JAKARTA – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina melakukan kunjungan ke Indonesia Maju Expo di Jakarta, Jumat (5/7).
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, kunjungannya ke Indonesia Maju Expo ini, untuk melihat langsung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina
“Kebetulan Kota Banjarmasin menjadi salah satu peserta dari kegiatan Indonesia Maju Expo,” ungkap Ibnu.
Pada pameran ini, lanjutnya, Kota Banjarmasin memamerkan produk Sasirangan.
“Sasirangan sudah dipatenkan merupakan kerajinan khas Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk Kota Banjarmasin, untuk memperkenalkan Sasirangan kepada masyarakat luas,” jelas Ibnu.
Sehingga, lanjutnya, Sasirangan diharapkan dapat menasional hingga medunia.
Walikota Banjarmasin berharap, akan semakin banyak pengunjung pameran yang melihat dan membeli produk Sasirangan Kota Banjarmasin.
Pada kesempatan tersebut, Pemko Banjarmasin menawarkan Kota Banjarmasin sebagai Kota Jasa dan Perdagangan bagi yang ingin berinvestasi di Kota Banjarmasin.
“Pada investigasi di Tahun 2023 lalu di Provinsi Kalimantan Selatan, terbanyak di Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap, pada Tahun 2024 ini, dinilai investasi di Kota Banjarmasin semakin meningkat kembali.
“Kota Banjarmasin saat ini terus menawarkan investasi di sektor barang dan jasa,” ucap Walikota.
Sehingga, tambahnya, Pemerintah Kota Banjarmasin menawarkan kepada investor kemudahan dalam hal perizinan, untuk berinvestasi di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Bank Kalsel berkomitmen terus mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup, salah satunya melalui kegiatan penanaman bibit mangrove. Bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bank Kalsel menyerahkan bantuan bibit mangrove sebanyak 8.000 batang kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (2/7) di Desa Muara Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut dihadiri antara lain Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan mewakili Gubernur Kalsel, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu, Rahmat Prapto Wardoyo mewakili Bupati Tanah Bumbu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana, Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, I Gusti Ketut Prasetya, serta instansi pemerintah lainnya, organisasi masyarakat, serta perusahaan-perusahaan di sekitar lokasi kegiatan.
Ahmad Bagiawan saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, menyampaikan bahwa, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan tema “Menyelesaikan Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan” adalah momentum penting untuk upaya memulihkan lahan yang terancam sekaligus jawaban atas ancaman krisis iklim global.
Ahmad Bagiawan juga mengajak masyarakat terus menanam untuk masa yang akan datang. Disamping itu, melalui Aksi Bersih Pantai yang dilaksanakan akan terbangun sinergi yang kuat untuk menangani permasalahan sampah.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan, rehabilitasi lahan mangrove ini merupakan bentuk kolaborasi dan sinergi antara Pemprov Kalsel dengan Bank Kalsel.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Kalsel atas dukungan dan bantuan yang diberikan, sejak dari penyediaan 8.000 bibit mangrove, penanaman, pemeliharaan, hingga terselenggaranya acara peringatan ini. Semoga sinergi ini dapat berlanjut dengan keterlibatan pelaku usaha lain terutama yang berdomisili di pesisir pantai,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, I Gusti Ketut Prasetya menyampaikan harapannya, agar bantuan 8.000 bibit mangrove ini dapat membawa manfaat besar bagi lingkungan sekitar.
“Semoga bantuan dari CSR Bank Kalsel ini bermanfaat dan berguna untuk kelestarian lingkungan kita,” ujar Direktur Kepatuhan Bank Kalsel tersebut.
Aksi penanaman bibit mangrove dan aksi bersih pantai yang dilakukan ini diharapkan dapat membantu mengurangi abrasi pantai, meningkatkan kualitas udara, serta berkontribusi dalam penyelesaian krisis iklim. Dengan melibatkan masyarakat lokal dalam kegiatan ini, Bank Kalsel juga berharap dapat meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberdayakan masyarakat setempat. (ADV-RIW/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, bersama rombongan tim Sekenceng Kalsel, memberikan bantuan kepada warga terdampak musibah kebakaran, di Kelurahan Tungkaran Pangeran, Tanah Bumbu, Kamis (4/7).
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (tengah) saat memberikan bantuan kepada korban kebakaran
Bantuan yang diberikan berupa 300 lebih paket sembako dari Pemprov Kalsel, serta sejumlah uang tunai yang berhasil terkumpul dari anggota Sekenceng Kalsel.
