dan Pelambuan.

Acara yang digelar pada Senin (15/7) ini, dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah, Kepala BKKBN kota Banjarmasin, Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, dan Junior Manager Umum Humas PT Pelindo (Persero) Sub Regional Kalimantan melalui Junior Manager Umum Humas Suprayogi Sumarkan.

“Besar harapannya, penyaluran bantuan ini dapat menjadi percepatan penurunan angka stunting di kota Banjarmasin,” tutur Suprayogi.

Suprayogi mengatakan, penurunan angka stunting hingga 14 persen tahun ini, masih menjadi tugas besar bagi pemerintah kota Banjarmasin. Oleh karena itu, pemerintah mengajak stakeholders, SKPD, BUMN serta Forkopimda dalam percepatan penurunan angka stunting ini.

“Mari bersama berkolaborasi serta ambil tindakan dalam menurunkan angka stunting ini, saya berharap kegiatan akademisi bersama BUMN ini bisa mengentaskan permasalahan stunting khususnya di wilayah Kalsel,” ujar Kepala BKKBN kota Banjarmasin.

Acara ini diisi dengan pemberian materi secara langsung terkait intervensi stunting Kalsel oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selata, Raudatul Jannah. Materi yang disampaikan dalam 2 sesi ini, memberikan pengetahuan penting dalam menindaklanjuti percepatan penurunan stunting. (PELINDO-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version