“Ini memang bantuan dari Pemprov Kalsel, khususnya Gubernur Kalsel untuk warga yang terkena musibah, beliau juga mengucap bela sungkawa dan meminta agar yang terdampak bisa tetap bertabah,” kata Muhammad Yani Helmi.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi bersama tim Sekenceng Kalsel meninjau lokasi kebakaran
Tidak lupa wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu juga berterimakasih terhadap seluruh pihak yang turut memberikan kepeduliannya kepada korban musibah kebakaran tersebut.
“Saya dengar tadi sudah ada bantuan dari pihak swasta dan organisasi sosial, ini membuktikan bahwa rasa empati dan kepedulian terhadap saudara kita di Tanah Bumbu masih sangat tinggi,” tutur Paman Yani.
Diketahui kebakaran yang terjadi pada Kamis (27/6) lalu menghanguskan 22 rumah. Akibatnya, tercatat sebanyak 34 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 108 jiwa terpaksa mengungsi di tempat saudara mereka.
Paman Yani berharap, pemerintah setempat segera melakukan perbaikan atau relokasi terhadap korban.
“Korban juga sebaiknya mendapat pendampingan dari pemerintah karena bisa jadi mereka mengalami trauma,” ungkap Paman Yani.
Sementara itu, Lurah Tungkaran Pangeran, Akhmad Syarief, mengaku sangat berterimakasih atas kepedulian yang diberikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor serta Paman Yani terhadap warganya.
“Bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi warga kami, semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” harapnya. (SYA/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, meminta warga memanfaatkan program relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang digelar Pemprov Kalsel mulai 1 Juli – 9 Desember 2024.
Suasana Sosper Pajak dan Retribusi Daerah yang dilakukan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel
Program relaksasi bagi para wajib pajak ini menggratiskan atau bebas sanksi administrasi atau denda PKB serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Wakil rakyat akrab disapa Paman Yani menjelaskan, keringanan yang diberikan Pemprov Kalsel itu juga berlaku pembebasan BBN II dan seterusnya.
Bahkan, wajib pajak juga akan diberikan diskon pokok PKB sebesar 2 persen, bagi yang melakukan pembayaran tepat waktu.
“Pajak kendaraan bermotor yang sudah bertahun-tahun tidak dibayar tidak dikenakan denda, ini seharusnya dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” kata Paman Yani, saat menggelar Sosialisasi Perda (Sosper) tentang Pajak dan Retribusi Daerah, di Desa Kupang Berkah Jaya, Tanah Bumbu, Rabu (3/7).
Paman Yani mengingatkan, pajak dan hasil retribusi yang terkumpul akan kembali ke masyarakat berupa fasilitas kesehatan, fasilitas publik, bantuan sosial hingga infrastruktur.
“Contoh paling nyata di Tanah Bumbu khususnya yakni jalan bebas hambatan ke Banjarbaru yang rencananya Agustus nanti akan diresmikan,” ungkap Paman Yani.
Paman Yani berharap program yang diinisiasi oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, ini bisa lebih meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap wajib pajak.
“Karena dengan membayar pajak tentu juga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita,” pungkas Paman Yani. (SYA/RDM/RH)
KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, bersyukur atas perhatian Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, terhadap kerusakan jalan di Desa Teluk Aru, Kotabaru.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel (coklat) saat dikalungkan kain sasirangan oleh warga Desa Teluk Aru
Gubernur yang saat itu menjadikan Desa Teluk Aru sebagai salah satu lokasi kunjungan Turdes, merasakan langsung sulitnya akses jalan menuju desa di ujung Kalsel itu dan segera meminta dinas terkait untuk lebih memperhatikan.
Suasana turdes di Desa Teluk Aru, Kabupaten Kotabaru
“Alhamdulillah Gubernur Kalsel sangat perhatian terhadap jalan disini, karena memang jalan disini sangat licin jika diguyur hujan dan itu jelas membahayakan,” kata Muhammad Yani Helmi, Selasa (2/7).
Dengan infrastruktur jalan yang memadai, menurut Yani Helmi, akan berdampak bagi kelancaran mobilitas masyarakat sekitar, serta akan berdampak baik terhadap perekonomian dan kesejahteraan warga.
“Kalau akses jalan sudah bagus, tentu saja desa ini akan berkembang. Terutama destinasi wisata disini yang tidak kalah dengan tempat lain,” jelas Yani Helmi.
Wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu juga sangat berterimakasih terhadap bantuan yang diberikan Pemprov Kalsel, kepada warga Kotabaru khususnya Desa Teluk Aru.
“Semoga apa yang diberikan bisa menjadi manfaat bagi masyarakat,” harap Paman Yani. (SYA/RDM/RH)
TABALONG – Antusiasme luar biasa ditunjukkan warga Desa Pamarangan Kiwa, Kabupaten Tabalong, saat menyambut kedatangan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, atau akrab disapa Paman Birin, di halaman Puskesmas Kecamatan Tanjung pada Kamis (4/7) malam.
Kunjungan Paman Birin ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Turun ke Desa (Turdes) Menembus Batas ke-10 yang memasuki hari ke-4.
Tiba sekitar jam 19.30 WITA, Paman Birin langsung melakukan penanaman pohon, dilanjutkan meninjau lokasi sunatan massal dan pemberian secara simbolis berupa bantuan sembako, pemberian bantuan makanan tambahan kepada ibu hamil, bantuan tambahan makanan kepada balita dan pemberian bantuan tablet tambah darah kepada remaja putri dengan total bantuan secara keseluruhan sebesar 1,3 miliar rupiah hingga foto bersama.
Gubernur Kalsel melakukan penanaman pohon
Kedatangan Paman Birin di Desa Pamarangan Kiwa merupakan momen istimewa yang dinanti-nantikan warga yang didominasi ibu-ibu dan anak-anak. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang sudah memadati lokasi acara sejak sore hari, tak hanya itu, warga juga terlihat antusias untuk berfoto dan bersalaman dengan Paman Birin.
“Alhamdulilah. Paman Birin datang, kami bisa tatamu Sidin,” kata Fauziah, mewakili warga dengan senang menunggu kehadiran Gubernur dua periode itu.
Gubernur Kalsel memberikan bantuan makanan tambahan untuk ibu menyusui
Dalam sambutannya, Paman Birin menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam melahirkan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.
“Membangun Indonesia Emas tidak bisa lepas dari pembangunan SDM. Oleh karena itu, saya ingin mengajak seluruh masyarakat, khususnya orang tua, untuk memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak-anak mereka,” ujar Paman Birin.
Dihadapan warga yang memadati halaman Puskesmas Kecamatan Tanjung, Paman Birin mempersilahkan satu orang anak ke depan.
Tanpa rasa ragu, seorang anak bernama Halim berusia 9 tahun melangkah dengan penuh semangat.
Paman Birin kemudian memberikan tantangan kepada Halim untuk menyebutkan 9 nama ikan yang ada di Kabupaten Tabalong. Tanpa ragu, Halim pun mulai menyebutkan nama-nama ikan.
Jawaban Halim yang lancar dan tepat membuat Paman Birin terkesan.
“Luar biasa sekali Halim! Hafal semua nama ikannya,” ujar Paman Birin sambil tersenyum kagum.
Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan kecerdasan Halim, Paman Birin memberikan hadiah berupa uang sebesar Rp500 ribu. Hadiah tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin yang hadir.
Halim yang menerima hadiah dari Paman Birin tampak senang dan bangga. Ia berjanji akan terus belajar dan menjadi anak yang berprestasi.
Paman Birin berharap agar Halim dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya di Kabupaten Tabalong untuk terus belajar dan meraih mimpi mereka.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Guru Supian Al-Banjari menyampaikan pesan penting tentang berbakti kepada orang tua.
“Berbakti kepada orang tua merupakan salah satu kunci untuk meraih keberkahan hidup, bahkan Allah menjanjikan pahala yang besar bagi anak yang berbakti kepada orang tuanya,” ujar Guru Supian.
Beliau menjelaskan bahwa berbakti kepada orang tua bukan hanya tentang memberikan materi, tetapi juga tentang menunjukkan rasa hormat, kasih sayang, dan kepedulian.
“Orang tua adalah orang yang telah membesarkan dan mendidik kita dengan penuh kasih sayang. Oleh karena itu, sudah sewajarnya kita membalas budi mereka dengan berbakti kepada mereka,” jelas Guru Supian.
Acara tersebut turut dihadiri Pj. Bupati Tabalong beserta jajaran, Perwakilan Forkopimda Kalsel, sejumlah Kepala SKPD lingkup Kalsel, tokoh adat, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)
TABALONG – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah atau Acil Odah, berkunjung menemui para santri dan santriwati Pondok Pesantren Terpadu Nurul Musthofa Mabu’un Tanjung, yang dipimpin KH Ahmad Sanusi atau Guru Jaro di Tabalong pada Kamis (4/7) sore.
Gubernur dan Ketua TP PKK Provinsi Kalsel saat diterima Guru Jaro
Dalam silaturahmi bersama para santri itu, Gubernur Paman Birin mendoakan Guru Jaro yang baru saja pulang dari ibadah haji di tanah suci Mekkah.
“Insya Allah, mudah-mudahan kita doakan bersama agar hajinya mabrur dan diterima Allah SWT,” ucap Paman Birin, yang diaminkan oleh santri dan santriwati.
Gubernur dan Ketua TP PKK Provinsi disambut para santri dan santriwati
Kemudian, Gubernur Paman Birin menyampaikan pesan kepada santri dan santriwati agar terus menjaga amalan selama mengenyam pendidikan agama di Pondok Pesantren Terpadu Nurul Musthofa. Terpenting, menurutnya sebagai manusia jangan merasa hebat agar menjadi pribadi yang tawadhu dan memiliki sifat kehambaan.
Sebagai insan manusia, Paman Birin merasa, manusia terlahir dari awalnya tidak ada menjadi ada. Sehingga, tidak ada yang dapat disombongkan.
“Jadi selama hidup di muka bumi ini. Mulai dari tidak tahu menjadi tahu, kita awalnya mampu mengaplikasikan hidup sehari-hari sampai tidak lagi atau selesai,” ungkap Paman Birin, saat memberikan petuah hidup.
Lantas di tahun 2045 mendatang, Paman Birin berharap untuk para santri dan santriwati agar menjadi generasi emas yang mampu memimpin bangsa Indonesia di Kalsel. Tentu sebagai anak muda harus menjadi pribadi baik secara lahir dan batinnya.
“Tentu memerlukan kesiapan itu demi menyongsong generasi emas tahun 2045 nanti. Terlebih untuk semua santri dan santriwati di pondok ini,” sampainya.
Di pertemuan itu, Paman Birin mengaku hanya ingin bersinggah ke Pondok Pesantren Terpadu Nurul Musthofa karena mengingat kedekatannya dengan Guru Jaro.
“Alhamdulillah, Pondok Pesantren Terpadu Nurul Musthofa ini dekat dengan kita juga sehingga melakukan kunjungan ini, sembari perjalanan Turun ke Desa (Turdes). Kita memang rencana ingin melakukan kunjungan ke berbagai pesantren di Kalsel,” ucap Paman Birin.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah menginginkan agar santri dan santriwati menjadi generasi yang baik dalam memimpin Kalsel ke depan, terkhusus bagi murid yang giat belajar dalam agama.
Menurut Acil Odah, seluruh murid yang belajar di Pondok Pesantren Terpadu Nurul Musthofa ini diharapkan menjadi sosok yang berperan penting nantinya di masyarakat.
“Karena mereka di sini diajarkan agama, sehingga didikan itu nanti mampu menjadi anak yang dibanggakan untuk Banua kita. Jadi memang kita harapkan, mereka sukses di dunia maupun akhirat,” harap Acil Odah.
Selepas itu, Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Nurul Musthofa Mabu’un Tanjung, KH Ahmad Sanusi Ibrahim atau Guru Jaro mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gubernur Paman Birin dan Acil Odah, yang setiap kegiatan tidak pernah lupa mampir ke pesantren ini.
Bagi Guru Jaro, kunjungan Paman Birin selalu menjadi tempat tersendiri layaknya rumah. Ulama khas Tabalong itu menganggap Paman Birin bersama Acil Odah seperti keluarga sendiri.
“Beliau (Paman Birin) setiap ada kegiatan di Tabalong, selalu menyempatkan kunjungan ke pondok ini. Dan pondok ini adalah pondok Paman Birin juga, kami menganggap seperti keluarga,” tutupnya.
Mendapatkan kunjungan dari Gubernur Paman Birin dan Acil Odah, para santri pun menyampaikan rasa syukur telah bisa bertemu dan mendapat petuah-petuah.
“Kita bersyukur bertemu Gubernur Paman Birin dan Acil Odah. Banyak sekali pesan-pesan inspiratif bagi kami. Terimakasih Paman Birin dan Acil Odah. Hati-hati dijalan untuk semua rombongan turdes,” kata Irmayati, mewakili para santri dengan rasa senang. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)